Wakil Bupati Lampung Barat Hadiri Penganugerahan IKK 2025 di Surabaya

LAMPUNG BARAT — Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, menghadiri acara Penganugerahan Pengukuran Indeks Kualitas…

42 Delegasi Resmi Mulai Misi Budaya, Bupati Egi: AIYEP Jadi ‘Wajah Baru’ Hubungan Indonesia–Australia

Kalianda — Cahaya lampu di tepi Pantai Grand Elty Krakatoa menjadi saksi dimulainya rangkaian Australia Indonesia…

Bupati Pesisir Barat Tinjau Proyek PLTM Way Melesom, Pastikan Keselamatan Lingkungan Jadi Prioritas

Pesisir Barat — Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Way Melesom di Kecamatan Lemong, Senin (24/11/2025). Kunjungan tersebut merupakan respons pemerintah daerah terhadap kekhawatiran masyarakat mengenai dampak proyek terhadap lingkungan serta pasokan air bersih.

Sungai Way Melesom selama ini menjadi sumber utama air bersih dan irigasi bagi warga sekitar. Rencana pembangunan bendungan dalam proyek PLTM menimbulkan kekhawatiran akan potensi berkurangnya debit air menuju permukiman dan lahan pertanian masyarakat.

Menjawab aspirasi tersebut, Bupati Dedi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk melakukan kajian ulang secara menyeluruh, mulai dari aspek perizinan hingga Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).

“Keselamatan ekosistem dan hak masyarakat atas air harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan,” tegas Bupati.

Ia menambahkan, jika hasil kajian menunjukkan adanya potensi pencemaran atau pengurangan jatah air warga, pemerintah daerah tidak segan menghentikan proyek PLTM tersebut. Menurutnya, seluruh investasi yang masuk ke Pesisir Barat harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat serta mematuhi prinsip kehati-hatian.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut memeriksa sejumlah titik vital seperti lokasi turbin, area rencana bendungan, serta beberapa sektor konstruksi lainnya. Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, katanya, akan memantau secara ketat perkembangan proyek dan memastikan semua proses dilakukan transparan serta sesuai regulasi lingkungan hidup.

Peninjauan ini juga dihadiri oleh Antoni Wijaya, S.P., M.M., Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika sekaligus Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab Pesisir Barat, Isnaeni Adiyta Marvan, S.H., M.M., Kepala Bagian Protokol Setdakab Pesisir Barat, Camat Lemong, serta sejumlah peratin setempat.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa kepentingan masyarakat akan tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap proses pembangunan yang berlangsung di wilayah Pesisir Barat.

Unila Gelar Coaching Penulisan Proposal Penelitian dan Pengabdian

Lampung – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan coaching penulisan proposal…

Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029, Banteng Muda Indonesia Gelar Bersukaria Camp & Rakernas 2025

Jakarta — Sayap kepemudaan PDI Perjuangan, Banteng Muda Indonesia (BMI), resmi menggelar Bersukaria Camp dan Rapat…

Panaskan Mesin Politik PDI Perjuangan, BMI Gelar Bersukaria Camp 2025

JurnalKota.net – Jakarta – Organisasi sayap PDI Perjuangan, Banteng Muda Indonesia (BMI) menggelar Bersukaria Camp & Rakernas BMI 2025. Kegiatan yang dihelat selama tiga hari di Puncak, Bogor itu secara resmi dibuka oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan Ir. Hasto Kristiyanto didampingi Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira, dan Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP PDI Perjuangan My Esti Wijayanti.

Dalam arahannya, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan pesan penting untuk seluruh kader muda BMI, bahwa anak muda harus berani bermimpi besar, berani melahirkan gagasan untuk masa depan, berani menentang arus, dan tidak takut berbeda.

Dia juga menjelaskan bahwa lambang Banteng Muda Indonesia (BMI) secara filosofis memiliki makna yang sangat dalam. Lambang kepala banteng yang tegak lurus ke arah depan menggambarkan anak muda yang progresif dan visioner, anak muda yang berani dan tegak lurus dengan ide-ide kebangsaan.

“Dari makna lambang tersebut, saya berharap Bersukaria Camp & Rakernas BMI 2025 ini mampu melahirkan ide-ide atau gagasan baru dengan menterjemahkan ideologi Bung Karno ke masa saat ini,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Dia juga mengungkapkan, sebagai organisasi sayap partai, BMI memiliki tantangan yang tidak mudah kedepan. Di tengah kondisi menguatnya upaya desoekarnoisasi saat ini, kader muda BMI harus mampu meluruskan ideologi kerakyatan Bung Karno kepada masyarakat luas, khususnya generasi milenial dan Gen-Z.

“BMI harus mampu menjawab berbagai tantangan ini dengan merumuskan ide-ide baru dengan memanfaatkan dunia digital untuk menghadapi upaya desoekarnoisasi itu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Banteng Muda Indonesia (BMI) Mochammad Herviano menyampaikan, tujuan digelarnya konsolidasi nasional BMI ini untuk menyatukan pola gerak organisasi BMI dalam menjalankan hasil rekomendasi Kongres VI PDI Perjuangan.

Selain itu, lanjut Vino (sapaan akrab Mochammad Herviano), digelarnya Bersukaria Camp & Rakernas BMI 2025 ini untuk meneguhkan soliditas kader BMI seluruh Indonesia dalam menjalankan kerja-kerja organisasi, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang yang dapat dipastikan akan didominasi oleh pemilih-pemilih muda.

Dalam kesempatan itu, Ketum BMI Mochammad Herviano mengingatkan kepada kader BMI seluruh Indonesia agar senantiasa menjaga semangat juang (fighting spirit) dalam menjalankan roda organisasi.

“Karena sejatinya kita berkumpul ini bisa menjadi energi semangat juang kita. Pesan Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan Hj. Megawati Soekarnoputri untuk kader muda BMI kita harus punya fighting spirit. Fighting spirit itu yang harus kita jaga, kita bumikan bersama-sama,” kata Bung Vino.

Selain itu, Vino juga berpesan kepada jajaran pengurus DPD BMI seluruh Indonesia agar terus menjaga soliditas dan melakukan rekrutmen dengan mentargetkan anak-anak muda. Karena dengan terus melakukan rekrutmen, proses regenerasi dalam tubuh organisasi akan berjalan dengan baik.

Di tempat yang sama, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan yang juga menjabat Bendahara Umum DPP BMI, Kaisar Kiasa Kasih Said Putra mengucapkan terima kasih kepada kader muda BMI seluruh Indonesia yang telah hadir dalam rangkaian Bersukaria Camp 2025 & Rakernas BMI.

Menurut Kaisar kehadiran jajaran pengurus DPD BMI seluruh Indonesia dalam ajang konsolidasi nasional BMI kali ini adalah wujud nyata dari konsistensi kader muda BMI dalam memperjuangkan program kerja dan ideologi partai PDI Perjuangan.

Kaisar juga mengingatkan, BMI harus selalu hadir di tengah masyarakat dengan cara membantu kesulitan-kesulitan rakyat. Hal itu menjadi program kerja utama BMI untuk mendekatkan PDI Perjuangan bersama rakyat.

“Banteng Muda Indonesia adalah bantengnya wong cilik, wong sendal jepit, karena Tuannya PDI Perjuangan adalah wong cilik,” ucap salah satu Anggota DPR RI termuda dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Untuk diketahui, kegiatan Bersukaria Camp & Rakernas BMI 2025 yang diselenggarakan pada tanggal 21-23 November 2025 itu diikuti oleh fungsionaris DPP BMI dan jajaran pengurus DPD BMI seluruh Indonesia.

Konsolidasi Nasional yang dikemas dengan acara Bersukaria Camp itu, juga merumuskan sejumlah langkah strategis organisasi, khususnya dalam merangkul generasi muda di seluruh wilayah Indonesia untuk memenangkan PDI Perjuangan dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang.*

Pembinaan ideologi pancasila dan Wawasan Kebangsaan Bersama H.BERNAS YUNIARTA, S.E. Mengedepankan Agama

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) dan Wawasan Kebangsaan digelar pada Senin, 24 November 2025, bertempat di kediaman Ibu Idayati Kusuma, Jalan Pagar Alam, Gang Patria No. 48, Kota Bandar Lampung. Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, H. Bernas Yuniarta, S.E., yang sekaligus menjadi narasumber utama. Mengedepankan ajaran agama sebagai dasar adab bersanding ilmu.

Kegiatan tersebut berlangsung hangat, Humanis dan penuh antusias dari masyarakat sekitar yang hadir. Dalam arahannya, H. Bernas Yuniarta menegaskan pentingnya memperkuat pemahaman Pancasila sebagai dasar negara yang wajib dipahami dan diamalkan oleh seluruh warga negara, terutama dalam menghadapi tantangan global dan derasnya arus informasi saat ini.

Ia menekankan bahwa nilai–nilai Pancasila bukan sekadar hafalan, namun harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga pemerintahan. Menurutnya, wawasan kebangsaan menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan, keharmonisan, dan keutuhan NKRI.

“Pembinaan ideologi dan nilai kebangsaan tidak boleh berhenti. Ini tugas bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat agar Lampung tetap rukun, aman, dan maju,” ujar H. Bernas dalam sambutannya.

Sementara itu, Ibu Idayati Kusuma selaku tuan rumah menyampaikan rasa terima kasih atas dipilihnya kediamannya sebagai lokasi kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan agar masyarakat semakin paham akan pentingnya menjaga nilai persatuan dan kebangsaan. Ungkapnya dengan senyum yang humanis.

Acara berlangsung tertib dan ditutup dengan sesi dialog antara masyarakat dan Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, yang dimanfaatkan warga untuk menyampaikan aspirasi serta berbagai isu sosial di lingkungan mereka.

Kegiatan pembinaan Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan ini diharapkan mampu memperkuat karakter masyarakat dan meningkatkan rasa cinta tanah air di tengah dinamika kehidupan digitalisasi. (Ugie)

Bupati Dedi Irawan Hadiri Paripurna DPRD Persetujuan Bersama dan Penandatanganan Atas Ranperda APBD Pesibar TA 2026

PESISIR BARAT — Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Unila Tutup Pelatihan Bahasa Asing untuk Pekerja Migran

Lampung – Universitas Lampung (Unila) melalui Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa, bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja…

Bupati Dedi Irawan: Ekspedisi Patriot Strategis untuk Majukan Wilayah Transmigrasi Pesibar

PESISIR BARAT – Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, menerima secara langsung audiensi Program Ekspedisi Patriot di Ruang Rapat Payung Agung, Lantai 4 Gedung Marga Sai Batin, Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Kamis (20/11/2025).

Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Dr. Ir. Holi Bina Wijaya, MUM., serta dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Ngambur, dan Peratin se-Kecamatan Ngambur.

Program Ekspedisi Patriot sendiri merupakan inisiatif Kementerian Transmigrasi yang bertujuan memperkuat pemetaan potensi wilayah, mempercepat pembangunan daerah, serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat di berbagai kawasan transmigrasi, termasuk di Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menegaskan bahwa wilayah transmigrasi merupakan saksi perjuangan panjang masyarakat yang datang dengan harapan baru, semangat kerja keras, serta tekad untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

“Mereka adalah bagian dari wajah kemajemukan bangsa, yang membawa nilai gotong royong, persatuan, dan ketangguhan,” ujar Bupati Dedi Irawan.

Karena itu, menurut Bupati, sudah menjadi kewajiban moral sekaligus tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan wilayah-wilayah tersebut mendapatkan perhatian yang layak, akses pembangunan yang memadai, serta peluang ekonomi yang mampu mendorong kemajuan.

“Program Ekspedisi Patriot merupakan langkah strategis untuk menggali dan mengoptimalkan potensi besar wilayah transmigrasi, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan darat, UMKM, hingga peluang industri berbasis lokal,” lanjutnya.

Ia menambahkan bahwa potensi tersebut harus dikelola dengan pendekatan inovatif, terukur, dan berkelanjutan agar dapat memberikan nilai tambah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Bupati juga menyoroti masih adanya sejumlah tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, minimnya fasilitas pengolahan hasil, rendahnya akses permodalan dan teknologi, serta kapasitas SDM yang perlu ditingkatkan.

Meski demikian, Bupati optimistis bahwa tantangan tersebut dapat diubah menjadi peluang melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, lembaga pendamping, dan masyarakat.

Pemkab Pesibar, lanjutnya, berkomitmen terus mendorong hadirnya program-program yang mampu mempercepat transformasi ekonomi masyarakat.

“Pengembangan wilayah akan difokuskan pada peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan kelompok tani dan UMKM, perluasan akses pemasaran, serta pemanfaatan teknologi yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” tegasnya.

Bupati Dedi Irawan juga memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah transmigrasi dan selama ini berjuang membangun daerah dengan segala keterbatasan.

“Melalui agenda hari ini, saya mengajak seluruh pihak untuk membuka ruang diskusi yang konstruktif dan solutif guna melahirkan rekomendasi serta langkah terobosan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Semoga program pengembangan ekonomi ini menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Pesibar yang lebih maju, berdaya, dan sejahtera,” pungkasnya.

Pembinaan Karakter dan Inovasi Siswa Pemkab Pesibar Apresiasi 7 Krui Expo sebagai Wadah

PESISIR BARAT – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Marnentinus, S.IP., M.M., menghadiri sekaligus membuka kegiatan 7 Krui Expo yang digelar di SMPN 7 Krui Kecamatan Ngaras, Kamis (20/11/2025).

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Balai Guru dan Tenaga Pendidik (BGTK) Provinsi Lampung, Lilis Setya Rini, M.TI., Camat Ngaras Suparmi, para Peratin se-Ngaras, jajaran guru SMPN 7 Krui, serta para wali murid.

Dalam sambutan Bupati Pesibar, Dedi Irawan, yang disampaikan oleh Plt. Kepala Disdikbud, Marnentinus, dijelaskan bahwa 7 Krui Expo menjadi sarana penting dalam pembinaan karakter, kreativitas, dan keterampilan peserta didik. “Di sini anak-anak menunjukkan bakat terbaik mereka, baik dalam bidang sains, teknologi, seni, budaya, kewirausahaan, maupun karya inovatif lainnya,” ujar Marnentinus.

Ia menambahkan bahwa pihaknya bangga melihat antusiasme sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan yang tidak hanya memperkuat kualitas pembelajaran, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, kompetisi yang sehat, serta kemampuan bekerja sama antar siswa.

“Pemkab Pesibar melalui Disdikbud terus mendorong sekolah untuk menjadi pusat pengembangan talenta dan karakter. Kegiatan seperti Krui Expo membuktikan bahwa dunia pendidikan bukan hanya teori di kelas, tetapi juga memberi ruang bagi anak untuk berkreasi, bereksperimen, dan menemukan potensi diri,” lanjutnya.

Marnentinus juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif SMPN 7 Krui beserta para guru dan dukungan wali murid yang telah berkolaborasi demi memajukan pendidikan di wilayah Ngaras. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk terus berinovasi dalam menciptakan ruang kreatif bagi siswa.

“Gunakanlah 7 Krui Expo ini sebagai kesempatan untuk belajar hal baru, berani mencoba, dan menunjukkan karya dengan penuh semangat. Masa depan Pesibar ada di tangan kalian. Jadilah generasi yang cerdas, berakhlak, kreatif, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Agus Sartono Apresiasi Kinerja Bupati Egi Meski Dana Transfer Turun 17,69 Persen

LAMPUNG SELATAN — Anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PAN, Agus Sartono, menyampaikan apresiasi atas capaian…

Sinergi Bupati dan Forkopimda Lampung Selatan Kawal Program Nasional KDMP

Kalianda – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menegaskan komitmen penuh dalam mendukung Program Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi di ruang kerja bupati pada Kamis (20/11/2025), yang secara khusus membahas percepatan pembangunan gerai dan gudang KDMP. Fasilitas tersebut ditargetkan rampung pada akhir Januari 2026 sebagai bagian dari persiapan peluncuran nasional program pada 31 Januari 2026.

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati M. Syaiful Anwar serta unsur Forkopimda: Dandim 0421/LS Letkol Kav M. Nuril Ambiyah, Kapolres AKBP Toni Kasmiri, Kajari Suci Wijayanti, dan Ketua DPRD Erma Yusneli.

Percepatan Pembangunan 119 Titik Gerai dan Pergudangan

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0421/LS Letkol Kav M. Nuril Ambiyah memaparkan perkembangan pembangunan fisik gerai dan pergudangan KDMP yang saat ini telah memasuki tahap signifikan. Ia menyebutkan bahwa anggaran pembangunan telah sepenuhnya diterima melalui rekening kesatuan.

Kodim 0421/LS, lanjutnya, melakukan pendampingan ketat agar pelaksanaan berjalan transparan, akuntabel, serta tepat sasaran.

“Di Lampung Selatan dan Pesawaran terdapat 119 titik pembangunan. Dua titik sudah mulai berjalan sejak akhir Oktober, dan seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sebelum peluncuran nasional,” ungkap Letkol Kav Nuril Ambiyah.

Tantangan Lahan dan Percepatan Penetapan Lokasi

Meski progres berjalan baik, Dandim mengakui bahwa beberapa desa masih menghadapi kendala terkait ketersediaan lahan. Karena itu, percepatan penetapan lokasi pada titik-titik tertentu harus segera dilakukan guna mengejar target waktu.

“Pekerjaan ini kami lakukan secara transparan. Aturannya jelas, pendampingannya ada, dan desa menjadi ujung tombak pelaksanaan,” tegasnya.

Bupati Egi Apresiasi Progres dan Minta Percepatan Penyelesaian Aset Lahan

Merespons laporan tersebut, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan apresiasi tinggi atas progres cepat yang ditunjukkan Kodim 0421/LS.

Ia menekankan agar seluruh perangkat daerah dapat segera mempercepat penyelesaian aset lahan, khususnya titik yang belum masuk dalam zona portal.

“Terima kasih Pak Dandim, progresnya sangat baik dalam waktu singkat. Saya minta BPKAD dan Dinas PMD segera berkoordinasi dengan para camat untuk mempercepat penetapan lahan. Semua harus bergerak bersama,” tegasnya.

Pemkab Pastikan Dukungan Penuh untuk Kesuksesan Program KDMP

Bupati Egi memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan siap memberikan dukungan penuh bagi kelancaran pembangunan sarana KDMP, mengingat program ini memiliki dampak strategis bagi penguatan ekonomi desa dan peningkatan kemandirian masyarakat.

“Kita prioritaskan agar program ini berjalan sukses. Target 31 Januari 2026 harus siap, dan Pemkab Lampung Selatan siap membantu sepenuhnya,” ujar Bupati Egi.

Harapan Penyelesaian Tepat Waktu

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, Kodim, dan unsur Forkopimda lainnya, percepatan pembangunan fasilitas KDMP di Lampung Selatan diharapkan dapat berjalan sesuai jadwal serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa di seluruh wilayah.

Prodi Kimia FKIP Gelar Workshop FABLAB-Based Innovation in 3D Learning Media

Lampung – Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan…

Bupati Pesibar Raih Penghargaan Kemenimipas pada Hari Bhakti ke-1 Tahun 2025

PESISIR BARAT – Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Dedi Irawan, menerima penghargaan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) pada peringatan Hari Bhakti Kemenimipas ke-1 Tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara yang berlangsung di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Rabu (19/11/2025).

Penghargaan diterima oleh Sekretaris Daerah Pesibar, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., yang hadir mewakili Bupati Pesibar. Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pejabat tinggi kementerian serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Kakanwil Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang, A.Md.IP., S.H., M.H., dalam sambutannya menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan, sinergi, dan kontribusi nyata Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dan Bupatinya dalam mendukung program-program pemasyarakatan di daerah.

“Pemkab Pesibar telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung berbagai program pemasyarakatan, baik di bidang pembinaan maupun pelayanan. Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas kerja sama yang telah terjalin,” ujarnya.

Sementara itu, Kakanwil Ditjen Imigrasi Lampung, Nur Raisha Pujiastuti, S.H., M.H., menegaskan pentingnya memperkuat hubungan kerja antara pemerintah daerah dan jajaran imigrasi.

“Kerja sama yang baik menjadi kunci dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan upaya menjaga keamanan wilayah. Kami memberikan apresiasi kepada Pemkab Pesibar yang selama ini aktif mendukung program strategis keimigrasian,” kata Nur Raisha Pujiastuti.

Di sisi lain, Sekda Pesibar, Tedi Zadmiko, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterima pihaknya.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Dengan diterimanya penghargaan ini, Pemkab Pesibar diharapkan terus menjadi mitra strategis dalam mendukung program-program pemerintah pusat, khususnya di bidang pemasyarakatan dan keimigrasian.