OPTIMISME KONSUMEN TERHADAP PEREKONOMIAN LAMPUNG PADA APRIL 2024 TETAP KUAT

JurnalKota.net – Keyakinan masyarakat Lampung terhadap kinerja ekonomi Lampung secara
keseluruhan pada April 2024 tetap kuat. Hal ini terindikasikan dari hasil Survei Konsumen
Bank Indonesia Provinsi Lampung (BI Lampung) yang menunjukkan bahwa Indeks
Keyakinan Konsumen (IKK) berada pada level optimis (>100) sebesar 141,75. Optimisme
konsumen tersebut tercatat lebih tinggi jika dibandingkan dengan 129,00 pada bulan Maret
2024. IKK Provinsi Lampung yang tetap positif, sejalan dengan IKK Nasional pada April
2024 yang sebesar 127,7, atau tetap berada pada level optimis.
Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) yang mencerminkan persepsi konsumen terhadap
kinerja perekonomian saat ini tetap berada pada level optimis. Hal ini tercermin dari IKE
sebesar 125,17 dibandingkan dengan 117,00 pada bulan Maret 2024. Tetap kuatnya
keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini didukung oleh optimisme
konsumen terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja saat ini, dan tingkat
konsumsi barang tahan lama (durable goods).
Pada April 2024, 54,5% responden memiliki persepsi bahwa penghasilan saat ini
meningkat jika dibandingkan dengan 6 bulan yang lalu. Sementara itu keyakinan konsumen
dalam melakukan pembelian durable goods lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya.
Tercatat 34,5% responden yang mengkonsumsi durable goods saat ini meningkat,
sementara 52,0% responden lainnya menyatakan relatif stabil. Konsumsi durable goods
yang meningkat terutama pada belanja furnitur dan perabotan rumah tangga serta belanja
elektronik yang masing-masing tercatat sebanyak 42,0%.
Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang mencerminkan persepsi
konsumen terhadap kinerja perekonomian 6 bulan ke depan (Oktober 2024) juga tetap
berada pada level optimis yaitu pada April 2024 tercatat sebesar 158,33, lebih tinggi jika
dibandingkan dengan 141,00 pada periode sebelumnya. Ekspektasi konsumen terhadap
kondisi ekonomi ke depan yang tetap optimis terutama ditopang oleh meningkatnya
perkiraan penghasilan 6 bulan yang akan datang. Sebanyak 64,5% responden
memprakirakan penghasilan 6 bulan mendatang meningkat, sementara 33,5% responden
lainnya memprakirakan stabil. Sebanyak 41,9% responden menyatakan penghasilan yang
lebih tinggi pada 6 bulan mendatang karena adanya kenaikan/tambahan gaji/upah,
sementara 34,9% responden menyatakan karena didorong oleh kenaikan omzet. Di sisi lain

indeks ekspektasi terhadap perkiraan kondisi kegiatan usaha secara umum pada 6 bulan
yang akan datang tercatat sebesar 157,50, lebih tinggi jika dibandingkan dengan 129,50
pada bulan sebelumnya. Hal ini sejalan dengan peningkatan pada perkiraan ketersediaan
lapangan kerja pada 6 bulan yang akan datang.(*)

Pekan Raya Lampung 2024 Hadirkan Sejumlah Layanan dan Fasilitas Terbaik

JurnalKota.net – Bandar Lampung, Perhelatan hiburan masyarakat Pekan Raya Lampung (PRL) akan segera berlangsung di PKOR Wayhalim Bandar Lampung pada 22 Mei–10 Juni 2024 .

Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, PRL rencananya akan buka pada 22 Mei peresmiannya langsung oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

Project Manager PRL 2024, Sukaryadi, menuturkan persiapan yang sudah dilakukan sudah mencapai 90 persen.

Ia menegaskan pegelaran PRL sebisa mungkin mengutamakan kenyamanan pengunjung, dengan berbagai fasilitas dan layanan yang terbaik.

“Semua sudah memenuhi semua ketentuan. Kita berusaha memberi yang terbaik dari segi ketertiban, keamanan, lingkungan, maupun fasilitas,” ujarnya , Sabtu, 18 Mei 2024.

Harga tiket yang tersedia pun beragam, mulai dari Rp15.000 hingga Rp50.000 rupiah.

Sementara terkhusus anak-anak, lansia di atas 60 tahun, dan ibu hamil panitia tidak memungut biaya alias gratis.

Tak hanya itu, Sukaryadi menegaskan pihaknya juga sudah menyiapkan mobil operasional, yang akan mereka gunakan untuk menjemput para pengunjung dari arah Sultan Agung sampai Bypass.

Itu kita kasih gratis supaya semakin mempermudah dan membuat nyaman pengunjung,” ujarnya.

Selain itu, ada juga berbagai wahana serta fasilitas yang panitia suguhkan untuk masyarakat Lampung.

Antara lain wisata kuliner, permainan anak-anak, festival musik daerah, serta hiburan anak muda semua akan tersedia di sini.

Sukaryadi menyebutkan sebanyak 10.000 pengunjung targetnya akan memeriahkan perhelatan tahunan ini.

Sebagai bagian dari upaya mengembangkan perekonomian masyarakat Lampung. Sejumlah UMKM pun turut terlibat dalam PRL tahun ini.

Sukaryadi menyebut total ada sekitar 73 UMKM yang sudah masuk seleksi.

“Pekan Raya Lampung ini adalah hiburan masyarakat Lampung sarana untuk bersantai bersama keluarga. Jadi silakan masyarakat datang dan sama-sama kita meriahkan,” ucapnya.(*)

Forum Investasi Lampung Segera Sampaikan Proyek Investasi yang Siap Ditawarkan

JurnalKota.net – Forum Investasi Lampung (FOILA) perkuat sinergi dalam mengakselerasi investasi melalui penyajian
daftar proyek investasi yang siap ditawarkan (Investment Project Ready to Offer atau I-PRO). Dalam
mempersiapkan I-PRO, pemahaman dan kapabilitas anggota FOILA hingga ke level kabupaten/kota perlu
diperkuat mengingat besarnya potensi daerah untuk dieksplorasi. “Dalam mengoptimalkan potensi sektor
pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga energi baru-terbarukan Lampung yang tersebar di kabupaten/kota,
kita perlu pahami bersama dan siapkan I-PRO yang sesuai dengan preferensi pasar internasional” disampaikan
oleh Junanto Herdiawan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung, ketika membuka kegiatan Capacity
Building FOILA (16/05/24) di Holiday Inn Bukit Randu Bandar Lampung.
Proyek investasi yang siap ditawarkan atau I-PRO harus memenuhi beberapa kriteria agar dapat
diterima oleh calon investor pada skala internasional. Disampaikan oleh Ratih Purbasari Kania, Director of
Natural Resource Planning BKPM, proyek I-PRO harus memenuhi aspek legal, teknis, bankable, atraktif, dan
memiliki model bisnis yang jelas dan terukur. “Kami menghargai keseriusan Provinsi Lampung dalam
mendorong investasi melalui FOILA. Langkah berikutnya adalah mengeksplorasi potensi daerah menjadi daftar
proyek investasi berstatus I-PRO, artinya clear and clear, memiliki model bisnis berkelanjutan, serta tentunya
menguntungkan bagi calon investor.” Ujar Ratih Purbasari.
Dalam perancangan proyek-proyek investasi berstatus I-PRO, Pemerintah perlu mendorong
penerapan skema Creating Shared Value (CSV) untuk mendayagunakan masyarakat lokal. “Dengan prinsip CSV,
investor tidak hanya memberikan bantuan sosial, namun mendukung transformasi petani atau masyarakat lokal
menjadi small holder melalui sarpras produktif, pembiayaan, dan pembinaan.” Disampaikan oleh Welly
Soegiono, Director of External Affairs PT. GGP. “Dalam bisnis PT. GGP, kami membina petani pisang di
Tanggamus dan menjadi offtaker yang memasarkan pisang mereka ke pasar ekspor dengan harga yang
mendukung kenaikan kesejahteraan petani.” Lanjutnya. Sebagai provinsi dengan keunggulan pada sektor
pertanian dan perkebunan, Welly mengatakan bahwa kesejahteraan petani merupakan faktor penting yang
mendukung keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. “Pemerintah melalui K/L dan OPD teknis yang
membidangi juga harus bersinergi untuk menghadirkan kemudahan investasi dari sisi fiskal maupun nonfiskal
pada proyek-proyek I-PRO.”
Pada sesi akhir Capacity Building ini, anggota FOILA dari kabupaten/kota juga memperoleh
refreshment terkait penggunaan website FOILA. Refereshment ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi
aktif kabupaten/kota dengan pembaharuan berkala informasi dalam website FOILA untuk mendorong
peningkatan investasi di Lampung. Saat ini, calon investor dapat dengan mudah mempelajari perkembangan
perekonomian Lampung dan berbagai proyek investasi yang ditawarkan melalui https://investlampung.id/.
Sinergi antar anggota FOILA yang semakin kuat diharapkan dapat meningkatkan peran investasi agar
pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung dapat mencapai level sebelum pandemi Covid 19, atau tumbuh di atas
5% (yoy) per tahun. Capacity Building FOILA yang diinisasi oleh Bank Indonesia Provinsi Lampung ini dihadiri
oleh Bappeda, DPMPTSP, Disparekraf, dan Biro/Bagian Perekonomian Provinsi dan Kabupaten/Kota di Provinsi
Lampung

Pekan Raya Lampung Sudah 80%

JurnalKota.net – Bandar lampung, SuryaLampung – Project Manager sukaryadi saat di konfirmasi terkait persiapan pekan raya lampung di ruang kerjanya pada rabu 15 Mei 2024 menjelaskan bahwasanya Pekan Raya Lampung di Provinsi Lampung saat ini sudah berjalan 80℅

Saat ini pemasangan tenda sarnafal, rijing, dan wahana mainan anak-anak sudah mulai terpasang dan untuk tiket pun sudah biasa dibeli secara online melalui loket.com dan untuk para pengunjung anak-anak, lansia, dan ibu hamil tidak perlu membeli tiket masuk (GRATIS) tetapi dengan ketentuan yang berlaku “ungkapnya”

“Lanjut” Selain itu nantinya pihak panitia akan menyediakan mobilisasi buat para pengunjung dari get masuk ke lokasi wahana di karenakan jarak get masuk ke wahana lumayan jauh.

Masi di tempat yang sama Project Manager sukaryadi menambahkan bahwasanya acara pekan raya lampung bukanlah acaranya penyelenggaraan atau IO tetapi ini merupakan gagasan dari pak gubernur yang mana mewujudkan salah satu program dari lampung berjaya.

Selain menampilkan Artis-artis dari ibu kota kita juga akan menampilkan banyak ragam kesenian budaya lampung yang mana bisa di nikmati dari pukul 15:00 Wib panitia akan menyajikan seperti pentas musik pelajar dan umum, pentas seni tari, pentas alat musik tradisional lampung dan masi banyak lagi.”ujarnya”

Project Manager sukaryadi berharap hadirnya pekan raya lampung 2024 kali ini masyarakat lampung khususnya dapat terhibur dan membawa berkah serta manfaat yang positif.(*)

Pengumuman Pembukaan Seleksi Calon Anggota Komisaris dan Direksi BUMD Kabupaten Lampung Barat 2024

JurnalKota.net – Berdasarkan Surat Penjaringan Calon Anggota Komisaris BUMD Kabupaten Lampung Barat nomor : 500/ 140 / 04 / 2024 Pemerintah Kabupaten Lampung Barat membuka kesempatan bagi setiap Warga Negara Indonesia yang berminat dan memenuhi syarat menjadi Direksi Perusahaan Pesagi Mandiri Perseroda dan Anggota Komisaris Perusahaan Perseroan Daerah Pesagi Mandiri dari unsur Pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat yang dilaksanakan mulai tanggal 14 Mei 2024 hingga tanggal 21 Mei 2024 untuk calon Anggota Komisaris dan 24 Mei 2024 untuk anggota Direksi.

Surat Pengumuman Penjaringan Calon Anggota Komisaris BUMD.pdf

Persyaratan Umum, Ketentuan Pendaftaran, Jadwal Pelaksanaan serta template Lampiran Persyaratan pendaftara dapat dilihat pada Surat terlampir berikut.

Calon Direksi BUMD.pdf
Calon Anggota Komisaris.pdf

Surat Lamaran yang telah ditulis/diketik dan ditandatangani menggunakan Matrai Rp. 10.000,- dapat dikirim secara langsung atau melalui pos kepada : PANITIA SELEKSI DIREKSI PERUSAHAAN PESAGI MANDIRI PERSERODA KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Alamat sekretariat :
Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Barat
JL. Raden Intan II No.1 Way Mengaku, Liwa, Kabupaten Lampung Barat 3481

Selama Proses seleksi, pelamar tidak dipungut biaya.

Seluruh pengumuman dan perkembangan tahapan seleksi akan disampaikan melalui Website Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.(*)

Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Terjaga Di Tengah Dinamika Geopolitik Global

JurnalKota.net – Jakarta, 13 Mei 2024. Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2 Mei 2024 menilai stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga stabil dengan kinerja intermediasi yang kontributif. Kondisi tersebut didukung oleh likuiditas yang memadai dan tingkat permodalan yang kuat di tengah peningkatan ketidakpastian global akibat ketegangan geopolitik dan trajectory penurunan inflasi yang berada di bawah ekspektasi pasar sehingga menimbulkan tekanan di pasar keuangan.

Di Amerika Serikat (AS), Gross Domestic Product (GDP) AS melambat sebesar 1,6 persen qtq (sebelumnya: 3,4 persen), yang merupakan penurunan terendah dalam dua tahun terakhir, disebabkan oleh peningkatan impor yang signifikan. Meskipun demikian, kinerja ekonomi AS masih menunjukkan tanda-tanda penguatan yang lebih tinggi dari ekspektasi. Hal ini mendorong kembalinya ekspektasi suku bunga high/er for longer sehingga pasar memprediksi probabilitas pemotongan Fed Funds Rate (FFR) semakin menurun.
Berbeda dengan The Fed, Europan Central Bank (ECB) dan Bank of England (BOE) dihadapkan dilema antara pertumbuhan yang rendah dan inflasi yang masih tinggi di Kawasan Eropa, namun pasar mengekspektasikan BOE dan ECB akan memilih menurunkan suku bunga untuk mendorong pertumbuhan. Di Tiongkok, rilis beberapa kinerja ekonomi di atas ekspektasi pasar meskipun masih terjadi pelemahan permintaan domestik sehingga pemerintah masih cenderung menerapkan kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif.
Di perekonomian domestik, inflasi inti mengalami peningkatan yang mengindikasikan pemulihan permintaan dalam periode Pemilu dan bulan Ramadhan. Sektor manufaktur juga mengalami peningkatan kinerja, didorong oleh naiknya volume pesanan dan produksi baru.
Penguatan tersebut terefleksi dari peningkatan pertumbuhan ekonomi Q1 2024 menjadi 5,11 persen yoy (Q4 2023: 5,04 persen yoy), terutama didorong oleh peningkatan konsumsi Lembaga Non Profit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT) yang tumbuh 24,3 persen dan konsumsi pemerintah sebesar 19,9 persen. Ke depan, perlu dicermati potensi normalisasi pertumbuhan ekonomi seiring telah berakhirnya periode pemilu dan Ramadan di tengah berlanjutnya normalisasi harga komoditas yang menekan pertumbuhan ekspor.(*)

Simolek Goes To School: OJK Lampung Menggandeng BI Dan BPD Lampung Edukasi Guru Dan Pelajar di Lampung Utara

Jurnal kota net – Lampung Utara, 03 Mei 2024. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama dengan Bank Indonesia (BI) dan PT Bank Pembangunan Daerah Lampung (BPD Lampung) memberikan edukasi literasi keuangan kepada para pelajar dan guru di SMP Negeri 1 Abung Semuli, Lampung Utara. Kegiatan ini merupakan program OJK Provinsi Lampung dengan nama SiMolek Goes to School yang bertujuan untuk menghadirkan sosialisasi/edukasi yang bersifat Edutainment kepada kalangan pelajar, masyarakat umum, serta kelompok masyarakat lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh 60 orang guru dan 800 pelajar. OJK memberikan edukasi mengenai fungsi dan tugas OJK serta pengelolaan Keuangan (menabung dari uang saku), dari Bank Indonesia mengenai pengenalan mata uang rupiah dan QRIS, serta dari BPD Lampung materi mengenai pengenalan produk Simpanan Pelajar (SiMPEL) sekaligus diberikan pembukaan rekening SiMPEL untuk pelajar yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Melalui kegiatan SiMolek Goes to School ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Provinsi Lampung, khususnya kepada pelajar di SMP Negeri 1 Abung Semuli” Ungkap Analis Senior PEPK dan LMS OJK Provinsi Lampung, Tri Reswanti dalam sambutannya.

OJK Provinsi Lampung mengenalkan Kelembagaan OJK kepada guru dan pelajar, serta bagaimana pelajar dapat menggunakan uang saku harian untuk hal-hal yang bermanfaat, salah satunya untuk disisihkan ke tabungan, untuk masa depan (persiapan masuk ke tingkat SLTA maupun perkuliahan).

Bank Indonesia Perwakilan Lampung, menyampaikan pengetahuan mengenai bagaimana menggunakan uang rupiah dengan baik (antara lain menjaga fisik uang supaya tetap dalam kondisi baik), termasuk mengenali keaslian uang rupiah. Selain itu, transaksi menggunakan QRIS juga diperkenalkan kepada pelajar dan khususnya kepada guru-guru. Sedangkan dari BPD Lampung, produk tabungan SiMPEL (Sipanan Pelajar), menjadi prioritas yang dikenalkan kepada pelajar, bahkan dibagian akhir juga dilakukan pembukaan rekening tabungan SiMPEL untuk 100 pelajar yang hadir.

“Saya sebagai pelajar merasa senang, bisa dapat ilmu, bisa bernyanyi bersama. Kegiatan seperti ini belum pernah ada di sekolah” ungkap Yose Hariyanto, pelajar kelas VIII.

Mulyadi selaku Kepala SMP Negeri 1 Lampung mengucapkan rasa terima kasih kepada OJK, BI, dan BPD Lampung atas terselenggaranya kegiatan SiMolek Goes to School. Dirinya berharap para pelajar dapat menerapkan sehingga dapat meningkatkan literasi keuangan para pelajar.

Kegiatan Edukasi ini pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan indeks literasi dan inklusi Keuangan di masa yang akan datang, khususnya untuk Provinsi Lampung.(*)

Harga Komoditas Kompak Turun: Minyak Anjlok 1,3 Persen, Timah Jatuh 1,5 Persen

Harga minyak turun hampir USD 1 per barel pada hari Jumat (10/5) karena komentar dari pejabat…

Rapat Berkala KSSK II 2024: Stabilitas Sistem Keuangan Nasional Tetap Terjaga

JurnalKota.net – Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) Indonesia pada triwulan l-2024 masih dalam kondisi terjaga, didukung oleh kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan yang stabil, dalam rillis yang diterima media, Minggu (5/5/2024).

Namun, terdapat peningkatan ketidakpastian dan gejolak geopolitik global yang mendorong peningkatan tekanan di pasar keuangan global dan domestik.

KSSK akan terus melakukan asesmen forward looking atas kinerja perekonomian dan sektor keuangan terkini seiring risiko ketidakpastian ekonomi global yang meningkat serta gejolak geopolitik dunia yang eskalatif.

Menteri Keuangan, Gubenur Bank Indonesia (Bl), Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK),dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)dalam Rapat Berkala KSSK ll- 2024 pada hari Selasa, 30 April 2024 berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi,serta meningkatkan kewaspadaan ketidakpastian ekonomi dan pasar keuangan global serta gejolak geopolitik yang eskalatif, termasuk rambatannya pada perekonomian dan sektor keuangan domestik.

Outlook pertumbuhan ekonomi global diprakirakan relatif stagnan dengan berbagai risiko dan tantangan.Dalam laporan terbaru World Economic Outlook April 2024,IMF memproyeksikan ekonomi global stagnan di level 3,2% yoy di tahun 2024.

Sementara itu, perekonomian Amerika Serikat(AS) tumbuh pada level 2,5% yoy di tahun 2023, dan diprakirakan kembali menguat ke 2,7% yoy di tahun 2024 seiring dengan kuatnya permintaan domestik dan aktivitas manufaktur AS yang masih ekspansif.

Masih kuatnya kinerja ekonomi AS tersebut diikuti dengan kembali meningkatnya laju inflasi dalam beberapa bulan terakhir, sehingga mendorong potensi penundaan dimulainya pemangkasan suku bunga acuan The Fed (high for longer).Di sisi lain,Tiongkok diprakirakan tumbuh melambat dari 5,2%yoy ditahun 2023 ke level 4,6% yoy di tahun 2024.

Memasuki bulan April 2024, dinamika ekonomi keuangan global berubah cepat dengan kecenderungan kearah negatif akibat eskalasi perang di Timur Tengah dan ketegangan geopolitik yang makin tinggi.

Kebijakan moneter AS yang cenderung mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama -dan penundaan pemangkasan suku bunga federal (Fed Fund Rate)-serta tingginya yield US Treasury telah menyebabkan terjadinya arus modal portfolio keluar dari negara-negara emerging dan pindah ke AS serta menyebabkan penguatan mata uang US Dollar dan melemahnya nilai tukar mata uang berbagai negara.

Ke depan, risiko terkait potensi penundaan pemangkasan FFR, tingginya yield US Treasury, penguatan US Dollar dan eskalasi ketegangan geo politik global akan terus dicermati.

KSSK terus siaga mengantisipasi dengan respons kebijakan yang sinergis dan efektif untuk memitigasi dampak negatif dari rambatan tekanan dan ketidakpastian global terhadap perekonomian domestik dan stabilitas sistem keuangan Indonesia.

Di tengah dinamika ketidakpastian global,kinerja ekonomi Indonesia masih cukup resilien.

Pertumbuhan ekonomi di triwulan 12024 diprakirakan tetap berada di atas 5,0%dan menguat dibandingkan triwulan IV tahun 2023 didukung permintaan domestik yang tetap kuat, baik di sisi konsumsi pemerintah, konsumsi rumah tangga,dan konsumsi LNPRT, seiring dengan penyelenggaraan Pemilu, kenaikan gaji ASN,dan pemberian THR dengan Tukin 100%.

Sementara itu, investasi bangunan lebih tinggi dari prakiraan,ditopang oleh berlanjutnya Proyek Strategis Nasional (PSN)disejumlah daerah dan aktivitas konstruksi properti swasta sebagai dampak positif dari insentif Pemerintah. Adapun, kinerja ekspor diprakirakan masih belum cukup kuat sejalan dengan moderasi harga sejumlah komoditas dan lemahnya permintaan global.

Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 diprakirakan tetap di atas 5,0%.

Ketahanan eksternal ekonomi nasional cukup stabil dengan kebijakan nilai tukar Bank Indonesia(Bl) terus diarahkan untuk menjaga stabilitas Rupiah.

Pada akhir triwulan l 2024, nilai tukar Rupiah mengalami depresiasi sebesar 2,89%ytd (per tanggal 28 Maret 2024), lebih rendah dibandingkan dengan pelemahan mata uang beberapa negara emerging market lainnya seperti Baht Thailand (6,41%ytd) dan Ringgit Malaysia (2,97%ytd).

Kinerja Rupiah yang terjaga tersebut ditopang oleh kebijakan stabilisasi Bl dan surplus neraca perdagangan barang.

Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Maret 2024 tetap tinggi sebesar 140,4 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Pada April 2024, tekanan terhadap mata uang global berlanjut sejalan makin meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global yang mendorong terus menguatnya dolar AS.

Indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY) menguat tajam mencapai level tertinggi 106,25 pada tanggal 16 April 2024 atau mengalami apresiasi 4,86% dibandingkan dengan level akhir tahun 2023. Perkembangan ini memberikan tekanan depresiasi kepada hampir seluruh mata uang dunia, termasuk nilai tukar Rupiah.

Pada penutupan pasar tanggal 26 Apri 2024, Yen Jepang dan Won Korea masing-masing melemah 10,92%dan 6,34%ytd, sedangkan mata uang kawasan seperti Baht Thailand melemah 7,63%ytd.

Sementara itu, pelemahan Rupiah Sampai dengan 26 April 2024 tercatat lebih rendah yakni 5,02%ytd.

Perkembangan ini didukung respons Bl yang terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah antara lain dengan mengoptimalkan instrumen moneter yang tersedia, memperkuat strategi operasi moneter pro- market guna menarik masuknya aliran portofolio asing dari luar negeri,dan terus memperkuat koordinasi untuk implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam(DHE SDA)sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun 2023.

Inflasi terjaga dalam kisaran sasaran 2,5±1%. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK)Maret 2024 tercatat sebesar 3,05%yoy,ditopang oleh inflasi inti yang rendah sebesar 1,77%yoydan inflasi administered prices(AP)yang menurun menjadi 1,39%yoy. Adapun inflasi volatile food (VF)meningkat menjadi 10,33%yoy dari 8,47%yoy pada bulan sebelumnya, yang dipengaruhi oleh faktor musiman periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN)dan pergeseran musim tanam akibat dampak El-Nino.

Sementara itu,inflasi IHK April 2024 menurun menjadi 3,00% yoy,ditopang oleh inflasi inti yang rendah sebesar 1,82%yoy,serta inflasi VF dan AP yang menurun menjadi 9,63%yoy dan 1,54%yoy.

Kedepan, Pemerintah dan BI meyakini inflasi IHK 2024 tetap terkendali dalam sasarannya.

Inflasi inti diprakirakan terjaga seiring ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam sasaran, kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan domestik, imported inflation yang terkendali sejalan dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah, serta dampak positif berkembangnya digitalisasi.

Inflasi VF juga akan kembali menurun seiring peningkatan produksi akibat masuknya musim panen dan dukungan sinergi pengendalian inflasi TPIP dan TPID melalui berbagai kebijakan stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) serta GNPIP di berbagai daerah.Untuk itu, bauran kebijakan fiskal dan moneter terus diperkuat guna memitigasi risiko yang dapat memberikan tekanan terhadap inflasi, termasuk dari kenaikan imported inflation serta kenaikan harga energi dan pangan global.

Sinergi dan koordinasi dalam forum TPIP dan TPID juga akan terus diperkuat sehingga dapat memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran 2,5±1%pada 2024 dan 2025.

Kinerja APBN sampai dengan triwulan I tahun 2024 masih surplus, di tengah
ketidakpastian perekonomian global yang masih eskalatif. Pendapatan negara terkontraksi 4,1%yoy sedangkan belanja negara tumbuh tinggi 18,0%yoy untuk menopang berbagai agenda pembangunan.

Realisasi APBN sampai dengan triwulan I tahun 2024 masih surplus sebesar Rp8,1 triliun atau 0,04% PDB, keseimbangan primer positif sebesar Rp122,1 triliun, serta rasio utang yang terjaga dikisaran 38,79%dari PDB.(*)

BI Bersama Media BBM Gelar Diseminasi Perkembangan Perekonomian Terkini 2024 di Lampung 

JunalKota.net – Bandar Lampung – Dalam rangka diseminasi perkembangan perekonomian terkini dan Bauran kebijakan Bank Indonesia, akan diselenggarakan kegiatan BBM triwulan II 2024 dengan tema “Strategi Penguatan Permintaan Domestik di Tengah Ketidakpastian Global“ Bannk Indonesia (BI) Provinsi Lampung menggelar acara Bank Indonesia Bersama Media (BBM) di Bukit Randu Resto. Rabu (08/05/2024).

Kepala Kantor Perwakilan BI Lampung, Junanto Herdiawan, berujar tujuan kegiatan untuk memperkuat hubungan dengan media di Lampung, dan mendorong media menyajikan berita yang berimbang serta optimis.

“Masyarakat perlu diberi pemberitaan yang berimbang dan optimis, karena di tengah perkembangan media sosial dan era digital saat ini, media berperan sebagai sumber pemberitaan yang terpercaya,” ujar Junanto.

Berikutnya,Junanto mengatakan Pertumbuhan ekonomi Lampung triwulan pertama sebesar 3,3%. Ada beberapa faktor yang masih bisa tumbuh yang menopang ekonomi daerah. Saya yakin di triwulan berikutnya bisa terus tumbuh hingga 4,8 persen

“Karena itu, BI mendorong sektor investasi untuk mengakselerasi pertumbuhan perekonomian. Ia menegaskan investasi perlu di tingkatkan,” Kata dia.

Ditempat yang sama, Fiskara Indawan, Ekonom Senior Bank Indonesia Provinsi Lampung Berucap BI Lampung meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan mendorong investasi melalui Forum Investasi Lampung.

“Saat ini yang menarik adalah pengaruh dari global yaitu depresiasi nilai tukar berpengaruh pada perekonomian nasional, termasuk Provinsi Lampung,” Ucap Fiskara.

Selanjutnya, Fiskara bertutur dia menyoroti kebijakan BI menaikkan BI rate untuk menjaga nilai tukar rupiah, serta pertumbuhan ekonomi nasional tetap tinggi, meskipun dengan berbagai tantangan global.

“Kami targetkan pertumbuhan perekonomian Lampung bisa kembali seperti sebelum pandemi,” ujar Fiskara.(*)