Bupati Cup 2025 Siap Panaskan Panggung HUT ke-69 Lampung Selatan: Perpaduan Sport, UMKM, dan Budaya

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) tengah mematangkan persiapan Bupati Cup 2025, ajang olahraga bergengsi yang akan menjadi pembuka meriah rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dispora Lampung Selatan, Yespi Cory, mengungkapkan bahwa turnamen tersebut dijadwalkan dibuka pada 27 Oktober 2025 di Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda, meskipun lokasi pelaksanaan masih dapat menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Acara pembukaan akan dimeriahkan dengan Tari Sigeh Pengunten, dan jika memungkinkan juga menampilkan Tari Tuping sebagai bentuk pelestarian budaya Lampung,” ujar Yespi seusai memimpin rapat persiapan di Kantor Dispora, Kamis (9/10/2025).

Perpaduan Olahraga, Ekonomi, dan Kearifan Lokal

Tak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, Bupati Cup 2025 juga dikemas sebagai pesta rakyat, menghadirkan beragam kegiatan pendukung seperti bazar UMKM, pasar murah, dan donor darah.

Yespi menegaskan, kegiatan ini merupakan momentum bersama untuk memperkuat sinergi antarinstansi dan masyarakat.
“Ini bukan hanya hajatnya Dispora, tapi hajat kita semua — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama masyarakatnya,” tegasnya.

Adapun tiga cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan meliputi bola voli, sepak bola, dan tenis, dengan teknis pelaksanaan dikoordinasikan oleh pengurus masing-masing cabor.

HUT Lamsel ke-69 Jadi Momentum Bangkitkan Semangat dan Ekonomi Warga

Selain Bupati Cup, peringatan HUT ke-69 Lampung Selatan juga akan diramaikan berbagai kegiatan menarik, mulai dari fun run, turnamen futsal pelajar, voli pantai, hingga atraksi spektakuler jetski dari Jakarta ke Bakauheni yang digadang-gadang akan memecahkan rekor MURI.

Dengan rangkaian acara yang variatif ini, Pemkab Lampung Selatan berharap semangat olahraga, kebersamaan, dan kebanggaan daerah dapat tumbuh lebih kuat di kalangan masyarakat.

“Melalui HUT tahun ini, kami ingin menghidupkan semangat sportivitas sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui partisipasi pelaku UMKM,” pungkas Yespi.

DWP Lampung Selatan Ajak Ibu Hamil Jadi Garda Terdepan Cegah Stunting Sejak dalam Kandungan

LAMSEL, Kalianda – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan menggelar seminar gizi bertema “Pentingnya Pemenuhan Gizi bagi Ibu Hamil dan Menyusui dalam Rangka Penanganan Stunting”, Kamis (9/10/2025), di Aula Krakatau Kantor Bupati Lampung Selatan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, dan dihadiri oleh Penasehat DWP Reni Apriyani Syaiful Anwar, Ketua DWP Ratna Yanuana Supriyanto, serta para ketua dan anggota DWP dari seluruh kecamatan se-Lampung Selatan.

Peran Ibu Jadi Kunci Generasi Sehat dan Unggul

Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perhatian serius pada ibu hamil dan menyusui.

Menurutnya, masa kehamilan dan menyusui merupakan fase penting yang menentukan masa depan anak.
“Masa kehamilan dan menyusui adalah investasi jangka panjang. Dengan edukasi yang tepat, angka stunting bisa ditekan dan anak-anak akan tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya menurunkan angka stunting di Lampung Selatan.
“Mari kita rapatkan barisan untuk melahirkan generasi unggul dan berdaya saing,” tambahnya.

Reni Apriyani: Gizi Sejak Kandungan Adalah Investasi Bangsa

Sementara itu, Penasehat DWP Lampung Selatan, Reni Apriyani Syaiful Anwar, menekankan pentingnya peran ibu dalam memberikan gizi terbaik sejak masa kehamilan.

“Memberikan gizi terbaik sejak dalam kandungan adalah investasi paling jujur dan mendasar untuk masa depan bangsa. Ibu harus menjadi agen perubahan yang mengubah ketidaktahuan menjadi pengetahuan,” tegas Reni.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara ibu, bidan desa, dan posyandu, agar edukasi gizi dan pemberian makanan tambahan dapat tepat sasaran, khususnya pada periode 1000 hari pertama kehidupan (HPK) yang dikenal sebagai golden period tumbuh kembang anak.

DWP Dorong Kreativitas dan Edukasi Gizi Keluarga

Sebelumnya, Ketua DWP Lampung Selatan, Ratna Yanuana Supriyanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan meningkatkan wawasan anggota DWP tentang pentingnya gizi seimbang bagi ibu hamil dan menyusui.

Kegiatan diikuti 65 peserta dari unsur DWP kecamatan, dan akan berlanjut pada Jumat (10/10/2025) untuk peserta dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kreativitas ibu-ibu dalam memperhatikan gizi keluarga, membangun solidaritas antaranggota, serta mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap gizi ibu dan anak,” ujarnya.

Langkah Konkret Menuju Generasi Bebas Stunting

DWP Lampung Selatan berharap kegiatan ini dapat menjadi gerakan nyata dalam perubahan perilaku gizi di masyarakat, terutama di kalangan ibu hamil dan menyusui.

Seminar ini juga menjadi bukti nyata dukungan DWP Lampung Selatan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan generasi bebas stunting, sehat, dan berkualitas untuk masa depan daerah yang lebih maju.

Sekda Lamsel Lantik Khusaini Rohman, Dorong Karya Tunggal Jadi Desa Penggerak Ekonomi Rakyat

LAMSEL, Katibung – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, secara resmi melantik Khusaini Rohman sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Karya Tunggal, Kecamatan Katibung, pada Kamis (9/10/2025).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Katibung, disaksikan jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Turut hadir Anggota DPRD Lampung Selatan Dapil 7 Ismail, Kepala Dinas PMD Erdiyansyah, Kabag Hukum Qorinilwan, Sekretaris Inspektorat Marko Firzada, dan Camat Katibung Andi Sopiyan.

Sebelumnya, jabatan Pj Kepala Desa Karya Tunggal dijabat oleh Muhammad Hasan sejak 26 September 2024. Seusai serah terima jabatan, Hasan kembali ke posisinya sebagai Plt Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Kecamatan Katibung.

Pemimpin Desa Harus Jadi Inovator dan Penggerak Sosial

Dalam sambutannya, Sekda Supriyanto menegaskan bahwa pelantikan kepala desa bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian penting dari proses pemerintahan yang konstitusional dan berkesinambungan.

“Pelantikan ini adalah amanah konstitusional sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Permendagri Nomor 82 Tahun 2015. Pemerintahan desa harus terus berjalan secara berkelanjutan,” ujar Supriyanto.

Ia menilai tantangan pemerintahan desa di era modern semakin kompleks — mulai dari tuntutan transparansi, digitalisasi layanan publik, hingga dorongan partisipasi masyarakat.

“Kepala desa bukan hanya pemimpin administratif, tapi juga penggerak sosial dan inovator lokal. Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat, bukan sekadar penerima kebijakan, tapi pelaku utama pembangunan,” jelasnya.

Pimpin dengan Data, Layani dengan Hati

Kepada Pj Kades baru, Khusaini Rohman, Sekda berpesan agar selalu memimpin dengan integritas, empati, dan semangat pelayanan publik.

“Pimpinlah dengan hati, bekerjalah dengan data, dan layani masyarakat dengan tulus. Rangkul seluruh elemen desa, BPD, tokoh masyarakat, hingga pemuda. Keberhasilan pemerintahan desa lahir dari sinergi, bukan dari instruksi semata,” tegasnya.

Momentum Menuju Desa Karya Tunggal Maju

Menutup sambutannya, Supriyanto mengajak seluruh pihak menjadikan pelantikan ini sebagai momentum memperkuat sinergi dan mempercepat kemajuan Desa Karya Tunggal di bawah semangat Lampung Selatan MAJU.

“Dengan kebersamaan dan komitmen, saya yakin Desa Karya Tunggal bisa menjadi desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Bantuan Pangan Tahap II di Lampung Selatan: Warga Kini Terima Beras dan Minyak Sekaligus

LAMSEL, Kalianda – Kabar baik bagi masyarakat Lampung Selatan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersiap menyalurkan bantuan pangan tahap kedua untuk alokasi bulan Oktober–November 2025, dengan paket bantuan yang kini lebih lengkap: tidak hanya beras, tetapi juga minyak goreng.

Sosialisasi penyaluran bantuan ini digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog Cabang Lampung Selatan, bertempat di Aula Rimau Kantor Bappeda, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh para koordinator kecamatan, lurah, dan kepala desa dari Kecamatan Kalianda, Sidomulyo, dan Penengahan. Turut hadir Ikin Sodikin, Analis Pasar Hasil Pertanian Ahli Muda dari Bapanas, serta Fedrial Farhan, Pimpinan Bulog Cabang Lampung Selatan.

Bantuan Lebih Lengkap untuk Ringankan Beban Warga

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan, Zulvina Ratnasari, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memastikan penyaluran bantuan berlangsung lancar, tepat sasaran, dan sesuai mekanisme baru.

“Berbeda dengan tahap sebelumnya yang hanya berupa beras, pada alokasi tahap kedua ini pemerintah menambahkan bantuan berupa minyak goreng bagi seluruh **keluarga penerima manfaat (KPM),” jelas Zulvina.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan pangan beras untuk periode Juni–Juli 2025 telah mencapai 100 persen dari target 106.415 KPM.
“Capaian ini berkat kerja sama yang baik antara Bapanas, Bulog, dan pemerintah daerah hingga tingkat desa dan kelurahan,” ujar Zulvina.

Jaga Stabilitas dan Dukung Ketahanan Pangan

Atas nama Pemkab Lampung Selatan, Zulvina menyampaikan apresiasi kepada Bapanas yang terus mendukung pelaksanaan program bantuan pangan.
Menurutnya, program ini bukan hanya membantu masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di daerah.

Ia berharap penyaluran bantuan alokasi Oktober–November kali ini bisa berjalan lebih tertib dan terkoordinasi.
“Dinas Ketahanan Pangan siap mendukung sepenuhnya dari sisi koordinasi, pendataan, pemantauan, hingga pelaporan agar bantuan ini tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu,” tegasnya.

Setiap Keluarga Terima 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak

Sementara itu, perwakilan Bapanas, Ikin Sodikin, menjelaskan bahwa setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan, disalurkan sekaligus untuk dua bulan.

“Totalnya 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng akan diterima oleh setiap keluarga penerima manfaat,” terang Ikin.

Dengan komitmen bersama dari pemerintah pusat hingga daerah, diharapkan bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan keluarga di Lampung Selatan.

Rektor Kunjungi Solo Technopark Kembangkan Science Techno Park Unila

Lampung – Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., didampingi…

Rektor Kunjungi Solo Technopark Kembangkan Science Techno Park Unila

Lampung – Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., didampingi…

Rektor Kunjungi Solo Technopark Kembangkan Science Techno Park Unila

Lampung – Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., didampingi…

Tutup Diksar SMA Kebangsaan Angkatan ke-13 Tahun 2025, Danrem 043/Gatam : Jadikan Diksar Untuk Membentuk Pribadi Siswa yang Tangguh

JurnalKota.net – Lampung Selatan – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H., secara resmi menutup kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Kedisiplinan dan Kepemimpinan Siswa SMA Kebangsaan Angkatan ke-13 Tahun 2025, yang dilaksanakan di Lapangan Soccer Field SMA Kebangsaan, Jl. Trans Sumatera KM.75, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (9/10/2025).

Upacara penutupan berlangsung khidmat dan penuh semangat, menandai berakhirnya masa pendidikan dasar para siswa angkatan ke-13. Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Pembina Lembaga Perguruan Nata Bangsa, Ketua Lembaga Perguruan Nata Bangsa, Wakil Bupati Lampung Selatan, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan Diksar merupakan tradisi yang menjadi kebanggaan bagi siswa, orang tua, serta seluruh civitas akademika SMA Kebangsaan.

> “Hari ini kalian telah menyelesaikan serangkaian kegiatan pendidikan dasar selama tiga bulan dengan penuh semangat dan dedikasi. Pendidikan dasar ini bertujuan membentuk pribadi yang tangguh, berkarakter, serta memiliki ketahanan fisik dan mental yang kuat sebagai bekal dalam menempuh pendidikan selama tiga tahun ke depan,” ujar Danrem.

Lebih lanjut, Brigjen TNI Haryantana memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus sekolah, pamong, pelatih, serta para orang tua yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan pendidikan dasar tersebut.

> “Kepada para siswa yang saya cintai dan banggakan, saya ucapkan selamat atas keberhasilan kalian menyelesaikan pendidikan dasar ini. Teruslah berproses menjadi pribadi yang matang dan calon pemimpin bangsa yang berkepribadian, unggul, cerdas secara akademik, dan memiliki kesamaptaan jasmani yang prima,” pesannya.

Danrem juga menyampaikan penghargaan dan rasa hormat kepada para orang tua siswa angkatan ke-13, serta mengucapkan selamat dan rasa syukur karena dapat bertemu kembali dengan putra-putrinya dalam keadaan sehat dan membanggakan.

> “Kepercayaan bapak ibu kepada SMA Kebangsaan dalam mendidik putra-putri terbaik bangsa merupakan langkah yang tepat. Doa restu dan keikhlasan bapak ibu akan menjadi bagian penting dalam keberhasilan mereka ke depan,” tutup Danrem.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0421/Lampung Selatan, Dandenpomal Lanal Lampung, Kapolres Lampung Selatan, Kalapas II Kalianda, Kepala BNN Kabupaten Lampung Selatan, Kadisdik Lampung Selatan, Ketua Yayasan Pembina Unila, Kepala Sekolah SMA Kebangsaan, para pengurus sekolah, siswa-siswi kelas X, orang tua/wali siswa angkatan ke-13, serta tamu undangan lainnya.*

Dukung Swasembada Pangan, Polres Lampung Utara Gelar Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV

JurnalKota.net – Lampung Utara – Guna mendukung swasembada pangan, Polres Lampung Utara menggelar penanaman Jagung Serentak Kuartal IV di Desain Semuli Raya Kecamantan Abung Semuli Kabupaten Setempat, Rabu (8/10/25).

Acara tersebut di hadiri Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., Dandim 0412 Letkol Inf. Roni Faturohman,Ketua DPRD Lampung Utara diwakili oleh, Dedi Andrianto dan intansi terkait.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres AKBP Deddy mengatakan, tentunya kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik karena kerjasama dan kolaborasi yang terjalin antara jajaran Polres Lampung Utara, seluruh unsur Forkopimda Kabupaten Lampung Utara serta masyarakat untuk terus mendukung program ketahan pangan nasional dan swasembada pangan tahun 2025.

Saya Kapolres Lampung Utara sangat mengapresiasi atas kerjasama ini, serta saya berharap agar program yang kita laksanakan saat ini berdampak positif pada kesejahteraan petani dan kelestarian lingkungan serta sebagai bukti komitmen jajaran Polres Lampung Utara untuk terus terlibat dalam setiap tahap pertanian, mulai dari penanaman hingga penyerapan hasil panen,* jelasnya.

Lanjutnya, tentunya kesuksesan program ini akan dapat tercapai dengan dukungan sinergitas jajaran Polres Lampung Utara, TNI, Forkopimda dan semua kelompok tani yang ada di Kabupaten Lampung Utara.

Pada penanaman jagung serentak secara nasional untuk kuartal IV ini, kita jajaran Polres Lampung Utara pada penanaman bibit jagung kali ini, kita laksanakan di lahan milik Desa Semuli Raya tepatnya di dusun 5 buring dirgantara Desa Semuli Raya, dan lahan yang akan kita tanami bibit jagung hari ini memiliki luas 1 hektar dengan jenis bibit jagung yang akan kita tanam adalah bibit jenis bisi 18 sebanyak sekitar 10 kg.

Tentunya penanaman bibit jagung ini selain memiliki tujuan mengoptimalkan lahan produktif dan meningkatkan produksi jagung, juga program yang kita laksanakan hari ini, diharapkan meningkatkan kesejahteraan petani dengan menciptakan sumber pendapatan tambahan, serta mendorong para petani di wilayah kita untuk dapat menganekaragaman tanaman (diversifikasi tanaman), sehingga para petani khususnya diwilayah kabupaten lampung utara tidak hanya bergantung pada satu komoditas tanaman, sawit misalnya.

“Kami jajaran Polres Lampung Utara akan terus terlibat aktif dalam mendukung seluruh tahapan pertanian, termasuk penyedian lahan, pembibitan, perawatan, hingga distribusi hasil panen. karena saya yakin kegiatan ini adalah langkah strategis dalam menuju perkembangan pertanian yang berkelanjutan dan mandiri untuk generasi masa depan khususnya masyarakat di wilayah kabupaten Lampung Utara,” ujarnya.

Oleh sebab itu saya terus mengajak kepada seluruh masyarakat lampung utara untuk aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah, tni-polri serta kelompok tani dalam mengembangkan budidaya jagung. dengan sinergi tersebut, saya juga berharap hasil panen kita nanti tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal, tetapi dapat juga dipasarkan di luar daerah kabupaten lampung utara. mari kita bersama-sama membangun desa dengan pertanian yang produktif, karena kegiatan semacam ini akan menjadi investasi jangka panjang bagi anak cucu kita.

Saya tekankan bahwa kami hadir disini tidak hanya untuk kegiatan seremonial saja, tetapi juga memastikan bahwa negara dan pemerintah benar-benar hadir dalam mendukung pertanian.

“Polres lampung utara akan mengamankan dan memastikan distribusi hasil pertanian tepat guna dan tepat sasaran. oleh sebab itu saya Kapolres bersama Bupati Lampung Utara dan seluruh stakeholder terkait akan selalu mengevaluasi pelaksanaan program ketahanan pangan ini setiap bulan sehingga program ini dapat berjalan secara optimal dan dapat menghasilkan komoditi jagung sesuai yang kita harapkan,” tegasnya. (*)

Ketua Kota MLB Mas Ariona Jadi Model Desainer Rita Anom Sari, Angkat Wastra Lampung di Ajang Lampung Fashion Tendance 2025

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Ajang Lampung Fashion Tendance 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Radisson Lampung berlangsung meriah dan penuh semangat kreativitas. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian publik datang dari Mighrul Lampung Bersatu (MLB), dengan Ketua Kota MLB Mas Ariona tampil memukau sebagai model busana karya desainer Rita Anom Sari yang mengangkat keindahan wastra Lampung.

Mengusung tema “Beyond Expectashion”, acara ini menjadi panggung bergengsi bagi pelaku mode daerah untuk menampilkan identitas budaya dan inovasi desain khas Lampung. Busana yang dikenakan Mas Ariona menggabungkan motif Lampung klasik dengan sentuhan modern elegan, menonjolkan perpaduan tradisi dan gaya kontemporer yang memikat.

Ketua Umum Mighrul Lampung Bersatu, Ir. Dwita Ria Gunadi, Gelar Ibuan Migo, menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan ajang mode tahunan ini.

> “Kami sangat bangga dapat berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini. Melalui karya para desainer lokal, kami ingin menunjukkan bahwa Lampung memiliki potensi besar dalam industri fashion nasional. Penampilan ini bukan sekadar peragaan busana, tetapi juga bentuk nyata dari semangat pelestarian budaya dan pemberdayaan perempuan Lampung,” ujar Ir. Dwita Ria Gunadi.

Ia juga menambahkan, keterlibatan komunitas lokal seperti MLB dalam ajang tersebut dapat meningkatkan semangat pelaku UMKM, memperluas jejaring kreatif, serta mendorong geliat perekonomian daerah agar tumbuh semakin cepat dan berkelanjutan.

Partisipasi Mighrul Lampung Bersatu di ajang Lampung Fashion Tendance 2025 menjadi simbol kolaborasi antara komunitas, pelaku UMKM, dan desainer lokal dalam memajukan ekonomi kreatif Lampung.

Acara yang berlangsung pada 8–9 Oktober 2025 ini diharapkan mampu memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu pusat kreativitas dan mode di Indonesia.*

Polres Pesisir Barat Dampingi Mediasi Orang Tua Siswa dan MAN 1 Krui Cegah Bullying di lingkungan Sekolah

JurnalKota.net – Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat mendampingi proses mediasi antara orang tua siswa dan pihak sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Krui guna mencegah terjadinya perundungan (bullying) di lingkungan pendidikan. Kegiatan mediasi tersebut berlangsung pada Rabu, 8 Oktober 2025, di ruang Bimbingan Konseling (BK) MAN 1 Krui, Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

Sebelumnya, pada Selasa, 7 Oktober 2025, seorang wali murid bernama F datang ke MAN 1 Krui bersama pegawai Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Pesisir Barat. Kedatangannya bertujuan meminta klarifikasi atas dugaan perundungan yang dialami anaknya, AR, oleh sejumlah teman sekolahnya.

F menjelaskan bahwa anaknya telah menjadi korban perundungan sejak duduk di kelas dua. Bentuk perundungan yang dialami berupa kekerasan verbal hingga pemukulan, dan dilakukan oleh sekitar 18 siswa. Akibatnya, korban mengalami tekanan psikologis dan rasa takut untuk melapor karena mendapat ancaman dari para pelaku.

Kepala MAN 1 Krui, Arif Budiman, mengakui adanya dugaan perundungan dan menegaskan bahwa pihak sekolah akan melakukan pendalaman dengan memanggil seluruh siswa yang diduga terlibat beserta orang tuanya. Ia menambahkan bahwa sekolah mengecam keras tindakan perundungan karena melanggar hukum dan tata tertib sekolah.

Dalam mediasi yang difasilitasi oleh pihak sekolah dan didampingi Polres Pesisir Barat, orang tua korban dan orang tua para terduga pelaku sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Disepakati bahwa para pelaku akan menyampaikan permohonan maaf secara tertulis dan lisan kepada korban.

Sementara itu, pihak keluarga korban menegaskan bahwa jika kejadian serupa kembali terjadi, mereka akan menempuh jalur hukum.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kasi Humas Polres Pesisir Barat IPDA Ahiruddin Putra, mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, untuk mencegah terjadinya kekerasan dan perundungan di sekolah.

“Kehadiran Polres Pesisir Barat dalam kegiatan mediasi ini bertujuan untuk memastikan proses penyelesaian berjalan damai serta memberikan edukasi kepada siswa dan orang tua agar peristiwa serupa tidak terulang. Kami mendukung penuh upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah,” ujar IPDA Ahiruddin Putra.

Dengan adanya pendampingan tersebut, diharapkan seluruh pihak dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan di sekolah.*

Kafilah Lampung Siap Berlaga di STQH Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melepas kafilah asal Lampung untuk mengikuti Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist (STQH) Tingkat Nasional XXVIII Tahun 2025 di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Acara pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Rabu (8/10/2025).

Kafilah berjumlah 36 orang terdiri atas peserta, pelatih, dan official tersebut dijadwalkan berangkat pada Kamis, 9 Oktober mendatang. Pembukaan STQH Nasional ke-XXVIII akan digelar pada 11 Oktober, sementara perlombaan berbagai cabang tilawah dan tahfidz berlangsung pada 12–17 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Marindo menyampaikan apresiasi dan semangat kepada seluruh peserta yang akan mewakili Lampung di ajang nasional tersebut.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya menyampaikan selamat kepada seluruh peserta beserta pelatih dan official yang akan berlaga di STQH Nasional 2025. Saya harap Kafilah Lampung dapat berjaya dan mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Sekdaprov Marindo menambahkan, STQH bukan sekadar ajang lomba, tetapi wadah pembinaan generasi Qur’ani, generasi yang fasih membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Provinsi Lampung pantas berbangga karena minat generasi muda terhadap tilawah dan tahfidz terus meningkat. Berdasarkan data LPTQ, jumlah peserta MTQ dan STQ tingkat provinsi naik sekitar 30 persen dalam lima tahun terakhir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekdaprov Marindo berpesan agar seluruh peserta menjaga sikap dan akhlak selama berada di arena perlombaan.
“Kafilah Lampung adalah duta Al-Qur’an. Di mana pun berada, tunjukkan akhlak terbaik, rendah hati, dan hormati saudara-saudara dari provinsi lain. Jadilah peserta yang membawa teladan melalui tutur kata dan kepribadian yang baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya semangat dan keikhlasan dalam berjuang.
“Pepatah Arab mengatakan “man jadda wajada”, siapa yang bersungguh-sungguh, dia akan berhasil. Saat tampil nanti, tenangkan hati dan lakukan yang terbaik untuk diri sendiri, untuk Lampung, dan untuk Al-Qur’an,” ujarnya.

Kepada para pelatih dan pendamping, Sekdaprov Marindo menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan kesabaran mereka dalam membimbing para peserta.
“Peran pelatih dan pembimbing sangat penting dalam membentuk qari-qariah serta hafidz-hafidzah yang berkarakter kuat. Sementara para official saya minta terus menjaga semangat dan kenyamanan peserta selama kompetisi,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Sekdaprov Marindo mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan agar kafilah Lampung diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesuksesan dalam mengikuti STQH Nasional.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Kafilah Lampung pada STQH Nasional XXVIII Tahun 2025 di Sulawesi Tenggara secara resmi saya nyatakan dilepas,” tutupnya.*

Unila Gelar Rakor Kebijakan Insentif KTW 2025

Lampung – Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan rapat koordinasi pelaksanaan insentif untuk pencapaian Kelulusan Tepat Waktu (KTW)…

Tim Renang Lampung Harumkan Nama Daerah, Tambah Perolehan Medali di Pornas Korpri XVII

JurnalKota.net – Palembang — Cabang olahraga (cabor) renang kontingen Lampung kembali mengukir prestasi membanggakan dengan menambah perolehan medali dalam ajang Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Pornas Korpri) XVII yang digelar di Jakabaring Aquatic Stadium, Palembang, Rabu (8/10/2025).

Atlet Ajeng Perwito Sari berhasil mempersembahkan medali perunggu kedua bagi Lampung untuk nomor 50 meter gaya dada putri usia 31–41 tahun. Capaian serupa juga diraih oleh Asih Purwanti (ASN BPKAD Provinsi Lampung) yang sukses meraih medali perunggu pada nomor 100 meter gaya dada putri usia 42 tahun ke atas, serta Umar Wardoyo (ASN Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung) yang turut menyumbangkan medali perunggu pada nomor 40 meter gaya dada putra usia 42 tahun ke atas.

Dengan tambahan tersebut, cabor renang Lampung telah mengoleksi empat medali perunggu. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kontingen Lampung, mengingat cabang renang baru pertama kali dipertandingkan dalam ajang Pornas Korpri. Selain itu, para atlet Lampung berhadapan langsung dengan lawan-lawan tangguh yang merupakan atlet nasional dari berbagai provinsi.

Pelatih cabor renang kontingen Lampung, Ikkus Heradyan, menyampaikan apresiasi atas perjuangan keras para atletnya yang tetap bersemangat hingga akhir pertandingan.

“Semangat untuk berjuang sampai garis finis menjadi motivasi utama bagi para atlet renang Lampung dalam mempersembahkan yang terbaik bagi masyarakat dan Provinsi Lampung tercinta,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Korpri dan Bapor Korpri Lampung memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Disiplin, kegigihan, dan semangat tanding para atlet menjadi cerminan nilai-nilai yang juga diterapkan dalam pelayanan publik, yakni memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

Prestasi ini diharapkan menjadi sumber inspirasi dan semangat bagi seluruh atlet kontingen Lampung yang masih berjuang di berbagai cabang olahraga untuk mengharumkan nama daerah di kancah nasional.

Dukungan dan doa seluruh ASN serta masyarakat Lampung menjadi energi positif bagi para atlet yang tengah berjuang membawa pulang prestasi terbaik bagi Sai Bumi Ruwa Jurai.*

Lampung Selatan Siap Pecahkan Rekor MURI! Aksi Jetski Jakarta–Bakauheni Jadi Pembuka Spektakuler HUT ke-69

LAMSEL, Kalianda – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tengah bersiap menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 pada 14 November 2025, dengan konsep yang lebih megah, kreatif, dan berkelas nasional.

Tahun ini, Lampung Selatan menyiapkan kejutan besar: pemecahan Rekor MURI melalui perjalanan jetski dari Jakarta menuju Bakauheni. Aksi lintas laut ini akan menjadi pembuka spektakuler rangkaian Festival HUT Lampung Selatan 2025, sekaligus menegaskan posisi Lampung Selatan sebagai gerbang pariwisata dan budaya Pulau Sumatra.

Rencana besar tersebut dibahas dalam rapat panitia pelaksana HUT ke-69 Lampung Selatan yang digelar di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Rabu (8/10/2025).

Zita Anjani Dorong Lampung Selatan Jadi Pusat Festival Nasional

Ketua Tim Penggerak PKK Lampung Selatan, Zita Anjani, yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini dirancang bukan sekadar seremoni, tetapi momentum kebangkitan daerah.

“Kita ingin HUT Lampung Selatan bukan hanya seremoni tahunan, tapi festival besar yang membanggakan daerah. Seperti Jember dan Banyuwangi, Lampung Selatan juga harus punya event besar yang dikenal luas,” ujar Zita dengan optimis.

Zita menjelaskan, rangkaian HUT ke-69 Lampung Selatan akan berlangsung enam hari penuh, menampilkan beragam kegiatan atraktif seperti festival musik, olahraga, pawai budaya, dan bazar UMKM yang akan memeriahkan sore hingga malam hari.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan acara ini.

“HUT ke-69 ini harus jadi kerja kolaboratif. Semua pihak — pemerintah, pelaku usaha, hingga masyarakat — harus ikut berkontribusi. Ini bukan hanya ajang perayaan, tapi juga ruang kreatif dan produktif bagi masyarakat Lampung Selatan,” tegasnya.

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Dalam rapat tersebut, Sekretaris Daerah Lampung Selatan Supriyanto, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriani, serta Ketua DWP Ratna Yanuana, turut membahas berbagai aspek teknis, mulai dari keamanan, logistik, hingga keterlibatan komunitas lokal.

Pemerintah Kabupaten menargetkan agar perayaan ini menjadi ikon tahunan baru, yang dapat menarik wisatawan, memacu ekonomi kreatif, serta memperkuat citra Lampung Selatan sebagai daerah yang dinamis dan berdaya saing nasional.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, kita ingin menegaskan bahwa Lampung Selatan bukan hanya pintu gerbang Sumatra, tetapi juga pusat inovasi, budaya, dan kolaborasi,” pungkas Zita.