WSL Krui Pro Digelar, Ops Tuhuk Krakatau 2024 Polda Lampung Dimulai

JurnalKota.net – LAMPUNG – Operasi Tuhuk Krakatau 2024 dimulai dengan apel gelar pasukan di Polres Pesisir Barat. Operasi ini dilakukan untuk mengamankan gelaran World Surf League (WSL) Krui Pro hingga 8 hari kedepan.

Dalam amanat Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika yang dibacakan Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Ardiansyah Daulay, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan Ops Tuhuk Krakatau 2024.

“Kegiatan ini juga wujud nyata sinergitas Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan dan mensukseskan WSL QS 5000 dan JSQ,” kata Daulay, Senin (27/5/2024).

Dia mengatakan, kejuaraan selancar internasional ini merupakan putaran QS 5000 dan junior Pro yang menarik perhatian dunia dalam beberapa tahun terakhir.

“Hal ini dikarenakan ikut sertanya atlet surfing dunia seperti Gabriel Media asal Brazil yang merupakan juara dunia WSL 2 kali dan Rio Waida, peselancar Indonesia yang baru saja menembus kualifikasi championship tour,” katanya.

Selain itu, lebih dari 265 peselancar mancanegara dari 19 negara ikut mengadu kebolehan dalam kejuaraan tersebut.

Daulay menambahkan, Ops Tuhuk Krakatau 2024 ini sangat penting posisinya untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat berdampak terhadap citra Indonesia, khususnya Lampung dan Kabupaten Pesisir Barat di mata dunia.

“Polda Lampung dan Polres/Polresta jajaran siap mem-back up Polres Pesisir Barat serta adanya BKO Mabes Polri dan TNI untuk mendukung pelaksanaan Ops Tuhuk Krakatau 2024,” katanya.

Ops Tuhuk Krakatau 2024 yang digelar selama 8 hari mulai 28 Mei – 4 Juni mendatang ini mengedepankan deteksi, preventif, gakkum, banops dan security officer.(*)

Safari Subuh, Kapolsek Tanjung Karang Timur Minta Peran Aktif Warga Jaga Kamtibmas

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Kurmen Rubiyanto, mengajak masyarakat khususnya jemaah masjid untuk berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Hal ini disampaikan oleh Kompol Kurmen Rubiyanto, di Masjid Tawaakal, Tanjung Gading, Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung, usai melaksanakan solat subuh berjamaah, Senin (27/5/2024) subuh.

Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Kurmen Rubiyanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini gencar dilakukan oleh jajarannya, guna mempererat ukhwah Islamiyah, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas di wilayahnya masing masing.

“Untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif, Polisi tidak dapat bekerja sendiri, butuh peran serta masyarakat,” ucap Kompol Kurmen Rubiyanto, saat dikonfirmasi oleh awak media, Senin (27/5/2024) pagi.

Kurmen menerangkan bahwa, program safari subuh ini, dilakukan oleh jajarannya, tiga kali dalam satu minggu.

“Dari data yang kami miliki, ada 71 Masjid dan mushola di wilayah kami, dan sesuai rencana , InsyaAllah akan kami sambangi semua,” katanya.

Dirinya berharap apa yang dilakukannya saat ini, berdampak bagi kamtibmas khususnya jelang pesta demokrasi Pilkada serentak 2024.

“Selain mempererat tali silturahmi, tentunya, harapan kami ini berdampak positif bagi kamtibmas”pesan Kurmen.(*)

Boss EO Pekan Raya Lampung Sambut Tokoh Lampung, Ike Edwin di Pekor Way Halim

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Gelaran tahunan yang di adakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung dengan Skala Nasional merupakan hajat untuk masyarakat Lampung khususnya dan luar daerah pada umumnya. Pekan Raya Lampung (PRL) 2024 yang di mulai sejak tanggal 22 Mei 2024 hingga 10 Juni 2024 ini merupakan sebuah event yang selalu dinanti oleh para UMKM dan bertempat di Pekor, Way Halim, Kota Bandar Lampung.

Pekan Raya Lampung yang beberapa tahun belakangan dikelola oleh Boss Event Organizer, A. Sukaryadi sekaligus Owner Optik Modern ini antusias menyambut kedatangan Tokoh Lampung yang juga mantan Kapolda Lampung Tahun 2016, Irjen Pol. (Purn) Drs. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., atau biasa disapa dengan sebutan Dang Ike, saat ia bersama keluarga besar Lamban Gedung Kuning yang turut ingin meramaikan event tahunan Provinsi Lampung ini. Minggu, 26/5/24.

A. Sukaryadi mengatakan sangat senang bisa bertemu langsung dengan sosok yang begitu fenomenal dan merakyat ini, serta mau berbaur bersama pengunjung lainnya.

“Saya sangat senang bisa bertemu langsung dengan Dang Ike, karena beliau adalah sosok yang diidolakan banyak masyarakat Lampung, selamat datang dan terima kasih kepada Dang Ike atas kunjungannya di Pekan Raya Lampung ini, semoga beliau merasa terhibur dengan suasana di event ini,” ucapnya.

Selain itu, Dang Ike yang masih didampingi A. Sukaryadi saat berkunjung ke stand Pemerintah Daerah Lampung Barat mengatakan dan menjelaskan tentang kampung halamannya.

“Lampung Barat adalah kampung halaman saya, dengan hasil kopi yang berlimpah dan sangat terkenal di dunia. Tentu saya juga berterima kasih kepada Bapak Sukaryadi yang bisa melakukan event sebesar ini,” jelas Dang Ike dihadapan wartawan dan pengunjung.

Namun ada yang unik saat Dang Ike sedang berkeliling melihat-lihat stand, ada terdengar dari pengunjung yang meneriakkan ‘Bapak Ike Edwin Gubernur Lampung’, sontak membuat Dang Ike kaget dan tersenyum.

“Terima kasih bu, mudah-mudahan itu menjadi doa,” ucap Dang Ike dengan santun.

Saat berkeliling, rombongan Dang Ike tak sengaja bertemu stand TVRI, dan berlama-lama, ia langsung diajak Podcast membahas tentang pemerintahan, pendidikan dan lain sebagainya. Tak hanya itu, Dang Ike dan rombongan menyempatkan diri untuk mencicipi beberapa makanan yang ada di Food Area UMKM setempat.

Setelah cukup lama berkeliling, ada pesan sedikit yang ia sampaikan, bahwa, “Lampung adalah daerah yang subur, memiliki hasil bumi berlimpah, hasil yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, mari kita jaga Bumi Lampung dengan rasa berkeadilan.” Pungkasnya.*

Indonesia Indicator: Polri Ikut Andil Suksesnya World Water Forum

JurnalKota.net – Jakarta – Indonesia Indicator menilai Polri turut andil dalam kesuksesan penyelenggaraan World Water Forum (WWF) ke-10. Selain aspek keamanan, strategi komunikasi Polri dinilai sukses mempromosikan WWF ke masyarakat.

Direktur Komunikasi PT Indonesia Indicator Rustika Herlambang, mengatakan Polri ikut andil dalam menciptakan sentimen positif dari netizen terhadap event internasional ini. Sebab, Polri mampu menciptakan framing hingga mensosialisasikannya ke media massa maupun media sosial dengan baik.

“Informasi (WWF) tersebut cukup masif, disosialisasikan oleh Mabes Polri di berbagai platform baik media maupun media sosial dengan narasi dan diksi yang cukup menarik pula, itu yang mengakibatkan atensi netizen terhadap event ini menjadi sangat besar dan mendapatkan sentimen positif,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (25/5/2024).

“Kita melihat bahwa sentimen negatif atau framing terhadap penyelenggaraan acara ini sangat kecil karena hampir semuanya diisi oleh berbagai informasi dan hal yang menyenangkan terkait dengan penyelenggaraan WWF,” tambahnya.

Rustika mengatakan strategi komunikasi yang dilakukan Polri terkait WWF telah dipersiapkan jauh hari. Persiapan tersebut ditunjukan dari analisis media dan media sosial.

Dikatakan Rustika, komunikasi yang dilakukan oleh Polri salah satunya adalah aspek keamanan, seperti bagaimana mengelola rekayasa lalu lintas dan pengamanan venue. Selain itu, Polri tak luput mempromosikan tradisi kultural yang menjadi salah satu agenda WWF, seperti melukat.

“Kreatif, antisipatif, humanis informatif. Itu saya melihat adalah salah satu strategi komunikasi yang dilakukan oleh Mabes Polri selama ini dalam pelaksanaan WWF,” kata dia.

Rustika mengatakan Polri dalam mempersiapkan pengamanan WWF mampu bersinergi dengan berbagai stakeholder. Bahkan tokoh adat tak luput menjadi bagian dari sinergi Polri.

Karena semua upaya Polri, lanjutnya, masyarakat Bali mulanya siap dengan resiko dari penyelenggaraan WWF. Namun terbukti kini WWF berjalan dengan aman.

“Semuanya berlangsung dengan sangat baik dan tersosialisasi dengan sangat baik. Sehingga masyarakat Bali sudah siap dengan berbagai resiko atau dampak yang terjadi atas event internasional ini,” terangnya.

“Selamat untuk Mabes Polri atas penyelenggaraan WWF yang luar biasa kali ini,” pungkasnya.(*)

Menakar Arah Pilihan Nahdliyin Kota pada Pemilihan Walikota Bandar Lampung 2024

JurnalKota.net – Di bulan November 2024 akan ada agenda pemilihan Kepala Daerah serentak, termasuk pemilihan walikota Bandar Lampung. Tahapan pilkada sudah mulai berlangsung, dan partai politik sedang membuka diri kepada para kandidat bakal calon walikota untuk diusung melalui partainya.

Di tengah perebutan perahu partai, menarik untuk diperhitungkan adalah kemana suara nahdliyin (sebutan untuk warga NU) Kota Bandar Lampung cenderung akan dilabuhkan.

Untuk diketahui, suara nahdliyin di banyak tempat selalu diperhitungkan di saat kontestasi pemilihan kepala daerah, hal ini menjadi maklum mengingat nahdliyin merupakan kelompok mayoritas, berdasarkan hasil survey LSI tahun 2019, komposisi warga muslim perkotaan, yang mengaku sebagai nahdliyin sebesar 58,8% dari total muslim perkotaan, sementara yang mengaku anggota ormas islam selain NU semuanya masing masing masih dibawah angka 10%.

Untuk menggali kemana kecendrungan arah pilihan nahdliyin Kota Bandar Lampung pada pilwakot November 2024, berikut menarik disimak pernyataan beberapa kyai dan tokoh aktivis NU di Kota Bandar Lampung.

Ketika ditanya sikap nahdliyin Kota Bandar Lampung untuk pilwakot nanti, KH. Badruzaman salah satu sesepuh NU dan pengasuh Ponpes An Nizar Bumi Waras, menjawab dengan lugas “menurut kami, bunda Eva itu sudah merupakan bagian dari NU, maka, otomatis kami sebagai nahdliyin berkewajiban mendoakan sekaligus membela dan mendukungnya, terlebih bunda Eva sudah sangat perhatian kepada NU dan pondok pesantren”

Sementara Hi. M Irfandi yang merupakan aktifis NU, ketika dikonfirmasi kecenderungan pilihan nahdliyin kota, beliau menjawab bahwa sangat wajar nahdliyin kota akan mensuport dan mendukung bunda Eva, karena bunda Eva adalah kader NU yang sangat jelas konstribusinya untuk NU khususnya di Kota Bandar Lampung.

Sementara salah satu pengurus PCNU Kota Bandar Lampung yang tidak mau disebut namanya, menjelaskan secara diplomatis, bagi struktur organisasi NU, kami PCNU tentu secara kelembagaan tidak diperkenankan untuk terlibat politik praktis, akan tetapi menjadi wajar dan lumrah terjadi, jika suara nahdliyin cenderung akan memilih kader NU.

Terlebih Rois Syuriyah PCNU Kota Bandar Lampung pada kesempatan Halal Bihalal secara simbolik memberi pesan kepada jajaran NU Kota Bandar Lampung bahwa Bunda Eva sebagai walikota Bandar Lampung adalah marwah NU, maka agar semua jajaran ikhlas mengawal bunda Eva Dwiana.

Selanjutnya salah satu nahdliyin dari generasi muda, Gufron dari Kemiling, menyampaikan bahwa bagi kami bunda Eva itu merupakan kebanggaan nahdliyin Kota Bandar Lampung. Maka otomatis kami nahdliyin itu pasti akan mengawal dan membela bunda Eva.

Disamping penyampaian dari para tokoh nahdliyin tersebut, sudah banyak diketahui bahwa selama ini bunda Eva sangat dekat dengan kalangan Nahdliyin Kota Bandar Lampung.

Bunda Eva juga diakui sangat konsern perhatiannya terhadap program keagamaan, sebut contoh program bantuan hibah untuk pesantren setiap tahun, pemberangkatan umroh gratis, bantuan untuk kegiatan PHBI, setiap peringatan hari besar keagamaan di masjid se Kota Bandar Lampung, pemberian insentif untuk guru ngaji dan marbot masjid, bantuan biaya pembayaran listrik masjid se kota Bandar Lampung, serta program lainnya yang ada kemaslahatannya untuk keagamaan di Bandar Lampung.(*)

Masyarakat Bawah Dorong Ike Edwin Maju di Pilkada Provinsi Lampung

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Riuh Pilkada sudah terdengar dimana-mana, ada yang mengusung dan mendukung, ada yang sudah menebar profil hingga bekingannya. Begitu yang biasa terjadi di negara demokrasi.

Tak terkecuali di Provinsi Lampung, dari pemilihan Gubernur, Walikota hingga Bupati banyak bakal calon yang sudah unjuk gigi tebar foto di pamflet bahkan Billboard.

Namun ada yang lain soal pencalonan Kepala Daerah di Provinsi Lampung 2024 ini, seorang mantan Kapolda Lampung pada Tahun 2016 yaitu Irjen Pol. (Purn) Drs. H. Ike Edwin, SH., MH., MM., didorong masyarakat untuk ikut maju di kontestasi Pilgub Lampung. Mengingat bahwa Dang Ike (sapaan Ike Edwin) saat menjabat sebagai abdi negara, ia banyak menoreh prestasi dengan berbagai macam kriteria.

Dang Ike yang di kenal sebagai Tokoh Adat Lampung dan memiliki jiwa Pemimpin ini adalah sosok bijak dan tegas dalam menangani segala persoalan, baik di internal maupun kepada orang lain, hingga akhirnya masyarakat tertuju kepada seorang yang ramah dan murah senyum ini, mengingat beliau kini sudah menempatkan dirinya di Partai Demokrat.

Adapun pada akhirnya banyak pertanyaan dari masyarakat ditanggapi oleh Dang Ike terkait dorongannya untuk ikut maju di Pilgub Lampung 2024

“Sebelumnya mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat yang sudah mempercayakan saya untuk ikut serta dalam pesta demokrasi Pilkada di posisi bacagub,” ucap Dang Ike di kediamannya Lamban Gedung Kuning (LGK) saat beberapa tokoh dan masyarakat menghadiri acara doa tahlil tujuh hari berpulang saudaranya. Selasa, 14/5/24.

Namun ia juga mengatakan, “Perlu kita ketahui, cost untuk seorang balon atau calon itu tidaklah murah, nah sementara cost itu yang tidak saya punya. Walaupun dengan segudang prestasi yang saya miliki, tapi kenyataannya, pilkada di negri kita tak luput dari semua itu. Andai saja penyelenggara dan peserta jujur, adil serta fair play, pastinya pemimpin tersebut bakal prioritaskan kemajuan daerahnya. Kecuali… ada founder yang mau juga ikut bersama-sama membangun Lampung.” Pungkasnya sambil menampakkan senyum khas.

Dang Ike juga meyakinkan, bahwa ia juga tak kalah bagus jika untuk membuat strategi pembangunan, ekonomi, keamanan hingga menurunkan angka kemiskinan, mengingat saat masih aktif di Kepolisian, beliau pernah meraih penghargaan terbaik se-Indonesia dalam ahli strategi.

Adapun isu santer di masyarakat, bahwa selain ada beberapa balon yang didukung oleh salah satu perusahaan tebu ternama di Provinsi Lampung, Dang Ike juga menjadi salah satu yang masuk dalam dukungan tersebut*

EO PRL Rugikan Masyarakat Lampung 

JurnalKota.net – Pekan Raya Lampung adalah event pameran pembangunan tahunan di Provinsi Lampung. Event ini juga sebagai etalase berbagai capaian pembangunan dan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh seluruh Pemerintah Daerah di Provinsi Lampung, stakeholder pembangunan, promosi berbagai potensi unggulan daerah, serta sarana hiburan bagi masyarakat luas, baik kelas bawah sampai kelas atas.

Dalam rangka HUT Provinsi Lampung yang ke 60 Tahun ini, Pekan Raya Lampung dilaksanakan sejak tanggal 22 Mei sampai dengan 10 Juni 2024, bertempat di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, sedangkan penyelenggara yang ditunjuk adalah Even Organizer PT. Grand Modern Indonesia, pimpinan Karyadi.

Sekdaprov Lampung, Fahrizal Darminto menyatakan, Pemprov Lampung menggandeng PT Grand Modern Indonesia sebagai mitra penyelenggara PRL 2024. “Tahun ini kita telah menunjuk suatu badan usaha untuk melakukan kegiatan PRL 2024. Satu sen pun tidak ada dana APBD di situ. Kita memberikan kepercayaan kepada EO untuk mengorganisasikan itu,” terang Sekdaprov Lampung, Fahrizal Darminto, Kamis (16/5/2024) lalu.

Pernyataan ini menimbulkan kegaduhan terkait transparansi pengelolaan keuangan daerah dan konsistensi dalam menjalankan ketetapan keputusan Gubernur Lampung serta kewajiban untuk bertanggung jawab atas keberhasilan atau kegagalan atas pelaksanaan program pemerintah, terutama yang sedang ramai disoroti adalah pelaksanaan kegiatan PRL 2024.

“Keterbukaan informasi memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan akuntabilitas pemerintah. Pihak yang berwenang diharapkan memberikan penjelasan terkait dugaan penyelewengan dana APBD dalam kegiatan Pekan Raya Lampung (PRL) tahun 2024 yang melibatkan Sekretaris Provinsi (Sekprov). Kontroversi muncul terkait pernyataan dan peran Sekprov dalam panitia pelaksana PRL sebagai dewan pengarah. Transparansi diperlukan untuk memberikan klarifikasi kepada masyarakat. Panitia yang dibentuk terdiri dari pimpinan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan tugas merencanakan, mempersiapkan, dan melaksanakan kegiatan terkait PRL 2024. Jika keputusan Gubernur Lampung mengalokasikan dana APBD, namun Sekprov menyatakan tidak ada penggunaan dana APBD, diperlukan klarifikasi lebih lanjut. Terdapat dugaan penyelewengan APBD yang perlu diinvestigasi. Karena itu, Masyarakat Lampung mengharapkan pemimpin yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak dan memiliki moralitas yang tinggi agar tidak mengkhianati kepercayaan masyarakatnya sendiri.,” Kata Yudhi GEPAK, Sabtu (25/5/2024).

Di sisi lain ada banyak keluhan yang berkembang di masyarakat terkait event PRL ini. Sejatinya bagi masyarakat umum, event ini adalah event yang ditunggu-tunggu. Selain karena diadakan setahun sekali, mereka juga berharap ini adalah salah satu ajang rekreasi dan hiburan bagi mereka.
Namun banyak dari mereka yang kecewa manakala mengetahui harga tiket masuk yang dianggap sangat mahal dan akhirnya membuat pupus harapan mereka untuk mendapat hiburan murah.

Seperti diketahui, harga tiket masuk PRL tahun 2024 dalam kisaran antara Rp. 15.000,- sampai dengan Rp. 50.000,- (sumber pekanrayalampung2024.com), sangat terasa berat bagi masyarakat dalam kondisi sekarang ini.

Menyikapi fenomena tersebut, Ketua Umum GEPAK, Yudhi, merasa sangat prihatin dengan carut marutnya kegiatan Pekan Raya Lampung tahun ini. Bagaimana tidak, mulai dari anggaran penyelenggaraan yang tidak jelas, penataan lokasi yang dianggap semrawut, sampai dengan harga tiket yang mahal. “Terlihat jelas memang Event Organizer penanggung jawab kegiatan sesungguhnya memang tidak memenuhi kriteria mampu melaksanakan kegiatan secara profesional, belum lagi proses penunjukan PT. Grand Modern Indonesia sebagai penyelenggara yang tidak terbuka” ujar Yudhi.

“Seperti yang pernah kami ketahui ketidak profesionalan itu sudah nampak sejak awal, mulai dari site plan lokasi yang selalu berubah-ubah sehingga membuat bingung. Hal ini disampaikan oleh salah satu panitia yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Ternyata benar saja, seperti apa yang kita saksikan saat ini, dampaknya pasti merugikan semua pihak, termasuk masyarakat Lampung yang seharusnya bisa menikmati event tahunan tersebut , malah merasa dirugikan, terbukti dengan penjualan tiket masuk yang dianggap sangat mahal, ditengah himpitan ekonomi yang terasa sulit saat ini,” ujarnya lagi.

Sebelumnya awak media juga sempat mendengar isu yang tidak sedap muncul dari laporan beberapa pihak, bahwasannya penujukan penyelenggara event ini adalah PT. Grand Modern Indonesia, pimpinan Karyadi, setelah dikonfirmasi awak media, Karyadi mengklaim sudah mengantongi izin dari Pemerintah Daerah Provinsi Lampung dan benar saja, akhirnya pihak PT. Grand Modern Indonesia yang melaksanakan kegiatan tersebut.

Sementara team dari LSM GEPAK juga sudah mencoba menelusuri perjalanan mengapa PT. Grand Modern Indonesia sampai bisa ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan PRL 2024 itu, diduga ada campur tangan orang kuat yang ada Di DPR RI berinisial SN yang langsung meminta kepada Gubernur agar menunjuk PT. Grand Modern Indonesia sebagai pelaksana kegiatan dimaksud.

“Kegiatan yang berindikasi kongkalikong ini akan kami dalami kebenarannya,”ujar Yudhi denga suara lantang.
Yudhi juga mengatakan, “Tahun kemarin kami juga yang sangat keras mengkritisi pelaksanan PR yang dilaksanakan oleh APINDO, berharap tahun ini akan lebih baik, ini malah semakin buruk. Jujur kami sangat kecewa,” kata Yudhi

“Saya tegaskan sekali lagi kami tidak akan membiarkan hal buruk ini terus terjadi dan merugikan masyarakat Lampung khususnya. Turunkan tiket masuk atau kami akan terus menjadi hantu dalam kegiatan ini bahkan kami akan lakukan upaya terakhir aksi unjuk rasa bila himbauan kami tidak juga diindahkan,” pungkas bung Yudhi dengan nada berapi-api.(*)

Diduga Terkait Narkoba, Polda Metro Tangkap 3 ASN Malut

Ilustrasi rehabilitasi narkoba. Foto: Orawan Pattarawimonchai/Shutterstock Polda Metro Jaya menangkap 3 orang Aparatur Sipil Negara (ASN)…

Peran Saka Tatal di Kasus Vina Cirebon yang Ngaku Jadi Korban Salah Tangkap

Delapan pelaku pembunuhan Vina Dewi Arsita dan kekasihnya, Muhammad Rizky Rudiana alias Eky telah ditangkap polisi…

Kapolda Lampung Apresiasi Kinerja Bhabinkamtibmas dan Sopir Travel dalam Penangkapan Napi Anak AEA yang Kabur

JurnalKota.net – Lampung – Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helmy Santika memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bhabinkamtibmas dan supir travel yang sigap dan cekatan dalam membantu menangkap kembali narapidana anak berinisial AEA (17) yang melarikan diri dari dalam menangkap narapidana anak yang kabur dari LPKA Kelas II Bandar Lampung pada Senin (20/5/2024).

“Saya mengapresiasi kinerja luar biasa Bhabinkamtibmas Bripka Leonardo Kiswanto dan supir travel Muhtarip yang telah menunjukkan kerjasama yang solid dan sigap dalam mengejar dan menangkap AEA,” ungkap Kapolda Lampung dalam keterangannya, Rabu (22/5/2024).

Kapolda Lampung menjelaskan, kronologi penangkapan AEA bermula dari informasi yang diterima Bhabinkamtibmas Polsek Bangun Rejo, Bripka Leonardo Kiswanto, dari LPKA Kelas II Bandar Lampung terkait kaburnya AEA.

Berbekal informasi tersebut, Bripka Leonardo segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk supir travel, untuk membantu mengejar AEA.

Bripka Leonardo kemudian mendapatkan informasi bahwa AEA sedang dalam perjalanan menuju Kotabaru, Lampung Tengah, dengan menggunakan angkutan travel. Ia kemudian mencegat travel tersebut dan berhasil menangkap AEA.

“Upaya Bhabinkamtibmas dan supir travel membuahkan hasil. AEA berhasil ditangkap kembali di Jalan Sinar Seputih, Kecamatan Bangun Rejo, Lampung Tengah, pada Selasa (21/5/2024) sekitar pukul 07.00 WIB,” jelas Kapolda Lampung.

Kapolda Lampung juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu memberikan informasi terkait keberadaan AEA.

“Kerjasama yang baik antara Polri, masyarakat, dan supir travel menjadi kunci utama dalam keberhasilan penangkapan AEA ini. Hal ini membuktikan bahwa sinergitas dan kepedulian bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sangatlah penting,” ujar Kapolda Lampung.

Penangkapan AEA ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu waspada dan siaga dalam menjaga kamtibmas.

Kapolda Lampung menghimbau kepada masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwajib jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas.

“Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap kondusif. Laporkan kepada pihak berwajib jika melihat atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas,” pungkas Kapolda Lampung.(*)

 

Mengusung Tema Smart Home Powered by PLN, Booth PLN UID Lampung Siap Sambut Pengunjung Pekan Raya Lampung 2024 dengan Beragam Hadiah Menarik

JurnalKota.net – Bandar Lampung, 21 Mei 2024 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung turut serta dalam ajang Pekan Raya Lampung (PRL) 2024 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 22 Mei sampai dengan 10 Juni 2024 di PKOR (Pusat Kegiatan Olahraga) Way Halim, Bandar Lampung.

General Manager PT PLN (Persero) UID Lampung, Sugeng Widodo mengungkapkan pada partisipasi PLN memeriahkan PRL 2024 ini booth PLN UID Lampung akan mengusung Tema Smart Home Powered by PLN. Pekan Raya Lampung (PRL) sendiri, merupakan event tahunan yang dirancang untuk mempromosikan kreativitas, inovasi, dan potensi pembangunan Lampung dalam konteks kemajuan nasional.

Sugeng mengungkap bahwa konsep booth Pekan Raya Lampung Smart Home ini sebagai upaya experiencing atau memberikan pengalaman baru kepada pelanggan untuk dapat membawa kemajuan teknologi dalam meningkatkan kenyamanan di rumah dengan berbagai kemudahan dalam pemakaian peralatan listrik atau Electifiying Lifestyle.

“Pergeseran gaya hidup berbasis kelistrikan sendiri memberikan kenyamanan bagi pelanggan serta membawa masyarakat untuk turut serta menghijaukan bumi dengan meninggalkan energi fosil dan beralih ke energi yang lebih hijau,” ungkap Sugeng.

Sugeng juga menambahkan, selain mengenalkan Smart Home by PLN, pada booth ini juga akan ada mobil Listrik dan SPKLU sehingga pelanggan dapat menggali informasi mengenai infrastruktur pendukung dalam penggunaan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KLBB).

“Masyarakat tidak perlu ragu untuk beralih ke Electric Vehicle atau kendaraan listrik karena lokasi SPKLU sudah tersebar di seluruh Indonesia dan khususnya di Lampung untuk SPKLU saat ini tersedia sebanyak 19 titik baik di Jalan Tol Trans Sumatera maupun di dalam Kota Bandar Lampung,” tambah Sugeng Widodo.

PLN juga menyiapkan berbagai souvenir menarik bagi pengunjung dan khusus bagi pelanggan pengguna aplikasi PLN Mobile yang aktif bertransaksi akan mendapatkan poin untuk mengikuti undian berhadiah, hal itu dipaparkan Sugeng Widodo pada hari Selasa (21/5).

“Bagi pengunjung booth PLN yang aktif bertransaksi di Aplikasi PLN Mobile seperti melakukan pembelian token, pembayaran tagihan listrik, pengajuan Pasang Baru dan Perubahan Daya, SWACam selama 3 bulan terakhir, serta transaksi Charging EV dapat menukarkan poin untuk diundi saat penutupan PRL dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama berupa kulkas, mesin cuci, dispenser, air fryer, dan kompor induksi,” jelas Sugeng.

Melalui customer experience terkait Electrifying Lifestyle dan keaktifan pelanggan dalam penggunaan PLN Mobile, Sugeng berharap pelanggan dapat ikut meningkatkan transaksi dan rating positif pada aplikasi yang tentunya sangat mempermudah pelanggan. Sebab, PLN mobile merupakan Super Apps milik PLN dengan berbagai fitur yang dapat digunakan dalam satu genggaman.

Narahubung
Darma Saputra
Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Lampung
CP 0812-7210-1058

Sekilas Tentang PLN
PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi menjalankan misi besar menerangi dan menggerakkan negeri. Memiliki visi menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara, PLN bergerak menjadi pilihan nomor 1 pelanggan untuk Solusi Energi. PLN mengusung agenda Transformasi dengan aspirasi Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused demi menghadirkan listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN dapat dihubungi melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di PlayStore atau AppStore.(*)

Pekan Raya Lampung 2024 Hadirkan Sejumlah Layanan dan Fasilitas Terbaik

JurnalKota.net – Bandar Lampung, Perhelatan hiburan masyarakat Pekan Raya Lampung (PRL) akan segera berlangsung di PKOR Wayhalim Bandar Lampung pada 22 Mei–10 Juni 2024 .

Sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, PRL rencananya akan buka pada 22 Mei peresmiannya langsung oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi.

Project Manager PRL 2024, Sukaryadi, menuturkan persiapan yang sudah dilakukan sudah mencapai 90 persen.

Ia menegaskan pegelaran PRL sebisa mungkin mengutamakan kenyamanan pengunjung, dengan berbagai fasilitas dan layanan yang terbaik.

“Semua sudah memenuhi semua ketentuan. Kita berusaha memberi yang terbaik dari segi ketertiban, keamanan, lingkungan, maupun fasilitas,” ujarnya , Sabtu, 18 Mei 2024.

Harga tiket yang tersedia pun beragam, mulai dari Rp15.000 hingga Rp50.000 rupiah.

Sementara terkhusus anak-anak, lansia di atas 60 tahun, dan ibu hamil panitia tidak memungut biaya alias gratis.

Tak hanya itu, Sukaryadi menegaskan pihaknya juga sudah menyiapkan mobil operasional, yang akan mereka gunakan untuk menjemput para pengunjung dari arah Sultan Agung sampai Bypass.

Itu kita kasih gratis supaya semakin mempermudah dan membuat nyaman pengunjung,” ujarnya.

Selain itu, ada juga berbagai wahana serta fasilitas yang panitia suguhkan untuk masyarakat Lampung.

Antara lain wisata kuliner, permainan anak-anak, festival musik daerah, serta hiburan anak muda semua akan tersedia di sini.

Sukaryadi menyebutkan sebanyak 10.000 pengunjung targetnya akan memeriahkan perhelatan tahunan ini.

Sebagai bagian dari upaya mengembangkan perekonomian masyarakat Lampung. Sejumlah UMKM pun turut terlibat dalam PRL tahun ini.

Sukaryadi menyebut total ada sekitar 73 UMKM yang sudah masuk seleksi.

“Pekan Raya Lampung ini adalah hiburan masyarakat Lampung sarana untuk bersantai bersama keluarga. Jadi silakan masyarakat datang dan sama-sama kita meriahkan,” ucapnya.(*)

Polres Lampung Utara Gelar Bhakti Kesehatan Gratis di Pondok Pesantren.

JurnalKota.net – Lampung Utara – Polres Lampung Utara menggelar bhakti kesehatan pengobatan umum gratis di Pondok Pesantren.

Kegiatan tersebut di lakukan oleh Si Dokkes Polres Lampung Utara kepada pengasuh dan santri yang ada di Pondok Pesantren Al-Hiro Keluharan Rejosari Kotabumi Selatan.

Kapolres Lampung Utara AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Si. menjelasakan, kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan Polri khususnya Polres Lampung Utara dengan masyarakat ulama dan santri.

“Kegiatan bhakti kesehatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Polres Lampung Utara untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, khususnya ulama dan santri di bidang kesehatan,” kata AKBP Teddy Selasa (21/5/24).

Lanjut Kapolres, bahwa kegiatan bhakti kesehatan ini merupakan wujud nyata dari semangat Polri yang peduli terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar, terutama dalam mempromosikan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan,” tutur Kapolres.(*)

Danrem 043/Gatam Pimpin Tradisi Penerimaan Warga Baru Dan Penyerahan Jabatan Kasiren Korem 043/Gatam.

JurnalKota.net – Lampung – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., memimpin langsung acara tradisi penerimaan warga baru dan penyerahan jabatan Kasiren Korem 043/Gatam Kolonel Arh Burhan Fajari Arfian, S.Sos. Selasa (21/05/2024) bertempat di Aula A.Yani Makorem 043/Gatam Jln. Teuku Umar Penengahan Bandar Lampung.

Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan, penyerahan jabatan merupakan hal yang biasa terjadi di lingkungan TNI, karena ini merupakan bagian dinamika dalam organisasi, dan rotasi jabatan adalah suatu proses regenerasi untuk mengisi jabatan agar satuan Korem 043/Gatam akan menjadi lebih baik.

“Saya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kolonel Arh Burhan Fajari Arfian, S.Sos., beserta istri, selamat menduduki jabatan baru sebagai Kasiren Korem 043/Gatam, semoga dengan kehadiran saudara, mampu memberikan manfaat yang besar bagi satuan dan Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD II/Swj.”

“Segera menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada pada satuan baru, mari kita saling bahu membahu, sesuai bidang yang dipertanggungjawabkan yaitu di bidang perencanaan, buatlah perencanaan yang baik, yang sesuai dengan kebutuhan di satuan Korem 043/Gatam,” pungkasnya.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Enjang, S.I.P., M.Han., para Kasi Kasrem 043/Gatam, Kasdim 0410/KBL, Danyonif 143/TWEJ, para Dan/Ka Satdisjan Jajaran Korem 043/Gatam, para Pasi Korem 043/Gatam, Kabalak Korem 043/Gatam dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD II/Swj beserta pengurus.

Misran: Pengadilan Negeri Kalianda dan Kepolisian Resort Kalianda agar bersikap netral

JurnalKota.net – Natar – Proses hukum terkait sengketa lahan Desa Natar Tanjung Rejo 2, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, antara Mas Kamdani yang menguasakan kepengurusannya melalui Lembaga Swadaya Masyarakat Pelindung Tanah Air (LSM Pelita) dengan PTPN 7 Unit Repa Rejosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan masih berjalan.

Diketahui kedua belah pihak masih saling mengklaim tanah yang objeknya di Desa Natar Tanjung Rejo 2, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, walau sudah dilakukan sidang lapangan oleh Juru Sita Pengadilan Negeri Kalianda, Lampung Selatan.

Atas hal tersebut, dalam konferensi persnya, Mas Kamdani melalui penerima kuasanya yakni LSM Pelita yang di Ketuai oleh Misran SR, dan Kuasa Hukumnya, Agung Fatahillah, SH., meminta keadilan dari Pengadilan Negeri Kalianda dan Kepolisian Resort Lampung Selatan agar bersikap netral dalam menyelesaikan persoalan ini.

“Terkait surat penetapan tersangka yang dikeluarkan kepolisian resort lampung selatan tertanggal 08 mei 2024, kami menduga sarat kepentingan PTPN 7 dan mengesampingkan hak-hak masyarakat sebagai warga negara,” kata Agung Fatahillah.

Dikatakannya lagi, bahwa Misran dan kawan-kawan (dkk) telah memproses masalah ini secara perdata dengan 2 gugatan yang berbeda, yaitu, Perkara Nomor 02/Pdt.G/2022/PN Kalianda Tanggal 27 Juni 2022 jo Perkara Nomor 69/Pdt/2022/PT Tanjung Karang Tanggal 30 Agustus 2022 jo Putusan Kasasi Nomor 4354K/Pdt/2023 yang diputuskan dalam musyawarah Hakim Agung tertanggal 18 Desember 2023 yang mengadili;
1. Mengabulkan permohonan kasasi Pemohon Mas Kamdani
2. Membatalkan keputusan Pengadilan Tinggi Tanjung Karang menguatkan putusan PN yang diterima olek Misran dkk
3. Masih terdapat perkara Nomor 45 yang sedang berjalan dan belum diputuskan Mahkamah Agung

Namun Polres Lampung Selatan telah melakukan tindakan hukum dengan penetapan tersangka kepada Misran dKK.

“Padahal Pak Misran dan kawan-kawan telah memproses masalah ini secara perdata dengan 2 gugatan dengan nomor yang berbeda. Tapi dalam surat panggilan penetapan tersangka dijelaskan terkait _locus delicti_ yang terjadi di dusun kampung baru, desa sidosari, kecamatan natar, kabupaten lampung selatan. Namun pada kenyataannya tidak sesuai yang terjadi dalam gugatan nomor 45, lokasi yang diduga oleh kepolisian itu terjadi di dusun umbul garut, desa sidosari, kabupaten lampung selatan,” jelasnya lagi.

Ahli waris yang dikuasakan kepada LSM Pelita dan Kuasa Hukumnya mencari keadilan untuk lebih kurang 175 orang dan 150 unit rumah dilahan ± 150 Ha di Desa Natar Tanjung Rejo 2 dan hak-haknya selaku warga negara.

Kemudian, Misran SR, selaku Ketua LSM Pelita yang diberi kuasa untuk mengelola dan mengurus lahan seluas 150 Ha oleh ahli waris juga mengatakan memperjuangkan sampai ada kepastian hukum.

“Perlu saya sampaikan, kalau kita bicara fakta dan bukti-bukti kenyataan, semestinya kami atau ahli waris sejak di PN mestinya harus sudah menang. Namun segala yang telah kami sampaikan tidak menjadi pertimbangan-pertimbangan oleh pengadilan. Selain itu ada penyataan dari PTPN 7, bahwa tanah dan tanam tumbuh ini sudah pernah diganti rugi pada tahun 1974. Namun kami atau ahli waris tidak pernah melihat dan menerima, serta buktinya apa, jumlah dan luasnya berapa, kemudian tempatnya dimana? Termasuk BPN juga, di peta 09 dan 010 tidak bisa menunjukan dimana lokasi yang diganti rugi,” ungkap Misran.

Dikatakannya juga, saat sidang di pengadilan, BPN juga tidak bisa menunjukan petanya di HGU Nomor 16 Tahun 1997, hingga menjadi pertanyaan Kuasa Hukum dari ahli waris, _“Apa betul di BPN sertifikat tersebut tidak ada peta?”_ dan dijawab _“Seharusnya ada”._

“Atas pertanyaan kami soal peta, didalam pengadilan tidak menjadi bahan pertimbangan, tetap kami dikalahkan. Kami berharap agar hukum bisa berjalan dengan benar, karna ini katanya negara hukum, tapi kenyataannya tidak berjalan, jadi akhirnya mana yang kuat itulah yang dapat,” jelasnya.

Diketahui dalam info terbarunya, bahwa ahli waris melalui LSM Pelita selaku penerima kuasa telah menerima Surat Keputusan dari Mahkamah Agung, bahwa gugatan kasasi dimenangkan oleh penggugat yaitu Mas Kamdani sebagai pemilik lahan seluas 75 Ha dari 150 Ha di Desa Natar Tanjung Rejo 2, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan dan sisanya masih dalam proses.

Selain itu, ia juga berharap kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo agar serius dalam persoalan tanah, sesuai yang dikatakannya, tanah-tanah yang dikuasai oleh perusahaan, baik pemerintah maupun swasta, kalau itu milik masyarakat kembalikan ke masyarakat.(*)