Donald Trump ditembak seorang pria bersenjata saat kampanye di Pennsylvania, Sabtu (13/7) sore waktu setempat.
Beberapa tembakan yang diluncurkan pelaku mengenai telinga kanan Trump, menewaskan satu orang penonton, dan dua orang lainnya terluka parah.
Kepolisian Negara Bagian Pennsylvania, Letkol George Bivens, mengatakan ketiga korban adalah laki-laki dewasa.
“Kami sudah memberi tahu sejumlah anggota keluarga, tapi mereka belum sempat memberi tahu keluarga besarnya,” ujarnya dalam konferensi pers di Butler, Pennsylvania, seperti dikutip dari CNN.
George menambahkan, tembakannya “tersebar” dan tidak hanya mengenai satu titik di tengah kerumunan.
Dalam kesempatan tersebut, polisi mengatakan para korban penembakan telah diidentifikasi namun rinciannya belum dapat dibagikan kepada publik.
Sementara itu pria bersenjata telah ditembak mati oleh agen Secret Service. FBI sedang menunggu hasil DNA sebelum mengungkap namanya – hasilnya diperkirakan keluar dalam beberapa jam mendatang.