FGII Soroti Sikap Diam Dinas Pendidikan Pesawaran Terkait Dugaan Perundungan di SMPN 19
JurnalKota.net – Bandar Lampung: Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Provinsi Lampung menyoroti sikap pasif Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran terkait kasus dugaan perundungan yang dialami seorang siswa di SMP Negeri 19 Pesawaran, yang diduga dilakukan oleh salah satu guru.
Ketua FGII Lampung, Anton Kurniawan, menilai Dinas Pendidikan seharusnya segera turun tangan dan tidak membiarkan kasus ini berlarut.
“Harusnya Dinas Pendidikan Pesawaran segera mengambil langkah agar persoalan itu bisa diatasi dan tidak terulang di kemudian hari,” kata Anton, Selasa (15/7/2025).
Menurutnya, dugaan keterlibatan guru dalam kasus ini adalah hal yang sangat serius dan menyentuh langsung kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.
Anton menambahkan, sikap diam atau lamban dari pihak dinas hanya akan memperburuk citra dunia pendidikan di Pesawaran dan melemahkan perlindungan terhadap peserta didik.
Sebelumnya, Inspektorat Pesawaran telah memeriksa ulang pihak sekolah, sementara sejumlah tokoh masyarakat juga mendesak adanya tindakan nyata dari pemerintah daerah.
Masyarakat berharap, pemerintah tidak hanya menunggu hasil pemeriksaan formal, tetapi juga hadir secara moral untuk memastikan bahwa setiap anak di sekolah mendapat perlindungan dan rasa aman.*
FGII Soroti Sikap Pasif Dinas Pendidikan Pesawaran Terkait Dugaan Perundungan di SMPN 19
Lampung – Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Provinsi Lampung mengkritik keras sikap diam Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran terkait kasus dugaan perundungan yang dialami seorang siswa di SMP Negeri 19 Pesawaran. Perundungan tersebut diduga dilakukan oleh oknum guru di sekolah tersebut.
Ketua FGII Lampung, Anton Kurniawan, menyayangkan sikap pasif pihak dinas yang dinilai tidak responsif dalam menangani persoalan yang menyangkut keselamatan dan kenyamanan peserta didik.
“Seharusnya Dinas Pendidikan Pesawaran segera bertindak cepat, bukan membiarkan kasus ini menggantung. Penanganan yang lamban hanya membuka celah terulangnya peristiwa serupa di masa depan,” tegas Anton, Selasa (15/7/2025).
Menurut Anton, dugaan keterlibatan guru dalam aksi perundungan merupakan isu serius yang menyentuh langsung kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan. Ia menilai bahwa sikap membiarkan atau menunda penanganan sama saja dengan mengabaikan perlindungan terhadap hak anak.
“Diamnya dinas bukan hanya mencoreng wajah dunia pendidikan di Pesawaran, tapi juga berpotensi melemahkan perlindungan bagi siswa yang seharusnya menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Pemerintah Daerah Didesak Bertindak
Sebelumnya, pihak Inspektorat Pesawaran disebut telah melakukan pemeriksaan ulang terhadap manajemen sekolah, sementara sejumlah tokoh masyarakat dan pemerhati pendidikan terus mendesak agar pemerintah daerah mengambil sikap tegas.
FGII menegaskan bahwa upaya formal seperti pemeriksaan administrasi harus dibarengi dengan langkah moral dan preventif, agar kejadian serupa tidak terulang.
“Anak-anak di sekolah berhak atas lingkungan belajar yang aman dan bermartabat. Pemerintah daerah harus hadir untuk menjamin hal itu, bukan sekadar menunggu laporan selesai diperiksa,” tegas Anton.
Ia juga menambahkan bahwa kasus ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap pola pengawasan dan pembinaan tenaga pendidik di Pesawaran.
Masyarakat kini menanti sikap tegas Dinas Pendidikan Pesawaran dalam memastikan bahwa setiap peserta didik benar-benar terlindungi, serta bahwa pelaku kekerasan, siapapun itu, mendapat sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Anggota DPRD Lamsel, Fraksi PAN Dorong Pembangunan Gedung Sekolah Tak Layak di Kabupaten
LAMPUNG SELATAN — Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan, mendorong percepatan pembangunan…
Upacara Penutupan Diksarmil Dan Manajerial SPPI Batch III Satdik II E Yonif 9 Marinir Tahun 2025
JK, PESAWARAN – TNI AL, Kormar, Brigif 4 Marinir, Yonif 9 Marinir. Upacara Penutupan Pendidikan Dasar Militer (Diksarmil) dan Pelatihan Manajerial siswa Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch III digelar dengan penuh khidmat di Satdik II E Yonif 9 Marinir, Batumenyan, Teluk Pandan, Pesawaran Lampung. Sabtu (12/07/2025)
Upacara dipimpin langsung oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Lampung Dr. Muhammad Firsada, M.Si. yang membacakan secara langsung amanat Menteri Pertahanan yakni ‘menyampaikan apresiasi atas semangat dan disiplin para siswa selama menjalani pelatihan. Menhan juga berpesan agar materi yang telah di dapatkan ini menjadikan bekal membangun karakter dan memberi kontribusi yang besar bagi Bangsa Indonesia.
Dengan dilaksanakan Upacara Penutupan pada pelatihan ini sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pelatihan intensif yang telah dilaksanakan selama beberapa bulan oleh siswa SPPI Batch III Satdik II E di Yonif 9 Marinir. Putra bangsa yang telah terpilih merupakan sarjana-sarjana terbaik dari seluruh Indonesia, dan telah dibekali dengan pelatihan dasar militer, kepemimpinan, manajerial, serta pembentukan karakter untuk menjadi agen penggerak pembangunan Indonesia dengan tujuan membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh, adaptif, dan memiliki integritas. Kegiatan dilanjutkan dengan serangkaian demo yang di tampilkan oleh siswa SPPI Satdik II E Yonif 9 Marinir kemudian di akhiri dengan foto bersama.
Komandan SPPI Batch III Satdik II E Yonif 9 Marinir Letkol Marinir Achmad Toripin, S.A.P., M. Tr.Opsla., menyampaikan,’Dengan berakhirnya upacara penutupan ini, para lulusan SPPI Batch III Satdik II E Yonif 9 Marinir diharapkan dapat menjadi pionir pembangunan yang berkarakter kuat dan siap berkontribusi di berbagai sektor kehidupan masyarakat untuk kemajuan Bangsa,’Ujarnya.(*)
FKIP Gelar Ujian Promosi Doktor Pendidikan Ardian Asyhari
LAMPUNG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar ujian terbuka promosi doktor…
Eva Dwiana Buka Bandar Lampung Expo 2025, Tekankan Peran UMKM dan Semangat Kebersamaan
JurnalKota.net – Bandar Lampung — Pemerintah Kota Bandar Lampung secara resmi membuka Bandar Lampung Expo Tahun 2025 pada Sabtu malam (12/7/2025), yang digelar di Gedung Graha Mandala. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-343 Kota Bandar Lampung.
Pembukaan ditandai dengan pemukulan kolintang oleh Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, didampingi Wakil Wali Kota H. Deddy Amarullah, Sekretaris Daerah Kota Iwan Gunawan, unsur Forkopimda Kota Bandar Lampung, serta Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.
Turut hadir dalam acara tersebut Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi selaku Ketua APEKSI periode 2025–2030, dan Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam. Kehadiran mereka menambah semarak dan bobot penting dalam perhelatan tersebut.
Ajang Promosi, Hiburan, dan Silaturahmi
Bandar Lampung Expo 2025 tidak hanya menjadi bentuk perayaan ulang tahun kota, tetapi juga menjadi ruang interaksi masyarakat dan pemerintah daerah, serta ajang promosi produk lokal dan UMKM.
Dalam sambutannya, Wali Kota Eva Dwiana mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan berharap kegiatan ini dapat memperkuat perekonomian lokal.
“Kami ingin acara ini menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM, hiburan rakyat, serta simbol semangat pembangunan kota. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Eva.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program pemerintah guna menciptakan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung.
Berlangsung 8 Hari
Bandar Lampung Expo 2025 dijadwalkan berlangsung selama 8 hari, mulai dari tanggal 12 hingga 19 Juli 2025. Selama expo, masyarakat akan disuguhkan berbagai acara menarik seperti:
– Pameran UMKM
– Stand kuliner lokal
– Pertunjukan musik dan hiburan rakyat
– Layanan publik dari dinas dan instansi pemerintah
Pemerintah Kota berharap gelaran ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kebangkitan ekonomi dan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.*
Bunda Eva Borong Produk dan Beri Umrah Gratis di Bandar Lampung Expo 2025, UMKM Lokal Banjir Dukungan
JurnalKota.net – Bandar Lampung – Geliat Bandar Lampung Expo 2025 bukan sekadar menampilkan capaian pembangunan daerah, tetapi juga menjadi ajang unjuk gigi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Salah satu titik perhatian pengunjung adalah booth Bank Lampung, yang menampilkan beragam produk unggulan dari pelaku UMKM binaan Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) dan mitra binaannya.
Sorotan utama terjadi saat Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, melakukan kunjungan langsung ke anjungan Bank Lampung. Dalam suasana penuh kehangatan dan antusiasme, Bunda Eva — sapaan akrab Wali Kota — secara teliti menelusuri satu per satu produk yang dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan hingga makanan olahan khas daerah.
Tidak hanya berkunjung secara simbolis, Bunda Eva menunjukkan dukungan nyatanya dengan memborong sejumlah produk UMKM, sekaligus memberikan kejutan berupa hadiah umrah gratis kepada salah satu pelaku UMKM binaan IKBL yang dinilainya inspiratif.
“Kami sangat bersyukur dan terharu atas perhatian serta dukungan Bunda Eva yang luar biasa ini,” ungkap Ketua IKBL, Desiyanti Mahdi Yusuf, yang tampak haru dan bangga. Menurutnya, kehadiran Wali Kota Bandar Lampung menjadi suntikan semangat dan pengakuan atas dedikasi para pelaku usaha kecil dalam memajukan produk lokal.
Dalam kunjungannya, perhatian khusus Wali Kota tertuju pada produk-produk kain perca “kain hati” dan olahan tapis khas Lampung dari Sumi Collection, salah satu mitra UMKM binaan IKBL. “Produk ini mampu memikat Bunda Eva dengan inovasi dan nilai budaya yang ditampilkan. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan kami berhasil membuahkan hasil nyata,” ujar Desiyanti.
Ia menambahkan, kehadiran Wali Kota dan aksi borong produk yang disertai dengan apresiasi dalam bentuk umrah, memberi motivasi besar bagi UMKM untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka.
“Dengan hadirnya Bunda Eva, kami semakin optimis bahwa UMKM di Bandar Lampung dapat terus berkembang dan berkontribusi nyata terhadap perekonomian daerah,” tutup Desiyanti.
Bandar Lampung Expo 2025 menjadi panggung penting bagi UMKM untuk menjangkau pasar lebih luas, dan dukungan dari pemerintah daerah terbukti menjadi katalisator kuat dalam mengangkat potensi ekonomi rakyat.*
Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana Resmi Membuka Pelatihan Manasik Umroh Kota Bandar Lampung Tahun 2025
JK, BANDAR LAMPUNG – Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, secara resmi membuka pelatihan manasik bagi calon jamaah umroh Kota Bandar Lampung tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Semergou, Kantor Wali Kota Bandar Lampung, pada Senin pagi, (14/07/ 2025), dan dihadiri oleh ratusan calon jamaah umroh serta sejumlah tokoh agama dan pejabat pemkot Bandar Lampung.
Dalam sambutannya, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap penyelenggaraan pelatihan ini sebagai bentuk pembekalan rohani dan teknis bagi masyarakat yang akan menunaikan ibadah umroh ke tanah suci Mekkah.
“Pemerintah Kota Bandar Lampung sangat mendukung kegiatan manasik ini karena merupakan bagian penting dalam membekali calon jamaah agar memahami tata cara pelaksanaan ibadah umrah dengan baik dan benar. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, dan menjadi umrah yang mabrur,” ujar Wali Kota Eva Dwiana.
Pelatihan manasik ini diikuti oleh lebih dari 100 calon jamaah umroh yang berasal dari berbagai kecamatan di Kota Bandar Lampung. Selama kegiatan, para peserta akan mendapatkan materi seputar tata cara pelaksanaan ibadah umroh, doa-doa penting, etika selama berada di tanah suci mekkah, serta informasi terkait regulasi perjalanan umroh tahun 2025.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, pimpinan biro perjalanan umroh, serta perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandar Lampung. Dalam sambutannya, perwakilan Kemenag juga menekankan pentingnya manasik sebagai upaya untuk menghindari kesalahan dalam pelaksanaan ibadah umroh dan meningkatkan kekhusyukan jamaah.
Kegiatan pelatihan manasik dijadwalkan berlangsung selama 1 hari dengan metode ceramah, simulasi, serta sesi tanya jawab interaktif. Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap melalui pelatihan ini, para jamaah umroh tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga matang secara spiritual dalam menjalankan ibadah umrah.
Acara pembukaan diakhiri dengan doa bersama dan pemakaian atribut peserta secara simbolis oleh Wali Kota Hj. Eva Dwiana kepada perwakilan jamaah umroh, sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan pelatihan.(kwt).
Unila Terima Kunjungan Universitas Baturaja Bahas Sistem Penjaminan Mutu Internal
LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) menerima kunjungan dari Universitas Baturaja (Unbara) pada Senin, 14 Juli 2025,…
Dwi Riyanto Hadiri Ruwatan Desa Triharjo, Ajak Warga Lestarikan Tradisi dan Dukung Program Pitu Vista Egi-Syaiful
LAMPUNG SELATAN — Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Partai Gerindra, Dwi Riyanto, menghadiri kegiatan ruwatan…
Sekda Provinsi Lampung Marindo Kurniawan Menghadiri Pembukaan Bandar Lampung Expo 2025
JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung secara resmi membuka Acara Bandar Lampung Expo Tahun 2025 pada Sabtu Malam, (12/07/2025) berlokasi di Gedung Graha Mandala.
Pembukaaan Bandar Lampung Expo Tahun 2025 secara langsung dibuka, ditandai dengan pemukulan kolintang oleh Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana didampingi oleh Wakil Walikota H. Deddy Amarulah, Sekda Kota Bapak Iwan Gunawan, Forkopimda Kota Bandar Lampung dan Sekda Provinsi Lampung Bapak Marindo Kurniawan.
Turut hadir juga Walikota Surabaya, Bapak Eri Cahyadi selaku Ketua Apeksi periode 2025-2030 dan Direktur Eksekutif Apeksi, Bapak Alwis Rustam.
Bandar Lampung Expo kali ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-343 Kota Bandar Lampung. Acara ini juga menjadi ajang promosi produk lokal, hiburan rakyat, sekaligus ruang interaksi antara masyarakat dan pemerintah daerah.
Dalam sambutan Walikota Hj. Eva Dwiana, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut meramaikan acara ini dan berharap Bandar Lampung Expo menjadi ajang untuk memperkuat perekonomian daerah.
“Kami ingin acara ini menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM, hiburan rakyat, serta simbol semangat pembangunan kota. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Walikota.
Beliau juga mengajak masyarakat bersama-sama membangun Kota Bandar Lampung agar program-program pemerintah dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Kota Bandar Lampung.
Sementara itu, Gubernur Provinsi Lampung yang diwakili oleh Sekda Provinsi, Dr. Marindo Kurniawan, ST, MM, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung terhadap kegiatan yang dinilai strategis dalam memajukan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.
“Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik pelaksanaan Bandar Lampung Expo 2025. Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat daerah dalam memperkuat potensi lokal dan membuka peluang investasi. Diharapkan Expo ini mampu menjadi etalase kemajuan pembangunan Kota Bandar Lampung,” tutur Marindo
Bandar Lampung Expo 2025 dijadwalkan berlangsung selama 8 hari, dari 12-19 Juli 2025. Selama acara berlangsung, masyarakat akan disuguhkan beragam hiburan musik, pameran UMKM, stand kuliner, hingga layanan publik dari berbagai dinas dan instansi. (kwt)
Walikota Bandar Lampung Secara Hj. Eva Dwiana Resmi Membuka Bandar Lampung Expo 2025
JK, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung secara resmi membuka Acara Bandar Lampung Expo Tahun 2025 pada Sabtu Malam, (12/07/2025) berlokasi di Gedung Graha Mandala.
Pembukaaan Bandar Lampung Expo Tahun 2025 secara langsung dibuka, ditandai dengan pemukulan kolintang oleh Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana didampingi oleh Wakil Walikota H. Deddy Amarulah, Sekda Kota Bapak Iwan Gunawan, Forkopimda Kota Bandar Lampung dan Sekda Provinsi Lampung Bapak Marindo Kurniawan.
Turut hadir juga Walikota Surabaya, Bapak Eri Cahyadi selaku Ketua Apeksi periode 2025-2030 dan Direktur Eksekutif Apeksi, Bapak Alwis Rustam.
Bandar Lampung Expo kali ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-343 Kota Bandar Lampung. Acara ini juga menjadi ajang promosi produk lokal, hiburan rakyat, sekaligus ruang interaksi antara masyarakat dan pemerintah daerah.
Dalam sambutan Walikota Hj. Eva Dwiana, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut meramaikan acara ini dan berharap Bandar Lampung Expo menjadi ajang untuk memperkuat perekonomian daerah.
“Kami ingin acara ini menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM, hiburan rakyat, serta simbol semangat pembangunan kota. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” ujar Walikota.
Beliau juga mengajak masyarakat bersama-sama membangun Kota Bandar Lampung agar program-program pemerintah dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Kota Bandar Lampung.
Bandar Lampung Expo 2025 dijadwalkan berlangsung selama 8 hari, dari 12-19 Juli 2025. Selama acara berlangsung, masyarakat akan disuguhkan beragam hiburan musik, pameran UMKM, stand kuliner, hingga layanan publik dari berbagai dinas dan instansi. (kwt)
Tidak Ada Aksi Nyata Konflik Manusia dan Satwa, Akademisi Unila Yusdianto Kecam BKSDA dan TNBBS
LAMPUNG – Akademisi Unila Dr.Yusdianto, S.H, M.H, Mempertanyakan dan Mengecam Kinerja BKSDA dan TNBSS selaku Leading…
Inilah Susunan Pengurus KONI Lampung Masa Bakti 2025-2029
Bandar Lampung | Akhirnya susunan Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Masa Bakti 2025-2029…
Unila Terima Penghargaan BNN Provinsi Lampung atas Kontribusi Aktif dalam P4GN
LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan bebas…