Unila Terima Penghargaan BNN Provinsi Lampung atas Kontribusi Aktif dalam P4GN

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan bebas…

Unila Raih Penghargaan UAPPA-W Terbaik I Kategori Kecil dari Kanwil DJPb Lampung

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) meraih penghargaan sebagai Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran-Wilayah (UAPPA-W) Terbaik I…

FH Gelar Sidang Terbuka Promosi Doktor ke-33 Ilmu Hukum

LAMPUNG – Promovendus Yulia Neta resmi menyandang gelar doktor usai melaksanakan sidang ujian terbuka promosi doktor…

Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Inggris Gelar Asesmen Lapangan oleh LAMDIK

LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan asesmen lapangan akreditasi untuk…

Modeling Cilik Nindya Nafisya Putri Tampil Anggun di Pembukaan Festival Krakatau 2025

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Festival Krakatau (K-Fest) ke-34 Tahun 2025 resmi dibuka dengan meriah pada Sabtu (5/7/2025) di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung. Acara pembukaan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Nova Arisne, Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Purnawa Wulan Sari Mirza, serta Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.

Mengusung tema “Nemui Nyimah” yang berarti menyambut dan memuliakan tamu dalam budaya Lampung—festival tahun ini menampilkan berbagai pertunjukan budaya, termasuk peragaan busana adat oleh para model muda daerah.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Modeling Cilik Nindya Nafisya Putri. Gadis cantik yang juga putri dari Bendahara Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung, Mala Sari, tampil memukau mengenakan pakaian adat Lampung. Penampilannya mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan dan penonton yang hadir.

Mala Sari, ibunda Nindya, mengaku bangga dan terharu atas penampilan sang putri. Dalam wawancara singkat, ia mengungkapkan bahwa momen tersebut dipersembahkan untuk mendiang suaminya, Riko Amir, yang semasa hidupnya menjabat sebagai Ketua PW IWO Lampung.

“Biasanya, kalau putri kami tampil di acara seperti ini, almarhum suami saya selalu mendampingi. Hari ini kami persembahkan momen ini untuk beliau,” ujar Mala.

Usai acara, Nindya berkesempatan berfoto bersama Gubernur Lampung Iyai Mirza dan Ketua TP-PKK yang juga istri gubernur, Purnawa Wulan Sari Mirza.

Festival Krakatau merupakan agenda tahunan Pemerintah Provinsi Lampung yang bertujuan mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata daerah. Tahun ini, nuansa tradisional kian kental dengan keterlibatan generasi muda seperti Nindya yang turut melestarikan adat dan budaya Lampung melalui peragaan busana.*

Tokoh Lampung Desak Perda Anti LGBT Segera Direalisasikan

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG – Sejumlah tokoh penting di Provinsi Lampung mendesak agar segera diterbitkan Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Gubernur (Pergub) yang secara tegas melarang praktik LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Hal ini mencuat dalam rapat koordinasi yang digelar Kamis, 3 Juli 2025, di Ruang Rapat Rektorat Kampus Darmajaya, Bandar Lampung.

Pertemuan yang difasilitasi oleh Habib Umar Assegaf selaku Koordinator Lampung Anti LGBT ini dihadiri oleh tokoh-tokoh berpengaruh, termasuk Mantan Rektor IIB Darmajaya Hi. Firmansyah, Ketua Pengda TP Sriwijaya Lampung Hj. Nurhasanah, dan Ustadz Edi Azhari dari Dewan Dakwah Lampung.

Hi. Firmansyah dalam paparannya menekankan pentingnya pemerintah daerah, khususnya Gubernur Lampung, untuk segera menerbitkan Pergub anti LGBT sebagai bentuk perlindungan terhadap nilai-nilai budaya dan agama yang dianut masyarakat Lampung.

“Gubernur tidak boleh ragu. Ini soal moralitas generasi. Kami dorong secepatnya Pergub anti LGBT diterbitkan,” tegas Firmansyah.

Sementara itu, Hj. Nurhasanah menilai peran media massa sangat penting dalam mengawal isu ini. Ia meminta agar kasus-kasus terkait LGBT terus di-blow up untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat.

“Ini bukan sekadar isu sosial, tapi pelanggaran terhadap nilai luhur bangsa. Prilaku LGBT jelas bertentangan dengan Sila Pertama Pancasila yakni Ketuhanan Yang Maha Esa,” ujar Nurhasanah lantang.

Ustadz Edi Azhari dari Dewan Dakwah Lampung turut memberikan pandangan dari sisi keagamaan. Menurutnya, peran ulama adalah untuk menyampaikan dakwah dan menuntun umat, namun keputusan kebijakan tetap berada di tangan para pemimpin atau amir.

“Ulama hanya bisa mengingatkan dan berdakwah. Yang bisa mengeluarkan regulasi adalah para pemegang otoritas. Maka kita harus dorong pemimpin agar tegas dalam hal ini,” jelas Edi Azhari.

Habib Umar Assegaf yang memoderatori diskusi menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan musyawarah langkah kedua dalam rangka merealisasikan Perda anti LGBT di Lampung.

“Kita akan terus melakukan langkah-langkah strategis agar regulasi ini benar-benar lahir dan bisa diterapkan dengan baik,” ujar Habib Umar.

Rapat ini ditutup dengan seruan bersama agar masyarakat dan tokoh agama di Lampung terus bersatu menyuarakan pentingnya menjaga nilai-nilai moral dan spiritual bangsa dari pengaruh gaya hidup menyimpang yang dinilai merusak.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Pengda TP Sriwijaya Lampung, Akademisi, Politisi berbagai parpol, Bulan Sabit Merah, dan berbagai ormas Islam dan komunitas masyarakat lainnya. (*)

Jelang Muswil, DPW Gerak Lampung Koordinasi dengan Dewan Penasehat dan Pakar

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) Gerakan Rakyat (Gerak) Provinsi Lampung yang dijadwalkan pada Sabtu, 5 Juli 2025, jajaran pengurus DPW Gerak Lampung intensif menjalin koordinasi dengan Dewan Penasehat dan Dewan Pakar organisasi.

Muswil akan digelar di Gedung Pokdar Mitra Kamtibmas, yang beralamat di Jl. Bumimanti II, Kampung Baru, Kedaton, Bandar Lampung. Acara ini akan dihadiri oleh peserta dari 15 perwakilan DPD Gerak Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung, yang terdiri dari unsur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara masing-masing daerah.

Ketua DPW Gerak Provinsi Lampung, Benny Ryansyah, mengatakan bahwa langkah koordinasi ini dilakukan sebagai bentuk sinergi dan penguatan struktur organisasi guna menyukseskan gelaran Muswil yang diharapkan menjadi momentum konsolidasi dan penguatan gerakan di daerah.

> “Kami bersilaturahmi dan berkonsultasi dengan para tokoh Dewan Penasehat dan Dewan Pakar, seperti Bapak Abdullah Fadli Auli, Hi. Fauzi Syarief, Dr. Hi. Firmansyah, MBA., MSc., Hi. Nuryadin, SH, dan banyak tokoh lainnya yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu,” ujar Benny.

Ia berharap melalui koordinasi ini, Muswil Gerak Lampung dapat berjalan lancar, meriah, dan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh elemen organisasi serta masyarakat luas.

Tanggapan Dewan Penasehat dan Dewan Pakar

Dr. Hi. Firmansyah, MBA., MSc, selaku Dewan Pakar, mengapresiasi semangat dan inisiatif DPW Gerak Lampung dalam mempersiapkan Muswil.

> “Muswil ini bukan hanya agenda rutin organisasi, tetapi momentum penting untuk merumuskan arah gerakan ke depan. Saya mendukung penuh dan berharap lahir kepengurusan yang solid serta program kerja yang menyentuh kebutuhan rakyat,” katanya.

Hi. Fauzi Syarief, anggota Dewan Penasehat, turut menyampaikan dukungannya. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai kebersamaan di tengah dinamika organisasi.

> “Koordinasi seperti ini sangat strategis. Muswil harus menjadi ajang konsolidasi yang sehat, demokratis, dan memperkuat nilai perjuangan rakyat. Kita harus tetap solid dan saling menopang,” ungkapnya.

Hi. Nuryadin, SH, menyoroti pentingnya Muswil sebagai titik awal memperkuat kelembagaan organisasi secara struktural dan fungsional.

> “Saya mengapresiasi langkah DPW Gerak Lampung yang serius dalam menyiapkan Muswil ini. Ini momentum penting untuk menyusun strategi perjuangan ke depan dan memperkuat sinergi dengan berbagai elemen. Gerak harus tampil sebagai organisasi yang cerdas, inklusif, dan berorientasi pada solusi,” tegas Nuryadin.

Mardi Syahpery, M.M, sebagai Dewan Penasehat, menyampaikan harapannya agar Muswil menjadi ajang regenerasi yang sehat dan pemantapan arah gerakan.

“Saya mendukung penuh pelaksanaan Muswil ini. Ini adalah forum penting untuk memperkuat barisan, menyegarkan struktur, dan mempertegas komitmen perjuangan organisasi. Gerak harus mampu membaca tantangan zaman dan hadir sebagai kekuatan rakyat yang solutif dan konsisten,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Abdullah Fadli Auli, yang menyatakan optimisme terhadap keberhasilan Muswil jika seluruh pihak bersinergi dan menjaga semangat kolektif.

> “Kunci sukses Muswil adalah kekompakan. Jika semua unsur saling mendukung, saya yakin Gerak Lampung akan melahirkan kepemimpinan yang kuat dan visioner,” ucapnya.

Muswil Gerak Provinsi Lampung 2025 diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran organisasi ini di tengah masyarakat serta memperluas jaringan perjuangannya di tingkat daerah maupun nasional.*

Prodi S-1 Pendidikan Fisika Gelar Asesmen Lapangan oleh LAMDIK

LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan asesmen lapangan akreditasi untuk…

Rektor Terima Audiensi Bupati Lampung Timur, Bahas Kerja Sama Strategis Pengembangan SDM

LAMPUNG – Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., didampingi…

Inflasi Lampung Pada Juni 2025 Terjaga Dalam Sasaran 2,5±1% (YOY)

JurnalKota.net – Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Lampung pada bulan Juni 2025 tercatat mengalami inflasi…