Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Buka Peringatan Hari Anak Nasional ke-41 Tahun 2025: “Anak Hebat, Indonesia Kuat, Menuju Indonesia Emas 2045”

JK, BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 Tahun 2025 dengan tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat, Menuju Indonesia Emas 2045”, bertempat di Gedung Semergou, Kantor Wali Kota Bandar Lampung, pada Selasa (05/08/2025).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, dan dihadiri oleh Wakil Walikota Bandar Lampung Dedi Amarullah serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat dan lurah se-Kota Bandar Lampung, tenaga pendidik, perwakilan siswa dari berbagai jenjang pendidikan, serta tamu undangan lainnya.

Momentum peringatan Hari Anak Nasional ke 41 tahun, menjadi wadah reflektif sekaligus afirmasi atas komitmen pemerintah daerah dalam pemenuhan hak-hak anak serta perlindungan terhadap tumbuh kembang generasi muda sebagai aset masa depan bangsa.

Dalam sambutannya, Wali Kota Hj. Eva Dwiana menyampaikan bahwa anak merupakan subjek utama dalam pembangunan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial dalam membentuk anak-anak yang sehat secara fisik dan mental, unggul dalam pendidikan, serta berkarakter kuat dalam menghadapi tantangan zaman.

“Tema tahun ini, ‘Anak Hebat, Indonesia Kuat’, mengandung pesan mendalam bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak lepas dari kualitas generasi mudanya. Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen penuh untuk memperluas akses terhadap layanan pendidikan yang merata, layanan kesehatan yang berkualitas, serta perlindungan sosial yang berkeadilan bagi seluruh anak,” ujar Hj. Eva Dwiana.

Wali Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun eksploitasi.

Acara dilanjutkan dengan sesi interaktif yang melibatkan pelajar dan guru dalam suasana edukatif dan menyenangkan. Pada sesi ini, Wali Kota Hj. Eva Dwiana mengadakan kuis seputar wawasan kebangsaan dan pendidikan karakter. Anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar mendapatkan hadiah berupa sepeda, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya investasi sumber daya manusia sejak usia dini, sebagai pondasi menuju Indonesia Emas 2045 yang inklusif, adil, dan berdaya saing global.

Hingga akhir acara, suasana berlangsung dengan penuh keceriaan dan semangat, mencerminkan harapan baru bagi masa depan anak-anak Indonesia.(kwt)

Anggaran Biro Kesra Bocor Alus, Lsm Kaki Lampung Meminta Aparat Penegak Hukum untuk Memeriksa Biro Kesra.

JK, BANDAR LAMPUNG – Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Lucky Nurhidayah mendesak aparat penegak hukum (APH) segera memeriksa sejumlah anggaran mencurigakan yang melekat di Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Lampung pada Tahun Anggaran 2025.

Dalam keterangannya pada Senin, 4 Agustus 2025, Lucky mengungkapkan sejumlah pos anggaran yang dinilai tidak masuk akal dan rawan penyimpangan. Salah satunya adalah Belanja Jasa Ziarah Wisata Rohani sebesar Rp1,359 miliar.

“Anggaran sebesar itu sangat besar untuk kegiatan wisata rohani. Ini sangat berpotensi terjadi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Kami minta APH, baik Kejati Lampung maupun KPK, turun tangan melakukan audit,” tegas Lucky.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti Belanja Hadiah Perlombaan sebesar Rp132 juta, yang menurutnya patut dipertanyakan dari sisi urgensi dan mekanisme distribusinya.

“Perlombaan macam apa yang sampai menelan anggaran sebesar itu? Siapa pesertanya? Siapa penerimanya? Di tengah upaya efisiensi anggaran, ini justru terlihat seperti pemborosan yang disengaja,” ujarnya geram.

LSM KAKI juga mengkritisi belanja makanan dan minuman rapat senilai Rp31,59 juta, serta honorarium tim pelaksana kegiatan yang mencapai Rp352,71 juta.

“Angka-angka ini tidak wajar. Kami sebagai lembaga kontrol sosial menilai alokasi seperti ini bisa menjadi ladang subur korupsi terselubung. Padahal, Lampung digempur isu defisit dan efisiensi. Tapi anggaran seperti ini justru terus digelontorkan,” jelasnya.

Lucky menegaskan bahwa pihaknya tengah melengkapi berkas-berkas dan akan melaporkan dugaan ini secara resmi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada Kamis mendatang.

Korupsi, Ancaman Nyata Bangsa

Lebih jauh, Lucky memaparkan bahwa korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghancurkan berbagai sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Korupsi menghambat pembangunan, memperlebar ketimpangan sosial, dan menurunkan kualitas hidup rakyat. Ini ancaman serius terhadap stabilitas nasional,” jelasnya.

Ia juga menyoroti bagaimana korupsi menghancurkan kepercayaan publik terhadap pemerintah, melemahkan demokrasi, dan menciptakan ketidakadilan sosial.

“Para pelaku korupsi sering kali menikmati impunitas. Ini memperparah lemahnya penegakan hukum dan buruknya kualitas pelayanan publik,” tambahnya.

Dukung Presiden Prabowo Berantas Korupsi

Dalam kesempatan yang sama, Lucky menyatakan bahwa KAKI Lampung siap mendukung penuh Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi secara menyeluruh.

“Ini tanggung jawab bersama. Pemberantasan korupsi tidak akan maksimal tanpa partisipasi rakyat. KAKI Lampung siap berdiri di garis depan untuk Indonesia yang bersih dan bermartabat,” pungkasnya.

Dengan desakan ini, publik kini menanti sikap tegas dari aparat penegak hukum dalam mengawal penggunaan APBD agar benar-benar menyentuh kesejahteraan rakyat, bukan justru menjadi bancakan segelintir oknum.(*)

Di Harlah ke-343 Walikota Bandarlampung Promosikan Budaya Tari Khas Lampung 

JurnalKota.net – Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Pawai Budaya Tari Ngigel di Bundaran Tugu Adipura, Minggu (3/8/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-343 Bandar Lampung yang telah berlangsung sejak 17 Juni lalu.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan Pawai ini bertujuan mengenalkan Budaya Lampung kepada generasi muda.

“Generasi muda sekarang jadi tahu kalau budaya kita ini banyak sekali. Itu salah satu tujuan yang ingin disampaikan,” ujarnya.

Menurut Eva, Tari Ngigel merupakan warisan budaya Lampung yang mencerminkan keceriaan dan kekayaan masyarakat lokal.

Namun, tak banyak anak muda yang mengetahui makna di baliknya.

“Kami ingin anak-anak milenial dan Gen Z tahu sejarah nenek moyang kita. Kita punya Tari Ngigel, makanan khas seperti sekubal, dan kegiatan adat yang luar biasa,” katanya.

Pawai ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, berbagai elemen ikut terlibat, mulai dari komunitas lintas agama, tokoh adat, hingga pelajar.

Sejak pekan lalu, para camat juga mulai mengenakan topi adat Lampung sebagai kampanye budaya.

Eva menegaskan pembangunan kota tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pelestarian budaya sebagai identitas dan kebanggaan warga.

“Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar budaya kita tetap terjaga dan lestari,” pungkasnya.*

Harlah 343 Kota Bandarlampung Kado Walikota Bangun Rumah Sakit Penyakit Dalam

JurnalKota.net – Bandarlampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung resmi memulai pembangunan rumah sakit penyakit dalam Kota Bandar Lampung, Sabtu (2/8/2025). Di halaman RSUD A. Dadi Tjokrodipo.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan, pihaknya menargetkan pembangunan rumah sakit penyakit dalam ini rampung pada 2026.

“Karena, harapannya rumah sakit ini bisa segera menolong warga Bandar Lampung,” ujarnya.

Bunda Eva mengungkapkan, seluruh fasilitas yang dibutuhkan baik untuk operasi dan klinik akan disiapkan seluruhnya, agar menjadi rumah sakit rujukan.

Untuk tenaga medis, Bunda Eva mengungkapkan, pihaknya sementara akan mengekspor dokter-dokter spesialis dari luar Bandar Lampung seperti Pelembang dan DKI Jakarta.

Tetapi, Pemerintah Kota sudah menyiapkan 10 kuota beasiswa bagi para dokter muda Bandar Lampung untuk lanjut ke spesialis penyakit dalam, agar tidak perlu lagi mengekspor dokter dari luar Bandar Lampung.

“Bagi yang mau, seluruh biaya baik pendidikan, kos hingga makan akan ditanggung Pemkot,” ujarnya.

Dengan adanya rumah sakit penyakit dalam ini, warga Bandar Lampung tidak perlu lagi ke luar daerah untuk mendapatkan pengobatan.

“Khusus warga Bandar Lampung, untuk masyarakat kurang atau tidak mampu kita gratiskan seluruhnya, tapi untuk yang mampu akan ada potongan 20-30 persen,” ujarnya.

Selain itu, dirinya mengingatkan kepada Direktur RS A Dadi Tjokrodipo, Teti Herawati nantinya juga bisa menerima warga di luar Bandar Lampung.

“Warga kabupaten kota se-Lampung juga bisa berobat di sini,” katanya.

Selain itu, Bunda Eva mengungkapkan, di perayaan HUT ke-343 Kota Bandar Lampung ini pihaknya juga menggelar serangkaian kegiatan, seperti bhakti sosial.

Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan pelayanan operasi gratis untuk penderita bibir sumbing, operasi katarak, sunatan massal, operasi wanita hingga skrining kangker payudara.

“Kegiatan semua ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa hadir dan memberikan manfaat bagi sesama,” kata Eva.*

Wali Kota Eva Dwiana Lantik 266 PPPK Tahap I di Lingkungan Pemkot Bandar Lampung

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 266 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, dalam prosesi yang berlangsung di Aula Gedung Semergo, Senin (28/07/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eva Dwiana secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada para pegawai yang telah lulus seleksi dan memenuhi seluruh tahapan administrasi dan uji kompetensi.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudari yang hari ini resmi dilantik sebagai PPPK,” ucap Wali Kota dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjadi PPPK bukanlah sesuatu yang instan, melainkan melalui proses panjang dan seleksi yang sangat ketat. Karena itu, ia meminta seluruh pegawai yang telah diangkat untuk tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikan negara.

“Pelantikan ini bukan akhir perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai abdi negara. Tunjukkan profesionalisme, dedikasi, dan integritas dalam setiap tugas,” tegasnya.

Wali kota juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan kedisiplinan kerja. Ia berharap para pegawai, khususnya yang baru dilantik, dapat menjadi teladan baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat.

“Jangan nodai amanah yang telah diberikan. Jadilah sosok yang membanggakan, bukan hanya bagi institusi, tapi juga bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.*

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Melantik Pegawai PPPK Tahap I : Pelayanan Kemasyarakat Lebih ditingkatkan Lagi

JK, BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Resmi Mengangkat Sekaligus Melantik Pada Pengambilan Sumpah Jabatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I, Di Aula Gedung Semergo Pemkot Bandar Lampung.

Sebanyak 266 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan, pada hari Senin (28/07/2025).

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Wali Kota Hj. Eva Dwiana memberikan ucapan selamat kepada pegawai yang hari ini resmi dilantik dan menerima SK sebagai PPPK.

“saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudari sekalian yang hari ini resmi dilantik dan menerima SK sebagai PPPK,” ujar Wali Kota Hj. Eva Dwiana.

Ia menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hal yang mudah, melainkan hasil dari proses panjang dan seleksi ketat yang meliputi tahapan administrasi hingga uji kompetensi.

Wali kota juga meminta agar para PPPK yang telah dilantik tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikan oleh negara dan daerah.

“Pelantikan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai abdi negara. Kalian dituntut menunjukkan profesionalisme, dedikasi, dan integritas tinggi dalam melaksanakan setiap tugas,” Tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya etika dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas. meminta agar seluruh pegawai, khususnya PPPK yang baru diangkat, dapat menjadi teladan, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Jangan nodai kepercayaan yang telah diberikan negara. Jadilah contoh yang membanggakan, bukan hanya bagi institusi, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat,” Pungkasnya. (kwt)

Begawi Bandar Lampung 2025 Siap Pecahkan Rekor MURI Sekubal Terbesar

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bandar Lampung yang ke-343, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan menggelar sebuah acara spektakuler bertajuk “Begawi Bandar Lampung 2025”. Kegiatan ini akan berlangsung pada Minggu, 27 Juli 2025, berpusat di ikon kota Tugu Adipura.

Salah satu agenda utama dalam gelaran akbar ini adalah upaya pemecahan Rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia) untuk Sekubal Terbesar, makanan khas Lampung yang selama ini menjadi simbol kekayaan kuliner tradisional masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai.

Tak hanya itu, kemeriahan akan semakin lengkap dengan hadirnya Festival Masakan Tradisional Lampung dan Jajanan Pasar, yang menampilkan ragam cita rasa kuliner lokal dari berbagai kecamatan se-Kota Bandar Lampung. Festival ini menjadi ajang promosi kekayaan budaya kuliner daerah sekaligus memperkuat identitas dan kebanggaan masyarakat terhadap warisan leluhur.

Wali Kota Bandar Lampung dijadwalkan membuka langsung acara ini, yang juga akan dimeriahkan oleh pertunjukan seni budaya Lampung, parade komunitas, serta bazar UMKM.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota berharap dapat meningkatkan rasa cinta masyarakat terhadap tradisi lokal serta memperkenalkan kekayaan budaya Lampung ke tingkat nasional, bahkan internasional.*

Budaya Lokal Mendunia: Bandar Lampung Ukir Rekor MURI Lewat Sekubal

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Perayaan Hari Ulang Tahun ke-343 Kota Bandar Lampung diwarnai dengan pencapaian membanggakan. Pemerintah Kota Bandar Lampung berhasil mencatatkan rekor dunia melalui pembuatan sekubal — makanan khas Lampung — terbesar dan terpanjang di dunia, yang resmi masuk dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Rekor ini dipecahkan dalam gelaran Festival Masakan Tradisional Lampung dan Jajanan Pasar di kawasan Tugu Adipura, Minggu (27/7/2025). Sekubal raksasa tersebut memiliki panjang 25 meter dan diameter 25 sentimeter, menjadikannya daya tarik utama dalam rangkaian HUT Kota Bandar Lampung.

Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, hadir secara langsung untuk menyerahkan piagam penghargaan kepada Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana.

“Penghargaan ini adalah hadiah untuk warga Kota Bandar Lampung. Semoga menjadi pemicu semangat dalam melestarikan budaya lokal,” ujar Eva Dwiana dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi simbol kebanggaan daerah serta memperkuat identitas budaya Lampung di level nasional maupun internasional.

“Kami ingin budaya Lampung semakin dikenal luas. Bukan hanya sekubal dan siger, tapi juga berbagai bentuk seni seperti tarian, musik, serta kekayaan kuliner lainnya,” kata Eva.

Pemecahan rekor ini tak hanya menampilkan keberhasilan pemerintah daerah dalam mengangkat warisan kuliner, namun juga menunjukkan semangat gotong royong dan kreativitas masyarakat Lampung dalam menjaga tradisi leluhur.*

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Resmi Membuka Acara Rekor MURI Senam Bersama dan Festival Segubal Terbesar di Tugu Adipura

JK, BANDAR LAMPUNG — Ribuan warga Bandar Lampung memadati kawasan Tugu Adipura pagi ini dalam rangka mengikuti Rekor MURI Senam Bersama dan Festival Segubal Terbesar, sebuah ajang kolosal yang mencatatkan sejarah baru bagi kota tapis berseri. di lokasi tugu Adipura. Minggu, (27/07/2025).

Acara yang digagas sebagai bagian dari upaya pemerintah kota Bandar Lampung untuk meningkatkan kesehatan masyarakat serta melestarikan kuliner tradisional ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme masyarakat yang luar biasa.

“Alhamdulillah, hari ini kita berkumpul dalam semangat sehat dan kebersamaan. Senam bersama ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi bukti bahwa masyarakat Bandar Lampung cinta akan gaya hidup sehat. Lebih dari itu, melalui Festival Segubal ini kita juga turut melestarikan kuliner khas Lampung yang penuh nilai budaya,” ujar Hj. Eva Dwiana di hadapan ribuan peserta.

Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana juga mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang berhasil diraih dalam dua kategori sekaligus: Senam Bersama dengan Peserta Terbanyak dan Penyajian Segubal Terbesar.

Acara ini melibatkan lebih dari ribuan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, komunitas senam, hingga aparatur sipil negara. Festival segubal sendiri menampilkan kurang lebih dari ribuan loyang segubal yang dimasak secara serentak dan dibagikan kepada masyarakat secara gratis sebagai simbol kekayaan kuliner Lampung yang patut dibanggakan.

Kegiatan ini turut dimeriahkan oleh pertunjukan seni budaya, stan UMKM lokal, dan hiburan rakyat yang menggambarkan semangat kebersamaan, keberagaman, dan cinta tanah air.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan kota kita, tidak hanya untuk pemecahan rekor, tapi juga sebagai ajang membangun kesehatan, ekonomi kreatif, dan rasa cinta terhadap budaya lokal,” tutup Wali Kota.

Dengan suksesnya penyelenggaraan acara ini, Bandar Lampung tidak hanya mencetak prestasi nasional, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai kota yang aktif, sehat, dan berbudaya.(kwt).

Begawi Bandar Lampung 2025 Siap Pecahkan Rekor MURI Sekubal Terbesar

Meriahkan HUT Ke-343 Kota Bandar Lampung dengan Festival Kuliner Tradisional BANDAR LAMPUNG — Dalam rangka menyemarakkan…