Danrem 043/Gatam Hadiri HUT Bhayangkara Ke-78 Dan Syukuran Tahun 2024

JurnalKota net – Lampung – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD II/Sriwijaya Ny. Hanny Rikas Hidayatullah, menghadiri upacara dan syukuran peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024, bertempat di Lapangan Polda Lampung Jl.Terusan Ryacudu Way Hui Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan. Senin (01/07/2024).

Selaku Inspektur Upacara (Irup) peringatan HUT Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024 Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si., selaku Komandan Upacara (Danup) Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Lampung Kompol Ramadhona, S.H., S.I.K., dan dihadiri oleh Pj. Gubernur Lampung, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Kepala BNN Provinsi Lampung, PJU Polda Lampung, Purnawirawan Polri, Tokoh Masyarakat Lampung, Pimpinan Perusahaan yang ada di Provinsi Lampung dan para tamu undangan.

Usai pelaksanaan upacara HUT Bhayangkara Ke-78 Tahun 2024, Kapolda Lampung menyerahkan piagam penghargaan kepada dua orang prajurit Korem 043/Gatam yakni, Kasiops Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Gede Setiawan, atas peran aktif membantu tugas kepolisian dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dan Serda Ahmad Romelan Babinsa Tiyuh Mulya Kencana Koramil 412-01/TBT Kodim 0412/LU, atas peran aktif dalam Lomba Siskamling tingkat Polda Lampung.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si., dalam sambutannya pada acara syukuran menyampaikan, acara syukuran yang dilaksanakan ini adalah sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, atas segala petunjuk dan hidayah-Nya pada segenap keluarga besar Polri, dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabanya mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara, sehingga mengantarkan Polri mampu memasuki usia yang Ke-78 tahun.

“Melalui kegiatan syukuran ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh segenap keluarga besar Polri sebagai sarana untuk melakukan introspeksi, atas pencapaian keberhasilan maupun kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas selama ini, peringatan Ke-78 Hari Bhayangkara tahun Ini Mengangkat Tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas,” terangnya.

Lebih lanjut Kapolda menjelaskan bahwa tema yang diusung menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung agenda nasional serta kebijakan pemerintah dengan menjaga integritas, profesionalisme, serta kemitraan dengan semua pihak terkait.

“Polri berperan sebagai garda terdepan dalam menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, saat ini, dalam upaya menuju arah pencapaian visi Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Di kesempatan tersebut, Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., mengucapkan selamat Hari Bhayangkara Ke-78 tanggal 1 Juli 2024, “Semoga semangat presisi terus tertanam dalam setiap langkah Polri yang profesional modern dan terpercaya, Polri presisi mendukung percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.(*)

Tingkat Kepuasan Masyarakat Lampung Terhadap Kinerja Polda Lampung Mencapai 88,7 Persen

JurnalKota.net – Lampung – Kinerja Polda Lampung patut mendapat apresiasi karena berhasil memuaskan masyarakat. Hal ini terlihat dari survei yang menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polda Lampung mencapai 88,7 persen.

Survei ini dilakukan oleh Disway Research and Development Jakarta bekerja sama dengan Litbang Radar Lampung Media Group (RLMG) selama satu pekan, mulai 22 hingga 29 Juni 2024. Survei melibatkan 1.000 responden yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Lampung.

Pemilihan responden dilakukan secara proporsional berdasarkan jumlah penduduk di atas usia 17 tahun, mengacu pada data pemilih Pilpres 2024 yang dirilis oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Responden dipilih secara acak melalui wawancara tatap muka, dengan tingkat kepercayaan survei mencapai 90 persen dan margin of error sebesar 3 persen. Pertanyaan disampaikan menggunakan sistem tertutup, di mana responden tinggal memilih jawaban yang disediakan: sangat puas, puas, atau kurang puas.

Data responden mencakup domisili, jenis kelamin, usia, pendidikan, dan pekerjaan. Komposisi responden terdiri dari 57 persen pria dan 43 persen wanita, dengan rentang usia 17 hingga 56 tahun ke atas. Pendidikan responden mulai dari SD hingga perguruan tinggi, dan pekerjaan meliputi PNS, pegawai swasta, wiraswasta, hingga pengangguran.

Pada pertanyaan pertama, sebanyak 887 responden atau 88,70 persen menyatakan puas atas kinerja Polda Lampung, termasuk 73 responden yang menyatakan sangat puas. Survei ini menggabungkan pendapat sangat puas dan puas dalam satu kelompok untuk mempermudah analisis.

Direktur Eksekutif Disway Research and Development Jakarta, Romy J. Utama, menjelaskan bahwa survei ini bertujuan untuk memperdalam hasil survei yang telah dilakukan oleh berbagai lembaga survei nasional. Sebagai perbandingan, survei Litbang Kompas menunjukkan 87,8 persen masyarakat puas dengan kinerja Polri dengan margin of error 8,33 persen dan tingkat kepercayaan di atas 90 persen.

Jumlah responden sebanyak 1.000 dalam survei ini dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran yang lebih detail tentang tingkat kepuasan masyarakat khususnya terhadap kinerja Polda Lampung. Menurut Romy, hasil survei ini dapat dipertanggungjawabkan secara metodologis.

Direktur Radar Lampung Media Grup (RLMG) Research and Development, Abdul Karim, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa jaringan RLMG yang tersebar di seluruh Provinsi Lampung memungkinkan pengambilan pendapat 1.000 responden dilakukan dengan cepat. Data yang dikumpulkan menunjukkan tingginya tingkat kepuasan masyarakat di Kota Bandarlampung dan Kabupaten Lampung Selatan, masing-masing mencapai 91,66 persen.

Tingkat kepuasan terendah ditemukan di Kabupaten Waykanan, yakni 84,00 persen, dengan tujuh kabupaten lainnya juga memiliki tingkat kepuasan di bawah rata-rata.

Survei ini juga melihat pendapat masyarakat atas kinerja Polda Lampung dalam berbagai bidang, seperti penanganan narkoba, pencurian dengan kekerasan, lalu lintas, korupsi, pembuatan SIM, gang motor/kenakalan remaja, dan kepuasan terhadap keberadaan call center. Pendapat masyarakat atas kinerja Polres masing-masing dan Bhabinkamtibmas juga turut diperhatikan.

“Hasil survei ini memberikan kontribusi signifikan terhadap tingginya tingkat kepuasan masyarakat atas kinerja jajaran Polda Lampung yang mencapai 88,7 persen. Hasil lengkap survei ini akan kami rilis kemudian,” tutup Abdul Karim.(*)

Hari Bhayangkara ke-78, Kapolda Lampung Sematkan Penghargaan Personel TNI/Polri Berprestasi

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menyematkan penghargaan sejumlah anggota Polri/TNI bertepatan puncak Hari Bhayangkara ke-78.

Penghargaan ini diberikan pimpinan kepolisian daerah Lampung kepada para personel terus mendedikasikan diri melayani dan mengayomi masyarakat.

Para penerimaan meliputi anggota Polri berdedikasi dan personel TNI dari tiga matra, hingga pemenang perlombaan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

“Pemberian reward berupa penghargaan ini adalah apresiasi pada personel telah menunjukkan loyalitas dan dedikasi pada tugas, terutama pengabdiannya kepada masyarakat,” ujar Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, Senin (1/7/2024).

Lebih lanjut penghargaan tersebut diharapkan mampu memantik memotivasi segenap personel lainnya, untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Lampung.

“Hari Bhayangkara ke-78 ini merupakan momentum penting bagi Polri,.untuk terus meningkatkan pelayanan dan kinerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ucapnya.

Helmy melanjutkan, penghargaan diberikan hari ini merupakan wujud nyata apresiasi pimpinan terhadap anggota Polri/TNI dan masyarakat yang telah memberikan kontribusi luar biasa.

“Jalankan tugas panggilan kewajiban tanpa cacat selama menjadi anggota Polri/TNI dalam telah melayani masyarakat,” tandas jenderal bintang dua tersebut.

Berikut daftar personel penerima penghargaan Kapolda Lampung di Hari Bhayangkara ke-78.

– Kolonel Infantri Gede Setiawan, Kasi Ops Kasrem 043 Garuda Hitam (prestasi peran aktif membantu tugas kepolisian dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat).

– Mayor Pelaut Agus Triyono, Pasop Lanal Lampung (prestasi peran aktif membantu tugas kepolisian dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat).

– Mayor F Mayor Pas Arif Rahman Hakim, Kepala Dinas Operasi Lanud Pangeran M. Bun Yamin (prestasi peran aktif membantu tugas kepolisian dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.

– Ir Kalvin Andar Sembiring, Kepala BPN Provinsi Lampung (prestasi telah membantu penertiban sertifikat tanah milik Polri).

– Esti Purwadiani Hidayati, Kakanwil Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai Sumbagbar (prestas telah membantu tugas kepolisian daerah Lampung).

– Kompol Juli Sundara, Wakapolres Mesuji Polda Lampung ( prestasi pelatih judo Polda Lampung/Pelatih Judo Atlet Provinsi Lampung/Aceh dan Sumatera Utara 2024 serta Wasit Judo Nasional).

– Ipda Prayitno, Ps Paur Aplikasi Bidkeu Polda Lampung (prestasi mendapatkan peringkat 1 kategori pagu besar atas pelaporan keuangan semester 1 Tahun 2023, dari Kanwil Ditjen Pembendaharaan Lampung).

– Serda Ahmad Romelan, Babinsa Tiyuh Mulya Kencana (prestasi peran aktif dalam lomba Siskamling Tingkat Polda Lampung).*

 

Kapolda Lampung Pimpin Upacara Hari Bhayangkara Ke-78

JurnalKota.net – LAMPUNG- Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika memimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024 di Mapolda Lampung, Senin (1/6/2024) pagi. Peringatan Hari Bhayangkara ke 78 tahun 2024 mengangkat tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika mengatakan, peringatan Hari Bhayangkara ini tidak hanya merayakan hari jadi, tetapi semua komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Dan dirinya tidak henti-hentinya mengucapkan terimakasih atas dukungan serta partisipasi Masyarakat Lampung yang selalu mendukung POLRI khusunya Polda lampung dalam menjaga Kamtibmas yang selalu Kondusif di Provinsi Lampung yang kita Cintai.

”Sesuai temah “Polri Presisi Mendukung Percepatan transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas” yang menegaskan bahwa Polri tidak hanya bertanggungjawab dalam menjaga Kamtibmas, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung agenda nasional serta kebijakan pemerintah dengan menjaga integritas dan profesionalisme. Polri juga menjadi garda terdepan dalam menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelas Kapolda.

Upacara Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024 Polda Lampung ini sendiri terbilang cukup Hidmat. Yang juga dihadiri Penjabat Gubernur Lampung Samsudin, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, Kabinda Lampung Brigjen Pol Harseno, Kepala BNNP Lampung Brigjen Pol Budi Wibowo, Danlanal Lampung, Danbrigif 4 Marinir/BS, Wakapolda dan Pejabat Utama Polda Lampung.serta sejumlah tokoh Masyarakat, tokoh Agama dan para undangan lainya.

Dalam upacara tersebut, Kapolda Irjen Pol Helmy Santika juga sempat menerima penghargaan khusus dari BP2MI yang diketahui berhasil mengungkap dan menyelamatkan sejumlah Pekerja Migran Indonesia secara illegal ke luar negeri serta memberikan sejumlah penghargaan kepada sejumlah personel yang berprestasi. Dia acara tersebut juga di perlihatkan berbagai Tarian kolosal dari masing-masing Daerah, dan Usai upacara, Hari Bhayangkara di Mapolda Lampung dilanjutkan dengan acara syukuran pemotongan tumpeng.(*)

Inflasi Gabungan Propinsi Lampung Melandai Dampak Penurunan Harga Makanan

JunalKota.net – Bandar Lampung – Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Lampung Juni 2024 tercatat mengalami deflasi 0,11% (mtm), lebih rendah dibandingkan Mei 2024 yang tercatat mengalami inflasi sebesar 0,09%(mtm). Realisasi tersebut lebih rendah dibandingkan rata-rata tingkat inflasi di Provinsi Lampung pada Juni dalam 3 (tiga) tahun terakhir sebesar 0,51% (mtm) dan inflasi nasional yang mencatat deflasi sebesar 0,08% (mtm).

Secara tahunan, IHK di Provinsi Lampung pada Juni 2024 mengalami inflasi 2,84% (yoy), lebih tinggi dibandingkan inflasi nasional yang tercatat sebesar 2,51% (yoy) dan lebih rendah dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 3,09% (yoy). Dilihat dari sumbernya, deflasi disebabkan oleh beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga seperti: bawang merah; tomat; daging ayam ras; ikan nila; dan bawang putih dengan andil masing-masing sebesar -0,39%; -0,04%; -0,03%; -0,03%; dan -0,02%.

Penurunan harga bawang merah sejalan dengan terjaganya pasokan seiring dengan telah masuknya musim panen dari Brebes. Lebih lanjut, penurunan harga tomat disebabkan oleh terjaganya pasokan akibat cuaca yang terkendali. Adapun penurunan harga komoditas daging ayam ras disebabkan oleh terjaganya permintaan pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha.

Penurunan harga ikan nila dan bawang putih disebabkan oleh terkendalinya cuaca serta impor masing-masing komoditas. Di sisi lain, pada Juni 2024 terdapat sejumlah komoditas yang mengalami inflasi, antara lain cabai merah, kopi bubuk, sigaret kretek mesin (SKM), jeruk, dan cabai rawit dengan andil masingmasing sebesar 0,08%; 0,06%; 0,05%; 0,04%; dan 0,03%. Kenaikan cabai merah dan cabai rawit disebabkan oleh pasokan yang menurun pasca periode high demand Idul Adha.

Kenaikan harga kopi bubuk sejalan dengan harga melambatnya produksi kopi robusta menjelang panen raya serta juga sesuai dengan tren peningkatan harga kopi dunia. Selanjutnya peningkatan harga SKM sejalan dengan penerapan tarif cukai hasil tembakau pada awal tahun 2024. Peningkatan harga jeruk disebabkan oleh terbatasnya pasokan di tengah permintaan yang meningkat.

Ke depan, KPw BI Provinsi Lampung memprakirakan bahwa inflasi IHK di Provinsi Lampung akan tetap terjaga pada rentang sasaran inflasi 2,5±1% (yoy) sampai dengan akhir tahun 2024. Namun, diperlukan upaya mitigasi risiko-risiko sebagai berikut, antara lain dari Inflasi Inti berupa (i) potensi kenaikan permintaan agregat yang didorong oleh kenaikan UMP tahun 2024; (ii) Berlanjutnya kenaikan harga emas dunia sejalan dengan belum meredanya tensi geopolitik di Timur Tengah; (iii) melemahnya nilai tukar berpotensi menghambat komoditas yang bertumpu pada impor.

Sementara itu dari sisi Inflasi Volatile Food (VF), adalah (i) Peningkatan harga komoditas hortikultura, terutama bawang merah akibat banjir di daerah sentra produksi dan kenaikan harga bawang putih sejalan dengan masih tingginya harga di negara asal impor; (ii) Kenaikan harga referensi minyak kelapa sawit pada awal tahun; (iii) Meningkatnya harga beras yang tercermin dari revisi atas HET.

Selanjutnya risiko dari Inflasi Administered Price (AP) yang perlu mendapat perhatian di antaranya yaitu (i) Kenaikan harga minyak dunia sejalan dengan berlanjutnya ketidakpastian kondisi perang di Timur Tengah (ii) Kenaikan harga aneka rokok sejalan dengan kenaikan tarif cukai rokok tahun 2024 sebesar 10% dan rokok elektrik sebesar 15%; (iii) Meningkatnya harga BBM sejalan dengan meningkatnya harga acuan.

Meninjau perkembangan inflasi bulan berjalan dan mempertimbangkan risiko inflasi ke depan, Bank Indonesia dan TPID akan terus berupaya menjaga stabilitas harga. Adapun strategi 4K yang ditempuh adalah sebagai berikut:

1. Keterjangkauan Harga

a. Melakukan operasi pasar beras/SPHP secara kontinyu hingga harga kembali turun sampai dengan HET.

b. Melakukan monitoring harga dan pasokan, khususnya pada komoditas aneka cabai, daging ayam ras, bawang merah, dan beras.

2. Ketersediaan Pasokan

a. Memperkuat dan memperluas Kerjasama Antar Daerah (KAD) Intra Provinsi Lampung.

b. Implementasi percepatan penanaman padi, realisasi penyaluran pupuk bersubsidi,optimalisasi peran bendungan dan pompanisasi, pendistribusian varietas yang cukup resistan terhadap genangan, dan pendistribusian traktor/alsintan.

c. Implementasi Toko Pengendalian Inflasi di seluruh wilayah IHK/Non-IHK.

3. Kelancaran Distribusi

a. Memastikan kecukupan kapasitas dan jumlah moda transportasi untuk menjaga kelancaran

lalu lintas angkutan barang dan manusia.

b. Melanjutkan upaya percepatan perbaikan jalan Kabupaten/Kota dan Pedesaan.

4. Komunikasi efektif

a. Melakukan rapat koordinasi secara formal, dilaksanakan rutin setiap minggu, dan informal,

melalui WhatsApp Group, dalam rangka menjaga awareness TPID Lampung terkait dinamika harga dan pasokan terkini.

b. Memperkuat sinergi komunikasi dengan media dan masyarakat dalam rangka menghindari perilaku panic buying.(*)

DPRD Lampung Terima Kunjungan Pj. Gubernur Samsudin dan Sekdaprov Fahrizal

LAMPUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Samsudin didampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Fahrizal Darminto dan jajaran…

Anggota Dewan Komisioner OJK RI Kukuhkan Kepala OJK Provinsi Lampung

JurnalKota.net – Bandar Lampung, 28 Juni 2024. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI Hasan Fawzi, telah mengukuhkan Otto Fitriandy sebagai Kepala OJK Provinsi Lampung menggantikan Bambang Hermanto yang selanjutnya menjabat sebagai Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 Kantor OJK Provinsi Jawa Tengah, bertempat di Balai Keratun Pemprov Lampung.

Dalam sambutannya, Hasan Fawzi menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada Bambang Hermanto atas pengabdian dan kontribusinya selama hampir 4 tahun menjabat sebagai Kepala OJK Provinsi Lampung. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bambang Hermanto yang telah menjalankan tugas dengan baik dan selamat bertugas kepada Bapak Otto Fitriandy yang pada hari ini mengemban tugas baru sebagai Kepala OJK Provinsi Lampung. Harapan dan ekspektasi stakeholder untuk kinerja OJK dalam menjawab tantangan dan permasalahan di masyarakat harus mampu kita jawab dengan sebaik-baiknya. Ucapan terima kasih juga kepada semua pihak yang telah hadir dan mendukung keberadaan OJK khususnya di Provinsi Lampung dalam penguatan sektor jasa keuangan.” ucap Hasan Fawzi dalam sambutannya.

Pj Gubernur Lampung, Samsudin, dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada Bapak Otto Fitriyandi dan berharap dengan pengalaman dan dedikasi yang dimiliki, mampu memimpin dan membawa semangat baru untuk kemajuan industri jasa Keuangan dan masyarakat lampung. Tidah lupa Samsudin juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Bambang Hermanto yang telah memimpin OJK Provinsi Lampung dan berkontribusi positif bagi perkembangan perekonomian Provinsi Lampung.
Kegiatan turut dihadiri Anggota Komisi XI DPR-RI, Junaidi Auly dan Pj. Gubernur Provinsi Lampung, Samsudin serta para pejabat yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Lampung, Walikota dan Bupati dan pimpinan Asosiasi, Pimpinan Pelaku Usaha Jasa Keuangan di Provinsi Lampung.

“Saya selaku Kepala OJK Provinsi Lampung, semoga dapat mengemban tugas dan amanah dengan baik dan dapat bekerja sama serta bersinergi dengan semua stake holder yang ada di Provinsi Lampung, untuk kita secara bersama memberikan kontribusi yang positif bagi penguatan industri jasa Keuangan dan untuk perkembangan Provinsi Lampung di masa yang akan datang” ungkap otto.(*)

Kunjungi Kodim 0424/TGM, Danrem 043/Gatam Sampaikan Babinsa Ujung Tombak Satuan

JurnalKota.net – Lampung – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja di Kodim 0424/TGM, Jl. Ir. H. Juanda Way Isom Kota Agung Timur Kabupaten Tanggamus. Kamis (27/06/2024).

Setibanya Danrem 043/Gatam beserta rombongan langsung disambut Dandim 0424/TGM Letkol Inf Vicky Heru Hartanto, S.I.P., M.Si., dan Forkopimda Kabupaten Tanggamus, Forkopimda Kabupaten Pringsewu, para Danramil dan para Perwira Staf Kodim 0424/TGM.

Sebelum memberikan pengarahan kepada prajurit dan PNS Kodim 0424/TGM, Danrem melaksanakan ramah tamah dengan Forkopimda Kabupaten Tanggamus dan Forkopimda Kabupaten Pringsewu, dilanjutkan menerima paparan satuan dari Dandim 0424/TGM.

Mengawali pengarahannya Danrem 043/Gatam mengucapkan terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dari prajurit dan PNS Kodim 0424/TGM serta ucapan syukur yang tak terhingga kepada Allah SWT karena telah diberikan kesehatan sampai saat ini.

”Kepada seluruh prajurit dan PNS Kodim 0424/TGM, untuk selalu menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga, agar dalam melaksanakan tugas kewilayahan dapat berjalan dengan maksimal dan penuh semangat.”

”Babinsa sebagai ujung tombak satuan teritorial memiliki tugas yang berat dan banyak, oleh kerena itu untuk para Babinsa wajib mengetahui fungsi dan tugas kewilayahannya, selain itu Babinsa juga dapat bersinergi dengan instansi lainnya guna mewujudkan masyarakat sejahtera, aman dan nyaman, sehingga masyarakat merasa terlindungi dengan kehadiran Babinsa di wilayahnya,” Pungkasnya.

Selanjutnya Danrem 043/Gatam menyampaikan kepada seluruh anggota Kodim 0424/TGM, “Jangan sampai melanggar aturan atau norma yang berlaku di TNI AD, jangan sampai terlibat narkoba dan judi online karena dapat merusak perekonomian, sehingga mengganggu keharmonisan keluarga yang berakibat terjadinya kekerasan di rumah tangga.”

“Bijak dalam menggunakan media sosial, tidak arogan di jalan, dan tidak lupa saya sampaikan kepada para orang tua yang akan mendaftarkan putra-putrinya untuk menjadi anggota TNI atau Polri siapkan mental, fisik serta kesehatan yang baik,” Tegasnya.

Pertemuan yang diakhiri dengan pemberian bingkisan kepada anak yatim piatu yang dipenuhi dengan keakraban dan kehangatan ini benar-benar membangun suasana yang begitu cair, dimana tidak ada sekat antara pimpinan dan anggota.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasiintel Kasrem 043/Gatam Kolonel Arm Agung Nugroho, S.Sos., Kasiops Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Gede Setiawan, Kasiter Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf Jaka Sutanta, S.Sos., Dantim Intel Korem 043/Gatam Kpt Cpl I Made Diaz Mika, para Danramil dan para Perwira Staf Kodim 0424/TGM.(*)

Inovasi TPID Metro Bentuk Toko ‘MAPAN’ untuk Jaga Stabilitas Inflasi

JurnalKota, Metro – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Metro berupaya memastikan inflasi terjaga dalam sasaran 2,5±1% dengan membentuk Toko Pengendalian Inflasi.

Pembentukan toko yang disebut Toko Mapan (Metro Maju Antisipatif Pengendalian Harga Pangan) ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan untuk masyarakat, dengan harga yang wajar dan tidak bertentangan dengan HET. “Kota Metro bukan daerah produsen bahan pangan, tapi memiliki kedekatan dengan para distributor.

Oleh sebab itu, kita perkuat kemitraan dengan para distributor dan bentuk Toko MAPAN agar masyarakat dapat dengan mudah menjangkau bahan pangan dengan harga yang murah dan wajar” disampaikan oleh Walikota Metro, dr. Wahdi Sp.OG (K), pada acara Grand Opening Toko Mapan di Pasar Cendrawasih, Kota Metro, Jum’at (28/06). Kegiatan ini juga secara resmi membuka Toko MAPAN yang berlokasi di Pasar Cendrawasih, Kota Metro, untuk melayani masyarakat.

Bank Indonesia turut mendukung pembentukan Toko MAPAN sebagai inovasi dan langkah konkret pengendalian inflasi TPID Kota Metro. Sinergi TPID se-Provinsi Lampung yang semakin baik mendukung penguatan stabilisasi laju inflasi yang pada Mei 2024 tercatat 3,09% (yoy). Namun demikian, inovasi TPID sangat diperlukan untuk memitigasi risiko instabilitas ke depan.

“Pembentukan Toko Pengendalian Inflasi merupakan salah satu program unggulan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Provinsi Lampung tahun 2024, untuk meminimalisir transmisi risiko inflasi akibat gangguan produksi, perubahan iklim, dan ketidakpastian perekonomian global. Kami sampaikan apresiasi kepada Bapak Walikota Metro beserta jajaran TPID Kota Metro karena Toko MAPAN menjadi yang pertama” disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, dalam sambutannya.

Junanto menambahkan, Toko MAPAN akan berperan sebagai katalis pelaksanaan program-program GNPIP lainnya, seperti operasi pasar yang dilakukan setiap hari, kerjasama Antar Daerah (KAD), subsidi ongkos angkut, dan penetrasi pasar.

Pemerintah Provinsi Lampung mendorong agar TPID kabupaten/kota lainnya segera merealisasikan inovasi program pengendalian inflasi di daerahnya.

“Dalam sisa waktu pada tahun berjalan, inovasi-invoasi yang telah dicanangkan oleh TPID kabupaten/kota perlu segera dilaksanakan. Kami sampaikan apresiasi atas komitmen kuat TPID Kota Metro, laju inflasi Kota Metro pada Mei 2024 yang tercatat 2,25% (yoy) juga merupakan yang terbaik di Provinsi Lampung” disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Evie Fatmawaty.

Dengan pelaksanaan inovasi pengendalian inflasi yang sinergis dalam kerangka GNPIP, besar harapan agar stabilitas inflasi. Provinsi Lampung tahun 2024 menjadi yang terbaik di Sumatera dan Nasional.

“Perkuat komitmen, sinergi, dan inovasi kita, raih kembali gelar TPID terbaik Sumatera, seperti yang diperoleh TPID Provinsi Lampung, Kota Metro, dan Kabupaten Mesuji pada tahun 2022” lanjut Evie.

Sejak Jum’at (28/06), Toko Mapan telah aktif beroperasi melayani pembelian bahan pangan untuk masyarakat. Lokasinya yang strategis, terletak di Pasar Cendrawasih yang terhubung dengan Pasar Kopindo, akan memudahkan seluruh kalangan masyarakat dalam memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau. Pada kegiatan grand opening ini, Toko Mapan menyediakan berbagai pasokan bahan pangan yang dijual dengan harga penjualan distributor, yaitu 500kg beras, 100 kg aneka cabai,100 kg bawang merah,100 kg bawang putih, 300 kg telur ayam ras, 500 kg minyak goreng, 350 kg gula pasir, dan 400 kg tepung terigu. Mengutamakan kenyamanan saat bertransaksi, Toko Mapan juga telah dilengkapi dengan instrumen pembayaran nontunai QRIS yang difasilitasi oleh Bank Lampung.*

Kinerja Industri Jasa Keuangan Provinsi Lampung Terjaga, OJK Lampung Optimis Tren Positif Terus Berlanjut

JurnalKota.net – Bandar Lampung, bensorinfo.com – Selasa,26 Juni 2024. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung menggelar kegiatan Media Update Kinerja Industri Jasa Keuangan Provinsi Lampung periode Triwulan 1 – 2024 dengan mengundang insan media baik elektronik, cetak maupun online. Secara umum, kinerja industri jasa keuangan di Provinsi Lampung terus terjaga dengan baik, dengan tetap tumbuhnya sektor perbankan, baik dari sisi asset, kredit maupun dana pihak ketiga, yang juga diikuti dengan pertumbuhan sektor lainnya.

OJK Provinsi Lampung juga terus berupaya melakukan langkah-langkah untuk memastikan bahwa seluruh aspek pengawasan dan regulasi di sektor jasa keuangan tetap terjaga dengan baik, sehingga dapat memberikan perlindungan yang optimal bagi konsumen dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan bagi industri.

Perkembangan Sektor Perbankan (PBKN)
Kinerja perbankan di Provinsi Lampung menunjukkan pertumbuhan positif, yang tercermin dari Aset perbankan yang meningkat sebesar 9,46% pada triwulan 1 2024 dibandingkan periode triwulan 1 2023 dari sebesar Rp116,29 Triliun menjadi sebesar Rp127,29 Triliun. Sementara itu, jika dibandingkan dengan posisi Desember 2023 Total Aset Perbankan di Provinsi Lampung juga tercatat meningkat sebesar 1,61% dari sebesar Rp125,27 Triliun menjadi sebesar Rp127,29 Triliun.

Penyaluran kredit perbankan Lampung di Triwulan I – 2024 mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan triwulan 1-2023 (yoy) yaitu meningkat sebesar Rp3,08 Triliun atau 4,06% yaitu dari sebesar Rp75,98 Triliun menjadi sebesar Rp79,06 Triliun. Sementara itu, jika dibandingkan dengan posisi Desember 2023 (ytd) juga mengalami peningkatan sebesar Rp1,19 Triliun atau 1,53% yaitu dari sebesar Rp77,86 Triliun menjadi Rp79,06 Triliun. Adapun 3 sektor ekonomi penyumbang kredit terbesar yaitu sektor penerima kredit bukan lapangan usaha, pedagang besar dan eceran serta pertanian, perburuan dan kehutanan.

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) Provinsi Lampung posisi triwulan 1-2024 tercatat mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan triwulan 1-2023 (yoy) yaitu meningkat sebesar 2,03% dari sebesar Rp62,66 Triliun menjadi sebesar Rp63,93 Triliun. Demikian juga jika dibandingkan dengan posisi Desember 2023, tercatat meningkat sebesar 1,21% dari sebesar Rp63,16 Triliun menjadi Rp63,93 Triliun.

Pada triwulan 1 2024 kredit UMKM secara year on year (yoy) meningkat sebesar Rp4,02 Triliun (14,53%) dari Rp27,64 Triliun pada triwulan 1-2023 menjadi sebesar Rp31,65 Triliun pada posisi Triwulan 1-2024 yang berdampak pada peningkatan Share kredit UMKM sebesar 3,66% yaitu dari sebesar 36,38% menjadi sebesar 40,04%. Namun, peningkatan pertumbuhan kredit ini juga diikuti dengan meningkatnya rasio kredit bermasalah (NPL) yang naik sebesar 0,75% dari sebelumnya posisi Maret 2023 sebesar 3,51% menjadi sebesar 4,25% pada Maret 2024. Peningkatn ini disebabkan adanya peningkatan nominal NPL UMKM yang meningkat sebesar Rp0,38 Triliun yaitu dari sebesar Rp0,97 Triliun di Triwulan 1 2023 menjadi sebesar Rp1,35 Triliun di Triwulan 1 2024. OJK terus mendukung kinerja perbankan melalui kebijakan yang diperlukan sehingga dapat terus tumbuh berkelanjutan namun tetap prudent dalam aspek manajemen risiko.

Perkembangan Sektor Perasuransian, Penjaminan Dan Dana Pensiun (PPDP)

Asuransi
Pendapatan premi asuransi di Provinsi Lampung secara yoy tercatat mengalami penurunan sebesar -36,41% atau turun sebesar Rp237 Miliar, dari sebelumnya periode 31 Maret 2023 sebesar Rp651 Miliar turun menjadi sebesar RpRp414 Miliar di posisi 31 Maret 2024. Penurunan didorong dari turunnya premi asuransi umum sebesar -46,44% (Rp209 Miliar). Sementara premi asuransi jiwa di Lampung terkontraksi sebesar -13,93% yoy, atau turun sebesar Rp28 Miliar.

Dana Pensiun
Dana Pensiun di Provinsi Lampung tercatat mengalami pertumbuhan aset bersih sebesar 7,06% secara year on year (yoy), yang meningkat sebesar RpRp12,02 Miliar dari sebesar Rp170,24 Miliar di Desember 2022 menjadi sebesar Rp182,26M pada Desember 2023.
Perkembangan Sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML)

Perusahaan Pembiayaan
Di Provinsi Lampung, nilai outstanding piutang pembiayaan posisi 31 Maret 2024 sebesar Rp9.997T. Secara year on year piutang pembiayaan mengalami kenaikan sebesar 6,92% atau naik sebesar Rp647M. Kenaikan didukung pada piutang pembiayaan modal kerja dan investasi yang masing-masing naik sebesar 34,26% dan 9,10%. Adapun komponen piutang pembiayaan berdasarkan sektor ekonomi, untuk 3 (tiga) besar didominasi oleh Perdagangan besar dan eceran; reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor sebesar 34, 60%, Pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 10,28%, dan Transportasi dan pergudangan sebesar sebesar 7,90%.

Perusahaan Modal Ventura
Pembiayaan atau penyertaan modal ventura di Lampung secara year on year (yoy), piutang pembiayaan mengalami kontraksi sebesar 1,39% atau turun sebesar 4,78 Miliar dari periode Rp344,18 Miliar di Maret 2023 menjadi sebesar Rp339,4 Miliar di posisi Maret 2024. Namun demikian, NPF yang tercatat mengalami sedikit perbaikan dari sebesar 8,83% di posisi Maret 2023 menjadi 8,41% di posisi Maret 2024.
Lembaga Keuangan Mikro
Perkembangan aset Lembaga Keuangan Mikro (LKM) di Provinsi Lampung tumbuh sebesar 9,40% (yoy) atau meningkat sebesar Rp3,4M dari sebelumnya tercatat sebesar Rp35,15M posisi 31 Desember 2022 menjadi sebesar Rp38,64M pada posisi posisi 31 Desember 2023. Peningkatan aset LKM didorong oleh peningkatan penyaluran pembiayaan LKM yang tumbuh 8,31% (yoy) atau meningkat sebesar Rp2M atau tercatat dari sebelumnya sebesar Rp23,33M pada Desember 2022 menjadi sebesar Rp25,43M.

Pergadaian
Jumlah penyaluran pinjaman oleh perusahaan pergadaian di Provinsi Lampung mengalami pertumbuhan sebesar 14,96% atau naik sebesar Rp105 Miliar dari sebelumnya sebesar Rp698 Miliar posisi Maret 2023 menjadi sebesar Rp803 Miliar posisi Maret 2024.

Fintech P2P Lending
Pertumbuhan outstanding pembiayaan Fintech P2P Lending di Provinsi Lampung tumbuh sebesar 18,24% secara yoy, meningkat Rp154 Miliar menjadi Rp995 Miliar. Adapun peningkatan Lender tercatat sebesar 98,01% yaitu dari 15.806 akun posisi 31 Maret 2024 menjadi 31.297 akun posisi 31 Maret 2024 dan peningkatan borrower tercatat sebesar 25,25% (yoy) yaitu dari 1.454.879 akun menjadi 1.822.176 akun.

Perkembangan Sektor Pasar Modal
Kuartal 1 2024 Jumlah Investor di Provinsi Lampung sebanyak 302.663 investor atau 2,41% dari total SID nasional yang mencapai 12.566.488 SID. Jumlah investor pasar modal meningkat yang ditunjukkan melalui single investor identification (SID) yang tumbuh 15,88% yoy atau meningkat sebanyak 41.486 SID. Jumlah investor terbanyak berada di Kota Bandar Lampung sebesar 97.907 SID atau 32,34% dari total investor di Lampung.
Pada kuartal 1 2024 perkembangan transaksi saham di Provinsi Lampung Lampung secara yoy menunjukkan peningkatan. Rata rata transaksi saham sebanyak Rp1.158 Miliar dari periode Maret 2023 sampai dengan Maret 2024. Peningkatan jumlah transaksi mencerminkan keyakinan investor yang masih cukup terjaga meski dihadapkan dengan berbagai tantangan serta situasi ekonomi global dan domestik. Tercatat transaksi saham dilakukan oleh investor di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung dengan transaksi terbesar berasal dari investor di Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan dan Kabupaten Lampung Timur. Sementara transaksi dalam jumlah kecil dilakukan oleh Kabupaten Pesisir Barat dan Kabupaten Mesuji.

Securities Crowd Funding
Posisi 31 Desember 2023, sudah terdapat 3 Platform Penyelenggara SCF dan 12 penerbit SCF di Provinsi Lampung dengan total dana terhimpun sebanyak Rp5,42 Milyar dari 534 pemodal. Dimana 83,3% dari total seluruh Penerbit SCF di Provinsi Lampung mayoritas berasal dari Industri Agriculture. Dana terhimpun terbesar berasal dari industri Shopping & Retail yakni sebesar Rp2,5 Milyar atau 46% dari total dana terhimpun
Perkembangan Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK)

Selama kuartal 1 2024, OJK Provinsi Lampung menerima dan memproses 313 layanan konsumen. Adapun rincian jumlah layanan konsumen selama kuartal 1 2024 dapat diklasifikasikan menjadi 104 layanan pengaduan, 180 layanan pertanyaan dan 29 layanan informasi.

Sedangkan untuk SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan), selama kuartal 1 2024 OJK Provinsi Lampung telah menyelesaikan layanan SLIK sebanyak 1.380 permohonan, yang dilakukan secara online melalui Aplikasi iDebKU maupun walk-in (datang langsung ke kantor OJK). Secara keseluruhan terdapat 835 layanan SLIK secara Walk-In dan 547 layanan SLIK via online yang telah diberikan Kantor OJK Provinsi Lampung.

Dalam hal pelaksanaan edukasi, selama kuartal 1 2024, OJK Provinsi Lampung telah melaksanakan 20 kegiatan edukasi literasi dan inklusi keuangan kepada masyarakat dengan jumlah peserta mencapai 1.885 peserta (tidak termasuk audiens daring). Adapun klasifikasi peserta edukasi sendiri terdiri dari pelajar/santri, tenaga pengajar dan masyarakat umum.

Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (SATGAS PASTI)
Telah dilakukan rapat koordinasi antar anggota Satgas PASTI di Provinsi Lampung yang dilaksanakan pada tanggal 7 Maret 2024. Selama tahun 2024, Satgas PASTI telah melakukan sosialisasi kepada Bhabinkamtibmas Polres Kabupaten Pesawaran, Polres Kabupaten Way Kanan dan Kabupaten Pesisr Barat. Sampai dengan kuartal I 2024, belum terdapat kegiatan penanganan entitas oleh Satgas PASTI.
PERKEMBANGAN TIM PERCEPATAN AKSES KEUANGAN DAERAH (TPAKD)
Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Provinsi Lampung telah terbentuk 16 TPAKD atau telah terbentuk seluruhnya diantaranya 1 TPAKD provinsi dan 15 TPAKD kabupaten/kota yang telah dikukuhkan. Dalam rangka pelaksanaan program kerja, TPAKD Provinsi Lampung terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja TPAKD tingkat Provinsi maupun tingkat kabupaten/kota. Progress Program TPAKD Provinsi Lampung tahun 2023 triwulan IV, sebagai berikut:

Kartu Petani Berjaya
Total penyaluran KUR melalui KPB sejak awal penyaluran sampai kuartal 1 2024 sebesar Rp2,59 triliun dengan jumlah debitur 63.325. Total pengguna aktif e-KPB di Provinsi Lampung sebanyak 837.702 pengguna. Realisasi AUTP pada program KPB sebanyak 46.119 Ha dengan jumlah polis terbit sebanyak 74.558 petani dengan jumlah pendapatan premi sebesar Rp4,46 miliar.

Desa Inklusi Keuangan
Saat ini, sudah terdapat 16 Desa Inklusi Keuangan (di 4 kabupaten atau 31,25% dari total Kab/kota), mengalami penambahan 6 desa dari tahun 2022. Tercatat 2.601 desa dari 2.654 desa yang sudah terdapat agen laku pandai, per maret 2024, terdapat 50.229 agen laku pandai dengan jumlah nasabah 818.381 dengan total outstanding sebesar 57, 3 miliar. Tercatat 227 desa terdapat Agen BUMDES yang telah terintegrasi dengan E-SAMSAT serta 828 desa yang sudah memiliki agen bumdes. Kemudian, Desa Nabung Saham merupakan salah satu bagian dari program inisiatif TPAKD Provinsi Lampung, saat ini telah terdapat 341 investor saham di desa inklusi keuangan dengan rata-rata transaksi Rp1,01 miliar per bulan.

Optimalisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Pencapaian penyaluran KUR pada Tahun 2023 tercatat sebesar Rp8,45 Triliun atau 74,35% dari kuota yang diberikan pemerintah dikarenakan kendala perubahan persyaratan pihak yang berhak mendapatkan KUR (agar tepat sasaran) dan penerbitan petunjuk teknis. Pencapaian ini lebih rendah dibandingkan pada tahun 2022 yang tercapai 106,11%. Pada tahun 2024 kuota KUR yang diberikan pemerintah untuk 10 bank penyalur yang berada di Provinsi Lampung sebesar Rp11,18 Triliun.(*)