Dampingi Menko Pangan, Bupati Egi Tegaskan Komitmen Lampung Selatan Dukung Swasembada Pangan Nasional

Dampingi Menko Pangan, Bupati Egi Tegaskan Komitmen Lampung Selatan Dukung Swasembada Pangan Nasional

LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal itu ditunjukkan melalui kehadiran langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam kunjungan kerja Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan pada kegiatan Rembuk Tani Provinsi Lampung di Lapangan Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Sabtu (2/5/2026).

Kehadiran Bupati Egi bukan sekadar menghadiri seremoni, tetapi menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program strategis sektor pertanian, mulai dari distribusi pupuk, stabilitas harga gabah, hingga penguatan infrastruktur pertanian di daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Perdagangan RI Budi Santoso, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Danrem 043/Gatam, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, serta jajaran pemerintah daerah dan petani dari berbagai wilayah di Lampung.

Bupati Egi hadir bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, dan sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Dalam laporannya, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyampaikan apresiasi atas kebijakan pemerintah yang dinilai berhasil meningkatkan akses pupuk bagi petani. Ia mengungkapkan bahwa penebusan pupuk di Lampung meningkat signifikan hingga 168 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa akses pupuk kini semakin mudah dirasakan langsung oleh petani,” ujar Rahmad.

Sementara itu, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, ada empat fokus utama yang saat ini terus dikawal pemerintah, yakni ketersediaan pupuk sebelum masa tanam, stabilitas harga gabah di angka Rp6.500 per kilogram, percepatan pembangunan irigasi, serta penguatan program sosial seperti bantuan pangan dan makan bergizi gratis.

“Petani tidak boleh rugi. Negara harus hadir. Kalau harga gabah turun, Koperasi Merah Putih akan membeli hasil panen petani,” tegas Zulkifli Hasan.

Ia juga menjelaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih nantinya akan menjadi pusat ekonomi desa yang menyediakan kebutuhan pokok, pupuk, alat pertanian, hingga layanan pembiayaan berbunga rendah.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat, termasuk menjaga stabilitas harga dan memperkuat daya beli masyarakat melalui berbagai program strategis daerah.

Kegiatan Rembuk Tani ditutup dengan dialog interaktif antara pemerintah dan petani serta penyerahan bantuan simbolis guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Lampung Selatan.

Tinggalkan Balasan