Wagub Jihan Nurlela Kunjungi Rumah Warga dari Keluarga Pra-Sejahtera di Sungai Buaya, Mesuji: Beri Pendampingan Intensif Terkait Persoalan Kesehatan, Psikologis dan Ekonomi

JurnalKota.net – MESUJI —– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengunjungi salah satu rumah warga dari keluarga pra-sejahtera di kawasan Register 45, Pemukiman Karya Jaya, Sungai Buaya, Kabupaten Mesuji, Senin (20/10/2025),

Keluarga tersebut diketahui menghadapi persoalan hukum sehingga harus berurusan dengan Polres Mesuji. Kasusnya terkait perlakuan sang ibu terhadap anaknya, yang mengikat anaknya dengan rantai dan meninggalkannya sendirian di rumah.

Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Mesuji memberikan pendampingan intensif kepada keluarga ini. Sebab, Wagub Jihan menilai persoalannya bukan hanya soal hukum, tapi juga kesehatan, psikologis, dan ekonomi.

Seperti diketahui, keluarga ini memiliki dua anak: S dan T. S (6 tahun) dan T (2 tahun). Ayah mereka merupakan buruh kecil yang harus bekerja meninggalkan rumah. Si ibu harus mengurus anaknya T untuk berobat karena menderita penyakit jantung bawaan dan labiopalatoskizis (bibir sumbing), yang mengharuskannya menjalani pemeriksaan bulanan. Penyakit tersebut juga berdampak pada kondisi stunting yang dialami T.

Setiap bulan saat akan mengantar T, ibunya harus merantai S agar tidak nakal karena bermain keluar rumah. Dari sini persoalan muncul.

“Karena keterbatasan ekonomi dan tidak memungkinkan membawa dua anak sekaligus dengan sepeda motor, sementara sang ayah bekerja sebagai buruh tani harian lepas, keputusan untuk mengikat S diambil agar tidak bermain ke sungai atau jalan raya, mengingat ada pengalaman sebelumnya,” ujar Wagub Jihan.

Jihan menegaskan bahwa tindakan ibu tersebut tetap merupakan sebuah kesalahan. Meski demikian, Pemprov Lampung dan Pemkab Mesuji menilai bahwa kasus ini tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi.

Pendekatan yang komprehensif diperlukan mengingat kondisi sosial, ekonomi, dan kesehatan keluarga yang sangat kompleks.

“Kita harus melihat dari berbagai sisi. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga kesehatan, psikologis, dan ekonomi. Mereka masuk kategori masyarakat desil 1, sangat miskin, dan bahkan tidak memiliki rumah tinggal tetap,” ujar Jihan.

Pemerintah daerah saat ini tengah melakukan berbagai upaya, termasuk intervensi gizi, pemeriksaan kesehatan, dan pendampingan psikologis bagi kedua anak. Rumah sakit telah diminta untuk melakukan asesmen menyeluruh, baik terhadap S maupun T.

“Insya Allah, besok dokter akan menjemput mereka untuk pemeriksaan lanjutan dan persiapan tindakan medis, termasuk kemungkinan operasi untuk penyakit bawaan T,” tambahnya.

Jihan menegaskan bahwa seluruh aspek kehidupan keluarga ini harus ditangani bersama, mulai dari penanganan medis, kondisi anak-anak, hingga solusi atas kesulitan ekonomi dan sosial yang mereka hadapi.

“Kita tidak bisa hanya menyelesaikan satu masalah dan mengabaikan yang lain. Ini masalah yang saling berkaitan dan harus diselesaikan secara menyeluruh,” katanya.*

OJK dan TPAKD Pesawaran Kembangkan Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah Berbasis Pesantren Melalui Program EPIKS

JurnalKota.net – Pesawaran, 14 Oktober 2025 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Pesawaran meluncurkan Program Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) di
Pondok Pesantren Al-Hidayat Gerning.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam
mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren dan perluasan akses keuangan
syariah di masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan berbasis keagamaan.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Lampung yang dalam hal ini diwakili oleh
Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Lampung, Ibu Rinvayanti; Bupati
Pesawaran, Ibu Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M.; Wakil Bupati Pesawaran,
Bapak Antonius Muhammad Ali, S.H.; Kepala OJK Provinsi Lampung, Bapak Otto
Fitriandy; Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayat Gerning, Kyai Hi. Ahmad
Ma’shum Abror, M.Pd.I; Bendahara JP3M Provinsi Lampung, Ibu Nyai Hj. Maryam
Maulida; Branch Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Pesawaran, Ibu
Desy Anggraini; serta perwakilan Bank Sampah Sahabat Gajah, perangkat desa
Gerning, dan para santri Pondok Pesantren Al-Hidayat.

Dalam sambutannya, Kepala OJK Provinsi Lampung, Bapak Otto Fitriandy,
menegaskan bahwa program EPIKS merupakan bagian dari upaya memperkuat
peran suatu daerah atau lembaga, yang dalam hal ini adalah pondok pesantren
selaku lembaga pendidikan keagamaan dalam ekosistem keuangan syariah. “OJK
siap membersamai TPAKD Kabupaten Pesawaran agar tahun depan dapat meraih
TPAKD Awards. Kami melihat Pesawaran memiliki potensi besar untuk menjadi
pusat keuangan syariah karena lebih dari 96% penduduknya beragama Islam dan
terdapat lebih dari 80 pondok pesantren di wilayah ini,” ujar Otto.

Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa dalam kegiatan EPIKS kali ini diluncurkan program bank sampah di pondok pesantren dengan mengaktifkan agen laku pandai syariah yang dapat membantu pengolahan limbah sampah, menjadi bernilai ekonomis. Selain itu, telah dilakukan pembukaan 650 rekening Simpanan Pelajar (SimPel) berbasis syariah bagi santri Pondok Pesantren Al-Hidayat Gerning, di mana hasil penukaran sampah akan dimasukkan ke dalam tabungan santri.

“Sinergi antara rekening SimPel syariah dan bank sampah ini adalah inovasi yang
luar biasa. Santri tidak hanya belajar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga
belajar menabung, mengelola keuangan, dan berkontribusi pada ekonomi sirkular
yang berkelanjutan,” tambah Otto.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung yang diwakili oleh Ibu Rinvayanti,
menyampaikan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi besar dalam
pengembangan ekonomi syariah karena merupakan provinsi dengan jumlah pondok
pesantren terbesar kedua di Sumatera, yaitu sebanyak 1.196 lembaga. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, OJK, lembaga keuangan syariah, dan pesantren dalam memberdayakan masyarakat melalui sistem ekonomi yang adil, etis, dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Pesawaran, Ibu Hj. Nanda Indira Bastian,
mengapresiasi dukungan OJK dan BSI yang telah membuka 600 rekening pelajar
bagi santri. Ia berharap kolaborasi ini dapat memperkuat semangat kemandirian
dan literasi keuangan syariah di kalangan santri serta mendorong pesantren
menjadi pusat pemberdayaan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayat, Kyai Hi. Ahmad Ma’shum Abror, turut
menyampaikan bahwa santri di Al-Hidayat tidak hanya belajar ilmu agama, tetapi
juga dibekali keterampilan kewirausahaan seperti membuat roti, meracik kopi,
hingga mengelola pertanian. Ia berharap program EPIKS ini dapat memperluas
manfaat ekonomi pesantren sekaligus membantu pengelolaan sampah menjadi
bernilai ekonomis.

Melalui peluncuran program EPIKS ini, OJK mempertegas komitmennya untuk
mendorong keuangan syariah sebagai pilar penting inklusi keuangan nasional,
dengan menjadikan pesantren sebagai pusat penggerak ekonomi umat dan agen
perubahan menuju masyarakat yang sejahtera, berdaya, dan cerdas finansial.*

Kasdam XXI/RI : Jadikan Dekopinwil Sebagai Pusat Koordinasi Bagi Koperasi Agar Menjadi Kuat, Mandiri dan Mampu Mensejahterakan Masyarakat

JurnalKota.net – Lampung – Bertempat di Balai Keratun Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Lampung, Jl. Wolter Monginsidi, Teluk Betung, Bandar Lampung, Kepala Staf Kodam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., menghadiri Musyawarah Wilayah Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Provinsi Lampung, Rabu (22/10/2025).

Kegiatan Musyawarah Wilayah ini turut dihadiri Gubernur Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Bendahara Umum Dekopin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Lampung, perwakilan Binda Lampung, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Lampung atas terselenggaranya musyawarah wilayah tersebut.

> “Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Lampung memiliki potensi besar di sektor pertanian. Kita dikenal sebagai penghasil utama padi, jagung, dan ubi kayu serta berbagai komoditas unggulan lainnya. Namun, meskipun memiliki kekayaan alam yang luar biasa, kita masih menghadapi tantangan besar dalam pemerataan kesejahteraan,” ujarnya.

Gubernur menambahkan, dengan PDRB mencapai 483 triliun rupiah, namun pendapatan per kapita masyarakat masih tergolong rendah, sekitar 51 juta rupiah per tahun, sedangkan pengeluaran per kapita rata-rata hanya 15 juta rupiah per tahun, yang sebagian besar digunakan untuk kebutuhan konsumsi.

> “Lampung memang merupakan provinsi dengan perekonomian terbesar keempat di Sumatera, namun dalam hal pendapatan per kapita, kita masih berada di posisi ketiga terendah. Di sinilah koperasi memainkan peran penting. Koperasi bukan sekadar wadah usaha, tetapi juga alat untuk memperkuat ekonomi rakyat, dengan semangat kebersamaan, keadilan, dan kemandirian,” tegasnya.*

Polres Pesisir Barat Hadiri Apel dan Gema Shalawat Peringatan Hari Santri Nasional

JurnalKota.net – Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat menghadiri kegiatan Apel dan Gema Shalawat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025 yang digelar pada Rabu, 22 Oktober 2025, di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

Kegiatan yang dihadiri Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, para ustadz, santri, serta elemen masyarakat tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna. Peringatan Hari Santri ini juga dirangkaikan dengan pembacaan shalawat bersama sebagai wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW dan harapan agar daerah senantiasa aman, damai, serta diberkahi.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Kasat Binmas Polres Pesisir Barat IPTU Totok Tri Winarno menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam peringatan Hari Santri merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan sinergitas bersama ulama, santri, serta masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Hari Santri menjadi momentum bagi kita semua untuk meneladani semangat perjuangan para ulama dan santri dalam menjaga persatuan bangsa. Polres Pesisir Barat akan terus bersinergi bersama tokoh agama dalam mewujudkan situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pesisir Barat,” ujar IPTU Totok.

IPTU Totok juga menambahkan bahwa peran ulama dan santri sangat penting dalam mencegah paham radikalisme serta menjaga kerukunan umat beragama di tengah masyarakat.

Kegiatan peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 ini berjalan tertib, aman, dan penuh khidmat hingga selesai.*

 

Kades Way Huwi Ajak Warga Dukung Program Pemerintah dan Jaga Keutuhan NKRI

Lampung Selatan – Kepala Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Muhammad Yani, mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Lampung, khususnya warga Desa Way Huwi, untuk senantiasa mendukung kebijakan dan program pemerintah serta berperan aktif menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal tersebut disampaikan Muhammad Yani dalam kegiatan pertemuan bersama masyarakat yang juga dihadiri oleh anggota kepolisian setempat, Jumat (17/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Yani menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan visi “Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045.”

“Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Desa Way Huwi, untuk bersama-sama mendukung kebijakan dan program pemerintah. Dukungan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan agar Lampung semakin maju dan Indonesia dapat mencapai cita-cita emasnya,” ujar Muhammad Yani.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian dan kinerja pemerintah yang telah bekerja keras membangun bangsa, baik di tingkat pusat maupun daerah. Menurutnya, komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat pelayanan publik patut diapresiasi bersama.

“Kami memberikan penghargaan dan apresiasi atas kerja keras pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional, memperkuat ekonomi rakyat, serta memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Sudah seharusnya kita ikut mendukung dan mengawal pelaksanaan program-program tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Muhammad Yani mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan suasana keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, nyaman, dan kondusif.

“Mari kita semua berperan menjaga lingkungan agar tetap aman, damai, dan tertib. Situasi kamtibmas yang kondusif akan menjadi modal utama untuk kelancaran pembangunan di segala sektor,” tegasnya.

Dalam pertemuan itu, pihak kepolisian yang hadir juga memberikan dukungan terhadap imbauan Kepala Desa, sekaligus mengingatkan pentingnya partisipasi warga dalam menjaga ketertiban sosial dan mencegah potensi gangguan keamanan di wilayahnya.

Muhammad Yani menutup sambutannya dengan menyerukan semangat gotong royong dan persatuan dalam membangun daerah.

“Dengan persatuan, kerja sama, dan rasa cinta tanah air, saya yakin Desa Way Huwi dan masyarakat Lampung dapat menjadi bagian penting dari pembangunan nasional menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.

Rapat Luar Biasa Senat Dies Natalis FISIP ke-39

Lampung – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) gelar rapat luar biasa…

Mahasiswa Universitas Lampung Wakili Indonesia di ASEAN International Conference on Energy and Environment (AICEE) 2025

Lampung – Dua mahasiswa Universitas Lampung, Salsa Bila Wijaya (Fakultas Hukum) dan Ryan Mukti Sasongko (FISIP),…

Bukan dikeluarkan, Gina Siswa SMP ternyata mengundurkan diri sejak tahun 2023

JK, BANDAR LAMPUNG – Wakil Kepala SMPN 13 Bandar Lampung, Abdul Rohman membantah pihak sekolah yang mengeluarkan Gina Dwi Sartika menurut nya Gina keluar sekolah dengan alasan ingin masuk pondok.

Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Rabu 22 Oktober 2025 mendatangi kediaman gina yang berada di Desa kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong tatatan Kabupaten Pesawaran Rabu 22 Oktober 2025.

Kunjungan itu untuk memastikan video viral yang menyebutkan adanya aksi bullying dilingkungan sekolah. Setelah dilakukan pengecekan ternyata dugaan Bullying terjadi 2 tahu lalu. Gina 16 tahun

merupakan anak yang selama ini mendapat Pendampingan Dinas PPPA Kota Bandar Lampung.

“Gina selama ini selalu kami dampingi, gina sering main dipusat perbelanjaan. Waktu itu ada masalah lain, tapi sudah diselesaikan,” ujar Maryamah Kadis PPPA Kota Bandar Lampung.

Maryamah juga menceritakan 2 tahun lalu, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Kota Bandar Lampung juga menawarkan gini untuk melanjutkan pendidikan, tapi hal itu di tolak.

“Dulu juga gina kita tawarkan untuk melanjutkan sekolah tapi menolak dengan alasan ingin mondok,” ujar Maryamah Kadis PPPA Kota Bandar Lampung.

Sementara itu Camat kemiling Andi Syaputra Kesuma menjelaskan.

Pihaknya datang kelokasi untuk memastikan informasi yang beredar, setelah dilakukan pengecekan ternyata informasi tersebut tak semuanya benar.

“Setelah dicek ternyata Bukan dikeluarkan. tapi mengundurkan diri tahun 2023, alasannya dia mau ikut adeknya di pondok,” ujar Andi Syaputra Kesuma.

Andi meminta kepada keluarga agar gina bisa melanjutkan sekolahnya.

“Kita memastikan bahwa dia sekolah, kejar paket B, Pemerintah bantu administrasi,” tutup Andi.(*)

Silaturahmi dan Konsolidasi Organisasi Exco Partai Buruh Provinsi Lampung: Wujudkan Semangat Kebersamaan dan Evaluasi Menuju Kemajuan Partai

JurnalKota.net – Bandar Lampung, 22 Oktober 2025 — Komite Eksekutif (Exco) Partai Buruh Provinsi Lampung menggelar kegiatan Silaturahmi dan Konsolidasi Organisasi yang berlangsung di Hotel Aston, Bandar Lampung, pada Rabu (22/10). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Exco Partai Buruh Provinsi Lampung, Bapak Sulaiman Ibrahim, S.H., serta diikuti oleh seluruh jajaran pengurus Exco kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Turut hadir dalam acara tersebut Sekretaris Jenderal Partai Buruh, H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H., serta anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (TUBABA) yang juga merupakan kader Partai Buruh.

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Partai Buruh, yang menumbuhkan semangat solidaritas dan perjuangan di antara seluruh peserta yang hadir.

Dalam sambutannya, Ketua Exco Provinsi Lampung, Sulaiman Ibrahim, S.H., menegaskan pentingnya semangat evaluasi dan refleksi bagi seluruh jajaran Partai Buruh di daerah.

“Kita semua harus terus melakukan evaluasi dan memperkuat konsolidasi agar langkah dan cita-cita besar Partai Buruh dapat terwujud. Kebersamaan adalah kunci dalam perjuangan politik dan sosial kita,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Buruh, H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H., dalam arahannya menekankan pentingnya memperkuat struktur organisasi dan memperluas basis massa di seluruh wilayah Lampung. Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk bekerja dengan semangat gotong royong demi memperjuangkan hak-hak buruh dan kesejahteraan rakyat.

Kegiatan silaturahmi dan konsolidasi ini menjadi momentum penting dalam mempererat solidaritas internal partai serta memperkuat koordinasi antar Exco di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Dengan semangat kebersamaan, Partai Buruh Lampung menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai kekuatan politik yang memperjuangkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.*

Diskominfo Lampung Barat Jadi Rujukan, Diskominfo Kota Metro Pelajari Sistem Pengelolaan Kerja Sama Media

Lampung Barat — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Barat menjadi salah satu perangkat daerah yang…

FT Unila Gelar ICCTEIE 2025 Bahas Transisi Energi

Lampung – Fakultas Teknik (FT) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Konferensi Internasional Ketiga tentang Teknologi Konvergensi dalam…

Unila Dukung Program Sekolah Garuda: Siapkan Generasi Sains-Teknologi Berdaya Saing Global

Lampung – Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., bersama…

Kasdam XXI/RI Bersama Wagub dan Forkopimda Provinsi Lampung Hadiri Akad Massal KUR 800.000 Debitur dan Peluncuran KPP

JurnalKota.net – Lampung – Kepala Staf Kodam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., bersama Wakil Gubernur Lampung, Dr. Jihan Nurlela Chalim, M.M., serta jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, menghadiri kegiatan Akad Massal Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 800.000 debitur dan Peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP), bertempat di Mahan Agung, Teluk Betung, Bandar Lampung, pada Selasa (21/10/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang sekaligus melaunching Akad Massal KUR dan Kredit Program Perumahan (KPP). Program ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi nasional, memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat kecil, serta memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa kegiatan Akad Massal KUR dan peluncuran KPP ini merupakan bagian nyata dari upaya pemerintah dalam mempercepat pemulihan serta penguatan ekonomi nasional, terutama melalui pemberdayaan UMKM dan perluasan akses perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

> “Dengan menyalurkan KUR kepada 800.000 debitur di seluruh Indonesia, pemerintah berharap akan tercipta lapangan kerja baru, peningkatan produktivitas, serta pemerataan ekonomi di berbagai daerah. Selain itu, peluncuran Kredit Program Perumahan (KPP) menjadi langkah strategis untuk mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Menko Perekonomian.

Airlangga juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan agenda besar pemerintah dalam memperkuat kesejahteraan sosial, sekaligus mendukung sektor konstruksi dan industri turunannya. Ia menambahkan, pemerintah akan terus mendorong percepatan penyaluran KUR oleh lembaga keuangan dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan usaha debitur.

> “Kami berkomitmen memperluas cakupan sektor penerima manfaat, termasuk sektor pertanian, perikanan, industri kreatif, dan ekonomi digital. Kepada para penerima KUR dan KPP, gunakanlah fasilitas pembiayaan ini dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, dan menciptakan peluang kerja di sekitar Anda,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Menko Perekonomian mengajak seluruh pihak untuk memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi dalam membangun perekonomian nasional yang inklusif dan berkeadilan, serta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Sebagai bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program-program pemerintah, Kodam XXI/Radin Inten terus berperan aktif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan pembinaan teritorial, pendampingan ekonomi rakyat, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Kehadiran Kasdam XXI/RI dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.*

Cemburu Buta, Wanita di Bandar Lampung Tega Sayat Kelamin Kekasih Gelap Hingga Nyaris Putus

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Polsek Panjang meringkus WD (28), seorang wanita asal Bumi Waras, Bandar Lampung, usai nekat menganiaya KS (32), yang tak lain adalah kekasihnya hingga alat kelaminnya nyaris putus.

Peristiwa penganiayaan sendiri terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Lapangan Baruna Kelurahan Karang Maritim, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung pada Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kapolsek Panjang, Kompol Martono membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, untuk pelaku sudah kita amankan pada Selasa (21/10/2025), sekira pukul 06.30 WIB, di kediamannya, saat ini sudah kita lakukan penahanan terhadap pelaku, “Kata Kompol Martono, Selasa (21/10/2025).

Kapolsek menambahkan pelaku awalnya menghubungi korban untuk bertemu di lapangan baruna, sebelum bertemu pelaku sudah menyiapkan pisau cater.

Setelah bertemu, pelaku mengajak korban untuk melakukan hubungan intim. Kemudian, pelaku mengambil carter yang sudah disiapkan dan langsung menganiaya korban.

“Pelaku ini langsung mengambil cater dan melukai kemaluan korban. Akibatnya, korban mengalami luka sayatan pada bagian kemaluan hingga nyaris putus,” ujarnya.

Menurut Martono, korban saat ini masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku mengaku nekat menganiaya korban lantaran sakit hati karena korban menikah dengan wanita lain dan juga karena korban kerap mengencani banyak wanita lainnya.

Pelaku sama korban ini sudah dari tahun 2019 menjalin hubungan asmara, pelaku juga tahu kalo korban ini sudah punya istri.

Selain pelaku, Polisi juga turut menyita 1 buah pisau carter warna merah.

Saat ini pelaku telah diamankan Mapolsek Panjang guna dilakukan proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.(*)

Agnesia Wulan Marindo Ditunjuk Ketua DPW Lasqi Lampung

JK, BANDAR LAMPUNG – Sekjen DPP Lasqi Nusantara Jaya Aminundin melantik Agnesia Wulan Marindo, sebagai Ketua DPW Lasqi Nusantara Jaya Provinsi Lampung masa bakti 2025-2030, disaksikan Dewan Pembina Ibu Purnama Wulan Sari Mirza, di Balai Keratun, Komplek Dinas Kantor Gubernur, Bandarlampung, Selasa (21/10/2025).

Sekjen Aminundin, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa Lasqi memiliki trilogi utama, yakni dakwah, pembinaan, dan pelestarian seni budaya Islam.

Ia juga memaparkan sejumlah program nasional Lasqi lima tahun ke depan, termasuk pelaksanaan Festival Lasqi Nusantarajaya 2025 di Kabupaten Bogor, serta rencana kegiatan di berbagai provinsi hingga tahun 2030.

“Lampung menjadi salah satu provinsi yang aktif dalam pembinaan seni qasidah. Kami berharap Lampung dapat kembali menjadi tuan rumah ajang nasional di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Ketua DPW Lasqi Nusantara Jaya Provinsi Lampung Agnesia Wulan Marindo, dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk memajukan Lasqi di Lampung.

“Lasqi Nusantara Jaya bukan sekadar wadah seni qasidah, melainkan ruang bagi ekspresi budaya Islami yang membangun karakter umat. Di era digital ini, Lasqi memiliki peluang besar untuk menjangkau generasi muda dan memperkenalkan wajah Islam yang damai dan kreatif,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara DPW dan DPD kabupaten/kota agar program kerja Lasqi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Seperti orkestra, setiap daerah memiliki suara khasnya, tetapi keindahan sejati baru terdengar ketika semuanya berpadu selaras,” ucapnya.

Agnesia menambahkan, Lasqi Nusantara Jaya akan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam membina generasi muda, memperkuat nilai-nilai keislaman, dan melestarikan budaya daerah.

“Dengan semangat kebersamaan, kita jadikan masa bakti ini sebagai momentum kebangkitan Lasqi Nusantara Jaya di Provinsi Lampung,” ujarnya

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan hadir mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Dia mengatakan Pemerintah Provinsi Lampung mendukung pengembangan seni dan budaya Islami sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Semoga amanah ini dapat diemban dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat kebersamaan dalam memajukan seni serta budaya Islam di Bumi Ruwa Jurai yang kita cintai,” ujarnya.

Sekdaprov Marindo menegaskan bahwa pelantikan pengurus Lasqi Nusantara Jaya merupakan momentum penting untuk menghidupkan kembali semangat seni dan budaya Islami di tengah masyarakat.

Ia menilai, qasidah dan gambus bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana dakwah dan pembinaan moral yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Lampung.

“Kalau kita menengok ke belakang, seni qasidah sudah menjadi bagian dari denyut kehidupan masyarakat kita. Irama gambus yang khas dan liriknya yang sarat pesan moral telah mengiringi berbagai kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekdaprov Marindo menyoroti pentingnya menjaga keberlanjutan dan regenerasi dalam seni qasidah.

Ia menyampaikan tiga hal penting yang menjadi arah pembinaan Lasqi Nusantara Jaya ke depan, yakni memperkuat pembinaan dan regenerasi seni qasidah di kalangan generasi muda.

“Anak muda perlu kita dorong agar melihat qasidah bukan hal kuno, tapi seni Islami yang relevan, penuh nilai, dan bisa menjadi ekspresi positif mereka,” ujarnya.

Selanjutnya, membangun kolaborasi lintas sektor dimana Ia menegaskan pentingnya kerja sama antara Lasqi dengan pemerintah daerah, sekolah, pesantren, dan lembaga keagamaan agar kegiatan seni budaya Islami semakin produktif, mendidik, dan berdaya guna serta menjadikan Lasqi Nusantara Jaya sebagai ruang pemersatu.

Sekdaprov Marindo berharap Lasqi menjadi wadah sinergi antara para seniman, tokoh agama, dan masyarakat dalam membawa pesan moral, spiritual, dan kebangsaan melalui karya seni.

“Seni qasidah harus menjadi media yang menumbuhkan harmoni sosial dan memperkuat nilai persaudaraan di tengah keberagaman Lampung,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan Lasqi melalui sinergi program pembinaan seni dan budaya hingga ke tingkat kabupaten dan kota.

“Pelantikan hari ini bukan sekadar seremonial, tapi menjadi titik awal semangat baru untuk membangun Lampung yang berkemajuan, religius, dan berbudaya. Mari kita jadikan seni qasidah sebagai kekuatan spiritual sekaligus sarana mempererat persaudaraan di tengah masyarakat,” tegasnya.(*)