Eva Dwiana Pertahankan Kota Layak Anak, Fokus pada Pendidikan dan Kesehatan Gratis
JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Pada Jumat (8/8/2025), Kota Bandar Lampung meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2025 kategori Nindya.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Fauzi, kepada Wali Kota Eva Dwiana di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat.
“Alhamdulillah, Kota Bandar Lampung bisa terus mempertahankan predikat sebagai Kota Layak Anak. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Bunda untuk terus bekerja menjamin hak-hak anak,” ujar Eva Dwiana.
Bunda Eva, sapaan akrab Wali Kota, menjelaskan bahwa berbagai program pro anak dan perempuan telah dilaksanakan, di antaranya pelatihan dan pendampingan UMKM bagi perempuan, layanan bantuan hukum gratis bagi anak dan perempuan, serta pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Bunda berkomitmen, semua anak di Bandar Lampung mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan gratis,” tegasnya.
Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya menjadikan Kota Tapis Berseri tidak hanya sebagai Smart City, tetapi juga sebagai kota ramah anak yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.*
HUT ke-11 Lampung7.com Meriah, Hadirkan Forkopimda dan Tokoh Inspiratif Lampung
JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Media Lampung7.com sukses menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Acara yang berlangsung di Asoka Luxury Hotel ini dihadiri jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi profesi dan kemasyarakatan.
Hadir di antaranya, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M. diwakili Kepala Dinas Kominfo Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika, SH., SIK., M.Si., diwakili Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Lampung, Kompol Andri Yulianto, S.Kom., perwakilan Kejati, Danrem, dan Dandim. Turut hadir pula Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana diwakili Asisten I, Kepala Bapenda Provinsi Lampung, Slamet Riyadi, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.Stp, MH., Kepala Lapas Kelas IIA Bandar Lampung, Tokoh Lampung sekaligus mantan Kapolda Lampung Irjen Pol (Purn) Drs. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., Ketua IKA Untirta Lampung, Mohammad Hatta, ST., Ketua Pandawa Lampung, Arif Gunawan, Ketua IJP Lampung, Abung Mamasa, Ketua DPD KNPI Lampung, Iqbal Ardiasyah, Wartawan senior, Herman Batin Mangku, serta tamu undangan spesial lainnya.
Ketua Panitia, Sugiarto, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya acara ini dengan lancar.
“Momen ini bukan sekadar selebrasi, tetapi juga momentum refleksi. Dari tahun 2014 hingga sekarang, perjalanan 11 tahun Lampung7.com adalah hasil kerja keras, komitmen, dan dukungan dari banyak pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Lampung7.com, Jeffri Noviansyah, mewakili direksi lainnya, menegaskan bahwa perjalanan panjang media ini telah ditempuh dengan prinsip independensi dan keberpihakan pada kepentingan publik.
“Di tengah arus informasi yang deras, kami terus berupaya menyajikan berita yang akurat, tajam, dan berimbang demi mencerdaskan masyarakat Lampung dan Indonesia secara luas,” kata Jeffri.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembaca, mitra, narasumber, instansi pemerintahan, TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta seluruh stakeholder yang telah bersinergi selama ini. Dan ia pun tak lupa memberikan apresiasinya kepada Tim Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI) beserta kreatornya yang telah membantu dalam penyelenggaraan acara ini.
Mengusung tema “Momentum 11 Tahun Sinergitas Media, Lampung Kuat, Menuju Indonesia Emas 2045”, perayaan ini menjadi pengingat sekaligus tekad untuk terus tumbuh, berinovasi, dan menjaga integritas jurnalistik di tengah tantangan era digital dan disinformasi yang semakin kompleks.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan pemberian penghargaan spesial kepada tokoh-tokoh inspiratif yang telah berkontribusi besar bagi kemajuan Provinsi Lampung. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan.*
Lembaga THI Bandar Lampung Kritisi Subjektivitas Gepak Lampung Terkait RSDAM
JurnalKota.net – Bandarlampung – Ada apa dengan ketua Gepak Lampung Wahyudi yang terus mengkritisi kebijakan dan langkah RSDAM .
Kalau mau cari panggung jangan lah hanya Rumah Sakit Saja yang dikritisi .
” Ada apa dengan Ketua Gepak Lampung Yudi yang terus terusan mengkritisi RSDAM.
Mari kita tunggu usai pelantikan Direktur yang baru mereka bekerja dengan baik,” ujar Hendrik Iskandar Ketua Lembaga Transformasi Hukum Indonesia Bandar Lampung Sabtu, 9 Agustus 2025.
Menurut Hendrik , terlalu banyak persoalan lain di depan mata yang perlu di kritisi persoalan pembangunan di Lampung yang di duga masih ada dugaan penyimpangan nilai nya miliaran rupiah.
” Coba kritisi dan minta aparat penegak hukum lainnya seriusi dugaan pemalsuan indentitas oleh salah satu pejabat di Bandar Lampung di Dinas Pendidikan, bahkan banyak penyimpangan lainnya .
” Ayo sama saya kita sama sama berkolaborasi mengkritisi dugaan korupsi dan penyimpangan lainnya.
Jangan sampai seolah olah subyektif kalau kita hanya mengkritisi persoalan itu itu saja, sehingga nanti malah penilaian di masyarakat malah kita seolah-olah cari panggung, ” Akhir Hendrik.*
Pemerintah Kota Bandar Lampung Meriah Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2025 Kategori Nindya
JK, JAKARTA – Pemerintah Kota Bandar Lampung dibawah kepemimpinan Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana kembali menunjukkan prestasinya di tingkat Nasional. Jumat 8 Agustus 2025, Pemerintah Kota Bandar Lampung meriah penghargaan Kota Layak Anak (KLA) tahun 2025 kategori Nindya.
Penyerahan dilakukan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Fauzi kepada Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana di Auditorium KH. M Rasjidi, Kementerian Agama RI Jakarta Pusat.
“Alhamdulillah Kota Bandar Lampung bisa terus mempertahankan sebagai Kota layak anak. Penghargaan ini menjadi motivasi Bunda untuk terus bekerja menjamin hak-hak anak,” jelas Eva Dwiana.
Bunda Eva sapaan akrab Walikota Bandar Lampung menjelaskan. Berbagai progam pro anak dan perempuan telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung, seperti meningkatkan kesejahteraan perempuan melalui pelatihan dan pendampingan dibidang UMKM, memberikan layanan bantuan hukum secara gratis bagi anak dan perempuan, dan menjadikan anak belum mampu memperoleh pendidikan gratis.
“Bunda terus berkomitmen. Semua anak di Bandar Lampung mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan gratis,”tambah Eva Dwiana.
Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berkomitmen dalam menjadikan Kota Tapis Berseri menjadi kota layak anak, selain menjadi kota cerdas (Smart City) Bandar Lampung terus menjadi kota layak anak dan ramah bagi anak-anak. (kwt)
Lampung Selatan Pertahankan Predikat KLA Nindya 2025, Skor Naik Jadi 764,92
LAMSEL, Jakarta — Kabupaten Lampung Selatan kembali meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya pada tahun 2025. Meski mempertahankan peringkat yang sama seperti tahun sebelumnya, skor verifikasi administrasi Lampung Selatan meningkat dari 763,37 pada 2023 menjadi 764,92 tahun ini.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yang diwakili Wakil Menteri PPPA Veronica Tan. Acara penganugerahan digelar di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2025).
Bupati Egi hadir bersama Kepala Bappeda Aryan Saruhian dan Plt Kepala Dinas PPPA Nessi Yusnita.
Bupati Egi: Penghargaan Ini untuk Warga Lampung Selatan
Dalam keterangannya, Bupati Egi menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja sama semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.
“Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh warga Lampung Selatan. Ini bukti komitmen kami menjadikan daerah ini ramah anak, serta melindungi hak-hak mereka secara terencana dan berkelanjutan,” ujarnya.
15 Kabupaten/Kota Lampung Lolos Verifikasi
Plt Kepala Dinas PPPA Lampung Selatan, Nessi Yusnita, menjelaskan bahwa seluruh 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung telah menyelesaikan tahap Evaluasi Mandiri KLA 2024 dan meraih nilai di atas 500 poin, sehingga layak melanjutkan ke tahap Verifikasi Administrasi oleh Tim KLA Provinsi Lampung.
Dari hasil verifikasi tersebut, Lampung Selatan berhasil meningkatkan skor meskipun tetap berada di kategori Nindya.
“Skor kita naik dari 763,37 menjadi 764,92, sesuai petunjuk teknis KLA 2024 yang ditetapkan Kementerian PPPA RI,” kata Nessi.
Konsistensi Menuju Kabupaten Ramah Anak
Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan program ramah anak. Upaya ini diharapkan dapat terus mendorong peningkatan kualitas hidup, perlindungan, dan pemenuhan hak anak di seluruh wilayah.
Malam Pisah Sambut Danrem 043/Gatam Bersama Gubernur dan Forkopimda Provinsi Lampung
JurnalKota.net – Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menggelar malam pisah sambut Komandan Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) dari pejabat lama Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., kepada pejabat baru Brigjen TNI Haryantana, S.H. Kegiatan yang berlangsung di Mahan Agung, Jl. Dr. Susilo, Teluk Betung, Bandar Lampung, Kamis malam (7/8/2025) ini, menjadi ajang penghargaan atas dedikasi pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru untuk memperkuat sinergi dan koordinasi, khususnya dengan Forkopimda Provinsi Lampung.
Acara dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., Ketua DPRD Provinsi Lampung, Forkopimda, Kasrem 043/Gatam, Kasiren Korem 043/Gatam, para Kasi Korem, para Dandim jajaran Korem 043/Gatam, para Dan/Ka Satdisjan, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Rikas Hidayatullah mengucapkan selamat datang kepada Danrem yang baru, Brigjen TNI Haryantana, S.H., beserta istri. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa pengalaman dan dedikasi yang dimiliki pejabat baru akan mampu membawa Korem 043/Gatam semakin maju.
> “Selama kurang lebih satu tahun tiga bulan menjabat, saya menyadari belum banyak yang dapat saya perbuat. Namun, kami berupaya semaksimal mungkin melaksanakan setiap tugas yang mampu kami emban,” ujar Brigjen TNI Rikas.
Sementara itu, Brigjen TNI Haryantana dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan tulus kepada Brigjen TNI Rikas atas pengabdian yang telah diberikan untuk Korem 043/Gatam dan masyarakat Lampung.
> “Keberhasilan tugas Korem tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama yang erat dengan Forkopimda, pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat Lampung. Saya memohon dukungan, bimbingan, dan kerja sama dari semua pihak agar Korem 043/Gatam senantiasa hadir menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah, serta menjadi mitra strategis pembangunan daerah,” ujarnya.
Sebagai warga baru di Lampung, Brigjen TNI Haryantana menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis, menjalin komunikasi terbuka, dan memperkuat sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat.
> “Mari kita terus perkuat kebersamaan dalam menjaga keutuhan NKRI, demi Lampung yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.*
Dosen Biologi ITERA Restorasi Terumbu Karang Pahawang Dengan Coral Tree Nursery
JurnalKota.net – PESAWARAN, (FN) – Tim dosen Program Studi Biologi Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menggelar pelatihan pembuatan Coral Tree Nursery (CTN) metode Vertical Artificial Reef (VAR) di Dusun Kalangan, Desa Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Rabu (06/08/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat untuk mendukung restorasi terumbu karang berbasis partisipasi warga.
Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Dusun Kalangan, ketua RT setempat, dan 20 peserta ini menyasar nelayan dan pemandu wisata. Novriadi, M.Si., ketua tim pengabdian, menjelaskan bahwa Pahawang yang mengandalkan wisata bahari menghadapi ancaman serius akibat degradasi terumbu karang.
“Data nasional menunjukkan hanya 7% terumbu karang Indonesia dalam kondisi sangat baik. Di Pahawang, kerusakan dipicu penangkapan ikan destruktif dan tekanan wisata,” ujar Novriadi.
Coral Tree Nursery sebagai Solusi Inovatif
Tim yang terdiri dari Yanti Ariyanti, M.Si., Nurul Addha, S.Si., M.A., dan Jeane Siswitasari Mulyana, S.Si., M.Si. memperkenalkan Coral Tree Nursery (CTN) sebagai solusi restorasi terumbu karang yang inovatif. CTN dirancang dengan teknologi sederhana menggunakan bahan-bahan seperti pipa PVC, kawat stainless, dan pemberat semen, sehingga mudah diaplikasikan oleh masyarakat.
Metode ini juga menawarkan efisiensi ruang dengan memanfaatkan budidaya karang secara vertikal di kedalaman 8-10 meter. Selain itu, CTN bersifat ramah ekologi karena mengurangi ketergantungan pada pengambilan bibit karang langsung dari alam.
“CTN memungkinkan pembibitan 50-100 fragmen karang sekaligus,” jelas Yanti Ariyanti.
Pelatihan berlangsung secara interaktif melalui tiga sesi utama. Pertama, sosialisasi mengenai pentingnya terumbu karang bagi ekowisata dan perikanan. Kedua, praktik langsung merakit CTN oleh peserta dengan pendampingan tim. Ketiga, simulasi pemasangan struktur CTN di perairan menggunakan jangkar.
“Kami diajarkan dari nol sampai bisa pasang sendiri. Ini sangat membantu karena bahan-bahannya mudah didapat,” ujar Nawawi, salah satu peserta yang juga nelayan.
Kepala Dusun Kalangan menyambut baik inisiatif ini, menyatakan bahwa program ini tidak hanya memulihkan terumbu karang, tetapi juga membuka peluang ekowisata seperti program adopsi karang untuk wisatawan. Ke depan, tim ITERA berkomitmen untuk melakukan pendampingan rutin guna memantau pertumbuhan karang sekaligus mengembangkan kemitraan dengan kelompok sadar wisata setempat demi keberlanjutan program. (*)
Pemkab Lampung Selatan Ingatkan Kepala Desa: Kelola Dana Desa dengan Bijak, Jangan Sampai Jadi ‘Pasien’ Jaksa
LAMSEL, Kalianda — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggelar Sarasehan Hukum bertajuk “Penguatan Pemahaman Hukum bagi Kepala Desa se-Kabupaten Lampung Selatan”, Jumat (8/8/2025), di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala desa dan lurah dari seluruh wilayah Lampung Selatan. Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Lampung, Danang Suryo Wibowo, didampingi Kajari Lampung Selatan, Suci Wijayanti.
Sarasehan ini menjadi ruang edukatif sekaligus preventif agar para kepala desa semakin memahami tanggung jawab hukum yang melekat pada pengelolaan anggaran desa.
Bupati Egi: Kepala Desa Harus Pegang Prinsip Transparansi dan Akuntabilitas
Dalam sambutannya, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kajati Lampung, dan menilai kegiatan ini sebagai bentuk pendekatan hukum yang lebih mendidik dan pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran.
“Anggaran desa nilainya besar dan penuh risiko. Saya tidak ingin ada kepala desa yang terjerat hukum hanya karena kurang paham aturan,” ujar Bupati Egi.
Ia menekankan bahwa kepala desa dan lurah adalah aktor penting dalam pembangunan tingkat desa. Oleh karena itu, integritas dan transparansi harus menjadi prinsip dasar dalam menjalankan tugas.
“Manfaatkan forum ini dengan sungguh-sungguh. Mari kita jadikan desa sebagai zona bebas korupsi. Bukan hanya semboyan, tapi komitmen nyata,” tegasnya.
Kajati Lampung: Dana Desa Bukan untuk Diri Sendiri
Dalam sesi pemaparan materi, Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo mengingatkan bahwa jabatan kepala desa adalah amanah yang disorot banyak pihak, termasuk aparat penegak hukum.
“Kami ini jaksa, seperti dokter. Kalau muncul gejala korupsi, kami punya banyak cara penanganannya. Tapi jangan sampai kami harus menggunakan Pasal 2, 3, atau 4 (UU Tipikor),” ujar Danang, disambut tawa peserta.
Ia menekankan bahwa dana desa bukan untuk kepentingan pribadi. Semua pengelolaan harus berbasis data dan perencanaan yang matang.
“Banyak yang tergelincir karena salah perencanaan. Ada program ganda, atau program tanpa kajian. Ini bukan cuma soal administrasi, tapi soal tanggung jawab hukum,” tambahnya.
Menuju Pemerintahan Desa yang Bersih dan Transparan
Sarasehan ini diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kapasitas kepala desa dan lurah se-Lampung Selatan. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang bersih, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Unila Siapkan Asesor Internal Kompeten Lewat Training Assessment Center
LAMPUNG – Center for Career and Entrepreneurship Development (CCED) Universitas Lampung (Unila) mengadakan Training Asesor Assessment…
Wakil Rektor Unila Hadiri Pisah Sambut Danrem
LAMPUNG – Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr.…
Prof. Abdurrahman Ulas Strategi Transformasi Pembelajaran Berdampak Unila
LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) terus memperkuat komitmennya dalam melaksanakan transformasi pembelajaran yang berkelanjutan dan berdampak.…
Pemkot Bandar Lampung Raih Penghargaan dari KemenpanRB
JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali mencatatkan prestasinya dalam pelayanan Publik, terbaru Pemerintah Kota melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandar Lampung meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) Republik Indonesia dalam kategori organisasi penyelenggara pelayanan publik dengan predikat pelayanan prima pada PEKPPP tahun 2024.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandar Lampung Febriana membenarkan penghargaan tersebut.
“Iya betul pekan lalu, Disdukcapil meriah penghargaan dari KemenpanRB dalam kategori A. Penghargaan diberikan oleh Wakil MenpanRB Komjen Pol (Purn) Purwandi Ariaanto,” ungkap Febriana Kamis. 07 Agustus 2025.
Febriana menjelaskan, penghargaan ini menjadi motivasi Disdukcapil untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat Kota Bandar Lampung.
“Ibu Walikota Bunda Eva meminta seluruh jajaran Disdukcapil untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang cepat dan Gratis kepada seluruh masyarakat,”tutup Febriana.(kwt)
FMIPA Adakan Osamakom 2025
LAMPUNG – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) kembali menyelenggarakan Osamakom (Olimpiade…
Eksplorasi Wisata Gunung Raja Basa, Zita Anjani Taklukkan Puncak 1.281 MDPL: You Did It!
Lampung Selatan – Udara malam di Taman Wisata Teropong Kota, Desa Sumur Kumbang, Kecamatan Kalianda, terasa berbeda pada Rabu (6/8/2025). Sejuknya angin dari lereng Gunung Raja Basa mengiringi kepulangan seorang pendaki yang baru saja menuntaskan misinya: menjelajahi puncak salah satu gunung tertinggi di Lampung Selatan.
Adalah Zita Anjani, Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, yang berhasil menapaki puncak Gunung Raja Basa setinggi 1.281 meter di atas permukaan laut (MDPL). Pendakian ini bukan sekadar petualangan pribadi, namun menjadi simbol eksplorasi potensi pariwisata lokal.
“Akhirnya bisa naik gunung di kampung halaman sendiri,” ucap Zita dengan senyum lega, memandangi siluet gunung yang baru saja ia taklukkan.
Misi Pendakian untuk Promosi Wisata
Perjalanan dimulai pukul 14.00 WIB dari basecamp Desa Sumur Kumbang. Meskipun cuaca cukup bersahabat, medan pendakian tetap menantang. Setelah menempuh perjalanan selama tiga setengah jam, rombongan tiba di puncak sekitar pukul 17.30 WIB.
Di atas ketinggian, Zita menyempatkan diri menikmati panorama alam Lampung Selatan, sebelum akhirnya memulai perjalanan turun setelah makan malam singkat. Perjalanan kembali ke basecamp berlangsung dalam gelapnya malam, dan baru selesai sekitar pukul 22.00 WIB.
“Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Terima kasih kepada tim pendamping dan warga yang telah memberikan sambutan hangat,” ungkapnya.
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat dalam Mendorong Pariwisata
Kepulangan Zita Anjani disambut hangat oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, jajaran pejabat daerah, pengurus PKK, serta warga setempat. Sambutan tersebut menjadi wujud nyata dari semangat kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong promosi wisata daerah.
Gunung Raja Basa tak hanya menjadi destinasi pendakian, namun juga simbol harapan akan kemajuan pariwisata Lampung Selatan. Lewat kegiatan ini, diharapkan semakin banyak potensi wisata alam yang dikenali dan dikembangkan, memperkuat identitas daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Malam itu, langkah Zita di jalur pendakian menjadi pesan kuat bahwa cinta terhadap kampung halaman bisa diwujudkan melalui aksi nyata—menjelajah, mengenalkan, dan membanggakan tanah kelahiran.
Pertemuan Budaya dan Ekonomi Lampung–Jawa Timur Dorong Kolaborasi Daerah
LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menghadiri acara silaturahmi dan ramah tamah bersama Gubernur Jawa…