Lampung Selatan Borong Penghargaan di Harganas 2025 Tingkat Provinsi, Bukti Kerja Keras Tenaga Lini Lapangan
BANDAR LAMPUNG – Tenaga lini lapangan dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Lampung Selatan menorehkan prestasi membanggakan dalam Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 tingkat Provinsi Lampung tahun 2025.
Penghargaan diberikan langsung oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung dalam acara puncak Harganas yang berlangsung di Kantor BKKBN Provinsi Lampung, Jumat (25/7/2025).
Adapun capaian yang diraih Kabupaten Lampung Selatan antara lain:
-
Peringkat 1 Kategori Kader IMP Bangga Kencana
-
Peringkat 1 Kategori Pasangan KB Lestari 20 Tahun
-
Peringkat 2 Kategori PKB/PLKB Terbaik
-
Peringkat 3 Kategori Kader Tim Pendamping Keluarga
Kepala Dinas PPKB Lampung Selatan, Rika Wati, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi para tenaga lini lapangan dalam mendukung program Bangga Kencana di daerah.
“Apresiasi dari BKKBN ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan komitmen rekan-rekan di lapangan mendapat pengakuan. Semoga ini menjadi penyemangat untuk terus berinovasi,” ujarnya.
Tak lupa, Rika Wati menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan, Radityo Egy Pratama, atas dukungan penuh yang selama ini diberikan terhadap program-program kependudukan dan keluarga berencana.
Ia berharap, prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi tenaga lapangan lainnya untuk terus meningkatkan kinerja serta berkontribusi lebih besar dalam pembangunan sektor kependudukan dan keluarga di Lampung Selatan.
Komisi I DPRD Lamsel Dorong Penyelesaian Pengangkatan Guru PPPK dalam Rapat KUA-PPAS 2026
LAMPUNG SELATAN — Komisi I DPRD Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat kerja bersama Badan Kepegawaian Daerah…
Bukan Sekadar Tinjau Jalan Rusak: Kolaborasi Epik Bupati Egi dan Bunda Eva, Lebur Sekat Wilayah Demi Warga Perbatasan

LAMSEL, Tanjung Bintang — Dalam langkah nyata menuntaskan persoalan infrastruktur lintas wilayah, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana melakukan peninjauan langsung kondisi ruas Jalan Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, pada Kamis (24/7/2025).
Kunjungan kedua kepala daerah ini menjadi simbol kuat sinergi antarpemerintah daerah dalam menangani persoalan jalan rusak yang berada di wilayah perbatasan administratif antara Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung.
Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari kajian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terhadap kondisi jalan tersebut. Kini, langkah konkret diambil dengan menggandeng Pemerintah Kota Bandar Lampung guna mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas infrastruktur yang vital bagi mobilitas masyarakat dua wilayah.
“Ini adalah bentuk kerja sama konkret antara Lampung Selatan dan Bandar Lampung. Saya berterima kasih kepada Bunda Eva yang sangat suportif. Semoga sinergi ini memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Egi saat meninjau lokasi.
Tak hanya turun ke lapangan, suasana peninjauan berlangsung penuh kehangatan. Bupati Egi tampak menyapa warga yang melintas dan bahkan sempat membeli minuman di warung kelontong sekitar lokasi, menunjukkan kepedulian dan kedekatan langsung kepada masyarakat.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana atau yang akrab disapa Bunda Eva, menegaskan bahwa kolaborasi lintas wilayah adalah kunci untuk menyelesaikan masalah-masalah krusial seperti infrastruktur jalan dan banjir yang kerap terjadi di area perbatasan.
“Harapan kita, kolaborasi ini bisa segera menyelesaikan berbagai permasalahan infrastruktur dan memberi manfaat nyata bagi warga dua wilayah,” tegas Bunda Eva.
Dalam peninjauan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat dari Pemkab Lampung Selatan, antara lain Asisten Ekobang, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah, Kepala Dinas Perhubungan, serta Camat Tanjung Bintang.
Kolaborasi lintas batas administratif ini dinilai sebagai terobosan penting dalam menciptakan pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan warga, tanpa sekat wilayah. Pemkab Lampung Selatan dan Pemkot Bandar Lampung berkomitmen memperluas kerja sama serupa di sektor-sektor lainnya demi kesejahteraan masyarakat bersama.
Reses Tahap II 2025, Hanifal Serap Aspirasi Warga Tiyuh Way Sido Tubaba
TULANG BAWANG BARAT — Anggota DPRD Provinsi Lampung, Hanifal, S.P., menggelar Reses Tahap II Tahun Anggaran 2025…
Prestasi Gemilang! Disdukcapil dan RSUD Bob Bazar Raih Predikat “Sangat Baik” dari Kementerian PAN-RB
LAMSEL, Bandar Lampung — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pelayanan publik. Dua unit kerja strategis di lingkungan Pemkab Lamsel, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta RSUD Bob Bazar, berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
Keduanya diganjar predikat “Sangat Baik” dalam kategori Organisasi Penyelenggara Pelayanan Publik, berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2024.
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Asisten Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB, Dr. Otok Kuswandaru, dalam acara yang digelar di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, pada Kamis, 27 April 2025.
Hadir dalam momen tersebut Wakil Menteri PAN-RB Komjen Pol (Purn) Purwadi Arianto, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, serta jajaran pejabat dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri PAN-RB, Purwadi Arianto, menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi terhadap kinerja, namun juga menjadi tantangan bagi instansi pemerintah untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pelayanan publik yang baik harus berbasis data yang objektif serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya transformasi pelayanan publik menuju sistem yang terpadu dan terintegrasi, termasuk melalui pengembangan Mal Pelayanan Publik (MPP) dalam ekosistem digital nasional.
“Kita memerlukan ASN yang adaptif, profesional, serta mampu menghadirkan pelayanan multikanal yang efisien dan mudah diakses,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama turut menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas prestasi yang telah diraih.
“Ini merupakan buah dari kolaborasi dan kerja keras seluruh perangkat daerah. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan yang lebih baik dan sepenuh hati kepada masyarakat,” ungkapnya.
Pemkab Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan, sebagai bagian dari implementasi tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Puan Maharani: Hubungan PDIP dan Gerindra Memang Seperti Kakak-Adik
Jakarta – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, mengamini pernyataan Presiden RI sekaligus…
Puan Maharani: Hubungan PDIP dan Gerindra Memang Seperti Kakak-Adik
Jakarta – Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, mengamini pernyataan Presiden RI sekaligus…
Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Serahkan 3 Truk Sampah Baru ke DLH untuk Tingkatkan Kebersihan Kota
JK, BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pengelolaan kebersihan kota. Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi menyerahkan tiga unit truk pengangkut sampah baru kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di halaman Kantor Pemkot pada Rabu (23/07/2025).
Penambahan armada ini merupakan bagian dari upaya Pemkot dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah, khususnya untuk mengatasi penumpukan di titik-titik rawan sampah di Kota Tapis Berseri.
“Mobil ini tidak lain untuk menangani persoalan sampah di Bandar Lampung. Semoga dengan tambahan armada ini, kebersihan kota kita semakin terjaga,” ujar Wali Kota Eva Dwiana yang akrab disapa Bunda Eva.
Lebih lanjut, Bunda Eva mengungkapkan bahwa pengadaan armada pengangkut sampah tidak berhenti sampai di sini. Pemerintah akan kembali mengalokasikan anggaran tambahan untuk kendaraan pengangkut sampah dalam Perubahan APBD tahun ini serta APBD murni tahun anggaran berikutnya.
Instruksi Tegas untuk Kepala UPT DLH
Dalam sambutannya, Wali Kota Hj. Eva Dwiana juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan DLH untuk bekerja lebih optimal dan responsif terhadap masalah kebersihan lingkungan.
“Setiap kepala UPT harus kerja cepat. Kalau ada titik sampah, harus bisa langsung diangkut. Jangan dibiarkan berlama-lama. Maksimal satu jam harus bersih,” tegasnya.
Bunda Eva juga menekankan pentingnya perhatian terhadap pengelolaan sampah di lingkungan permukiman dan gang-gang kecil, yang kerap luput dari pengawasan. Ia meminta agar petugas kebersihan, termasuk petugas sokli (penyapu jalan) mandiri di lingkungan perumahan, bekerja lebih tertib dan disiplin.
Evaluasi dan Modernisasi TPS
Menyoroti keberadaan Tempat Penampungan Sementara (TPS), Wali Kota menyampaikan rencana untuk menata ulang lokasi TPS yang dinilai kurang strategis atau sulit dijangkau.
“Kita minta tolong semua petugas di lapangan jangan buang sampah seenaknya. TPS-TPS yang tidak strategis atau jauh dari jangkauan akan kita pindahkan,” jelasnya.
Wali Kota juga menyampaikan harapannya agar ke depan Pemkot dapat mengadopsi sistem pengangkutan sampah modern sebagaimana yang diterapkan di DKI Jakarta.
Target Kota Bersih dan Bebas Sampah
Mengakhiri sambutannya, Bunda Eva menegaskan target Pemkot agar jalan-jalan protokol di Kota Bandar Lampung terbebas dari sampah.
“Terutama jalan protokol, saya minta tidak ada lagi sampah berserakan. Kebersihan kota ini adalah cerminan wajah kita semua,”pungkasnya.
Dengan penambahan armada dan peningkatan kinerja petugas, Pemkot Bandar Lampung optimistis mampu menciptakan kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya.(kwt)
Syaiful Bahri Raih Gelar Doktor ke-26 FMIPA Lewat Riset Senyawa Bioaktif Mangrove
LAMPUNG – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) kembali melahirkan doktor baru…
Bhabinkamtibmas Polsek Pesisir Tengah Laksanakan Sambang Kamtibmas di Pekon Way Sindi Hanuan
JurnalKota net – Pesisir Barat – Bhabinkamtibmas Polsek Pesisir Tengah melaksanakan kegiatan sambang Kamtibmas di Pekon Way Sindi Hanuan, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, pada Rabu (23/07/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mempererat silaturahmi dan membangun sinergi dengan masyarakat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah binaan.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga setempat, di antaranya imbauan untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar, menjaga kerukunan antar warga, serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.
Warga menyambut positif kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bhabinkamtibmas yang dinilai mampu menciptakan rasa aman serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. melalui Kapolsek Pesisir Tengah AKP Hadly Nasution menyampaikan bahwa kegiatan sambang ini merupakan langkah konkret dalam menjaga kondusifitas wilayah.
“Kegiatan sambang yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas adalah bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Dengan mendengarkan langsung keluhan dan harapan warga, kami dapat merespon dengan cepat dan tepat setiap permasalahan di lapangan,” ujar AKP Hadly Nasution.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat terus terjalin dengan baik, serta situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pesisir Tengah tetap aman dan kondusif.*
Kisah Aipda Saihun, Luangkan Waktu Jadi Guru Ngaji Anak-anak di Bandar Lampung
JurnalKota.net – Bandar Lampung – Di tengah padatnya tugas menjaga kamtibmas di wilayah binaannya, Aipda Saihun, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Mas, Polsek Teluk Betung Selatan, masih meluangkan waktu untuk mengajar ngaji anak-anak di Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Masjid Tawakal Rahayu, Kelurahan Sukabumi Indah, Bandar Lampung, selepas berdinas.
Dengan penuh kesabaran, ia membimbing 30 anak-anak yang ada di lingkungan tempat tinggalnya untuk belajar membaca Al-Qur’an dan hafalan doa sehari-hari.
Aipda Saihun mengatakan kegiatan ini sudah dilakukaknnya sejak berpangkat Bharada hingga saat ini.
“Selepas lulus dari Pesantren dulu, saya juga punya cita-cita ingin menjadi guru ngaji, sewaktu jadi Polisi berpangkat Bharada, saya kemudian memulai kegiatan ini” ujar Aipda Saihun dengan senyum.
Berbekal ilmu yang didapat dari pondok pesantren tempatnya menimba ilmu sebelum menjadi anggota Polri, Aipda Saihun merasa terpanggil untuk membagikan ilmunya kepada anak-anak sekitar tempat tinggalnya.
“Alhamdulillah sekarang sudah ada sekitar 30 murid, rata-rata mereka tinggal dekat sini,” Kata Saihun.
Kegiatan mengaji ini dilakukan setiap hari selepas Sholat Magrib dan ditutup dengan sholat Isya berjamaah.
Saihun mengatakan kegiatan ini dilakoninya secara sukarela dan tanpa bayaran. Dia juga mengaku senang dengan aktivitas ini karena senada dengan prinsip Kepolisian yang harus memberikan manfaat bagi orang lain.
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengapresiasi dedikasi Aipda Saihun yang telah berkontribusi dalam pendidikan agama masyarakat.
“Kegiatan ini bukan hanya bagian dari tugas polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga bentuk ibadah serta memberikan nilai positif dalam membina generasi muda,” Kata Kombes Pol Alfret.
Melalui keteladanan dan kesederhanaannya, Aipda Saihun membuktikan bahwa di balik seragam polisi, terdapat hati yang tulus untuk mengabdi kepada masyarakat, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendidik generasi penerus bangsa agar tumbuh menjadi anak yang cerdas dan berakhlak mulia.*
Padepokan Pencak Silat Militer Korem 043/Gatam Diresmikan, Siap Lestarikan dan Kembangkan Budaya Bangsa
JurnalKota.net – Lampung – Komandan Korem 043/Gatam, Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., meresmikan Padepokan Pencak Silat Militer (PSM) Korem 043/Gatam, bertempat di GOR Bulu Tangkis Makorem 043/Gatam, Jl. Teuku Umar Penengahan, Bandar Lampung, Rabu (23/07/2025).
Pendirian padepokan ini merupakan wujud nyata komitmen Korem 043/Gatam dalam meningkatkan kemampuan bela diri prajurit sekaligus menanamkan nilai-nilai dasar seperti disiplin, keberanian, dan kehormatan. Selain itu, pencak silat sebagai warisan budaya bangsa juga menjadi bagian penting yang harus terus dilestarikan dan dikembangkan.
Dalam sambutannya, Danrem 043/Gatam menyampaikan harapannya agar padepokan ini dapat menjadi pusat pembinaan dan pengembangan Pencak Silat Militer yang tidak hanya bermanfaat bagi prajurit, tetapi juga terbuka untuk masyarakat sekitar.
> “Mari kita jalin kerja sama yang baik dengan berbagai pihak untuk mempromosikan pencak silat sebagai warisan budaya yang harus kita jaga bersama. Kepada seluruh peserta uji kenaikan tingkat, saya ucapkan selamat—semoga meraih hasil yang membanggakan dan menjadikan pencak silat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ungkap Brigjen Rikas.
Mengakhiri sambutannya, Danrem 043/Gatam secara resmi meresmikan padepokan tersebut.
> “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Padepokan Pencak Silat Militer Korem 043/Gatam saya resmikan. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap langkah kita dalam menjalankan tugas dan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara tercinta,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan penyerahan Surat Keputusan dari Ketua IPSI Provinsi Lampung tentang penetapan Perguruan Pencak Silat Militer Lampung sebagai anggota IPSI Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025. SK tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Umum IPSI kepada Danrem 043/Gatam.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., Sekretaris Umum IPSI Lampung Agus Ria, para Kasi Kasrem Korem 043/Gatam, Dandim 0410/KBL, Danyonif 143/TWEJ, para Dan/Kasatdisjan jajaran Korem 043/Gatam, para Pasi Korem 043/Gatam, serta para Dan/Kabalak Korem 043/Gatam.*
Bupati Lampung Selatan Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional di TK IT Al Mumtaza
LAMSEL, Kalianda – Suasana ceria menyelimuti Aula Sudirman TK Islam Terpadu (IT) Al Mumtaza, Kecamatan Kalianda, saat sekolah tersebut menjadi pusat kegiatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025, Selasa pagi (22/7/2025). Kegiatan bertajuk Pertemuan Pagi Ceria itu disambut antusias ratusan anak-anak yang memenuhi aula sejak pagi hari.
Tak sekadar menjadi kegiatan seremonial, acara ini dikemas sebagai perayaan penuh keceriaan masa kanak-kanak yang tak tergantikan. Istimewanya lagi, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama turut hadir langsung dan berbaur bersama anak-anak dalam kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat.
Dengan senyum ramah dan gerakan energik, Bupati Egi tampak menikmati kebersamaannya dengan para siswa. Kehadirannya memberikan semangat tersendiri bagi anak-anak dan seluruh pihak yang hadir.
“Anak-anak semua harus semangat belajarnya. Harus bahagia, harus senang belajarnya. Selamat Hari Anak Nasional,” ucap Bupati Egi usai senam bersama.
Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan pentingnya peran bersama dalam mendidik anak. Menurutnya, tanggung jawab membentuk karakter dan memberikan pendidikan terbaik kepada anak bukan hanya milik sekolah, tetapi juga keluarga dan seluruh elemen masyarakat.
“Mendidik anak bukan hanya tugas guru. Justru porsi terbesarnya ada di rumah,” tegasnya.
Ia menambahkan, masa usia dini merupakan golden age atau masa keemasan perkembangan anak. Oleh karena itu, perhatian dan pendampingan sejak dini sangat krusial dalam membentuk karakter dan potensi mereka.
“Kalau kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi generasi hebat, maka investasinya harus dimulai sejak sekarang. Berikan mereka lingkungan yang positif dan penuh kasih,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah, Bupati Egi menyampaikan bahwa Pemkab Lampung Selatan akan memperkuat perhatian terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai pondasi dalam mewujudkan generasi cerdas dan berkarakter.
Kegiatan yang berlangsung di TK IT Al Mumtaza ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran akan hak-hak anak dan pentingnya memberikan ruang tumbuh yang aman, menyenangkan, dan penuh cinta kasih. Suasana keceriaan pagi itu bukan hanya menjadi kenangan manis bagi anak-anak, tapi juga pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menjaga masa depan generasi penerus sejak dini.
9 Hari Jelang Berakhirnya Program Pemutihan Pajak, UPTD Samsat Rajabasa Gencar Sosialisasi Lewat Operasi Patuh Krakatau 2025
JurnalKota.net – Lampung – Menjelang berakhirnya program pemutihan pajak kendaraan bermotor di Provinsi Lampung, Bapenda Provinsi Lampung melalui UPTD I Samsat Rajabasa semakin intensif melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Program yang akan resmi berakhir pada 31 Juli 2025 kini hanya menyisakan sembilan hari.
Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban pajak, kegiatan sosialisasi ini dikolaborasikan dengan pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2025 bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandar Lampung yang digelar secara intensif pada Selasa, 22 Juli 2025.
Kepala UPTD I Samsat Rajabasa, Bobiansah Stianegara, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya terlibat aktif dalam operasi gabungan tersebut sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pajak kendaraan bermotor.
“Kami berharap masyarakat segera memanfaatkan waktu tersisa ini untuk membayar pajak kendaraan. Selain penting untuk legalitas dan keamanan berkendara, membayar pajak juga merupakan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Bobiansah.
Meski sosialisasi telah berjalan intensif, petugas di lapangan masih menemukan banyak pelanggaran, khususnya pada kendaraan roda dua. Mayoritas pelanggar diketahui berasal dari kalangan pengemudi ojek online dan kurir paket.
“Kami temukan banyak pengemudi Go-Jek, GoFood, hingga kurir paket yang belum membayar pajak. Mereka lebih fokus mengejar target harian tanpa memperhatikan pentingnya legalitas kendaraan. Inilah yang kami tekankan melalui edukasi langsung di lapangan,” tambah Bobiansah.
Tak sedikit pula masyarakat yang mengajukan permohonan agar program pemutihan ini diperpanjang. Mereka mengaku belum mampu melunasi tunggakan karena kondisi ekonomi yang belum stabil.
Salah satu pengemudi ojek online, Yanto (34), menyampaikan aspirasinya saat ditemui di lokasi razia.
“Program ini bagus banget, cuma kami minta waktunya diperpanjang. Saya baru bisa kumpulin uang sedikit demi sedikit. Sudah tiga bulan nabung, tapi belum cukup. Kalau bisa, ya sampai akhir Agustus,” ujarnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bobiansah mengatakan bahwa masukan dari masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi dan pertimbangan bagi Pemerintah Provinsi Lampung.
“Kami tampung semua aspirasi masyarakat. Banyak yang menilai program ini sangat membantu, terutama di tengah tekanan ekonomi. Mudah-mudahan bisa diperpanjang, itu harapan masyarakat,” ungkapnya.
Selain edukasi kewajiban pajak, Bobiansah juga menekankan pentingnya pemahaman bahwa pajak kendaraan bermotor bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bagian dari sistem registrasi dan identifikasi kendaraan (regident) yang dibutuhkan oleh pihak kepolisian.
“Pajak kendaraan itu bukan beban, tapi tanggung jawab. Data dari regident sangat penting untuk kepentingan penertiban dan penegakan hukum oleh kepolisian. Mari kita dukung bersama,” pungkasnya.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, hadir pula sejumlah pejabat dari Samsat Wilayah I Rajabasa, antara lain: Tji Idham Fitriallah, S.T., M.M.Kasi Pendataan dan Penetapan, Puspa Indah, S.E., M.M. Kasubag Tata Usaha, Anita Marliana Makki, S.E., M.M. Kasi Penagihan dan Pelaporan serta Putra A. Gunawan Kabid Pajak Bapenda Kota Bandar Lampung,Riswan Ismail Kasubbid Pajak II yang membidangi opsen pajak Kota Bandar Lampung, Nuril Adzmin Kepala UPTD Pengolahan Pajak Kedaton, Kota Bandar Lampung.
Dengan waktu yang semakin mendesak, UPTD I Samsat Rajabasa mengimbau seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Bandar Lampung, untuk segera memanfaatkan kesempatan program pemutihan pajak kendaraan sebelum resmi berakhir pada 31 Juli 2025.*
DPRD Provinsi Lampung Komisi I Tinjau Sengketa Tanah di Desa Way Huwi: Lapangan Sepak Bola dan Makam Dikuasai Perusahaan
JurnalKota.net, Lampung Selatan – Sebagai tindak lanjut dari audiensi masyarakat Desa Way Huwi dengan Komisi I DPRD Provinsi Lampung pada 10 Juni 2025 lalu, Ketua Komisi I DPRD Lampung, Garinca Reza Pahlevi, S.I.Kom., M.M., bersama anggota komisi, perwakilan BPKAD Provinsi Lampung, Camat Jati Agung, Kepala Desa Way Huwi M. Yani, serta puluhan warga melakukan kunjungan langsung ke lokasi yang menjadi objek sengketa, Selasa (22/7).
Kunjungan lapangan ini bertujuan menindaklanjuti aduan masyarakat terkait klaim kepemilikan lahan oleh perusahaan terhadap dua fasilitas umum, yakni lapangan sepak bola dan tanah makam di Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.
Kondisi lapangan sepak bola yang menjadi perhatian utama terlihat memprihatinkan. Ketua Komisi I, Garinca Reza Pahlevi, mengungkapkan keprihatinannya saat melihat langsung lokasi yang kini tidak dapat lagi diakses oleh warga.
“Wah, benar ya… sudah ditutup rapat pakai pagar panel beton. Masyarakat tidak bisa lagi beraktivitas di lapangan ini. Bahkan, sudah ada tumpukan-tumpukan batu di tengah lapangan,” ucap Garinca dengan nada prihatin.
Kepala Desa Way Huwi, M. Yani, turut memperkuat pernyataan tersebut. Ia menyampaikan bahwa sudah hampir dua tahun terakhir masyarakat tidak dapat lagi menggunakan lapangan karena akses sepenuhnya ditutup oleh pihak perusahaan.
“Inilah faktanya, Pak Dewan. Sudah hampir dua tahun lapangan ini tertutup total. Warga tidak bisa lagi bermain bola atau melakukan kegiatan apapun di sini,” jelasnya.
Setelah meninjau lapangan, rombongan Komisi I DPRD Provinsi Lampung melanjutkan kunjungan ke lokasi makam yang juga diklaim oleh perusahaan sebagai bagian dari aset mereka. Di lokasi makam, terlihat ratusan nisan dan beberapa makam tua tanpa nisan, menunjukkan bahwa area tersebut telah lama digunakan oleh warga.
“Ini adalah bukti nyata, bahwa tanah ini adalah milik masyarakat. Ada nisan bertuliskan tahun 1968, dan makam tua yang jelas sudah ada jauh sebelum perusahaan masuk sekitar tahun 1996,” tegas Kepala Desa M. Yani.
Menanggapi temuan di lapangan, anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Mohammad Reza, S.H., M.H., menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi warga hingga persoalan ini menemukan penyelesaian yang adil.
“Kami berkomitmen untuk terus mengawal perjuangan masyarakat Way Huwi. Harapan kita semua, fasum dan fasos seperti lapangan sepak bola serta tanah makam ini bisa sepenuhnya dikembalikan untuk kepentingan warga,” ungkapnya.
Komisi I DPRD Provinsi Lampung berjanji akan menindaklanjuti hasil kunjungan ini dalam rapat internal dan mendorong penyelesaian administratif dan hukum terhadap status kepemilikan lahan. Masyarakat berharap kehadiran wakil rakyat ini dapat membawa keadilan atas hak-hak mereka yang selama ini terabaikan.*