Didukung TP PKK, Agita Nazara Siap Tampilkan Jati Diri Perempuan Lampung di Puteri Indonesia 2026

LAMPUNG — Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari atau akrab disapa Batin Wulan,…

Presiden Tegaskan Pers sebagai Suluh Peradaban di Era Algoritma, Lampung Resmi Tuan Rumah HPN 2027

Lampung — Presiden Republik Indonesia menegaskan pentingnya peran pers sebagai suluh peradaban di tengah derasnya disrupsi…

Lampung Selatan Raih Opini Kualitas Tinggi Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik 2025

LAMSEL, Bandar Lampung — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Di…

Inflasi Lampung Januari 2026 Hanya 1,9 Persen, Terendah di Sumatera dan Masuk 10 Besar Nasional

Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mencatat capaian impresif dalam pengendalian inflasi. Pada Januari 2026, inflasi Provinsi…

Lampung Siap Jadi Tuan Rumah PIN PAPDI 2027, Wagub Jihan: Dampak Ekonomi Bisa Tembus Ribuan Peserta

Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia…

Bupati Harap FK2MA Lahirkan Bibit Atlet yang Dilandasi Kejujuran dan Fair Play

Lambar – Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus membuka Forum Komunikasi Kepala Madrasah Aliyah (FK2MA) Cup ke-13,…

Perkuat Akuntabilitas, Unila Gandeng KAP untuk Audit Keuangan 2025

Lampung – Universitas Lampung (Unila) resmi memulai rangkaian audit atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 melalui…

Ketua DPRD Lampung Hadiri Puncak Hari Pers Nasional 2026 di Banten

Lampung – Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar, S.E., M.B.A. menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional…

Ketua DPRD Lampung Hadiri Puncak Hari Pers Nasional 2026 di Banten, Tegaskan Dukungan untuk Pers Profesional

Lampung – Ketua DPRD Provinsi Lampung, A. Giri Akbar, menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun…

Dwi Riyanto Ungkap Filosofi Tumpeng dalam Tradisi Nyadran Triharjo

LAMPUNG SELATAN — Warga Desa Triharjo, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, menggelar tradisi Nyadran di…

Mahasiswa KKN Gelar Program Bulega dan Demonstrasi POC

Lampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) melaksanakan program kerja Bulega (Budidaya Lele…

Curah Hujan Ekstrem Picu Banjir, Pemkot Bandar Lampung Normalisasi Sungai dan Drainase di Campang Raya

Bandar Lampung — Curah hujan ekstrem yang melanda Kota Bandar Lampung menyebabkan banjir di sejumlah titik.…

Ekonomi Lampung Tahun 2025 Tumbuh Solid 5,28%

JurnalKota.net – Lampung – Perekonomian Lampung pada triwulan IV 2025 tumbuh solid dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,54% (yoy), meningkat dibandingkan capaian triwulan sebelumnya sebesar 5,04% (yoy).

Secara nominal, perekonomian Lampung pada triwulan IV 2025 atas dasar harga berlaku dan atas dasar harga konstan (2010) masing-masing tercatat sebesar Rp135,95 triliun dan Rp74,24 triliun.

Sejalan dengan capaian tersebut, pertumbuhan ekonomi Lampung secara kumulatif pada keseluruhan 2025 mencapai 5,28% (yoy), terakselerasi dibandingkan 4,57% (yoy) pada 2024.

Pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan IV 2025 utamanya didukung oleh permintaan domestik, utamanya konsumsi rumah tangga dan investasi yang masing-masing tumbuh sebesar 5,10% (yoy) dan 5,41% (yoy).

Kinerja konsumsi rumah tangga meningkat seiring kenaikan permintaan dan mobilitas masyarakat pada periode HBKN Natal dan Tahun Baru, sementara kinerja investasi atau Penanaman Modal Tetap Bruto (PMTB) tetap kuat sejalan dengan realisasi penanaman modal dalam negeri maupun luar negeri yang tumbuh positif.

Dari sisi eksternal, kinerja ekspor Lampung tumbuh 2,55% (yoy), ditopang kenaikan permintaan luar negeri untuk komoditas gula dan kembang gula, hasil penggilingan, kopi, serta berbagai produk olahan minyak nabati.

Akselerasi pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan IV 2025 juga tercermin dari sisi lapangan usaha (LU), utamanya LU Pertanian, Kehutanan dan Perikanan; LU Industri Pengolahan dan LU Perdagangan Besar dan Eceran (PBE) yang masing masing tumbuh tumbuh sebesar 5,65%; 6,54%; dan 3,97% (yoy). Kinerja LU Pertanian tumbuh positif sejalan dengan peningkatan produksi jagung dan tandan buah segar kelapa sawit.

Sementara itu, kinerja LU Industri Pengolahan menguat didukung kenaikan permintaan ekspor pada subsektor makanan dan minuman. Adapun kinerja LU Perdagangan Besar dan Eceran tetap kuat seiring meningkatnya permintaan domestik.

Sejalan dengan perkembangan di atas, maka pertumbuhan ekonomi Lampung pada
keseluruhan tahun 2025 tercatat sebesar 5,28% (ctc), terakselerasi dibandingkan 4,57% (ctc) pada tahun 2024. Peningkatan tersebut utamanya didorong oleh pemulihan permintaan domestik, khususnya
konsumsi rumah tangga dan investasi.

Kinerja konsumsi rumah tangga pada tahun 2025 tumbuh sebesar 4,94% (ctc), didukung penguatan daya beli pekerja di sektor utama seiring pemulihan produksi LU Pertanian, Kehutanan dan Perikanan. Sementara itu, kinerja investasi tumbuh sebesar 5,28% (ctc)
ditopang realisasi investasi swasta paca memudarnya ketidakpastian pada periode pemilu.

Dari sisi eksternal, kinerja net ekspor terkontraksi 57,99% (ctc), melambat dari tahun sebelumnya ditenggarai penurunan permintaan ekspor antar daerah seiring normalisasi produksi komoditas dalam negeri.

Bank Indonesia memandang kinerja perekonomian Provinsi Lampung yang positif akan berlanjut, meskipun sejumlah risiko tetap perlu diwaspadai. Pada tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Lampung diprakirakan meningkat pada kisaran 5,0 – 5,6%, didukung oleh penguatan permintaan domestik serta permintaan eksternal yang tetap terjaga.

Dari sisi lapangan usaha, berlanjutnya penguatan kinerja perekonomian Lampung diprakirakan ditopang oleh tetap kuatnya kinerja LU utama, khususnya LU
Pertanian, Kehutanan dan Perikanan seiring berlanjutnya sinergi program intensifikasi pertanian oleh Pemerintah Pusat dan Daerah.

Selain itu, kinerja LU Industri Pengolahan dan LU Perdagangan Besar dan Eceran juga berpotensi meningkat, didorong oleh optimalisasi hasil ekspansi usaha sepanjang 2025, serta tetap kuatnya permintaan domestik dan arus perdagangan komoditas antar daerah.

Ke depan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung akan terus memperkuat
sinergi dengan Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui tiga strategi utama.

Pertama, penguatan sektor primer dan stabilisasi harga sebagai fondasi pertumbuhan melalui peningkatan
produktivitas pertanian, penguatan integrasi hulu–hilir komoditas strategis melalui pendekatan bisnis model, serta pengendalian inflasi yang terarah melalui sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan
pelaksanaan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Kedua, peningkatan nilai tambah dan investasi sektor berdaya ungkit tinggi sebagai akselerator pertumbuhan melalui penguatan hilirisasi
komoditas unggulan didukung pengembangan ekosistem UMKM berorientasi ekspor, serta pengembangan
proyek investasi potensial dan promosi Investment Project Ready to Offer (IPRO).

Ketiga, percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan daerah sebagai pendukung pertumbuhan melalui penguatan peran Tim
Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) guna meningkatkan efisiensi transaksi ekonomi serta mendukung optimalisasi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).*

Mahasiswa KKN Hadirkan Roket Stove sebagai Solusi Pembakaran Sampah Minim Asap

Lampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) periode I tahun 2026 berhasil melaksanakan…

Aniaya dan Rampas Ponsel Milik Pengunjung Konter HP, Pria 24 Tahun di Bandar Lampung Ditangkap

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Satreskim Polresta Bandar Lampung meringkus MDP, (24), warga Negeri Olok Gading, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, usai menganiaya dan merampas ponsel milik salah satu pengunjung konter handphone di wilayah Telukbetung Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di Sebuah konter handphone , Jalan KH. Hasyim Ashari, Kelurahan Gedong Pakuan, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengatakan bahwa pelaku ditangkap dirumahnya, pada Senin (2/2/2026) malam, hasil penyelidikan dan pendalaman rekaman video cctv di lokasi kejadian.

“Pelaku berhasil kita tangkap di rumahnya, pada Senin (2/2/2026) malam,” Kata Kompol Gigih, Jumat (6/2/2026).

Hasil pemeriksaan, pelaku tega menganiaya dan merampas ponsel korban lantaran tidak terima korban menyentuh (menyenggol) tubuh istri pelaku, namun hal itu dibantah oleh korban dengan dikuatkan hasil rekaman cctv dilokasi kejadian.

Pelaku yang emosi, saat itu langsung memukul bagian belakang tubuh korban dan menuduh korban telah mengganggu istrinya. Tidak berhenti di situ, pelaku kembali memukul wajah korban, menarik lengannya, merobek bajunya, serta mencekik leher korban.

“Pelaku kemudian memukul kepala korban secara berulang kali sambil mengambil handphone korban yang berada di atas etalase konter,” jelas Gigih.

Pelaku juga mengancam korban agar ikut dengannya jika ingin ponselnya dikembalikan. Namun, korban menolak mengikuti pelaku.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lecet di bagian leher dan kehilangan satu unit handphone merek Vivo Y100 5G warna hitam.

Selain pelaku, Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone Vivo Y100 dan satu buah topi warna hitam.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 479 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.*