‎IJTI Lampung Perkuat Peran Media dalam Penyiapan SDM Vokasi Untuk Pasar Global ‎

JK, BANDAR LAMPUNG – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Lampung sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Kelas Migran Vokasi yang dirangkai dengan Musyawarah Daerah (Musda) IJTI Lampung 2025. Acara ini menegaskan komitmen IJTI untuk memperkuat peran media, khususnya jurnalis televisi, dalam mengawal program penyiapan sumber daya manusia vokasi agar siap bersaing di pasar global.

‎Seminar menghadirkan narasumber lintas sektor, di antaranya Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, IJTI Nasional, Dewan Pers, serta Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).

‎Dalam paparannya, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI Bambang Irawan menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas SDM vokasi sebagai jawaban atas tantangan bonus demografi dan kebutuhan tenaga kerja global. “Kami ingin memastikan tenaga kerja Indonesia tidak hanya terserap di dalam negeri, tetapi juga mampu berdaya saing di pasar internasional,” ujarnya.

‎Perwakilan Ditreskrimum Polda Lampung menyoroti pentingnya perlindungan hukum bagi pekerja migran, terutama dalam pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Adapun BP3MI menegaskan perlunya kolaborasi dengan pemerintah daerah, media, dan masyarakat sipil untuk memastikan pekerja migran Indonesia terlindungi sekaligus memiliki daya saing tinggi.

‎Sementara itu, IJTI Nasional bersama Dewan Pers menekankan peran vital jurnalis televisi dalam menyajikan informasi yang edukatif dan menjaga etika jurnalistik, sekaligus berfungsi sebagai mitra kritis pemerintah dalam mengawal program vokasi dan ketenagakerjaan.

‎Musda IJTI Lampung 2025 sendiri menghasilkan kepemimpinan baru dengan terpilihnya Andres Afandi sebagai Ketua IJTI Lampung periode berikutnya. Dalam sambutannya, Andres menegaskan bahwa kepengurusan barunya berkomitmen menjadikan IJTI Lampung sebagai rumah besar jurnalis televisi yang tidak hanya memperjuangkan kesejahteraan anggota, tetapi juga aktif berkontribusi dalam isu strategis daerah.

‎“Kami ingin memastikan jurnalis televisi hadir tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam menyiapkan SDM vokasi yang profesional dan siap bersaing secara global,” tegas Andres.

‎Dengan berakhirnya Musda, IJTI Lampung di bawah kepemimpinan Andres Afandi diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi, memperjuangkan kepentingan jurnalis televisi, serta memainkan peran strategis dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor ketenagakerjaan dan vokasi.(kwt)

Anindya Bakrie Buka RAPIMPROV Kadin Lampung, Alzier Ingatkan Pentingnya Jembatan Dunia Usaha – Pemerintah

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Lampung menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (RAPIMPROV) Tahun 2025 di Graha Bintang Universitas Malahayati, Sabtu (13/9). Acara ini dihadiri Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie, Ketua Umum Kadin Provinsi Lampung Dr. H. Muhammad Kadafi, SH., MH., Dewan Penasehat Kadin Lampung Alzier Dianis Thabranie, serta jajaran pengurus Kadin tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan tarian tradisional Lampung, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars Kadin, hingga laporan panitia penyelenggara. Agenda kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan pleno pembahasan program kerja.

Alzier Dianis Thabranie: Kadin Harus Jadi Jembatan Nyata

Dewan Penasehat Kadin Lampung, Alzier Dianis Thabranie, menegaskan RAPIMPROV ini harus menjadi forum konsolidasi sekaligus sinergi nyata antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

> “Kadin Lampung harus menjadi jembatan yang kuat antara pelaku usaha dengan pemerintah. Melalui RAPIMPROV ini, saya berharap lahir rekomendasi nyata yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan memperkuat iklim investasi yang sehat di Lampung,” ujarnya.

Ia juga menekankan agar Kadin memberi perhatian serius pada UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah.

> “UMKM perlu didorong naik kelas, mampu bersaing, dan mendapatkan akses pasar lebih luas,” tambahnya.

Muhammad Kadafi: Kadin Lampung Siap Jadi Mitra Strategis

Ketua Umum Kadin Provinsi Lampung, Dr. H. Muhammad Kadafi, SH., MH., dalam sambutannya (disarikan dari beberapa media), menekankan bahwa Kadin Lampung siap menjadi mitra strategis pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.

Ia menyebut RAPIMPROV sebagai wadah penting untuk menyatukan visi dan langkah bersama. Kadin Lampung, kata Kadafi, berkomitmen mendukung program pemerintah sekaligus memperjuangkan kepentingan pelaku usaha baik skala besar maupun UMKM agar tumbuh bersama.

Kadafi juga menegaskan bahwa Lampung memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, dan industri kreatif yang perlu terus dioptimalkan melalui inovasi, investasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Anindya Bakrie: Lampung Mesin Pertumbuhan Sumatera

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie secara resmi membuka RAPIMPROV Kadin Lampung 2025.

Anindya menegaskan bahwa tema RAPIMPROV tahun ini adalah “Memperkuat Peran Dunia Usaha dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berdaya Saing.”

> “Lampung memiliki potensi luar biasa, terutama di sektor pertanian dan agribisnis. Produksi beras yang mencapai lebih dari 2 juta ton adalah bukti bahwa Lampung bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi Sumatera,” ungkap Anindya.

Ia menambahkan, Kadin bukan hanya rumah bagi pengusaha besar, tetapi juga UMKM dan generasi muda.

> “Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan akademisi sangat penting agar ekosistem usaha di Lampung bisa tumbuh kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Arah Strategis ke Depan

RAPIMPROV Kadin Lampung 2025 membahas berbagai agenda strategis, mulai dari kolaborasi program Kadin Indonesia dengan daerah, penguatan organisasi, bidang hukum dan komunikasi, hingga pengembangan kewirausahaan.

Forum ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi dunia usaha Lampung dalam memperkuat daya saing daerah sekaligus mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.*

Ribuan Masa Aliansi Anti Narkoba Lampung Siap Geruduk BNNP, Tuntut Oknum HIPMI Pemakai Narkoba Ditahan

JurnalKota.net – Lampung – Situasi panas diprediksi akan terjadi Kota Bandar Lampung pada Selasa, 16 September 2025. Pasalnya, (Aliansi Anti Narkoba Provinsi Lampung) resmi melayangkan surat pemberitahuan aksi besar-besaran kepada Polresta Bandar Lampung.

Dalam surat yang ditandatangani langsung oleh Ketua Aliansi, Destra Yudha S.H., M.Si dan Jenderal Lapangan Herman dari Ormas Grib Jaya, massa mengaku akan menurunkan lebih dari 1.500 orang untuk menggelar aksi unjuk rasa menuntut penegakan hukum atas kasus narkoba yang menyeret sejumlah orang penting.

Aksi tersebut akan dimulai dari Bundaran Tugu Adipura dan long march menuju kantor BNN Provinsi Lampung, dengan membawa mobil komando, sound system, spanduk, hingga ratusan kendaraan roda dua.

Lebih mengejutkan lagi, dalam tuntutannya, Aliansi Anti Narkoba mendesak aparat agar segera menahan para pemakai narkoba yang diamankan di Hotel Grand Mercure. Disebutkan dalam surat tersebut.

beberapa di antaranya merupakan oknum pengurus HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Provinsi Lampung bersama rekan-rekannya.

Aliansi menilai bahwa publik berhak mengetahui siapa saja oknum yang terlibat, bukan malah ditutup-tutupi. “Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah tapi tumpul ke atas. Jika benar ada pengurus HIPMI yang terjerat narkoba, BNN wajib segera menahannya, bukan melindungi.” tegas pernyataan dalam surat itu.

Sekda DPD Grib Jaya Prov Lampung Herman menambahkan” Kami dari ormas Grib Jaya siap menurunkan anggota dari 15 kab/kota yang mungkin berjumlah kurang lebih sekitar 1000 anggota, bahwa aksi kami ini bertujuan agar masyarakat luas mengetahui. Kami juga menekankan kepada BNNP lampung agar aturan ini berlaku adil dan merata jangan ada tebang pilih, adanya rehab terhadap penguna narkoba memacu dari peraturan Sema Nomor 04 Tahun 2010 itu dasar melepas penguna narkoba tetapi kalau memakai aturan sema itu seharusnya yang memutuskan untuk melepaskan itu pengadilan, dan apkah dari BNNP tidak memakai aturan UU Nomor 35 tahun 2009, yang mengatur sanksi pidana yang tegas untuk tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, termasuk ancaman pidana mati, pidana seumur hidup, serta pidana penjara yang berat (Penguna Narkoba Tetap dapat Di Pidanakan) ,” tegasnya.

Aksi ini diperkirakan bakal menyedot perhatian luas masyarakat Lampung. Pasalnya, isu keterlibatan pengurus HIPMI dalam kasus narkoba dianggap sebagai tamparan keras bagi organisasi pengusaha muda (HIPMI) yang seharusnya menjadi teladan.

Diberitakan sebelumnya, BNNP Lampung menggelar operasi di Karaoke Astronom, Hotel Grand Mercure, Jalan Raden Intan, Bandar Lampung, pada Kamis malam tanggal (28/8/2025). Dalam operasi itu, 11 orang berhasil diamankan, terdiri dari enam laki-laki dan lima perempuan pemandu lagu (PL).

Dari enam laki-laki tersebut, lima di antaranya diketahui merupakan kader dan pengurus HIPMI Lampung periode 2025–2030, yaitu RML selaku Bendahara Umum, SP Ketua Bidang 1, MRP Ketua Bidang 3, serta dua anggota berinisial WB dan P.

Publik kini menunggu, apakah BNN Provinsi Lampung berani bersikap tegas atau justru memilih bungkam di tengah desakan ribuan massa yang akan mengepung kantor mereka.*

Ketua KNPI Lampung Apresiasi Aksi Damai, Ajak Elemen Masyarakat Jaga Persatuan

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah, S.Si., M.M., mengapresiasi aksi unjuk rasa yang digelar elemen mahasiswa, masyarakat, dan ojek online (ojol) di Lampung berlangsung aman, damai, dan kondusif.

Menurut Iqbal, situasi kondusif tersebut tidak terlepas dari kehadiran Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, atau yang akrab disapa Yai Mirza, yang membuka ruang dialog serta mendengarkan aspirasi dan tuntutan dari para masa aksi.

“Yai Mirza adalah contoh pemimpin dengan gaya komunikasi dan pendekatan ke masyarakat yang sangat baik perlu kita contoh dan beliau mau mendengar Aspirasi Masyarakat di bumi Lampung. Kepemimpinan beliau berhasil memberi warna baru di tengah dinamika politik nasional maupun daerah,” ujar Iqbal.

Ia menambahkan, ruang dialog dan duduk bersama masyarakat tanpa skat/pembatas yang dibangun pemerintah daerah bersama elemen masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi aman tanpa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebagai Ketua DPD KNPI Lampung, Iqbal juga mengajak mahasiswa, pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kondusifitas serta mendukung program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah provinsi.

“Pemuda dan mahasiswa adalah motor perubahan. Mari kita bersatu untuk kemajuan Lampung, menjaga persatuan, serta memperkuat kebersamaan di Bumi Ruwa Jurai,” tegasnya.*

IKBL Gelar Lomba Mewarnai Ibu dan Anak, Meriahkan Hari Anak dan HUT ke-80 RI

JurnalKota.net – Bandar Lampung, 31 Agustus 2026 – Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) menyelenggarakan lomba mewarnai ibu dan anak sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional dan HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu (31/8/2026).

Kegiatan berlangsung penuh keceriaan, menghadirkan suasana kebersamaan dan semangat nasionalisme. Cupak Frisyadi turut hadir sebagai narasumber sekaligus juri dalam lomba bertajuk “Warnai Dunia Anak”.

Ketua IKBL, Desiyanti Mahdi Yusuf, menegaskan bahwa lomba mewarnai ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, serta kemampuan motorik halus anak-anak.
“Melalui warna, anak-anak dapat mengekspresikan diri, melatih konsentrasi, sekaligus menciptakan keindahan dari setiap goresan mereka,” ujarnya.

Lebih jauh, Desiyanti menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan IKBL bagi tumbuh kembang anak melalui kegiatan positif dan menyenangkan. Menurutnya, anak-anak yang bahagia dan kreatif akan tumbuh menjadi generasi penerus yang cerdas, inovatif, serta percaya diri.

Apresiasi juga diberikan kepada para orang tua yang hadir mendampingi serta panitia yang sukses menyelenggarakan acara. “Mari kita jadikan momen ini sebagai ajang untuk bersenang-senang, berbagi pengalaman, dan menciptakan kenangan indah bagi anak-anak kita,” tambahnya.

IKBL berharap lomba ini menjadi langkah kecil untuk melahirkan generasi hebat menuju Indonesia Emas 2045, di mana masa depan bangsa sangat ditentukan oleh anak-anak hari ini.*

Ketum KNPI Imbau Aksi Massa Tetap Damai dan Kondusif

Jurnal kota net – Jakarta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI), Haris Pertama, meminta seluruh kader dan pengurus KNPI di daerah menjaga ketertiban di tengah maraknya aksi unjuk rasa yang berpotensi menimbulkan kericuhan.

“Jangan mudah terprovokasi. Tetap kawal aksi dengan damai, fokus pada tujuan demokrasi demi kepentingan bersama,” ujar Haris, Minggu (31/8/2025).

Ia juga mengingatkan para demonstran agar menyampaikan aspirasi sesuai aturan hukum serta menghindari tindakan yang bisa merusak fasilitas publik.

“Fasilitas umum adalah milik kita bersama, jangan sampai aksi merugikan masyarakat luas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Haris menekankan pentingnya pemerintah dan DPR mendengar suara masyarakat. Menurutnya, gelombang protes yang muncul di sejumlah daerah merupakan wujud ketidakpuasan rakyat terhadap berbagai kebijakan yang dianggap tidak berpihak pada kepentingan publik.

“Saya berharap para pejabat, khususnya DPR, membuka telinga dan hati untuk mendengar tuntutan rakyat yang menginginkan perubahan,” pungkas Haris.*

 

MPK PB HMI Tegaskan Aksi Damai Konstitusional, Negara Harus Lindungi Hak Warga

JurnalKota.net – LAMPUNG, 30 Agustus 2025 – Situasi keamanan dalam negeri belakangan ini dinilai semakin mencekam akibat ulah provokator yang tidak bertanggung jawab. Menanggapi hal tersebut, Wiedy Widayat selaku Majelis Pengawas dan Konstitusi (MPK) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menegaskan bahwa aksi yang dilakukan masyarakat merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan peraturan perundang-undangan terkait.

“Aksi yang dilakukan masyarakat adalah wujud penyampaian pendapat di muka umum yang dijamin konstitusi. Fokus kami tetap pada substansi isi dan kesepakatan dalam aksi, dengan menjunjung tinggi semangat damai, tertib, dan harmonis,” ujar Wiedy Widayat, Sabtu (30/8).

Ia menekankan bahwa segala bentuk tindakan anarkis maupun destruktif bukanlah tanggung jawab organisasi.

“Jika terdapat pihak-pihak yang melakukan pelanggaran hukum, maka hal itu merupakan tanggung jawab personal dan sepenuhnya diserahkan kepada mekanisme hukum yang berlaku,” tegasnya.

Lebih lanjut, MPK PB HMI menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan. Menurut Wiedy, kepergian almarhum menjadi pengingat bahwa perjuangan demokrasi dan kebebasan berpendapat tidak boleh dibayar dengan nyawa.

“Negara harus hadir untuk melindungi setiap warga yang menggunakan hak konstitusionalnya. Kekerasan, intimidasi, dan tindakan represif tidak boleh lagi terulang di masa depan,” tambahnya.

MPK PB HMI menegaskan bahwa perjuangan yang dijalankan adalah perjuangan damai untuk menegakkan kebenaran, keadilan, dan hak-hak rakyat sebagai pilar utama demokrasi.pihaknya juga menegaskan agar tidak ada lagi korban maupun kerugian yang dampaknya di rasakan Masyarakat. Jangan Anarkis jauhi Pelanggaran Hukum.*

Di Balik Aksi Demonstrasi, PPI Ingatkan Politik Harus Utamakan Kemanusiaan

JurnalKota.net – Jakarta – Satu pekan terakhir, gelombang aksi protes yang meletup di Jakarta hingga sejumlah kota besar di Indonesia meninggalkan jejak luka yang dalam. Jalanan yang dipenuhi asap ban terbakar dan kaca-kaca gedung yang berserakan hanyalah potret luar. Lebih memilukan, nyawa warga biasa melayang sia-sia di tengah pusaran konflik politik.

‎Jumat (29/8/2025) menjadi hari kelam. Empat orang dinyatakan tewas akibat kericuhan di Jakarta dan Makassar. Mereka adalah Affan Kurniawan, pengemudi ojek online; Saiful Akbar, staf kecamatan Ujung Tanah; Akbar, pegawai DPRD Makassar; dan Sarinawati, asisten pribadi anggota DPRD setempat. Tak satu pun dari mereka berasal dari lingkaran elite yang diprotes. Semuanya rakyat biasa, yang justru paling rentan menanggung beban pergolakan sosial.

‎Menyaksikan eskalasi yang kian panas, Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) menyampaikan seruan untuk meredakan ketegangan. Ketua Presidium PPI, Anas Urbaningrum, mengingatkan agar semangat demonstrasi tidak terjebak menjadi alat adu kuasa.

‎“Sudah bukan zamannya lagi rakyat kecil dijadikan tumbal. Politik harus tunduk pada kemanusiaan,” tegas Anas, Sabtu (30/8/2025).

‎PPI menegaskan, demonstrasi adalah hak demokratis, namun bila dibiarkan tanpa kendali, mudah sekali berubah menjadi aksi anarki. “Begitu aspirasi berubah menjadi amuk, pesan rakyat bisa hilang, diganti isu lain yang tak lagi mewakili suara mereka,” bunyi edaran resmi PPI yang ditandatangani Anas bersama Sekretaris Jenderal SJ Arifin.

‎Dalam pandangan PPI, gelombang kemarahan publik tidak lahir dari ruang kosong. Salah satunya dipicu oleh sikap elite politik yang dinilai tak peka terhadap penderitaan rakyat. Di tengah ekonomi yang lesu, DPR justru merayakan penambahan fasilitas dan tunjangan.

‎“Ketidakadilan semacam itu yang membuat rakyat turun ke jalan,” kata seorang pengurus PPI yang meminta identitasnya dirahasiakan.

‎Anas menekankan bahwa perjuangan politik seharusnya membawa demokrasi naik kelas, bukan jatuh ke dalam praktik primitif yang mengorbankan nyawa. Ia mendorong semua pihak untuk melakukan cooling down, membuka ruang dialog, dan mengutamakan persatuan bangsa.

‎“Pendinginan suasana adalah kebutuhan mendesak. Kita harus bisa duduk bersama, merawat kebersamaan sebagai sesama anak bangsa,” ujar Anas.

‎Dengan sikap ini, PPI menegaskan posisinya sebagai penyalur aspirasi rakyat sekaligus pengingat bahaya bila protes dimanfaatkan kepentingan sempit. Sejarah panjang demonstrasi di Indonesia menunjukkan, aksi jalanan kerap memiliki wajah ganda: menyuarakan rakyat, tapi juga sering dimanfaatkan elite untuk kepentingan politik mereka sendiri.

‎PPI berharap, tragedi yang menimpa Affan, Saiful, Akbar, dan Sarinawati menjadi pelajaran penting. Bahwa demokrasi sejati tak hanya diukur dari perebutan kursi, melainkan dari kemampuan bangsa menjaga kemanusiaan tetap berdiri tegak.*

KNPI Minta Masyarakat Tenang, Haris Pertama Ingatkan Pejabat Jangan Jauh dari Nurani Rakyat

JurnalKota.net – Jakarta – Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, menyampaikan rasa duka mendalam atas tragedi yang terjadi dalam aksi demonstrasi 28 Agustus 2025 di Jakarta, ketika seorang peserta aksi meninggal dunia akibat terlindas kendaraan taktis Brimob Polda Metro Jaya.

“KNPI berduka cita atas jatuhnya korban jiwa. Ini musibah yang menyayat hati kita semua. Dalam demokrasi, menyampaikan aspirasi adalah hak rakyat, dan seharusnya tidak berakhir dengan korban nyawa,” ujar Haris dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).

Haris menghimbau masyarakat, terutama kalangan muda, untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

“Energi generasi muda harus diarahkan untuk membangun bangsa, bukan diseret ke dalam tindakan destruktif yang merugikan diri sendiri maupun negara”, katanya.

Namun, Haris juga menegaskan bahwa tragedi ini tidak bisa dilepaskan dari kebijakan elit politik yang semakin menjauh dari suara rakyat. Ia mengingatkan para menteri dan anggota DPR agar tidak membuat keputusan yang menambah beban masyarakat.

“Rakyat sedang berjuang dalam kesulitan ekonomi, tapi justru para pejabat kerap membuat kebijakan yang tidak populer dan melukai hati rakyat. Sikap seperti ini sama saja mencoreng nama baik Presiden Prabowo yang sedang berjuang keras untuk membangun bangsa,” tegas Haris.

Menurutnya, pejabat negara harusnya bisa membaca denyut nadi masyarakat dan merasakan apa yang rakyat alami. Kebijakan yang berorientasi pada kepentingan elit hanya akan memperlebar jarak antara pemerintah dan rakyat, sekaligus mengancam kepercayaan publik.

“Kalau pejabat tidak peka, rakyat akan marah. Padahal, kepercayaan rakyat inilah modal utama Presiden Prabowo dalam membawa Indonesia menuju kejayaan. Jangan sampai langkah besar Presiden terhambat oleh ulah menteri atau DPR yang abai pada nurani rakyat,” sambungnya.

KNPI menyerukan agar tragedi 28 Agustus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak. Kedewasaan demokrasi harus dijaga dengan dialog, kebijakan yang berkeadilan, dan empati pemimpin terhadap penderitaan rakyat.

“Jangan pernah jauh dari nurani rakyat. Karena rakyat bukan sekadar angka dalam survei, tapi denyut kehidupan bangsa ini. Hanya dengan berpihak kepada rakyat, kita bisa menjaga stabilitas dan membangun masa depan Indonesia yang lebih baik,” pungkas Haris.*

UPT DLH, UPT Perdagangan TKP, dan Paguyuban Pasar Bambu Kuning Bersinergi Atasi Sampah

JK, BANDAR LAMPUNG – Persoalan sampah di Pasar Bambu Kuning kini ditangani melalui kolaborasi antara Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Lingkungan Hidup (DLH), UPT Perdagangan Tempat Khusus Pasar (TKP), serta Paguyuban Pedagang Bambu Kuning. Sinergi lintas pihak ini bertujuan menciptakan solusi berkelanjutan bagi masalah kebersihan yang selama ini dikeluhkan pedagang maupun pengunjung pasar, Kamis (28/08/2025).

Kegiatan penanganan sampah dilakukan dengan melibatkan pedagang, pengelola pasar, dan instansi terkait. Langkah bersama ini diharapkan dapat menekan volume tumpukan sampah yang muncul setiap hari di kawasan pasar.

Kepala UPT TKP, Hendro Rudiyanto, SH, menyatakan apresiasi atas partisipasi berbagai pihak.

“Persoalan sampah di pasar bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Kolaborasi ini menjadi awal yang baik menuju pasar yang lebih bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Pedagang Bambu Kuning Trade Center (PPBTC), Arnita Purnamawati, menegaskan dukungan penuh dari para pedagang.

“Kami menyambut baik inisiatif ini. Walaupun ada keterbatasan armada dari pihak DLH, dengan kerja sama seluruh pihak, kami optimistis persoalan sampah dapat diatasi,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala UPT Perdagangan, Supriadi, turut menyambut baik langkah kolaboratif tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi sebagai kunci keberhasilan dalam menjaga kebersihan pasar.

Pasar Bambu Kuning merupakan salah satu pusat perdagangan utama di Kota Bandar Lampung. Pasar ini menggabungkan konsep tradisional dan modern dengan tingkat kunjungan tinggi setiap hari. Meski demikian, pengelolaan sampah masih menjadi tantangan serius yang kini mulai ditangani secara bersama-sama.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model penerapan kebersihan lingkungan pasar yang berkelanjutan di Bandar Lampung.(kwt)

Pengukuhan Pengurus KAFE Unila Momentum Memperkuat Soliditas Serta Kontribusi Alumni Terhadap Kampus Dan Bangsa

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Ketua Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (KAFE Unila), Dr. Edarwan, menegaskan bahwa pengukuhan pengurus bukan sekadar formalitas, melainkan momentum penting untuk memperkuat soliditas dan kontribusi alumni terhadap kampus dan bangsa.

“Hari ini adalah titik nyala semangat alumni FEB! KAFE bukan sekadar nama organisasi, tetapi rumah yang menyatukan, tangan yang menguatkan, dan api yang menyala untuk kampus, keluarga, dan negeri,” tegasnya saat mengukuhkan pengurus pusat KAFE Unila masa bakti 2024–2029 di Gedung D Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung, Rabu (27/8/2025) tersebut suasana terasa hangat dan penuh kekeluargaan.

Acara dipandu Sekretaris KAFE Unila, Ganjar Jationo, S.E., M.A.P., yang juga merupakan alumni FEB Unila. Keakraban di antara para alumni tampak hangat dari awal hingga akhir kegiatan.

Tak hanya itu, pada acara ini juga ada kejutan. Yaitu, adanya pemberian beasiswa KAFE kepada dua mahasiswa yang tidak sanggup membayar UKT (uang kuliah tunggal). Juga disertai acara tanya jawab dan doodprize.

Menurut Dr. Edarwan, KAFE Unila memiliki visi dan misi. Yakni; Visi: Menjadi wadah alumni yang solid, bermanfaat, dan berkontribusi nyata bagi kampus dan bangsa.

“Misi kita yaitu merajut silaturahmi lintas generasi. Kemudian mendukung program strategis fakultas dan universitas. Dan menjadi motor penggerak alumni di era digital dan global, ” terangnya.

Menurutnya, visi dan misi ini bukan sekadar wacana, tetapi komitmen yang harus kita wujudkan bersama.

” Alumni FEB tidak boleh hanya bernostalgia, tetapi harus bergerak, berbuat, dan memberi manfaat,” harap dia.

Acara pengukuhan juga dihadiri perwakilan dari 24 angkatan. Mulai dari alumni tertua Kak Fasa (angkatan 1967) hingga alumni termuda Kak Theo (angkatan 2014). Kehadiran mereka menjadi simbol kuatnya ikatan kebersamaan lintas generasi.

“Obor dinyalakan di malam gelap,
Cahayanya terang membakar motivasi, ” kata penutup Edarwan dengan sebuah pantun motivasi:

Alumni FEB semangatnya tetap,
Berkarya besar untuk kampus dan negeri!

“Semoga Allah SWT memberikan kesehatan, kekompakan, dan loyalitas kita kepada almamater tercinta. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hidup Alumni! Hidup FEB! Hidup Unila!” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan FEB Unila, Prof. Dr. Nairobi, S.E., M.Si., menegaskan pentingnya menjaga tradisi kekeluargaan di lingkungan alumni.

“Dari dulu sampai sekarang, kita punya tradisi memanggil senior dengan sebutan ‘kakak’ dan junior sebagai ‘adik’. Ini bukan sekadar sapaan, tapi simbol persaudaraan yang harus terus kita pelihara,” ujarnya.

Sementara itu, Kak Fasa, salah satu pendiri KAFE Unila sekaligus alumni angkatan 1967, dalam obrolan santai menyampaikan rasa bangga sekaligus mengenang awal terbentuknya KAFE unila.

“kami duduk bersama di kolam renang Sheraton, berdiskusi bagaimana menjaga silaturahmi alumni. Saya bangga hari ini KAFE tetap eksis dan semakin solid. Mari kita jaga persatuan ini,” pungkasnya.*

Topik Sanjaya Nahkodai PMII Cabang BandarLampung dan Halimatussa’diah Maulidya Ulfa KOPRI Cabang BandarLampung

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Konferensi Cabang (Konfercab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bandar Lampung ke-XXXVIII resmi menetapkan Topik Sanjaya sebagai Ketua Cabang terpilih dan Halimatussa’diah Maulidya Ulfa sebagai Ketua KOPRI (Korp PMII Putri) Cabang Bandar Lampung.

Konfercab ini Mengusung tema “Restrukturisasi Kepemimpinan: Mewujudkan Gerakan Inklusif Menuju PMII Berperadaban Maju”, yang digelar di Aula KNPI Provinsi Lampung, Rabu, 27 Agustus 2025.

Dalam pemilihan Ketua Cabang, Topik Sanjaya berhasil meraih 13 suara dari total 24 suara penuh, mengungguli rivalnya, Satrio. Dengan hasil tersebut, Topik Sanjaya sah memimpin PMII Cabang Bandar Lampung periode mendatang.

Sementara itu, untuk KOPRI (Korp PMII Putri) Cabang Bandar Lampung, Halimatussa’diah Maulidya Ulfa terpilih secara aklamasi, menandakan dukungan dan kepercayaan penuh kader PMII terhadap kepemimpinannya.

Dalam kesempatan itu, Topik Sanjaya menyampaikan rasa syukur dan tekadnya memimpin PMII Cabang Bandar Lampung dengan visi inklusif.

“Kemenangan ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan kemenangan seluruh kader PMII Cabang Bandar Lampung. Kita akan restrukturisasi kepemimpinan agar lebih terbuka, merangkul semua elemen, dan memastikan PMII hadir sebagai organisasi yang berperadaban maju,” ujarnya.

Lebih lanjut, Topik menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh kader dan anggota PMII Cabang Bandar Lampung atas dukungan yang telah diberikan. Ia menegaskan akan melanjutkan program kaderisasi yang telah dirintis pengurus sebelumnya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kader dan anggota PMII Cabang Bandar Lampung yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan penuh dalam proses konfercab ini.

Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa PMII Cabang Bandar Lampung semakin maju. Kami berkomitmen untuk melanjutkan serta memperkuat program kaderisasi yang telah dirintis oleh kepengurusan sebelumnya, karena kaderisasi adalah jantung pergerakan PMII dalam melahirkan generasi intelektual, progresif, dan berkarakter. Mari kita bersama-sama membangun gerakan yang inklusif, solid, dan berperadaban,” paparnya.

Sementara itu, Halimatussa’diah Maulidya Ulfa menegaskan komitmennya memperkuat peran KOPRI (Korp PMII Putri) di tubuh PMII.

“Terpilihnya saya secara aklamasi adalah amanah besar. KOPRI akan menjadi garda depan dalam memperkuat gerakan perempuan yang progresif, inklusif, dan setara. Bersama kepemimpinan cabang, kita akan melangkah untuk menjadikan PMII lebih solid dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.*

Hipakad Hadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Lampung, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

LAMPUNG – Perwakilan Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) Provinsi Lampung hadiri Rapat Paripurna Istimewa…

Ketua DPP APKLINDO Lampung Terima Penghargaan Spesial HUT ke-11 Lampung7.com Sebagai “Sahabat Media”

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-11 Media Lampung7.com, Ketua Dewan Pengurus Provinsi Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (DPP APKLINDO) Lampung, Ahmad Apriliandi Passa, menerima Penghargaan Spesial sebagai Ketua DPP APKLINDO Sahabat Media sekaligus atas dedikasinya menciptakan tenaga kerja terlatih dan membangun iklim usaha yang sehat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pemimpin Redaksi Lampung7.com, Jeffri Noviansyah, mewakili Komisaris Utama PT Siger Lampung Inter Media Drs. H. Aries Wijayanto dan Direktur Arif Budi Sulistyo, S.E., di Kantor DPP APKLINDO Lampung pada Rabu (13/8/2025).

Dalam sambutannya, Ahmad Apriliandi Passa menyampaikan rasa terima kasih dan menganggap penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus berkontribusi dalam pengembangan sektor kelistrikan di Lampung.

“Terima kasih kepada Lampung7.com atas apresiasinya. Penghargaan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus mencetak tenaga kerja yang terampil dan menjaga iklim usaha yang sehat demi kemajuan daerah,” ujarnya.

Jeffri Noviansyah menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan karena kepemimpinan Ahmad Apriliandi dinilai konsisten mendorong profesionalitas tenaga kerja, menjaga hubungan baik dengan media, serta menciptakan suasana usaha yang kondusif.

“Beliau aktif dalam membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk media, untuk memastikan dunia usaha dan tenaga kerja di sektor klining servis dapat berkembang optimal,” ungkapnya.

Penghargaan ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-11 Lampung7.com yang mengusung tema “Momentum 11 Tahun Sinergitas Media, Lampung Kuat, Menuju Indonesia Emas 2045” serta kolaborasi antara media, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat demi kemajuan bersama. *

LA-LGBT dan DPW PGK Lampung Kawal Raperda Anti-LGBT, Serahkan Naskah Akademik ke DPRD dan Gubernur

Bandar Lampung – Masyarakat Lampung Anti-LGBT (LA-LGBT) resmi menyerahkan Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Lampung tentang Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku LGBT kepada DPRD Provinsi Lampung melalui Komisi V Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Senin (11/8/2025).

Penyerahan dilakukan Koordinator Bidang Hukum LA-LGBT, Misbahul Anam, M.H., bersama sejumlah tokoh ormas, ulama, dan aktivis. Naskah tersebut dilengkapi tanda tangan dukungan dari berbagai organisasi sebagai bentuk legitimasi publik terhadap inisiatif ini.

Menurut Misbahul, penyusunan naskah dilakukan setelah menyerap aspirasi, masukan, dan fakta lapangan dari ulama, cendekiawan, serta masyarakat.

“Naskah ini adalah manifestasi kegelisahan bersama. Kami berharap instrumen hukum yang lahir nantinya benar-benar menjadi payung hukum pencegahan dan penanggulangan perilaku LGBT,” ujarnya.

Ia menegaskan, LA-LGBT siap mengawal proses pembahasan hingga pelaksanaan Perda agar substansi dan penafsiran pasal tetap sesuai tujuan awal.

Wakil Ketua Bidang Agama dan Masyarakat DPW PGK Lampung, Yhobani A. Turaya, S.H., menilai peran ormas penting dalam mengawal isu moralitas publik.

“Fenomena LGBT berdampak pada tatanan sosial, budaya, dan masa depan generasi. Kami berkewajiban mengedukasi, membangun kesadaran, dan memberi masukan konkret kepada pemerintah,” katanya.

DPW PGK Lampung berkomitmen bersinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda untuk mengawal legislasi hingga implementasi.

Tokoh penggerak Habib Umar Assegaf menyebut dukungan terhadap gerakan LA-LGBT semakin luas, mulai dari tokoh agama, masyarakat, ormas, hingga audiensi dengan Kapolda Lampung.

“Harapannya, Perda Anti-LGBT bisa segera disahkan,” tegasnya.

Dari sisi teknis, Haji Syukri dari bidang hukum dan advokasi mengusulkan agar kepolisian diundang dalam uji publik untuk menyamakan persepsi dalam pembahasan pasal-pasal pencegahan.

Sementara itu, Ustaz Syukron mewakili DPRD Provinsi Lampung menegaskan pentingnya sinergi semua pihak.

“Kita tidak membenci orangnya, tetapi membenci perbuatannya. DPRD siap mendukung dan membersamai proses ini,” ujarnya.

Dengan penyerahan naskah akademik ini, LA-LGBT menunjukkan komitmen kuat mengawal pembentukan regulasi demi ketertiban sosial dan perlindungan generasi muda. Seluruh pihak berharap pembahasan Raperda berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang sejalan dengan nilai moral dan budaya Lampung.