Pemkab Lampung Selatan Gandeng BTN, Perluas Akses KPR dan Perkuat Digitalisasi Layanan Publik
LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk memperluas akses layanan perbankan, khususnya program Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sekaligus memperkuat digitalisasi layanan publik di daerah.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama dan Pimpinan BTN Kantor Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, di ruang kerja bupati, Rabu (15/10/2025).
Bupati Egi menyebut, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di sektor perumahan, pariwisata, dan investasi.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan saat ini fokus mengembangkan dan mempromosikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Kami berharap BTN turut berperan dalam menarik minat investor untuk berinvestasi di Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.
Sementara itu, Pimpinan BTN Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, menegaskan bahwa kemitraan ini sejalan dengan program nasional penyediaan hunian layak bagi masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN).
“Kerja sama ini mendukung program pemerintah pusat dalam penyediaan tiga juta rumah oleh Presiden Prabowo Subianto. BTN siap memberikan layanan KPR bagi masyarakat Lampung Selatan, ASN, serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” jelas Peggy.
Selain KPR, BTN juga memperkenalkan platform digital inovatif DigiKab, yang dirancang untuk mempercepat transformasi layanan publik di tingkat kabupaten.
Melalui DigiKab, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan terpadu, mulai dari pemesanan produk pertanian, layanan wisata, pembayaran pajak restoran, pembiayaan UMKM, hingga program DigiKab Sehat.
Peggy menambahkan, implementasi DigiKab juga akan mendukung optimalisasi sistem pembayaran pajak daerah, termasuk pajak pariwisata dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), guna mendorong perluasan transaksi non-tunai serta memperkuat ekosistem keuangan daerah.
Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi sinergi berkelanjutan antara Pemkab Lampung Selatan dan BTN dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat digitalisasi layanan publik, serta menghadirkan kemudahan akses perbankan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Atdikbud Canberra Tawarkan Peluang Kolaborasi Australia dengan Unila
Lampung – Universitas Lampung (Unila) menggelar webinar bertajuk “Peluang Kolaborasi Indonesia dan Australia” sebagai langkah strategis…
8 Camat Baru Dilantik, Bupati Egi: Jabatan Itu Amanah untuk Melayani Rakyat
LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali melakukan penyegaran di jajaran pejabat administrator. Sebanyak 18 pejabat dilantik oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, termasuk delapan camat baru yang akan menjadi ujung tombak pelayanan publik di wilayahnya masing-masing.
Pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Rajabasa, Rabu (15/10/2025), tersebut menjadi momentum penting bagi Bupati Egi untuk menegaskan kembali semangat birokrasi yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni atau pergantian jabatan, tapi bagian dari penyesuaian organisasi agar lebih adaptif terhadap perubahan zaman. Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya,” ujar Bupati Egi dalam sambutannya.
Delapan camat baru yang dilantik antara lain:
-
Sidik (Camat Bakauheni)
-
Sumiyati (Camat Candipuro)
-
Ruris Apdani (Camat Kalianda)
-
Sri Mahendra Kesuma Dewi (Camat Ketapang)
-
Wayan Susana (Camat Sragi)
-
R. Sy. Handoyo Soesilo (Camat Tanjungsari)
-
Raden Permata Marga (Camat Way Panji)
-
Fitri Hidayat (Camat Way Sulan)
Selain mereka, dr. Djohardi resmi menjabat sebagai Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, dan Dwi Juliyanti Puspita Sari sebagai Sekretaris Kecamatan Way Panji. Sementara delapan pejabat lainnya menempati posisi Kepala Bidang di sejumlah perangkat daerah.
Bupati Egi menegaskan bahwa setiap pejabat yang dilantik harus memiliki mental melayani, bukan mental dilayani.
“Kita ini bukan pejabat, tapi orang yang diberi jabatan untuk melayani. Jabatan itu titipan, bukan milik pribadi. Maka semua harus punya mental melayani,” tegasnya.
Ia juga berpesan agar para camat menjaga sikap dan perilaku, karena mereka adalah wajah pemerintah daerah di tingkat kecamatan.
“Camat itu perpanjangan tangan bupati. Maka jagalah ucapan, kebiasaan, dan perilaku, sebab masyarakat menilai pemerintah dari cara Anda bertindak,” pesan Egi.
Kepada pejabat lama, Egi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan selama ini. Ia menegaskan bahwa rotasi jabatan dilakukan semata-mata untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan efektivitas kinerja, bukan karena alasan politis.
“Kalau ini urusan politik, dari awal saya dilantik sudah saya ganti semua. Tapi tidak. Ini murni penyesuaian agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif,” tandasnya.
Di akhir arahannya, Bupati Egi mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan sepenuh hati demi mewujudkan Lampung Selatan yang maju dan melayani rakyat.
Selain itu, dua Aparatur Sipil Negara (ASN) juga mendapat tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt), yakni Maturidi sebagai Plt Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, dan Bagus Wijaya Kusuma sebagai Plt Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah.
Fraksi Gerindra Apresiasi Program Pasar Murah Pemkab Lampung Selatan: Bukti Nyata Pemerintah Hadir untuk Rakyat
LAMPUNG SELATAN – Program pasar murah yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mendapat apresiasi tinggi dari…
DPRD Lampung Bahas Penyelesaian Konflik Tanah di Way Dadi, Way Dadi Baru, dan Korpri Jaya
Lampung — Komisi I DPRD Provinsi Lampung menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan perwakilan masyarakat untuk membahas penyelesaian konflik tanah di tiga wilayah, yakni Kelurahan Way Dadi, Way Dadi Baru, dan Korpri Jaya.
Rapat berlangsung di Ruang Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Selasa (14/10/2025), dengan menghadirkan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Sulpakar, serta sejumlah anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, termasuk Garinca Reza Pahlevi, S.I.
Dalam kesempatan itu, Sulpakar menegaskan bahwa pemerintah provinsi tetap berpegang pada asas hukum dan keadilan dalam menyelesaikan persoalan tanah tersebut.
“Tim kerja tetap memperhatikan asas-asas hukum. Tadi kami sudah mendengarkan seluruh aspirasi masyarakat, dan bersama DPRD kita akan merumuskan langkah-langkah penyelesaian. Intinya, hari ini kita fokus mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat,” ujar Sulpakar.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Garinca Reza Pahlevi, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima berbagai masukan dan aspirasi masyarakat, termasuk dari kelompok warga yang belum sempat hadir dalam rapat.
“Kami menerima aspirasi masyarakat, baik yang hadir maupun yang belum sempat hadir. Ada sejumlah catatan penting yang akan kami tindak lanjuti bersama Pemerintah Provinsi Lampung,” jelas Garinca.
Garinca juga menjelaskan bahwa Pemprov Lampung telah membentuk Tim Kelompok Kerja (Pokja) untuk menangani penyelesaian aset daerah, termasuk konflik lahan di tiga kelurahan tersebut.
“Tim Pokja ini menjadi bagian penting untuk memastikan adanya rasa keadilan, baik bagi masyarakat maupun pemerintah sebagai pemegang aset. Kami berharap penyelesaian ini dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan adil,” katanya.
Ia menambahkan, konflik tanah di Way Dadi telah berlangsung hampir empat dekade, sehingga memerlukan langkah strategis dan komitmen kuat dari seluruh pihak.
“Masalah ini sudah hampir 40 tahun. Kami di DPRD ingin memastikan agar penyelesaiannya menghadirkan rasa keadilan bagi masyarakat tanpa mengabaikan marwah kelembagaan pemerintah. Kami optimistis tim yang dibentuk dapat bekerja secepat mungkin menemukan solusi terbaik,” pungkas Garinca.
Unila dan AHY Ajak Mahasiswa Sinergi Indonesia Emas 2045
Lampung – Universitas Lampung (Unila) bersama BEM-U KBM Unila menggelar stadium general bersama Dr. Agus Harimurti…
Unila dan AHY Ajak Mahasiswa Sinergi Indonesia Emas 2045
Lampung – Universitas Lampung (Unila) bersama BEM-U KBM Unila menggelar stadium general bersama Dr. Agus Harimurti…
Pemprov Lampung Gelar Acara Silaturahmi dan Penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Mahan Agung
JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menggelar acara silaturahmi dan penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi di Provinsi Lampung, di Aula Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Bandarlampung, Senin (13/10/2025).
Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza menyampaikan komitmennya untuk bersinergi bersama Kodam XXI/Radin Inten di bawah kepemimpinan Mayjen TNI Kristomei Sianturi. Salah satu sinergi yang dibangun adalah memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama ekonomi Lampung, sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kehadiran Kodam XXI adalah semangat baru bagi Lampung. Kami ingin TNI bersama Pemerintah Daerah dan masyarakat, bergandengan tangan menjadikan Lampung bukan hanya aman, tapi juga maju, khususnya di sektor pertanian,” ujar Mirza.
Mayjen TNI Kristomei Sianturi sendiri merupakan putra daerah Lampung yang resmi dilantik oleh Presiden RI pada 10 Agustus 2025 dan menjadi Pangdam XXI/Radin Inten pertama.
“Kami segenap masyarakat Lampung menyampaikan selamat datang kembali di rumah. Ini bukan hanya seremoni, tapi benar-benar menyambut keluarga sendiri yang pulang ke kampung halaman,” kata Mirza.
Gubernur Mirza menekankan bahwa Lampung memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatra.
Menurutnya, peran TNI sangat penting, tidak hanya dalam pertahanan, tetapi juga menjaga rasa aman dan kebanggaan rakyat.
“Kami percaya, di bawah kepemimpinan Bapak, Kodam XXI/Radin Inten akan menjadi benteng yang kokoh dan bersahabat, bukan hanya menjaga wilayah, tapi juga menumbuhkan rasa aman, persatuan, dan kebanggaan di hati rakyat,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Mirza menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk TNI, dalam memajukan pertanian sebagai penopang utama ekonomi Lampung.
“Pertumbuhan ekonomi Lampung sangat luar biasa, terutama dari sektor pertanian seperti jagung, padi, kopi, dan lada. Ini berkat kolaborasi massif dari pusat hingga daerah,” tegasnya.
Menurutnya, permasalahan yang mengganggu produktivitas pertanian harus diselesaikan bersama.
Ia meminta dukungan TNI dalam bentuk penyuluhan dan pendampingan petani di lapangan.
“Apa yang kita lakukan ini adalah untuk petani kita. Untuk meningkatkan produksi, pendapatan, dan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Mirza menambahkan, kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto agar dapat diimplementasikan dengan baik di Lampung.
“Dengan semangat kebersamaan itu, saya yakin Lampung akan terus tumbuh menjadi provinsi yang kuat, guyub, dan membanggakan Indonesia,” pungkasnya.
Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyatakan komitmennya untuk bersama-sama membangun Lampung yang lebih baik.
“Kami berharap kedatangan kami di kampung halam sendiri ini bisa bersama-sama membangun Provinsi Lampung. Tolak ukur hadirnya Kodam XXI/Radin Inten adalah jumlah kriminalitas di Lampung ini berkurang,” ujar Kristomei.
Ia mengatakan, sinergi dengan Forkopimda dan Pemerintah Daerah menjadi kunci. Terlebih, kini Pangdam berasal dari Lampung, maka harus membawa perubahan nyata.
“Sekarang Pangdam nya asli dari Lampung, jadi harus ada bedanya,” katanya.
Kristomei menjelaskan Kodam XXI/Radin Inten memiliki visi pembangunan berbasis lima pilar, yakni ketahanan pangan, konektivitas wilayah, sumber daya manusia, mitigasi lingkungan, serta sinergi pentahelix.
“Kami mohon dukungan seluruh elemen. Tidak ada yang berhasil tanpa kebersamaan. Mari kita bangun kampung halaman kita menjadi lebih maju, santun, dan bermartabat,” ujarnya.*
Tim Pembina Posyandu Lampung Salurkan Bantuan Susu, Dukung Gerakan Nasional Cegah Stunting
JurnalKota.net – Bandar Lampung — Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyerahkan bantuan susu kepada masyarakat sekitar Kantor Gubernur Provinsi Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tim Pembina Posyandu di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Lampung, Senin (13/10/2025).
Kegiatan tersebut diikuti oleh sekitar 30 warga perwakilan RT 14 Kelurahan Sumur Batu. Pembagian susu ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Posyandu dalam mendukung gerakan pencegahan stunting melalui peningkatan gizi keluarga.
Bantuan susu diberikan dalam dua jenis, yaitu susu kotak (UHT) untuk anak-anak dan ibu hamil, serta susu dalam kemasan dus untuk anak balita ke atas. Setiap dua Kartu Keluarga (KK) menerima satu dus susu, sementara untuk susu UHT disalurkan sebanyak 10 ribu liter yang dibagikan ke satu kelurahan di dua RT.
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan rasa bangga atas pelaksanaan kegiatan ini yang menjadi wujud nyata perhatian dan dukungan Posyandu terhadap upaya menekan angka stunting di Provinsi Lampung.
“Kami ikut serta memberikan bentuk perhatian dan kasih sayang yang hari ini Alhamdulillah berupa susu. Susu ini untuk anak-anak dan juga boleh untuk ibu hamil. Ini adalah gerakan serentak secara nasional untuk mencegah stunting dengan memberikan bantuan berupa susu,” ujar Wulan.
Wulan berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat di Provinsi Lampung, khususnya anak-anak dan ibu hamil, agar dapat memenuhi kebutuhan gizi demi tumbuh kembang yang lebih sehat dan cerdas.
“Semoga bantuan ini bisa diterima dengan baik dan membawa manfaat. Terima kasih juga kepada ibu-ibu yang berkenan hadir. Mudah-mudahan anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas,” ucap Wulan.
Dalam kesempatan tersebut, Wulan juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung, Saipul, beserta jajaran yang telah mendukung kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Bapak Saipul dan seluruh rekan-rekan Dinas PMD, juga kepada tim protokol dan media atas dukungan dan kehadirannya hari ini,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu warga penerima bantuan, Yati dari Kelurahan Sumur Batu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Saya sangat senang karena memiliki dua anak yang membutuhkan susu. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak agar tumbuh sehat,” ujar Yati.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Posyandu Provinsi Lampung terus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang serta berkontribusi nyata dalam upaya mencegah stunting dan membangun generasi Lampung yang sehat dan cerdas.*
Purnama Wulan Sari Mirza: Guru Lampung Harus Sehat, Kompak, dan Jadi Inspirator Bangsa
JurnalKota.net – Bandar Lampung — Bunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, membuka acara Senam Bersama dalam rangka HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional Tahun 2025, yang digelar di Gedung Green Sport Arena, Teluk Betung, Kota Bandar Lampung, Senin (13/10/2025).
Pelaksanaan Lomba Senam Kreasi Lampung Maju ini merupakan salah satu program kerja Perempuan PGRI Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan semangat hidup sehat melalui olahraga, mempererat silaturahmi antar angggota PGRI se-Provinsi Lampung, serta menjadi wadah kreativitas dan ekspresi seni gerak di bidang olahraga.
Dalam sambutannya, Bunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya rangkaian kegiatan HUT PGRI dan HGN 2025 yang diinisiasi oleh Ketua PGRI Provinsi Lampung. Ia menilai kegiatan ini menunjukkan semangat kebersamaan keluarga besar PGRI dalam memajukan dunia pendidikan di Lampung.
Wulan juga menegaskan pentingnya peran guru dalam dunia pendidikan. Menurutnya, baik guru laki-laki maupun perempuan memiliki peran strategis dalam membina dan mendukung proses pendidikan. Ia menyampaikan rasa bangga dapat berada di tengah para pendidik yang berdedikasi tinggi serta menegaskan komitmennya untuk selalu mendukung seluruh kegiatan PGRI Provinsi Lampung.
Ia menjelaskan bahwa para guru tidak hanya menjadi pengajar di sekolah, tetapi juga berperan sebagai pembimbing dan pengasuh bagi siswa. Guru menjadi sosok yang melanjutkan pendidikan setelah anak-anak melewati pintu rumah mereka.
“Kita semua sebagai motivator dan inspirator. Kalau bukan dari Bapak Ibu guru, dari mana anak-anak mendapatkan inspirasi dan pemikiran yang inovatif, Guru juga menjadi pelindung bagi peserta didik di lingkungan sekolah,” ucap Wulan.
Lebih lanjut, ia menilai keberadaan PGRI sebagai wadah bagi para guru sangat penting untuk menyatukan langkah dan visi pendidikan, sehingga program dan kurikulum dapat sejalan dengan kebijakan pusat.
“Bapak Ibu guru juga merupakan pembina kegiatan ekstrakurikuler, teladan bagi siswa, serta kontributor penting dalam pengembangan kurikulum dan pendidikan. Karena itu, saya berharap keluarga besar PGRI Provinsi Lampung dapat semakin solid, semakin besar, dan terus mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.
Wulan menambahkan, kegiatan senam ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT PGRI dan HGN, tetapi juga ajang silaturahmi yang memberi manfaat besar bagi seluruh anggota PGRI, khususnya bagi para perempuan dan guru di Provinsi Lampung. Ia menekankan bahwa selain memperebutkan juara, kegiatan ini membawa “bonus” berupa kesehatan fisik dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebugaran tubuh bagi para tenaga pendidik, karena profesi guru membutuhkan kekuatan fisik dan mental dalam menghadapi berbagai karakter siswa.
“Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” katanya.
Selain itu, Wulan turut mengapresiasi semangat para peserta yang tampil dengan busana khas daerah masing-masing. Ia menyampaikan bahwa yang terpenting dari kegiatan ini bukan semata soal kemenangan, tetapi nilai kebersamaan dan kekompakan seluruh guru di Provinsi Lampung.
“Semangat yang luar biasa dari para perempuan PGRI bapak ibu guru juga untuk tetap semangat berdedikasi menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik yang tanpa kenal lelah pahlawan tanpa tanda jasa guna mewujudkan lampung maju menuju Indonesia emas,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Wulan menyampaikan harapan agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung terus memberikan dukungan bagi keluarga besar PGRI sebagai organisasi yang berperan penting dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di Lampung.
Ketua Perempuan PGRI Provinsi Lampung, Pori Sulpakar, menjelaskan bahwa lomba senam dengan tema “Dengan Lomba Senam Kreasi Perempuan PGRI Membangun Asta Cita Wujudkan Lampung Maju” diikuti oleh perwakilan dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung untuk memperebutkan piala dari Bunda Guru Provinsi Lampung.
“Peserta lomba berasal dari 14 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Namun, Pesisir Barat belum dapat berpartisipasi tahun ini, mudah-mudahan di waktu mendatang bisa mengirimkan pesertanya,” ujarnya.
Acara ini juga diisi dengan penyerahan secara simbolis trophy, piagam, dan bingkisan kepada Ketua Perempuan PGRI Provinsi Lampung, Pori Sulpakar, oleh Bunda Guru Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza. Setelah itu, para peserta mengikuti kegiatan senam bersama “Senam Lampung Maju” dan “Tabola Bale,” yang dilanjutkan dengan penampilan lomba senam kreasi dari masing-masing kabupaten/kota.*
E-BPKB untuk Motor Masih Tahap Persiapan, Polri Tunggu Penetapan Tarif PNBP Baru
Jakarta — Penerapan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor elektronik (e-BPKB) untuk sepeda motor belum diberlakukan. Saat ini, sistem…
E-BPKB untuk Motor Masih Tahap Persiapan, Polri Tunggu Penetapan Tarif PNBP Baru
Jakarta — Penerapan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor elektronik (e-BPKB) untuk sepeda motor belum diberlakukan. Saat ini, sistem…
Wabup Lampung Barat Mad Hasnurin Hadiri Silaturahmi dan Penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi
LAMPUNG BARAT — Momen bersejarah digelar di Mahan Agung Kota Bandar Lampung pada Senin malam, 13…
Wabup Lampung Barat Mad Hasnurin Hadiri Silaturahmi dan Penyambutan Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi
LAMPUNG BARAT — Momen bersejarah digelar di Mahan Agung Kota Bandar Lampung pada Senin malam, 13…
Melalui Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani, Pemprov Lampung Dorong Penguatan Spirit Keagamaan dan Moral Masyarakat
JurnalKota.net – Lampung Tengah – Gubernur Lampung diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menghadiri Pengajian Haul Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani Thoriqoh Qodiriyah Wanaqsabandiyah, di Mushola Baiturrohman, Kampung Rejo Basuki V, Kecamatan Seputih Raman, Minggu (12/10/2025).
Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekdaprov, menyebutkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini secara rutin setiap tahunnya.
“Pemerintah Provinsi Lampung sangat menghargai eksistensi thariqah sebagai bagian dari kekayaan warisan Islam Ahlussunnah Wal Jama’ah, yang mampu merawat ketenangan batin masyarakat, memperkuat moral, dan membentengi generasi muda dari pengaruh negatif zaman,” ujar Gubernur.
Gubernur menyatakan bahwa Majelis Haul merupakan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi dan menjadi media muhasabah (introspeksi). Hal ini dilakukan untuk mengenang jasa para wali Allah, mengambil teladan dari akhlak dan perjuangan mereka, serta menanamkan kembali kecintaan kepada para orang saleh.
“Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani adalah ulama besar yang mewariskan ilmu, keteladanan, dan jalan ruhani. Melalui haul ini, kita memperbaharui niat untuk mengikuti jejak beliau dalam mencintai ilmu, meneguhkan tauhid, dan menjadi wasilah turunnya rahmat dan rida Allah SWT,” tambahnya.
Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur mengucapkan terima kasih kepada Mursyid Thoriqoh Qodiriyah Wan-Naqsabandiyah, KH. Ali Sodiq S.Pdi, dan Ibu Nyai Hj. Mua’rifah Sodiq yang telah beristiqamah menyelenggarakan kegiatan ini.
“Semoga Allah SWT menerima amal kita semua, mengangkat derajat para guru kita, serta melimpahkan keberkahan bagi Kampung Rejo Basuki dan seluruh masyarakat Lampung,” pungkasnya.*