Sudah Ada Asuransi Kecelakaan, Kenapa Bikin SIM Butuh BPJS?

Setiap permohonan perpanjang atau penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) lumrahnya akan disertakan Asuransi Kecelakaan Diri Pengemudi…

Terowongan Silaturahmi Masjid Istiqlal-Katedral Dibuka Resmi Agustus 2024

Terowongan Silaturahmi, jalan bawah tanah penghubung Masjid Istiqlal dan Katedral, baru akan diresmikan Agustus 2024. Terowongan…

KPK: Secara Tidak Langsung SYL Mengakui Tindakan Korupsi

Jaksa KPK menilai Syahrul Yasin Limpo, dalam nota pembelaannya (pleidoi), secara tidak langsung mengakui sendiri perbuatan…

Nasabah PNM Mekaar Kini Berani Memulai Investasi Berkat Holding Ultra Mikro

Nasabah PNM Mekaar, Dahlia Naomi atau yang kerap disapa Dahlia merupakan salah satu perempuan yang telah…

Puan Minta Pemerintah Segera Cari Pengganti Dirjen Aptika Kominfo yang Mundur

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti soal pengunduran diri Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (APTIKA) Kominfo Semuel…

MAKI: Pansel KPK Tak Transparan soal Pendaftar Capim, Dikhawatirkan Ada Titipan

Pendaftaran seleksi Calon Pimpinan (Capim) dan Dewan Pengawas (Dewas) KPK telah dibuka sejak Rabu (26/6) lalu.…

Camat Tanjung Senang M. Eri Arifandi Bantah Tudingan Soal Tidak Tanggapi Aduan Masyarakat

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG – Camat Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, M Eri Arifandi membantah soal tudingan tidak menanggapi ada nya pengaduan masyarakat di wilayah nya.

M Eri Arifandi mengatakan, setiap pengaduan masyarakat yang masuk dalam proses awal dari tingkat RT sampai dengan ke Kecamatan akan selalu ditanggapi dan di proses.

“Untuk pengaduan dari masyarakat disetiap wilayah Kelurahan bisa melalui RT, jadi jelas nama nya siapa, RT berapa dan laporannya apa pasti kami akan perjuangkan untuk mencari solusi nya,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan,bahwa Kelurahan maupun Kecamatan bahkan mempunyai petugas khusus yang bertugas untuk berkeliling ke RT-RT untuk menanyakan apakah ada pengaduan dari masyarakat terkait apa saja yang ada di wilayah Kecamatan Tanjung Senang.

“Kita ada petugas khusus yang mengkonfirmasi aduan-aduan dari RT,” ujarnya.

Kemudian, M Eri Arifandi menegaskan jikalau ada nya laporan yang tidak ditanggapi bisa langsung melaporkan kepada dirinya selaku Camat Tanjung Senang.

“Saya setiap hari keliling dari satu kelurahan ke kelurahan lain, kalau memang ada aduan kemana warga berkomunikasi nya, kalau memang ada RT yang tidak menanggapi tunjuk RT mana,” tegasnya.

Selain itu, menanggapi soal pemberitaan yang beredar terkait beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan, diri nya tidak terlalu ambil pusing dikarenakan di wilayah Camat Tanjung Senang secara bertahap sedang dilakukan perbaikan.

“Alhamdulillah tahun ini ada 38 lokasi perbaikan ruas jalan dan drainase, kami sudah kordinasi dengan Dinas terkait,” terangnya.

Lalu, dari empat ruas jalan yang dianggap tidak ditanggapi soal aduan masyarakat dalam pemberitaan, Eri menjelaskan bahwa salah satu jalan sudah masuk dalam 38 lokasi yang akan di perbaiki dan dua ruas sudah dalam pengajuan. Kemudian, satu ruas jalan dijelaskannya bahwa tidak masuk dalam wilayah Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung.

“Jl. Raden Saleh akan diperbaiki tahun ini, untuk Jl. Raflesia sudah diperbaiki sebelum satu tahun saya menjabat disini, namun karena genangan air jalan rusak kembali dikarenakan air tidak mengalir ke sungai, maka itu kami selalu laksanakan gerebek sungai,” jelasnya.

“Tetapi dua ruas Jl. Melati 5 dan Jl. Raflesia sudah kami ajukan dari awal tahun untuk dilakukan perbaikan, lalu terkait Jl. Pulau Damar itu tidak masuk wilayah Kecamatan Tanjung Senang,” pungkasnya. (tim)

Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Lampung dalam Menjaga Nilai Nilai Demokrasi Pasca Pemilu Nasional 2024

JURNAL KOTA, TANGGAMUS — Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung mengadakan pengabdian kepada masyarakat di Pekon Margo Dadi Kecamatan Sumber Rejo Kabupaten Tanggamus pada Kamis (4 Juli 2024).

Pemilihan Umum atau Pemilu adalah salah satu ciri khas dari negara demokrasi. Pemilu merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. Dalam arti bahwa Pemilu dimaknai sebagai prosedur untuk mencapai demokrasi atau merupakan prosedur untuk memindahkan kedaulatan rakyat kepada kandidat tertentu untuk menduduki jabatan-jabatan politik. Tujuan dari pemilihan umum, yaitu: Memperkuat sistem ketatanegaraan yang demokratis, Mewujudkan pemilu yang adil dan ber-integritas, Menjamin konsistensi pengaturan sistem pemilu, Memberikan kepastian hukum dan mencegah duplikasi dalam pemilu : dan Mewujudkan pemilu yang efektif dan efisien.

Dalam sambutannya Siti Khoiriah S.H.,M.H selaku ketua Pengabdian kepada Masyarakat menyampaikan bahwa PKM ini bertemakan “Peran Pemerintah Pekon Margodadi Kecamatan Sumber Rejo Kebupaten Tanggamus dalam Menjaga Nilai-Nilai Demokrasi Pasca Pemilu Tahun 2024”, Pengabdian ini merupakan respon atas hajat bangsa Indonesia yang telah sukses melaksanakan pemilu nasional 2024. Selain pengabdian kepada masyarakat dosen Unila memiliki Tanggung jawab lain yakni pengajaran dan penelitian.

Selanjutnya Kepala Pekon Margodadi yang diwaikili oleh sekretaris pekon menyampaikan bahwa Pemerintah Pekon Margodadi mengapresiasi pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Desa Binaan yang dilakukan oleh Dosen Fakultas Hukum Universitas Lampung. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk warga masyarakat Pekon Margodadi dalam melaksanakan pemilihan umum nasional, pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Kepala Pekon yang akan datang.

Narasumber dalam kegiatan PKM ini adalah Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanggamus Bapak Ikhwanudin S.H.I. dan Ketua Akademi Pemilu dan Demokrasi (APD) Kabupaten Tanggamus Bapak Deddy Fernando S.H.I., M.H.

Bapak Deddy Fernando S.H.I., M.H. selaku Ketua APD menyampaikan bahwa pentingnya partisifasi masyarakat Pekon Margodadi untuk berpartisipasi pada setiap tahapan pemilu, wujud partisipasi tersebut bisa dengan cara tidak golput, memantau penghitungan suara di TPS, menyaksikan penghitungan suara di luar TPS dan menyampaikan dugaan pelanggaran atau penyimpangan yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu. Kemudian pera serta Aparatur Pekon Margodadi turut serta mensosialisasikan tahapan Pemilu, mengajak masyarkat untuk datang ke TPS, menyediakan ruang untuk sekretariatan Panitia Pemungutan Suara (PPS), menyediakan SDM untuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan memfasilitasi Pemilih Pemula untuk melakukan Perekaman KTP Elektronik.

Bapak Ikhwan sebagai Anggota Bawaslu Kabupaten Tanggamus menyampaikan bahwa rakyat adalah pemilik kedaulatan di negara ini, kedaulatan rakyat disalurkan salah satunya melalui Pemilu. Pemilu akan menentukan pemimpin bangsa ini, baik memilih eksekutif ataupun legislatif. Harapannya pemilihan umum kedepan yaitu yang paling terdekat adalah pemilu kepala daerah tingkat provinsi atau gubernur dan wakil gubernur atau pemilihan kepala daerah di tingkat kabupaten yaitu bupati atau wakil bupati khususnya di Kabupaten Tanggamus. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan maka harus dilakukan pengawasan yang cukup signifikan, maka kami selaku Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah menyiapkan beberapa hal yaitu kami Bawaslu Kabupaten Tanggamus telah membuka 322 posko di 20 kecamatan, salah satunya posko di Kecamatan Sumberejo dan di Pekon Margodadi ada posko untuk masyarakat bisa melaporkan hal-hal yang perlu dilaporkan, contohnya masyarakat yang belum terdaftar dalam data pemilih, dan lain-lain. Kami Bawaslu Kabupaten Tanggamus berharap partisipasi masyarakat Kabupaten Tanggamus dalam setiap tahapan itu bisa signifikan sehingga masyarakat melakukan pengawasan yang bersifat partisipatif untuk perbaikan pemilu yang akan datang.(Rls)

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana Membuka BakSos Khitanan Massal, Operasi Katarak di Puskesmas Way Halim dan RSU. Cokrodipo

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana membuka acara khitanan massal dan operasi katarak serta kontrasepsi mantap pada wanita, dalam rangka HUT Kota Bandar Lampung ke-342 di Puskesmas Way Halim dan dilanjutkan di RSU. Cokrodipo, Kamis (04/07/24).

Acara yang yang dilaksanakan oleh BUMD Perbankan Kota Bandar Lampung dan RSU Cokrodipo diusung dengan tema “Melalui HUT Kota Bandar Lampung ke-342 kita tingkatkan penguatan pengembangan SDM, infrastruktur perkotaan dan ekonomi yang terintegrasi dan berkelanjutan.”

Di acara RSU. Cokrodipo Plt. Direktur RSU Cokrodipo dr. Teti Herawati dalam sambutannya menyampaikan bahwa

pada acara bakti sosial dalam rangka memperingati ulang tahun Kota Bandar Lampung yang ke-342 pada kesempatannya dr. Teti Herawati melaporkan hal-hal sebagai berikut Kegiatan bakti sosial ini terdiri dari :

1. Operasi katarak

2. (MOW) yaitu metode operasi mantap pada wanita

3. Khitanan massal

Jumlah peserta yang mendaftar 230 peserta yang terdiri dari operasi katarak sebanyak 150 orang kemudian operasi biasa sebanyak 25 orang dan khitanan massal sebanyak 55 orang Adapun rangkaian kegiatan ini telah dimulai sejak tanggal 10 Juni 2024 dan dilaksanakan secara bertahap. Ujar dr. Teti

Puncaknya pada hari ini akan dilaksanakan operasi katarak sebanyak 30 orang dan khitanan massal sebanyak 55 orang Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu demi terlaksananya kegiatan kita pada hari ini, dan kami mohon kepada Ibu Walikota Bunda Hj. Eva Dwiana agar berkenan untuk memberikan sambutan dan sekaligus membuka acara bakti sosial ini. Jelas dr. Teti

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana dalam sambutan sekaligus membuka acara menyampaikan bahwa dalam rangka HUT Kota Bandar Lampung ke-342 tahun, Rumah Sakit Umum yang ada di cokrodipo akan melaksanakan kegiatan operasi katarak dan juga pemasangan MOW steril untuk ibu-ibu yang ada di Bandar Lampung serta Khitanan massal bagi anak-anak kita di Bandar Lampung. Ujar Eva

Bunda Eva mengucapkan terima kasih kepada Rumah Sakit Umum yang ada di cokrodipo dan juga masyarakat yang sudah hadir karena Sebentar lagi kita akan membangun rumah sakit yang ada di sini, nanti ini ada rumah sakit dengan bangunan 10 lantai buat warga kota Bandar Lampung, 10 lantai jadi nanti 5 lantai untuk Rumah Sakit, dalamnya dan 5 lantainya untuk kelas VIP. Jelas Eva

“Nanti satu hektar kita siapkan dananya sekitar 141 miliar nanti Insyaallah langsung segera jadi dan kita nanti dibantu oleh dokter-dokter yang luar biasa dari Bandar Lampung dan juga kita dibantu oleh pusat yaitu RS. Cipto Mangunkusumo dan ada RS. besar yang ada di DKI Jakarta, jadi warga bandar lampung tidak perlu lagi berobat keluar kota. Jelasnya Eva

Memang selama ini banyak sekali warga kota Bandar Lampung, yang berobatnya di luar kota, dan ini kita akan sunguh-sunguh untuk membuat Rumah Sakit besar dan lengkap yang ada di Kota Bandar Lampung. Tegas Eva Dwiana

Dan kita juga tidak menutup kemungkinan nanti banyak sekali penerimaan dokter-dokter Ahli yang akan kita jadikan dokter rumah sakit di sini di kota bandar lampung. Terang Eva Dwiana

“Nanti dengan dokter-dokter yang berpengalaman yang sudah diangkat oleh pemerintah kota Bandar Lampung menjadi dokter tetap.”

Dan juga berharap kepada dokter-dokter yang sudah ada yang mau ngambil pendidikan S2 nya, tidak usah jauh-jauh dokter-dokter yang ada di hadapan kita nanti bisa mengajukannya melalui dinas kesehatan dan juga rumah sakit cokrodipo untuk sekolah pendidikan S2 dokternya, pemerintah yang akan bayar biaya pendidikannya semua. Tutup Eva Dwiana. (Kwt)

LCW : Apresiasi Kinerja BPKAD Pemprov Lampung Dalam Pengelolaan Keuangan Baik

JURNAL KOTA, BANDAR LAMPUNG — Lampung Corruption Watch (LCW) mengapresiasi pengelolaan keuangan pemerintah provinsi (pemprov) Lampung. Hal tersebut diungkapkan Ketua LCW, Juendi Leksa Utama.

Juendi Leksa Utama mengungkapkan, pengelolaan keuangan provinsi dinilai cukup baik.

“Kami mengapresiasi pengelolaan keuangan pemprov lampung, karena sejauh ini kami nilai baik, akuntabel, transparan, tepat guna dan tepat sasaran,” ungkapnya pada awak Media, Rabu (03/07/2024).

Namun, LCW tidak menutup mata jika terjadi kejanggalan pada penggunaan anggaran.

“Tapi secara umum, tetap kita awasi, kita lihat, kalau menurut kami penggunaannya agak janggal, tetap kami kritisi,” jelasnya.

Juendi Leksa Utama mengapresiasi Pengelolaan Anggaran di pemprov lampung bukan tanpa alasan, ia mengacu pada beberapa indikator, seperti pembangunan, perekonomian, dan lain-lain.

“Pembangunan berjalan terus menanjak, ekonomi baik, angka kemiskinan berkurang sesuai dari data BPS, jadi selamat untuk pemprov Lampung, dalam hal ini BPKAD yang telah mengegola anggaran dengan baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung pada tahun 2024 ini terus tumbuh dan meningkat. Salah satu faktor pendukungnya adalah pengelolaan keuangan yang baik, bersih serta transparan melalui satker BPKAD Provinsi Lampung.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat jumlah penduduk miskin di Lampung mengalami penurunan sebanyak 29,4 ribu jiwa pada Maret 2024. atau sekitar 0,42 persen dibandingkan Maret 2023. Jumlah penduduk miskin Lampung di Maret 2024 tercatat 941,23 ribu orang. Sedangkan pada Maret 2023 berjumlah 970,67 ribu orang. (**)