JurnalKota.net, Lampung – Pemprov Lampung di bawah komando Gubernur Ir. H Arinal Djunaedi terus bekerja untuk…
Kategori: Pemerintahan
Guna Memastikan Tidak Ada Lagi Api Yang Menyala, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Menyaksikan Langsung Proses Pemadaman di TPA Bakung
JURNALKOTA, BANDAR LAMPUNG — Guna memastikan tidak ada lagi api yang menyala dari sisa bara dan…
Bawaslu Kota Bandar Lampung Ajak DPW SWI Provinsi Lampung Bantu Awasi Pemilu
JURNALKOTA, BANDAR LAMPUNG — Guna mengikuti arahan Dewan Pimpinan Pusat Sekretariat bersama Wartawan Indonesia (DPP SWI),…
Ketua LSM KAKI Provinsi Lampung Angkat Bicara Terkait Pembangunan Jalan di Desa Gunung Agung
JurnalKota.net, Lampung Timur – Jalan Rabat Beton yang di bangun Tahun 2023, di Desa Gunung Agung,…
Majelis Hakim Sidang Lapangan Kasus Pemprov DKI Beli Lahan Sendiri
JurnalKota – Dugaan kasus pembelian lahan sendiri yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta di Pegadungan, Kalideres,…
Gubernur Lampung, Arinal Djunaedi Mendapat Penghargaan Utama dari Media Pikiran Lampung
JurnalKota – Gubernur Lampung Arinal Djunaedi diberikan penghargaan khusus dari jajaran Media Pikiran Lampung Group. Penghargaan…
Jalin Silaturahmi dan Koordinasi Kamtibmas, Kapolres Way Kanan Kunjungi Kantor Camat Way Tuba
JURNALKOTA, WAY KANAN — Guna menjalin silaturahmi dan koordinasi dengan Forkopimcam Kapolres Way Kanan AKBP Pratomo…
DPRD Dorong KPK Selidiki Dugaan Pemprov DKI Beli Lahan Sendiri di Kalideres
JurnalKota – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk turun tangan menyelidiki dugaan Pemprov DKI membeli lahannya…
GML Indonesia akan Somasi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung atas Pernyataannya Tentang Ini
JurnalKota, Lampung – Pernyataan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung, Qodratul Ikhwan yang menyatakan bahwa Gubernur Lampung sudah menyiapkan nama-nama calon Penjabat (Pj) Bupati dan Walikota di Lampung yang akan habis masa jabatannya. Nama-nama calon Pj ini disiapkan oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan akan diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Seperti yang dikutip dari salah satu media, Qodratul menyebut ketiga nama tersebut akan disampaikan dalam dua minggu ini.
“Ya kan dalam dua minggu ini. Pak Gubernur sudah mempertimbangkan calonnya, nanti Pak Gubernur yang mengusulkan ke Kemendagri,” katanya.
Menanggapi pernyataan tersebut, maka Ketua DPW Ormas Gema Masyarakat Lokal (GML) Indonesia Provinsi Lampung, Achmad Munawar, S.STP., MH., memberikan tanggapannya, “Bahwa apa yang telah disampaikan kepada publik adalah pernyataan_ ngawur_ (asal) sertaan terkategori perbuatan melawan hukum dan kami akan somasi beliau berkenaan ketidakcakapan dan kemampuan beliau dalam memberikan pernyataan di ruang publik sehingga terkesal asal bunyi (Asbun) dan tidak paham aturan. Baca lagi aturan undang-undang, jangan malas karena kalian di gaji oleh rakyat,” ujar Munawar.

Dijelaskannya lagi, jika sekelas Asisten bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung sudah ngawur dalam mempublish tentang apa yang akan di lakukan oleh Gubernur Lampung dalam menyikapi Jabatan Gubernur Lampung yang akan habis masa jabatannya jelang Pemilu Serentak 2024, dengan akan usulkan 3 nama sebagai PJ Gubernur Lampung dan juga mengusulkan PJ Bupati dan PJ Walikota di provinsi Lampung yang di Lantik pada 26/2/2021, yang akan berakhir pada 26/2/2026 tanpa mengindahkan PERMENDAGRI Nomor: 4 tahun 2023 tentang Pejabat Gubernur, Pejabat Bupati dan Pejabat Walikota.
“Itu sudah termasuk tindakan pejabat yang sangat ngawur, jadi bagaimana yang bersangkutan bisa memimpin secara tupoksi tugasnya selaku asisten bidang pemerintahan dan kesra provinsi lampung dan juga selaku pj. bupati tulang bawang. karna yang mengusulkan pj adalah wewenang menteri dalam negeri , maka yang usulkan pj gubernur dari daerah adalah dprd provinsi lampung melalui ketua dprd dan selain itu yang punya hak usulkan pj gubernur lampung adalah menteri dalam negeri, sesuai amanat PERMENDAGRI Nomor: 4 tahun 2023 yang ada di tuangkan dalam pasal 4 ayat 1,” tegasnya.
Kemudian Nama yang di usulkan oleh Menteri Dalam Negeri dan DPRD Provinsi adalah ASN dengan golongan/kepangkatan tertinggi di daerah, yakni eselon 1. Nama-nama yang di usulkan akan di seleksi di Pusat yakni di Kementerian Dalam Negeri.
Kemudian di pusat ada tim seleksi yang terdiri dari: MENSESNEG RI, MENDAGRI RI, Sekretaris Kabinet RI, MENPAN & RB RI, Kepala BIN RI, dan Tim Teknis Lainnya.
Hasil rapat seleksi oleh TIMSEL di atas di usulkan ke PRESIDEN JOKOWI. karna PRESIDEN RI sebagai penentu dan yang memiliki wewenang penuh dalam mengangkat PJ Gubernur Lampung maupun PJ Gubernur di provinsi lainnya, tambahnya.
Ada kemungkinan Gubernur Lampung dan Asisten bidang pemerintahan dan KESRA Provinsi Lampung lupa kalau ada Menteri Dalam Negeri dan Ketua DPRD Provinsi Lampung yang punya kewenangan dalam usulkan PJ Gubernur maupun untuk PJ Bupati dan PJ walikota.
“Kalau kita lihat beberapa kasus yang terjadi pelantikan pj bupati di provinsi lampung, ataupun provinsi lainnya ada yang salah. kalau di lampung dalam pengangkatan pj bupati lampung barat yang menetapkan sekda lampung barat jadi pj bupati. Kemudian setelah orang yang jadi pj bupati menjabat , maka semangatnya dalam merolling pejabat opd tidak mengindahkan PERPRES Nomor: 116 tahun 2022 yangg mensyaratkan meminta pertimbangan BKN. Tapi langsung ke kemendagri ri saja. kalau dulu banyak yang lolos. Kini tidak bisa lagi, karna kemendagri ri sekarang sudah taat asas. sehingga rolling opd yang di usulkan oleh pj bupati maupun pj walikota ke kemendagri ri banyak yang di tolak, bila terlebih dahulu tidak minta pertimbangan bkn. Termasuk yang baru-baru ini terjadi di salah satu kabupaten di lampung, yakni pj bupati lampung barat dan gubernur lampung mengusulkan rolling mutasi jabatan opd di tolak oleh kemendagri ri, karna tidak minta pertimbangan bkn, tapi langsung nyelonong ke kemendagri ri. Karna kemungkinan pj bupati dan gubernurnya malas berhadapan dengan BKN yang bekerja secara profesional. Apalagi BKN dalam mekanisme rolling dan penempatan seseorang ASN mempunyai persyaratan-persyaratan tertentu. Dengan demikian tidak asal-asalan dalam rolling dan mutasi ASN. Sejak terbitnya PERPRES Nomor : 116 tahun 2022. Dan Berdasarkan laporan BKN, Lebih dari 1500 surat permohonan pertimbangan ke BKN, dan lebih dari 50% di tolak BKN karna tidak memenuhi ketentuan.” Pungkasnya. (red)
Telah Disegel Hingga Jelas Izinnya, Warga Apresiasi Pemkot Bandar Lampung
JURNALKOTA, BANDAR LAMPUNG – Masyarakat Sumber Agung Apresisi kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung, yang telah resmi…
Kadis Parekraf Provinsi Lampung Diganjar Penghargaan Utama dari Pikiran Lampung
JurnalKota, Bandar Lampung – Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi Lampung, Bobby Irawan mendapatkan anugerah Istimewa…
Opening Ceremony of FWHL Tahun 2023 “Optimalisasi Pengelolaan Wisata Hutan Untuk Mendukung Lampung Berjaya”
JurnalKota, Bandar Lampung – Kawasan Hutan Negara di Provinsi Lampung berdasarkan SK. Menhutbun No.256/KptsII/2000 memiliki luas ±1.004.73 5Ha (28,45% luas wilayah Provinsi Lampung). Kawasan Hutan yang menjadi kewenangan Provinsi Lampung telah terbagi dalam 17 UPTD KPH, yang di dalamnya terdapat banyak sekali potensi wisata yang telah dikelola oleh masyarakat.
Potensi wisata dalam kawasan hutan menampilkan keindahan bentang alam, kesejukan udara, kejernihan air, dan lain – lain yang berkaitan erat dengan kondisi hutan yang masih bagus dan terjaga. Potensi ini tentu saja akan memberikan manfaat tangible dan intangible. Manfaat tangibel adalah bapat meningkatkan pendapatan masyarakat pengelola wisata hutan yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Manfaat intangible adalah perasaan nyaman saat menikmati wisata hutan dan lain sebagainya. Merespon hal tersebut Dinas Kehutanan Provinsi Lampung menggagas Kegiatan Festival Wisata Hutan Lampung dengan tujuan :1. Mempromosikan potensi wisata dalam kawasan hutan di Provinsi Lampung2. Mengedukasi para pengelola wisata hutan (poktan/ Gapoktan/KUPS) agar melakukan pengelolaan dengan tetap menjaga kelestarian hutan (Jaga, Manfaat, Lestari) FWHL Berbeda dengan festival-festival lainnya karena FWHL memiliki ciri khasnya sendiri.
Objek wisata yang ditampilkan dalam festival ini terletak di dalam kawasan hutan, menghadirkan pengalaman unik bagi pengunjung. Tidak hanya menawarkan pemandangan yang memukau, FWHL juga menjadi ajang perhelatan yang dikelola oleh para petani hutan, yang menjadikan hutan sebagai sumber mata pencaharian mereka.
FWHL sejalan dengan visi misi dan janji kerja Gubernur Lampung yaitu Lampung kaya akan festival, dimana dalam pelaksanaannya diperlukan kolaborasi multi stakeholders untuk mewujudkan misi gubernur dalam pengelolaan sumber daya alam untuk kesejahteraan bersama. Festival Wisata Hutan Lampung juga mendukung IKU (Indikator Kinerja Utama) Dinas Kehutanan Provinsi Lampung yaitu Peningkatan Indeks Kualitas Lahan dan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca sektor Kehutanan.
IKU dapat dicapai dengan cara mempertahankan hutan, yang kondisinya masih baik dan memperbaiki hutan telah terdegradasi. Wisata hutan yang dilakukan secara bijak dapat mendorong masyarakat dan pelaku wisata untukmempertahankan hutan agar tetap lestari dan dapat dimanfaatkan potensi wisatanya secara sustainable.
Festival Wisata Hutan Lampung Tahun 2023 merupakan bentuk dukungan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung terhadap pelaksanaan Festival Krakatau 2023 (K-Fest 2023). Festival Wisata Hutan Lampung 2023 ini akan digelar 3-9 Juli 2023 di kantor UPTD KPH Tahura di Sumber Agung, Bandar Lampung. Opening ceremony FWHL tahun 2023 dilaksanakan secara hybrid di Swiss-Belhotel Lampung dan acara pameran di Kantor UPTD KPH Tahura Wan Abdur Rachman di Sumber Agung, pada tanggal 3 Juli 2023.
Acara FWHL tahun 2023 akan diikuti oleh berbagai kelompok sasaran yaitu pelajar/ mahasiswa, pencinta alam, fotografer, event organizer, penggiat wisata alam, dan masyarakat umum.Rangkaian kegiatan FWHL Tahun 2023 sebagai berikut:1. Opening Ceremony dan Temu Bisnis (3 Juli 2023)2. Lomba Cipta dan Baca Puisi (4Juli 2023)3. Lomba Band (5 Juli 2023)4. Lomba Bercerita tentang Hutan Lampung (6 Juli 2023)5. Lomba Memasak Olahan HHBK (7 Juli 2023)6. Lomba Rimbawan Idol (8 Juli 2023)7. Lomba Menggambar dan Mewarnai (9 Juli 2023)8. Atraksi dari UPTD KPH se Provinsi Lampung (3-9 Juli 2023)9. Pameran Produk dan Olahan HHBK (3-9 Juli 2023)10. Lomba Foto dan Video Wisata Hutan Lampung (13 Juni-5Juli 2023)11. Eksplore Wisata Hutan Lampung di UPTD KPH (Maret-Oktober 2023).
Sebagai ajang promosi dan memperkenalkan potensi wisata di Provinsi Lampung khususnya yang berada dalam kawasan hutan. Bapak Gubernur mengingatkan agar pengelolaan potensi wisata hutan dan pembangunan sarana prasaran pendukung harus dilaksanakan secara bijak dan sesuai aturan agar tujuan mendapatkan hasil ekonomi dari pemanfaatan potensi wisata dapat tercapai tanpa menimbulkan kerusakan hutan.
Dalam sambutannya Gubernur Lampung menyatakan bahwa, “Salah satu program dalam agenda kerja utama Pemerintah Provinsi Lampung yang tercantum dalam RPJMD Provinsi Lampung 2019-2024, yaitu Lampung Kaya Festival dan menjadikan Lampung sebagai salah satau tujuan utama ekowisata. FWHL sebagai bagian dari agenda Festival Krakatau Tahun 2023, diharapkan dapat menjadi agenda rutin setiap tahun dengan inovasi-inovasi yang terus berkembang. Selain menyajikan keindahan alam hendaknya dalam promosi wisata hutan juga didorong produk produk UMKM berbasis hasil hutan dan budaya di sekitarnya agar kearifan lokal juga dapat dikenal secara luas.” Ujarnya.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung, Bapak Ir. Yanyan Ruchyansyah, M.Si, menyatakan bahwa, “Selaras dengan tujuan pelaksanaan FWHL maka pada acara opening ceremony ini kami mengundang teman-teman travel agent dan teman-teman pegiat media sosial, blogger dan influencer. Harapannya agar potensi wisata dalam kawasan hutan dapat dipromosikan secara proporsional. Artinya wisata dalam kawasan hutan tidak menjadi ajang eksploitasi para pecinta wisata atau pembuat konten wisata, namun harus tetap terjaga esensi dari “wisata minat khusus” yang menawarkan “perjuangan” dan “kesulitan” untuk menikmati obyek wisata dalam kawasan hutan,” ucap Yanyan.
“Sehingga obyek wisata dalam kawasan hutan tetap terjaga kelestariannya, tidak tergerus oleh kepentingan ekonomi dan konten semata.Selain itu, saya berharap dari pertemuan ini tumbuh rasa kesadaran dalam diri kita untuk bijaksana dalam memanfaatkan kawasan hutan, menyadari pentingnya menjaga kawasan hutan sehingga kita tidak saja mengambil manfaatnya, namun dengan penuh kesadaran dan semangat terus berupaya menJAGA kawasan hutan dengan baik agar tetap LESTARI hingga generasi nanti.” Pungkasnya. (red)
Mudik Lewat Tol Trans Sumatera, Kunjungi Destinasi Wisata Lampung Ini!
JurnalKota, Lampung – Cuti bersama lebaran 2023 dimulai tanggal 19 April. Namun ada saja pemudik yang sudah pulang kampung sebelum tanggal tersebut untuk menghindari kepadatan dan kemacetan arus mudik.
Jalan Tol Trans Sumatera akan menjadi jalur yang banyak dipilih oleh pemudik. Baik yang pulang kampung ke Lampung maupun ke Sumatera Selatan, Jambi, Riau, dan Sumatera Barat.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kadis Parekraf) Provinsi Lampung Bobby Irawan mengatakan, pemudik bisa mampir terlebih dahulu di beberapa objek wisata di Lampung.
“Kalau memiliki banyak waktu dan agar perjalanan pulang kampung tidak membosankan, ada minimal 8 destinasi wisata Lampung yang bisa dikunjungi,” ungkap Bobby di Kantor Dinas Parekraf, Jumat (14/4).
Keluar dari Dermaga Bakauheni, Pemudik ada pilihan mampir di beberapa pantai yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.
“Sebelum bablas di Sumsel, Jambi, atau Riau, pemudik bisa mampir atau menginap di beberapa pantai di dekat Bakauheni atau Kalianda.” Ujar Bobby.
“Atau bisa juga keluar tol di Bandar Lampung, Metro, Tubaba, untuk mengunjungi berbagai objek wisata yang ada di daerah tersebut.” tambahnya.
Berikut ini adalah beberapa objek wisata yang menarik yang tidak jauh dari Tol Trans Sumatera.
Pantai Minang Rua
Tidak jauh dari Pelabuhan Bakauheni ada Pantai Minang Rua. Selain menikmati keindahan pantainya, Anda bisa menginap di homestay atau hotel yang ada di pantai ini.
Pantai Minang Rua adalah pantai yang indah. Pantai pasir putihnya terhampar menghadap ke arah Barat. Dikelilingi bebukitan dan pepohonan. Keelokannya menjadikan pantai ini menjadi salah satu destinasi populer Lampung Selatan.
Yang menjadi daya tarik pantai ini adalah hamparan pasir putihnya yang menawan, laut yang kernih, penangkaran penyu, spot matahari terbenam, dan penginapan yang nyaman.
Dari pelabuhan Bakauheni hanya berjarak 6 kilometer via jalan trans Sumatera.
Bukit Pematang Sunrise.
Bukit Pematang Sunrise adalah sebuah spot yang menyajikan keindahan panorama alam di sekitarnya.
Dari bukit ini Anda akan menghadap Selat Sunda dan beberapa pulau kecil. Di sini Anda bisa menikmati suasana matahari terbit dan matahari terbenam.
Dari Pelabuhan Bakauheni, tempat ini hanya berjarak 3 kilometer saja. Tidak sampai 15 menit, sudah bisa tiba di lokasi parkirnya.
Air Terjun Way Kalam
Air Terjun Way Kalam memiliki ketinggian sekitar 30an meter. Air terjun ini dikelilingi oleh pepohonan besar dan rimbun. Sehingga terlihat begitu indah dan asri.
Dari lokasi parkir menuju air terjun, Anda harus berjalan kaki menuruni lembah. Di sepanjang jalan setapak, Anda akan disuguhkan oleh berbagai tanaman hutan yang tinggi dan rimbun. Serta berbagai suara hewan kecil yang nyaring bunyinya.
Air Terjun Way Kalam berjarak sekitar 20 kilometer dari Pelabuhan Bakauheni melewati Jalan Lintas Sumatera.
Pantai M Beach
Pantai M Beach adalah salah satu pantai indah di dekat Kalianda Lampung Selatan. Memiliki hamparan pasir putih yang halus. Serta pepohonan rindang di sekitarnya.
Berada di pantai ini Anda akan menemukan hamparan pasir putih ditambah dengan warna laut yang indah di saat cerah.
DIkombinasikan dengan pepohonan rindang yang bisa dijadikan tempat berteduh saat terik tengah hari.
Dari Gerbang Tol Kalianda jauhnya sekitar 16 kilometer.
Bukit Aslan
Bukit Aslan berada di ketinggian Bukit Way Gubak Kota Bandar Lampung. Suguhan utamanya adalah pemandangan Kota Bandar Lampung, Teluk Lampung, dan perbukitan Pesawaran di kejauhan.
Anda bisa duduk-duduk santai sembari menunggu matahari terbenam. View sunset dari bukit ini lumayan cantik. Dan di malam hari, bisa menikmati gemerlap lampu Kota Bandar Lampung.
Dari Gerbang Tol Lematang jauhnya sekitar 10 kilometer.
Kota Bandar Lampung
Jika perjalanan terasa masih sangat jauh, salah satu pilihan tempat menginap adalah di Kota Bandar Lampung.
Anda bisa menginao di hotel, hostel, atau homestay. Lalu menikmati beragam kuliner nikmatnya, seperti; nasi uduk, pindang, pempek, seruit, dann lain sebagainya.
Jangan lupa datangi toko oleh-oleh di sekitaran Teluk Betung, Enggal, atau Gang PU.
Taman Purbakala Pugung Raharjo
Ditinjau dari sisi kronologi, situs Taman Purbakala Pugungraharjo begitu unik, menarik, dan variatif. Koleksi peninggalan di sini secara kronologi termasuk lengkap. Mulai dari zaman prasejarah, klasik (Hindu – Budha), hingga masa Islam.
Artefak yang ditemukan di Pugung Raharjo antara lain; manik-manik, dolmen, menhir, pisau, mata tombak, batu berlubang, batu asahan, batu pipisan, kapak batu, batu trap punden, gelang perunggu, dan batu bergores, serta keramik asing dari berbagai dinasti, keramik lokal
Fitur yang ditemukan di situs ini antara lain; punden berundak, batu berlubang, lumpang batu, batu bergores, batu mayat.
Dari gerbang tol Lematang, jauhnya sekitar 33 kilometer. Anda bisa menjangkaunya dalam waktu 40 menit.
Monumen Megou Pak
Monumen Megou Pak, atau Monumen Empat Marga, adalah sebuah sebuah bangunan ornamen relief yang menggambarkan empat sosok tokoh Megou Pak.
Lokasinya berada di dekat Kantor Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat. Jauhnya sekitar 10 kilometer dari Gerbang Tol Menggala.
Keempat sosok yang ada di relief, semuanya mengenakan tutup kepala khas masing-masing marganya.
Ukurannya yang besar membuatnya terlihat begitu megah dan unik. Sehingga bangunan ini menjadi salah satu spot foto bagi wisatawan yang berkunjung ke Panaragan, Tulang Bawang Barat.
Anda juga bisa mengunjung iIslamic Center Tubaba, Uluan Nughik, dan Taman Batu Megalitikum Las Sengoq. (red)
PLN Pastikan Kelistrikan Andal dan Pemerintah Tetapkan Tarif Listrik Triwulan 2 Tidak Naik
JurnalKota, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menetapkan tarif listrik periode April – Juni 2023 tidak mengalami perubahan. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memastikan perseroan terus melakukan langkah efisiensi serta menyajikan listrik andal dan berkualitas bagi seluruh pelanggan.
“Kehadiran listrik sangat penting bagi pergerakan roda ekonomi. Kami terus memastikan pelanggan dapat terus memperoleh listrik yang andal dan berkualitas,” ujar Darmawan. (1 April 2023)
Selain itu, dalam upaya turut menggerakkan perekonomian nasional, perseroan juga selalu aktif meningkatkan penjualan dan memberikan promo layanan ketenagalistrikan serta beragam insentif menarik dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik.
Perlu diketahui, penetapan tarif listrik priode triwulan II tahun 2023 ditentukan oleh realisasi parameter ekonomi makro rata-rata pada bulan November-Desember 2022 dan Januari Tahun 2023, dengan realisasi kurs sebesar Rp 15.522,99 per dolas AS, Indonesian Crude Price (ICP) sebesar 80,90 dolar AS per barel, tingkat inflasi sebesar 0,36 persen, dan Harga Batu Bara Acuan (HBA) sebesar Rp920,41 per kg sesuai kebijakan DMO Batu Bara 70 USD per ton.
Adapun besaran tarif tenaga listrik untuk per April hingga Juni 2023 untuk sektor rumah tangga sebagai berikut:
– Pelanggan Rumah Tangga Daya 450 Volt Ampere (VA) Bersubsidi sebesar Rp 415/ kilowatt hour (kWh)
– Pelanggan Rumah Tangga Daya 900 VA Bersubsidi sebesar Rp 605/kWh.
– Pelanggan Rumah Tangga Daya 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu) sebesar Rp 1.352/kWh.
– Pelanggan Rumah Tangga Daya 1.300-2.200 VA sebesar Rp 1.444,70/kWh.
– Pelanggan Rumah Tangga Daya 3.500 ke atas sebesar Rp 1.699,53/kWh.
Menengok Produktifitas Aset Wakaf di Aceh
Aceh – Lahan wakaf seluas 110 hektare di Desa Lhok Geulumpang, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh…