Vittorio Dwison PKS: RSUD Abdul Moeloek Harus Serius Berbenah

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG, – Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKS, Vittorio Dwison, menyoroti masalah pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serius. Kamis, (11 Juli 2024).

“Beberapa hari ini, terjadi kejadian pelayanan yang buruk di RSUDAM. Banyak pasien yang kecewa dan merasa tidak mendapatkan perlakuan manusiawi. Tentu masih banyak lagi kasus serupa yang belum terungkap di media,” ujar Vittorio.

Vittorio Dwison meminta atensi serius dari jajaran direktur, unsur pimpinan, hingga petugas medis dan pelayanan di RSUDAM. Dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) Panitia Khusus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2022 yang lalu, Vittorio telah menyampaikan perhatiannya kepada Lukman Pura, Direktur RSUDAM saat itu, mengenai evaluasi standar pelayanan minimal.

“Teknologi memungkinkan pimpinan untuk mendapatkan umpan balik secara real-time melalui aplikasi, dengan respon cepat. Dengan platform ini, rumah sakit bisa mendapatkan bintang atau tanda kepuasan pasien secara langsung,” tambahnya.

Vittorio menekankan pentingnya perbaikan cepat dalam hal pelayanan dasar, seperti kepastian kepada keluarga pasien mengenai kapan tindakan medis bisa dilakukan, hingga peningkatan keramahan dalam pelayanan. Standar-standar ini harus dipenuhi demi memberikan pelayanan yang layak kepada masyarakat.

Dalam rapat dengar pendapat (RDP) waktu LKPJ kepala daerah 2022, Lukman Pura menyatakan bahwa RSUDAM berkomitmen menjadi rumah sakit kelas dunia atau “world class hospital.” Menanggapi hal tersebut, Vittorio berkata, “Bagus sebagai suatu misi, tapi yang mendasar belum bisa diberikan, seperti jauh panggang dari api.”

Vittorio juga menyarankan bahwa jika sumber daya manusia (SDM) di RSUDAM belum mampu memenuhi standar pelayanan, perlu dilakukan peningkatan melalui pelatihan. Dia juga menekankan bahwa meskipun tenaga medis di rumah sakit “pelat merah” dan swasta sama-sama memiliki sumpah profesi yang sama, hasil pelayanannya berbeda.

“Di rumah sakit swasta, pelayanan sangat baik, namun sebaliknya di rumah sakit pemerintah daerah,” pungkas Vittorio. (*)

Pj Bupati Pringsewu Dr. H. Marindo Kurniawan Pimpin Rapat Pengembangan UMKM

JurnalKota.net, Pringsewu, 11/07/2024 – Pj Bupati Pringsewu, Dr. H. Marindo, memimpin rapat strategis yang bertujuan untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Pringsewu. Rapat yang digelar di Ruang Bupati Pringsewu pada hari Kamis ini dihadiri oleh kepala cabang Kantor Bank Lampung serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pringsewu.

Dalam rapat tersebut, Dr. H. Marindo menekankan pentingnya meningkatkan dukungan dan sinergi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan pelaku UMKM untuk memperkuat ekonomi lokal. Langkah-langkah strategis termasuk pemberian fasilitas dan pelatihan kepada pelaku UMKM guna meningkatkan daya saing dan produktivitas mereka.

Dekrafe, sebuah kafe yang merupakan produk unggulan dari Dekranasda Pringsewu, akan dibuka di Rest Area Pringsewu. Kafe ini tidak hanya menyajikan pengalaman bersantap yang unik, tetapi juga merupakan upaya nyata dalam mempromosikan kekayaan kuliner dan produk lokal Pringsewu.

Pj. Bupati Pringsewu Dr. H. Marindo mengapresiasi Ketua Dekranasda dalam terbentuknya Dekrafe sebagai langkah konkret untuk memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta menyiapkan lokasi pusat oleh-oleh khas Pringsewu. Dekrafe ini diharapkan menjadi pusat pengembangan UMKM yang berkelanjutan di wilayah Pringsewu.

Dekrafe hadir sebagai wujud dukungan nyata untuk memajukan UMKM lokal dan meningkatkan daya tarik Rest Area Pringsewu sebagai destinasi wisata kuliner dan belanja. Dengan konsep yang menarik dan pilihan menu yang beragam, Dekrafe menjadi tempat ideal bagi wisatawan untuk menikmati hidangan khas Pringsewu sambil menikmati suasana yang nyaman.

Pj. Bupati Pringsewu menyatakan komitmennya untuk terus mendukung UMKM lokal dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat Pringsewu secara keseluruhan. Dekrafe diharapkan tidak hanya menjadi tempat transaksi komersial, tetapi juga pusat pertemuan budaya dan kuliner yang mempromosikan kekayaan lokal.*

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Hadir dalam Acara Jajanan Pasar & Masakan Tradisional Lampung

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana hadir dalam acara jajanan pasar & masakan traditional Lampung di Bandar Lampung Expo lapangan Enggal Saburai, Kamis (11/07/2024).

Hadir juga Wakil Walikota Deddy Amarullah Bandar Lampung, Plh. Sekda Kota Bandar Lampung, pimpinan pratama, Camat Sebandar Lampung, Lurah sebandar Lampung, Ibu PKK Se Kecamatan dan Ibu PKK Se Kelurahan Sebandar Lampung serta undangan lainnya.

Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana menyampaikan, bahwa acara jajanan pasar & Lampung di Bandar Lampung Expo di lapangan Enggal Saburai adalah bertujuan untuk menghidupkan usaha UMKM sebandar lampung agar UMKM bisa berkembang dan menjadi urat nadi ekonomi di masyarakat kota bandar lampung. Ujar Eva Dwiana

“bunda Eva berharap perlombaan seperti ini agar bisa berkelanjutan untuk menggali potensi masyarakat dalam mengolah makanan dan jajanan yang ada di masyarakat serta menumbuhkan kembangkan UMKM yang ada kota bandar lampung.” Tutup Eva Dwiana. (adr)

Pelayanan RSUD Abdul Moeloek Buruk, Istri Anggota TNI AL Batal Jalani Operasi Hernia

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Pelayanan dan fasilitas di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung lagi-lagi dikeluhkan masyarakat. Bahkan seorang istri Anggota TNI AL terpaksa batal menjalani operasi hernia repair di RS ini.

Pasien berinisial DR (41) Warga Teluk Betung Bandar Lampung. Hal yang paling miris lantaran keluarga pasien disuruh pulang ke rumah untuk mengambil sprei karena sprei Kasur di RSUD Abdul Moeloek katanya sudah habis.

Suami pasien yang juga merupakan anggota TNI AL bernama Tulus (42) mengatakan, awalnya istrinya hendak menjalani operasi hernia dan telah mendapat rujukan dari dr. Henky Prabowo agar dioperasi di RSUD Abdul Moeloek.

Namun setelah mendaftar di RS ini dan hendak menjalani operasi, pasien tidak mendapatkan pelayanan baik semenjak tiba di instalasi gawat darurat (IGD) dari pukul 15.05 WIB, pada Minggu (07/07/2024) hingga 20.10 WIB malam hari.

Tulus menyebut dari awal kedatangan pasien sudah mengalami kesulitan mencari ruang rawat inap. Pihak RS beralasan tidak ada kamar yang tersedia.

“Tidak ada kamar kosong, disarankan perawat yang bertugas untuk turun kelas dari kelas ll turun menjadi kelas lll,” ucapnya, Senin (08/07/2024).

Tulus lalu melakukan berbagai upaya agar istrinya mendapatkan kamar. Karena sang istri butuh istirahat untuk persiapan tindakan operasi besar keesokan harinya.

Tulus dan keluarganya pun terpaksa menunggu sampai pukul 22.00 WIB. Setelah Tulus berkali-kali menyampaikan argument, akhirnya pihak RS memberikan satu kamar di Ruang Mawar.

Namun setelah sampai di Ruang Mawar, lagi-lagi Tulus dan istrinya kecewa, karena petugas tidak menyiapkan alas sprei. Pasien disuruh langsung berbaring di kasur yang kondisinya kotor dan banyak bekas noda-noda hitam yang masih menempel.

Melihat kondisi kasur yang tidak layak, Tulus lalu meminta sprei kepada petugas RS. Bukannya dilayani, perawat itu malah menyuruh Tulus dan keluarganya pulang ke rumah untuk membawa sprai sendiri.

“Saya disuruh carikan sprei sendiri atau pulang ke rumah mengambil seprei dari rumah saya. Alasannya sprei di rumah sakit sudah habis,” jelas Tulus.

Karena sudah berkali-kali dikecewakan pihak RS, akhirnya ia dan sang istri membatalkan operasi hernia di Rumah Sakit milik Pemprov itu.

Tulus mengaku kecewa karena dari awal sudah tidak mendapat pelayanan yang baik. Bahkan untuk sekadar menyiapkan sprei pun perawat RS tidak mau.

“Ya saya merasa pelayanan RSUD Abdul Moeloek benar-benar buruk karena hal kecil seperti itu pun mereka tidak menyiapkan. Akhirnya saya minta operasinya dibatalkan saja,” ujarnya.

Untuk itu, Tulus menyarankan agar Pemprov Lampung mengevaluasi pelayanan RSUD Abdul Moeloek. Karena sudah banyak keluhan yang disampaikan masyarakat soal pelayan RS ini.

Bahkan menurutnya untuk peralatan dan fasilitas yang ada di RS ini juga perlu dicek kembali. Karena sangat mengherankan RSUD milik Pemprov Lampung tapi tak punya stok sprei untuk Kasur pasien.

“Kejadian ini perlu jadi perhadian Pemprov Lampung termasuk Badan Pengelola Aset Daerah. Karena setahu saya anggaran dari Pemprov turun ke RSUD untuk pengadaan. Apakah mungkin mereka salah beli barang yang seharusnya beli sprei malah beli sepatu dokter atau perawat,” tandasnya.

Setelah gagal menjalani operasi hernia, kini pasien (DR) hanya bisa beristirahat di rumah kediaman. (Adran)

Camat Tanjung Senang M. Eri Arifandi Bantah Tudingan Soal Tidak Tanggapi Aduan Masyarakat

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Camat Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, M Eri Arifandi membantah soal tudingan tidak menanggapi ada nya pengaduan masyarakat di wilayah nya.

M Eri Arifandi mengatakan, setiap pengaduan masyarakat yang masuk dalam proses awal dari tingkat RT sampai dengan ke Kecamatan akan selalu ditanggapi dan di proses.

“Untuk pengaduan dari masyarakat disetiap wilayah Kelurahan bisa melalui RT, jadi jelas nama nya siapa, RT berapa dan laporannya apa pasti kami akan perjuangkan untuk mencari solusi nya,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan,bahwa Kelurahan maupun Kecamatan bahkan mempunyai petugas khusus yang bertugas untuk berkeliling ke RT-RT untuk menanyakan apakah ada pengaduan dari masyarakat terkait apa saja yang ada di wilayah Kecamatan Tanjung Senang.

“Kita ada petugas khusus yang mengkonfirmasi aduan-aduan dari RT,” ujarnya.

Kemudian, M Eri Arifandi menegaskan jikalau ada nya laporan yang tidak ditanggapi bisa langsung melaporkan kepada dirinya selaku Camat Tanjung Senang.

“Saya setiap hari keliling dari satu kelurahan ke kelurahan lain, kalau memang ada aduan kemana warga berkomunikasi nya, kalau memang ada RT yang tidak menanggapi tunjuk RT mana,” tegasnya.

Selain itu, menanggapi soal pemberitaan yang beredar terkait beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan, diri nya tidak terlalu ambil pusing dikarenakan di wilayah Camat Tanjung Senang secara bertahap sedang dilakukan perbaikan.

“Alhamdulillah tahun ini ada 38 lokasi perbaikan ruas jalan dan drainase, kami sudah kordinasi dengan Dinas terkait,” terangnya.

Lalu, dari empat ruas jalan yang dianggap tidak ditanggapi soal aduan masyarakat dalam pemberitaan, Eri menjelaskan bahwa salah satu jalan sudah masuk dalam 38 lokasi yang akan di perbaiki dan dua ruas sudah dalam pengajuan. Kemudian, satu ruas jalan dijelaskannya bahwa tidak masuk dalam wilayah Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung.

“Jl. Raden Saleh akan diperbaiki tahun ini, untuk Jl. Raflesia sudah diperbaiki sebelum satu tahun saya menjabat disini, namun karena genangan air jalan rusak kembali dikarenakan air tidak mengalir ke sungai, maka itu kami selalu laksanakan gerebek sungai,” jelasnya.

“Tetapi dua ruas Jl. Melati 5 dan Jl. Raflesia sudah kami ajukan dari awal tahun untuk dilakukan perbaikan, lalu terkait Jl. Pulau Damar itu tidak masuk wilayah Kecamatan Tanjung Senang,” pungkasnya. (tim)

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Membuka BakSos Khitanan Massal, Operasi Katarak di Puskesmas Way Halim dan RSU. Cokrodipo

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana membuka acara khitanan massal dan operasi katarak serta kontrasepsi mantap pada wanita, dalam rangka HUT Kota Bandar Lampung ke-342 di Puskesmas Way Halim dan dilanjutkan di RSU. Cokrodipo, Kamis (04/07/24).

Acara yang yang dilaksanakan oleh BUMD Perbankan Kota Bandar Lampung dan RSU Cokrodipo diusung dengan tema “Melalui HUT Kota Bandar Lampung ke-342 kita tingkatkan penguatan pengembangan SDM, infrastruktur perkotaan dan ekonomi yang terintegrasi dan berkelanjutan.”

Di acara RSU. Cokrodipo Plt. Direktur RSU Cokrodipo dr. Teti Herawati dalam sambutannya menyampaikan bahwa

pada acara bakti sosial dalam rangka memperingati ulang tahun Kota Bandar Lampung yang ke-342 pada kesempatannya dr. Teti Herawati melaporkan hal-hal sebagai berikut Kegiatan bakti sosial ini terdiri dari :

1. Operasi katarak

2. (MOW) yaitu metode operasi mantap pada wanita

3. Khitanan massal

Jumlah peserta yang mendaftar 230 peserta yang terdiri dari operasi katarak sebanyak 150 orang kemudian operasi biasa sebanyak 25 orang dan khitanan massal sebanyak 55 orang Adapun rangkaian kegiatan ini telah dimulai sejak tanggal 10 Juni 2024 dan dilaksanakan secara bertahap. Ujar dr. Teti

Puncaknya pada hari ini akan dilaksanakan operasi katarak sebanyak 30 orang dan khitanan massal sebanyak 55 orang Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu demi terlaksananya kegiatan kita pada hari ini, dan kami mohon kepada Ibu Walikota Bunda Hj. Eva Dwiana agar berkenan untuk memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara bakti sosial ini. Jelas dr. Teti

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dalam sambutan sekaligus membuka acara menyampaikan bahwa dalam rangka HUT Kota Bandar Lampung ke-342 tahun, Rumah Sakit Umum yang ada di cokrodipo akan melaksanakan kegiatan operasi katarak dan juga pemasangan MOW steril untuk ibu-ibu yang ada di Bandar Lampung serta Khitanan massal bagi anak-anak kita di Bandar Lampung. Ujar Eva

Bunda Eva mengucapkan terima kasih kepada Rumah Sakit Umum yang ada di cokrodipo dan juga masyarakat yang sudah hadir karena Sebentar lagi kita akan membangun rumah sakit yang ada di sini, nanti ini ada rumah sakit dengan bangunan 10 lantai buat warga kota Bandar Lampung, 10 lantai jadi nanti 5 lantai untuk Rumah Sakit, dalamnya dan 5 lantainya untuk kelas VIP. Jelas Eva

“Nanti satu hektar kita siapkan dananya sekitar 141 miliar nanti Insyaallah langsung segera jadi dan kita nanti dibantu oleh dokter-dokter yang luar biasa dari Bandar Lampung dan juga kita dibantu oleh pusat yaitu RS. Cipto Mangunkusumo dan ada RS. besar yang ada di DKI Jakarta, jadi warga bandar lampung tidak perlu lagi berobat keluar kota. Jelasnya Eva

Memang selama ini banyak sekali warga kota Bandar Lampung, yang berobatnya di luar kota, dan ini kita akan sunguh-sunguh untuk membuat Rumah Sakit besar dan lengkap yang ada di Kota Bandar Lampung. Tegas Eva Dwiana

Dan kita juga tidak menutup kemungkinan nanti banyak sekali penerimaan dokter-dokter Ahli yang akan kita jadikan dokter rumah sakit di sini di kota bandar lampung. Terang Eva Dwiana

“Nanti dengan dokter-dokter yang berpengalaman yang sudah diangkat oleh pemerintah kota Bandar Lampung menjadi dokter tetap.”

Dan juga berharap kepada dokter-dokter yang sudah ada yang mau ngambil pendidikan S2 nya, tidak usah jauh-jauh dokter-dokter yang ada di hadapan kita nanti bisa mengajukannya melalui dinas kesehatan dan juga rumah sakit cokrodipo untuk sekolah pendidikan S2 dokternya, pemerintah yang akan bayar biaya pendidikannya semua. Tutup Eva Dwiana. (Kwt)

LCW : Apresiasi Kinerja BPKAD Pemprov Lampung Dalam Pengelolaan Keuangan Baik

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Lampung Corruption Watch (LCW) mengapresiasi pengelolaan keuangan pemerintah provinsi (pemprov) Lampung. Hal tersebut diungkapkan Ketua LCW, Juendi Leksa Utama.

Juendi Leksa Utama mengungkapkan, pengelolaan keuangan provinsi dinilai cukup baik.

“Kami mengapresiasi pengelolaan keuangan pemprov lampung, karena sejauh ini kami nilai baik, akuntabel, transparan, tepat guna dan tepat sasaran,” ungkapnya pada awak Media, Rabu (03/07/2024).

Namun, LCW tidak menutup mata jika terjadi kejanggalan pada penggunaan anggaran.

“Tapi secara umum, tetap kita awasi, kita lihat, kalau menurut kami penggunaannya agak janggal, tetap kami kritisi,” jelasnya.

Juendi Leksa Utama mengapresiasi Pengelolaan Anggaran di pemprov lampung bukan tanpa alasan, ia mengacu pada beberapa indikator, seperti pembangunan, perekonomian, dan lain-lain.

“Pembangunan berjalan terus menanjak, ekonomi baik, angka kemiskinan berkurang sesuai dari data BPS, jadi selamat untuk pemprov Lampung, dalam hal ini BPKAD yang telah mengegola anggaran dengan baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung pada tahun 2024 ini terus tumbuh dan meningkat. Salah satu faktor pendukungnya adalah pengelolaan keuangan yang baik, bersih serta transparan melalui satker BPKAD Provinsi Lampung.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat jumlah penduduk miskin di Lampung mengalami penurunan sebanyak 29,4 ribu jiwa pada Maret 2024. atau sekitar 0,42 persen dibandingkan Maret 2023. Jumlah penduduk miskin Lampung di Maret 2024 tercatat 941,23 ribu orang. Sedangkan pada Maret 2023 berjumlah 970,67 ribu orang. (**)

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, Memberi Sambutan Sekaligus Membuka Diklat Sukarelawaan PMI

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana hadiri dan membuka Bakti Sosial Sukarelawan PMI Kota Bandar Lampung Angkatan X Tahun 2024, di Kantor PMI Kota Bandar Lampung, Selasa Pagi, (02/07/2024).

Hadir pada acara tersebut Wakil Walikota Bandar Lampung Deddy Amarullah yang sekaligus Ketua PMI Kota Bandar Lampung, Para Asissten, Kadis Damkar, Kadis BPBD Bandar Lampung, Kasat Pol PP, Kadishub Bandar Lampung, Para Camat, kepala OPD dan serta para tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan PMI tersebut Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menghadiri sekaligus membuka pelatihan sukarelawan PMI Kota Bandar Lampung angkatan X Tahun 2024. Jelas Eva

Untuk itu kegiatan donor darah ini, dapat kita teladani untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, serta pemkot Bandar Lampung juga akan memberikan perlengkapan alat untuk menampung darah, dan harapan kita dengan adanya alat penampungan darah dan serta alat kesehatan siklus darah, kita berharap juga alat ini bisa lebih lama lagi menampung darah-darah agar kita tidak kekurangan untuk kebutuhan darah. Tambah Eva

“Harapan kita banyak sekali darah-darah nanti yang bisa disimpan oleh PMI Kota Bandar Lampung, nanti kita wajibkan pegawai pemerintahan kota Bandar Lampung 2,5 bulan sekali harus Donor Darah di PMI Kota Bandar Lampung.” Tegas Eva Dwiana

“Nanti insyallah pemkot Bandar Lampung juga akan membangun Kantor PMI Kota Bandar Lampung dengan bentuk bangunannya 2 lantai senilai 10 Milyar rupiah serta mobil dinas Ambulance PMI” Tutup Eva. (Adran)

Danyonif 9 Marinir, Beserta Prajurit Yonif 9 Marinir Ikuti Upacara HUT Bhayangkara Ke 78 Di Mapolres Pesawaran

JURNAL KOTA, PESAWARAN — TNI AL, Kormar, Brigif 4 Marinir, Yonif 9 Marinir. Danyonif 9 Marinir beserta prajurit Yonif 9 Marinir Ikuti Upacara Peringatan HUT Bhayangkara Ke 78 yang dilaksanakan di Mapolres Pesawaran, Lampung, Senin(01/07/2024).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Pesawaran Lampung AKBP Maya Heny Hitijahubessy, S.H., S.I.K., M.M dengan mengusung tema ” Polri presisi mendukung kecepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas”. kemudian acara di lanjutkan dengan pemotongan tumpeng.

Komandan Batalyon Infanteri 9 Marinir Letkol Marinir Fuzi Nugraha, S.E., M. Tr.Opsla menyampaikan, ‘Bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk sinergitas TNI-POLRI agar semakin kokoh dalam mengawal kedaulatan NKRI, sekaligus mempererat hubungan komunikasi antar sesama aparatur Negara guna mewujudkan kondusifitas keamanan khususnya di Wilayah Provinsi Lampung.’Tandasnya. (*)

Puslatpurmar-8 Teluk Ratai Gelar Pelatihan Bela Negara Airsofter Indonesia

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Komandan Pusat Latihan Tempur Marinir 8 (Puslatpurmar-8) Teluk Ratai, Letkol Marinir Achmad Toripin, S.A.P.,M.Tr.Opsla memimpin langsung kegiatan Pelatihan Bela Negara. Kegiatan ini diikuti sejumlah klub Airsofter seluruh Indonesia di daerah Latihan Puslatpurmar-8 Teluk Ratai termasuk pulau Kalagian Lampung, Minggu (30/06/2024).

Kegiatan Pelatihan Bela Negara ini berlangsung dari tangggal 29 sampai dengan 30 Juni 2024 yang diikuti oleh 250 peserta Airsofter dari 7 provinsi di Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan ini Komandan Brigif 4 Mar/BS, Bupati Pesawaran, Ketua Umum Inassoc Indonesia Kadis Kominfo Kabupaten Pesawaran dan Kadis Pariwisata Kabupaten Pesawaran.

Danpuslatpurmar-8 Teluk Ratai, Letkol Marinir Achmad Toripin, S.A.P.,M.Tr.Opsla mengatakan pelatihan ini selain untuk membina mental dan fisik, juga bertujuan untuk menambah wawasan kebangsaan dan terwujudnya nilai nilai kecintaan kepada NKRI.

“Sehingga akan terbentuk jiwa disiplin, semangat pantang menyerah dalam melaksanakan tugas di kehidupan sehari hari sebagai pilar utama yang menjadikan kita tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu,” kata Danpuslatpur-8 saat membuka latihan Bela Negara.

Selain itu kegiatan yang dihadiri ratusan peserta ini sekaligus mengenalkan pariwisata di Provinsi Lampung khususnya kabupaten Pesawaran.

Letkol Marinir Achmad Toripin Menambahkan semangat Bela Negara membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Ini adalah tugas kita bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Setiap tindakan, sekecil apapun, yang dilandasi cinta kepada bangsa dan negara, cinta kepada pancasila dan NKRI adalah wujud konkrit bela negara,” ujarnya.

Danpuslatpurmar-8 Teluk Ratai juga menyampaikan untuk selalu meningkatkan keimanan kepada Tuhan YME.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta Pelatihan Bela Negara ini untuk menjaga kekompakan dan utamakan faktor keselamatan.

“Ikuti seluruh arahan yang diberikan oleh para pelatih serta laksanakan dengan gembira,” tutupnya. (*).

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78 Tahun, Eva Dwiana : Polri Presisi Menuju Indonesia Emas

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana hadiri HUT Bhayangkara Ke-78 Tahun di laksanakan di Halaman Polresta Bandar Lampung, Senin Pagi, (01/07/2024).

Hadir pada acara tersebut Dandim 0410/Bdl Kolonel ARH Tan Kurniawan, Kajari Bandar Lampung, Helmy, Kalapas Kelas I Rajabasa Bandar Lampung Saiful Sahri , Para Assisten, Kadis Damkar, Kadis BPBD Bandar Lampung, Para Camat, kepala OPD sebandar lampung Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Uspika Kota Bandar Lampung, Para Danramil, Ketua dan Pengurus Bhayangkari Cabang Kota Bandar Lampung, Purnawirawan Polri dan para tamu undangan lainnya.

Peringatan Hari Bhayangkara Ke – 78, mengambil tema “Polri Presisi Mendukung Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”.

Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, sangat serius mengikutin rangkaian acara satu demi satu yang disuguhkan oleh pihak Polresta Bandar Lampung dalam rangka HUT Bhayangkara Ke-78 Tahun.

Di kesempatan yang sama Kepala Kepolisian Resort Kota Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., berkomitmen untuk bisa memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat Kota Bandar Lampung.

Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Abdul Waras, usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Bhayangkara Ke–78 Tahun, di Lapangan Mapolresta Bandar Lampung.

“Tentunya sebagai insan manusia biasa, yang tak luput dari kesalahan, kita meminta maaf kepada masyarakat kota Bandar Lampung, apabila selama pelaksanaan tugas di Kota Bandar Lampung selama ini memberikan pelayanan belum maksimal kepada masyarakat, tentunya ini menjadi evaluasi bagi kami kedepan, dan untuk kedepannya agar lebih baik lagi ” Ujar Abdul Waras.

Tak hanya itu, Kapolresta juga mengajak seluruh elemen masyarakat kota Bandar Lampung untuk bersama sama menjaga kondisi kamtibmas di Bandar Lampung tetap agar selalu tetap kondusif dan aman.

“Kedepan kita akan menyongsong pesta demokrasi pilkada, tentu ini menjadi tantangan bagi kami sendiri jajaran Polresta Bandar Lampung, dan masyarakat kota Bandar Lampung, untuk bersama sama, serta berkalaborasi menjaga kondusifitas daerah Bandar Lampung” Tegas Abdul Waras.

Usai upacara HUT Bayangkara Ke-78 Tahun, para tamu undangan yang hadir di mapolresta disuguhkan dengan penampilan aksi marawis, hingga stand up comedy, yang dipersembahkan oleh sejumlah personel Polresta Bandar Lampung. (Adran)

Pemkot Bandar Lampung Akan Bayarkan THR dan Gaji 13 Bulan Desember 2024

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Terkait berita yang beredar di beberapa media terkait dengan belum di bayarnya THR dan Gaji ke-13 para ASN dan Guru ASN Kota Bandar Lampung, Pemerintah Daerah Kota Bandar Lampung melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) memberikan klarifikasi dalam Konferensi Pers di ruang Rapat Kantor BPKAD setempat, pada Senin (01/07/2024).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandar Lampung, M.Nur Ramdhan,M.Acc., AAP.,AK.,CA didampingi Kasubag Humas Ali Rozi dalam siaran Persnya mengatakan bahwa Dana untuk Pembayaran THR dan Gaji ke-13 itu merupakan wewenang pusat.

” Pemberian THR dan gaji ke-13 di tahun 2023 di mana seluruh pegawai pemerintah Kota Bandar Lampung baik dia Guru, Tenaga Kesehatan maupun yang umum semua dapat. Kalau sampai ada satu yang enggak dapat pasti pada saat itu sudah protes. Nah kenapa muncul berita seperti yang ada di koran itu karena pada saat pemeriksaan BPK ternyata di akhir Desember 2023 Pemerintah Pusat itu memberikan dana tambahan buat Pemerintah Kota Bandar Lampung yang sebenarnya dana itu adalah untuk mengganti sebagian dana yang kita bayarkan untuk bayar THR maupun gaji 13,” ucapnya.

Lanjut M. Nur Ramdhan, kenapa demikian karena yang pertama pemberian dana di akhir tahun yang dilakukan oleh pemerintah yang dilakukan oleh pemerintah pusat itu tidak seluruh pemerintah daerah dapat.

” Bapak/Ibu kalau mau cari PMK-nya itu ada. PMK Nomor 207 207 PMK 2 tahun 2023 tentang Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan Pemberian Tunjangan Hari Raya dan gaji, di situ Pemerintah Kota Bandar Lampung hanya dapat Rp. 9,9 miliar. Nah kalau bapak ibu lihat di lampirannya di lampiran PMK itu, di wilayah Provinsi Lampung aja, kayak Mesuji enggak dapat, Pemerintah Provinsi tidak dapat, terus beberapa Kabupaten yang lain juga, ” ucapnya.

Menurut M. Nur Ramdhan, kalau ada asumsi bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung tidak membayarkan THR dan gaji 13 Guru itu enggak benar.

” Nah saat ini karena ini sudah ramai dibicarakan di media, Ibu Walikota sedang mempertimbangkan untuk akhirnya memberikan tunjangan bagi guru-guru yang tidak dapat dengan memakai dana sendiri pakai dana APBD, “imbuhnya.

” Dana tersebut akan kita kucurkan pada bulan Desember 2024, “pungkas M. Nur Ramdhan. (Adran)

PJ Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan Mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara Ke-78

JURNAL KOTA, PRINGSEWU  — PJ Bupati Pringsewu Marindo Kurniawan Mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara Ke-78

Meriahkan HUT Bhayangkara Ke-78, Pembina KAWAT Apresiasi Bhayangkara Run 2024

JURNAL KOTA, BANDARLAMPUNG – Pembina Komunitas Wartawan Kota (KAWAT) Bandar Lampung, Ari Berlian, SH mengapresiasi kegiatan Bhayangkara Run 2024 dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara Ke-78 di Kota Bandar Lampung.

Bhayangkara Run yang dimulai dari Tugu Adipura dan Finish ditempat yang sama diikuti oleh 2.006 peserta yang terdiri dari 3 kategori dimana 1.000 Peserta dengan jarak 5K, 1.200 jarak 10K dan juga 6 peserta difabel jarak 2K.

Dalam kesempatan ini, Ari Berlian, SH yang ikut menjadi peserta dalam marathon dengan kategori jarak 10K mengapresiasi Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung yang telah melaksanakan Bhayangkara Run 2024 dengan sukses dan kondusif.

“Kami mengapresiasi kegiatan Bhayangkara Run 2024, yang mana memberikan berjalan dengan sukses dan kondusif serta memberikan dampak positif terutama kepada para pelaku UMKM di Kota Bandar Lampung,” ujarnya.

Kemudian, melihat dari meriahnya kegiatan dan antusias para peserta, ia berharap kegiatan ini dapat terlaksana kembali ditahun yang akan datang.

“Semoga acara ini dapat terlaksana kembali di HUT Bhayangkara selanjutnya, melihat dari antusias peserta maupun masyarakat,” harapnya.

Lalu, tidak lupa mewakili seluruh Pembina, Pengurus maupun anggota KAWAT, Ari Berlian, SH Mengucapkan selamat HUT Bhayangkara Ke-78. Diharapkan semoga POLRI semakin profesional dan lebih baik lagi.

“Atas nama KAWAT Bandar Lampung, kami mengucapkan selamat HUT Bhayangkara Ke-78. Semoga POLRI semakin terdepan dalam melayani masyarakat,” pungkasnya.

Perlu diketahui, hadir dalam Bhayangkara Run 2024, Walikota Bandar Lampung, Hj, Eva Dwiana, Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, S.H., S.I.K., M. Si., Kapolres Bandar Lampung, Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., Dandim 0410/KBL, Letkol Arh Tan Kurniawan serta seluruh unsur Forkopimda Pemerintah Kota Bandar Lampung. (Adran)

Walikota Eva Dwiana Ikuti Lari Maraton Gelaran Bhayangkara Run 2024

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG —- Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana turut serta pada kegiatan bertajuk Bhayangkara Run 2024 dalam rangkain kegiatan peringatan HUT Bhayangkara Ke-78 di Kota Bandar Lampung.

Bhayangkara Run dimulai di depan Tugu Adipura pada pukul 05.30 WIB dan kembali finish ditempat yang sama, pada Minggu (30/06/24).

Eva Dwiana tampak kompak dan semangat berlari bersama Kapolda Lampung, Kapolres, Dandim 0410/BDL, dan seluruh unsur Forkopimda Bandarlampung.

Secara khusus, Eva Dwiana mendukung kesuksesan Bhayangkara Run dan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT Bhayangkara Ke-78 di Lampung.

“Sukses untuk Bhayangkara Ke-78, Sukses selalu POLRI,” ucapnya.

Eva Dwiana mengapresiasi kegiatan Bhayangkara Run 2024 terutama untuk menjaga kekompakan di Kota Bandar Lampung.

“Harapannya tetap bersinergi dengan Pemerintah Kota Bandar Lampung,” harapnya.

Ditempat yang sama, Wakapolda Lampung, Brigjen Pol Dr. Ahmad Ramadhan, S.H., M. Si., M.H mengatakan Bhayangkara Run 2024 merupakan kegiatan yang baru pertama kali digelar oleh Polda Lampung.

“Ini Chapter 1 atau pertama kali digelar di lampung, Alhamdulillah antusias peserta luar biasa bahkan dari luar Provinsi Lampung ikut mendaftar,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dari peserta yang mendaftar dalam kegiatan ini melebihi quota yang disediakan.

“Banyak yang tidak dapat berpartisipasi karena keterbatasan quota yang hanya tersedia untuk 2.200 peserta,” ungkapnya.

Kemudian, dari 2.200 peserta mengikuti jarak yang sudah ditentukan atau dipilih oleh peserta Bhayangkara Run 2024.

“Dimana 1.000 peserta di jarak 10 Km, 1.200 peserta jarak 5 Km dan tambahan 6 peserta difabel di jarak 2 Km,” terangnya.

Ahmad Ramadhan berharap, dengan diadakannya kegiatan untuk memeriahkan HUT Bhayangkara Ke-78 salah satu nya Bhayangkara Run 2024. Masyarakat dapat lebih mencintai POLRI.

“Bhayangkara Run merupakan salah satu rangkaian kegiatan kita menyambut HUT Bhayangkara Ke-78, dari banyak kegiatan kita seperti bakti sosial, bedah rumah, donor darah,” jelasnya.

“Diharapkan berkesinambungan dan semoga POLRI makin dicintai oleh masyarakat,” pungkasnya. (Adran)