Pemprov Lampung-Itera Perkuat Kolaborasi Riset untuk Industrialisasi Desa dan Pemerataan Ekonomi

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menggandeng Institut Teknologi Sumatera (Itera) dalam mengelola komoditas unggulan secara mandiri agar memberi nilai tambah nyata bagi masyarakat desa. Jika rantai produksi dari hulu ke hilir tersebut dikelola masyarakat Lampung dengan baik, pendapatan per kapita bisa meningkat tajam.

Hal itu diungkapkan Gubernur Mirza
saat mengunjungi Institut Teknologi Sumatera (Itera) dalam rangka memperkuat penyelarasan program strategis, kolaborasi, dan sinergi antara Pemprov Lampung dengan perguruan tinggi, Selasa (02/09/2025).

Mirza menegaskan bahwa kemajuan Lampung bergantung pada pendidikan, riset, serta keberanian mengelola potensi Lampung.

Kehadiran Gubernur Mirza disambut langsung Rektor Itera I Nyoman Pugeg Aryantha, beserta jajaran civitas akademika. Dalam kesempatan itu, Gubernur didampingi sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Menurut Gubernur Mirza, pendidikan, penelitian, dan hilirisasi komoditas strategis Lampung adalah kunci kemajuan daerah. Ia menyoroti potensi besar Lampung pada singkong, jagung, padi, kopi, dan cokelat. Namun, nilai tambah dari komoditas itu selama ini banyak dinikmati pihak luar karena minimnya pengolahan di tingkat lokal.

“Jika rantai produksi dari hulu ke hilir dikelola masyarakat Lampung, pendapatan per kapita bisa meningkat tajam. Tapi kenyataannya, 70% uang dari Provinsi Lampung justru mengalir keluar daerah. Ini yang memicu kemiskinan dan rendahnya IPM kita,” tegas Gubernur.

Gubernur Mirza mendorong industrialisasi berbasis desa, seperti pengeringan hasil panen, pengolahan singkong menjadi produk turunan (mokaf), serta produksi pakan ternak berbasis jagung. Konsep pembangunan yang diusung adalah bottom-up economy, menarik aliran uang dari kota ke desa melalui mekanisme harga komoditas, koperasi merah putih, serta program MBG (Makan Bergizi Gratis).

Pada kesempatan itu, Rektor I Nyoman Pugeg mengajak Gubernur meninjau sejumlah lokasi pengembangan inovasi kampus, antara lain Padi Lahan Kering, Gedung IWACI, dan Kebun Raya Itera. Menurut Rektor, lahan sawah kering menjadi salah satu inovasi yang menjadi solusi Itera untuk menghadapi keterbatasan lahan pertanian konvensional serta berkurangnya minat generasi muda menjadi petani.

Dalam sesi diskusi, Rektor Nyoman Pugeg memaparkan posisi strategis Itera sebagai perguruan tinggi teknologi yang fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi peradaban, mulai dari IT dan kecerdasan buatan, bioteknologi, energi baru terbarukan, kemaritiman, kebencanaan, hingga atmosfer dan antariksa.

“Kami ingin Itera hadir bukan hanya sebagai kampus, tetapi sebagai pusat inovasi yang menjawab kebutuhan pembangunan Lampung dan Indonesia,” ujar Rektor.

Ia menjelaskan Itera memiliki tiga fakultas besar dengan puluhan program studi, ditunjang berbagai pusat riset seperti SDG Center, Halal Service Center, Space Observatory, hingga Botanical Garden.

“Kolaborasi dengan Pemprov Lampung sudah kami bangun sejak 2019, dan kami siap memperluas sinergi di bidang riset pangan, energi, lingkungan, transportasi, dan pemerataan ekonomi wilayah,” tambahnya.*

Mendagri Tito Berikan Apresiasi atas Keberhasilan Pemprov Lampung dalam Mewujudkan Demo yang Damai, Aman dan Kondusif

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG—-Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Jenderal Pol (Purn.) Muhammad Tito Karnavian berikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas keberhasilannya mewujudkan aksi demonstrasi dari aliansi gabungan mahasiswa lampung yang berlangsung dengan damai, aman dan kondusif.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Mendagri Tito dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara virtual bertempat di Ruang Sakai Sembayan Kantor Gubernur Lampung, Selasa (02/09/2025).

Tito menilai bahwa aksi unjuk rasa di Lampung dapat berjalan damai, aman, dan kondusif berkat kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Di Lampung, selain Pak Gubernur, yang paling aktif juga adalah Lampung Selatan. Terima kasih banyak Pak Gubernur, Pak Bupati, karena telah melakukan koordinasi dengan sangat baik bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat,” ujar Mendagri Tito melalui siaran zoom meeting.

Apresiasi Mendagri semakin relevan setelah ribuan massa aksi dapat menyampaikan aspirasi mereka dengan damai, tanpa menimbulkan gangguan terhadap ketertiban umum. Hal ini dianggap sebagai cerminan kedewasaan demokrasi yang tetap menjunjung tinggi keamanan daerah.

Dalam aksi yang berlangsung di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung pada hari Senin (1/09/2025), Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi jajaran Forkopimda duduk bersama di tengah kerumunan untuk mendengarkan satu per satu keluhan yang disampaikan perwakilan mahasiswa, buruh, hingga pengemudi ojek daring. Disamping itu, ia juga menyampaikan sikap pemerintah daerah yang terbuka terhadap kritik dan aspirasi rakyat.

Usai berdialog, Gubernur menerima secara langsung sepuluh poin tuntutan yang disuarakan massa. Tidak hanya menerima, Gubernur bahkan membacakan sendiri tuntutan itu di hadapan ribuan demonstran. Sikap ini sontak memicu sorak-sorai dukungan dari peserta aksi. Gubernur juga menegaskan bahwa seluruh tuntutan itu akan dikawal hingga ke pemerintah pusat.

Ia menyebut langkah ini bukan sekadar simbolis, tetapi bentuk komitmen agar aspirasi rakyat Lampung tak berhenti di gerbang DPRD. “Ini luar biasa, hari ini kami melihat semangat gelora anak muda di Lampung, juga masyarakat, ojol, dan elemen lainnya, mereka bersatu menyuarakan hati nurani. Sesuai amanat konstitusi, pemerintah provinsi harus menjaga dan melindungi hak-hak mereka untuk bersuara,” ucap Gubernur.

Menurut Gubernur, semua aspirasi yang disampaikan akan diteruskan kepada pemerintah pusat. Ia juga mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib. “Lampung berbeda dari tempat lain di Indonesia. Lampung damai, Lampung tenteram, dan Lampung penuh dengan harapan. Kita berdoa, setelah ini Lampung tetap tertib, aman, dan kondusif. Ini akan menjadi alasan bagi Lampung untuk menjadi lebih baik ke depan,” ujarnya.

Aksi yang digelar dihari tersebut berlangsung tertib dan tanpa gesekan. Aksi damai ini menunjukkan pola baru komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Sikap Gubernur yang turun langsung menemui massa dinilai dapat meredakan ketegangan dan membuka ruang dialog lebih luas. Bagi masyarakat Lampung, komitmen ini menjadi langkah awal untuk memastikan aspirasi mereka dapat menjadi bagian penting dalam arah kebijakan nasional.*

Stabilitas Harga Terjaga, Inflasi Lampung Agustus 2025 Tetap Baik

JurnalKota.net – Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Lampung pada Agustus 2025 tercatat mengalami deflasi sebesar
1,47%(mtm),melambat dibandingkan periode Juli 2025 yang mengalami inflasi sebesar 0,19%(mtm).

Realisasi tersebut lebih rendah dibandingkan perkembangan IHK nasional yang tercatat mengalami deflasi sebesar 0,08%(mtm)dan sebagian besar provinsi lain.Secara tahunan,IHK di Provinsi Lampung pada bulan Agustus 2025 mengalami inflasi sebesar 1,05%(yoy),lebih rendah dibandingkan inflasi pada bulan sebelumnya
yang sebesar 2,63%(yoy)dan inflasi nasional yang sebesar 2,31%(yoy).

Dilihat dari sumbernya,deflasi pada Agustus 2025 utamanya disebabkan oleh penurunan harga komoditas kelompok pendidikan,serta makanan,minuman dan tembakau,utamanya sekolah menengah atas, sekolah
menengah pertama, tomat, cabai rawit dan bawang putih dengan andil masing-masing sebesar -0,84%;- 0,39%;-0,14%;-0,07% dan-0,06%(mtm).

Penurunan biaya sekolah menengah dipicu oleh implementasi kebijakan penghapusan pungutan komite sekolah pada SMA,SMK,dan SLB negeri yang digantikan oleh
dukungan pendanaan operasional melalui APBD mulai tahun ajaran 2025/2026.

Sementara itu,turunnya harga tomat dan cabai rawit sejalan dengan meningkatnya pasokan pada periode panen,sedangkan penurunan harga bawang putih ditopang oleh kelancaran pasokan pasca realisasi impor yang menjaga stabilitas distribusi di pasar domestik.

Lebih lanjut,deflasi yang lebih dalam pada Agustus 2025 tertahan oleh sejumlah komoditas yang mengalami inflasi, utamanya bawang merah dan beras dengan andil masing-masing sebesar 0,14%dan 0,05%(mtm).

Peningkatan harga kedua komoditas tersebut terutama dipengaruhi oleh menurunnya pasokan seiring berakhirnya periode panen.
Ke depan,KPw Bl Provinsi Lampung memprakirakan bahwa inflasi di Provinsi Lampung akan tetap terjaga pada rentang sasaran inflasi 2,5±1%(Voy)sepanjang tahun 2025.Namun,beberapa risiko perlu diwaspadai dan dimitigasi,diantaranya dari Inflasi lnti (Core Inflation)  berupa (i)peningkatan permintaan agregat sebagai
dampak dari kenaikan UMP sebesar 6,5%yang direalisasikan secara bertahap pada tahun 2025 dan HBKN Natal dan Tahun Baru di akhir tahun 2025;dan(i)berlanjutnya kenaikan harga emas dunia seiring masih tingginya ketidakpastian geopolitik dan sentimen kebijakan ekonomi Amerika Serikat.

Selanjutnya dari sisi Inflasi bahan makanan bergejolak (Volatile Food)  adalah (i)peningkatan harga beras pasca berakhirnya periode panen gadu dan masuknya puncak musim tanam; dan (ii)prakiraan curah hujan menengah-tinggi mulai September-Oktober 2025 berpotensi mempengaruhi produksi padi dan tanaman hortikultura. (BMKG,Dasarian Il Agustus 2025).

Adapun risiko dari inflasi harga yang diatur pemerintah(Administered Price)yang perlu dicermati adalah kenaikan harga minyak dunia dipicu potensi gangguan pasokan global,sejalan dengan berlanjutnya tensi
geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Meninjau perkembangan inflasi bulan berjalan dan mempertimbangkan risiko inflasi ke depan, Bank Indonesia dan TPID Provinsi Lampung akan terus melanjutkan upaya menjaga stabilitas harga melalui strategi 4K.

1. Keterjangkauan Harga
a. Melakukan operasi pasar beras/SPHP secara terarah dan targeted.
b. Melakukan monitoring harga dan pasokan,khususnya pada komoditas yang berisiko mengalami kenaikan harga pada bulan September,utamanya beras dan komoditas hortikultura (aneka cabai dan
bawang merah).

2. Ketersediaan Pasokan
a. Perluasan Implementasi Toko Pengendalian Inflasi di seluruh wilayah IHK/Non-IHK.
b. Penguatan kerja sama antar daerah (KAD)maupun intra daerah di Provinsi Lampung untuk komoditas defisit dan berisiko defisit dengan sentra produksi.
c. Penguatan koordinasi antar OPD terkait untuk mempercepat realisasi pelaksanaan program swasembada pangan di Provinsi Lampung, utamanya melalui optimalisasi lahan, penggunaan varietas unggul, bantuan alsintan, serta memastikan kelancaran pendistribusian pupuk bersubsidi secara tepat guna dan tepat sasaran.
d. Penguatan data pasokan dalam rangka memperkuat monitoring ketersediaan pasokan.

3. Kelancaran Distribusi
a. Memastikan kecukupan kapasitas dan jumlah moda transportasi untuk menjaga kelancaran lalu lintas angkutan barang dan manusia.
b. Melanjutkan upaya perbaikan jalan kabupaten/kota dan pedesaan yang dilalui oleh angkutan barang bahan pangan.
c. Memastikan keberlanjutan dan penguatan implementasi Mobil TOP (Transportasi Operasi Pasar) dalam menjaga kelancaran operasi pasar.
d. Bekerja sama dengan Bulog dalam pemberian dukungan Subsidi Ongkos Angkut (SOA).

4. Komunikasi efektif
a. Melakukan rapat koordinasi rutin TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam rangka menjaga awarenes terkait dinamika harga dan pasokan terkini.
b. Memperkuat sinergi komunikasi dalam rangka menjaga ekspektasi positif terhadap prospek perkembangan harga dan kecukupan pasokan.
c. Penguatan sistem informasi neraca pangan melalui integrasi data pangan terkini dan berkualitas untuk mendukung pengambilan kebijakan pengendalian harga yang tepat.*

Hut Tekab 308 ke-10, Sat Reskrim Polres Lampung Utara Gelar Syukuran dan Bagikan Nasi Kotak Kepada Ojol serta Masyarakat

JurnalKota.net – Lampung Utara – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Lampung Utara menggelar syukuran dalam rangka Hari Ulang Tahun Tekab 308 Presisi yang ke-10, Selasa (2/9/25).

Tidak hanya menggelar syukuran, Sat Reskrim yang di pimpin langsung oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan di damping Waka Polres Kompol Yohanis dan Kasat Reskrim AKP Apfryyadi membagikan 308 kota nasi kepada ojol dan masyarakat.

Disela-sela acara Kapolres AKBP Deddy mengatakan, hari ini kami membagikan sebanyak 308 nasi kotak untuk para ojek online dan masyarakat sekitar yang melintas.

“Dalam rangka memperingati hari jadi Tekab 308 Sat Reskrim Polres Lampung Utara yang di harapkan kedepan terus memberantas tindak pidana kriminal berupa kejahatan,” kata Kapolres.

Kapolres juga mengucapkan turut berduka cita yang mendalam kepada affan Kurniawan ojek online yang telah meninggal dunia saat ikut berunjuk rasa di Jakarta beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Appfryadi Pratama menambahkan selain membagikan nasi kotak kepada ojek online, tim tekab 308 juga memberikan santunan kepada korban pembunuhan.

“Kita juga memberikan santunan kepada dua korban yang menjadi korban pembunuhan, satu korban pembunuhan yang ada di kebun singkong desa sawojajar kecamatan Kotabumi utara dan satu karyawati warung sate di kecamatan bunga mayang,” ujarnya.

Kegiatan tersebut disambut baik dari para ojol dan masyarkat. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Polres Lampung khusus nya Tekab 308 Sat Reskrim Polres Lampung Utara atas nasi kotak yang diberikan.

“Alhamdulillah Terima kasih banyak atas nasinya untuk makan siang. Semoga kejahatan di Lampung Utara bisa teratasi,” ujar salah satu ojol.(*)

Polres Pesisir Barat Laksanakan Pengecekan Senpi dan Kendaraan Dinas Bersama Rolog Polda Lampung

JurnalKota.net – Pesisir Barat – Polres Pesisir Barat melaksanakan pengecekan senjata api (senpi) dinas dan kendaraan dinas bersama tim Rolog Polda Lampung pada Selasa (2/9/2025) di Lapangan Mapolres Pesisir Barat.

Pengecekan ini dilakukan guna memastikan kondisi peralatan dan kendaraan dinas tetap dalam keadaan baik, siap pakai, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seluruh senpi dan kendaraan dinas milik personel diperiksa secara detail, mulai dari kelayakan, kebersihan, hingga kelengkapan administrasi.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Wakapolres Pesisir Barat Kompol Slamet Raharjo, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan internal untuk menjaga profesionalisme dan disiplin anggota.

“Pengecekan senjata api dan kendaraan dinas ini penting untuk memastikan bahwa seluruh perlengkapan operasional yang digunakan anggota dalam bertugas berada dalam kondisi aman dan layak. Hal ini juga sebagai bentuk pengawasan agar tidak terjadi penyalahgunaan senjata api,” ujar Kompol Slamet Raharjo.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel Polres Pesisir Barat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta sebagai langkah preventif dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.*

Ketua KNPI Lampung Apresiasi Aksi Damai, Ajak Elemen Masyarakat Jaga Persatuan

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Iqbal Ardiansyah, S.Si., M.M., mengapresiasi aksi unjuk rasa yang digelar elemen mahasiswa, masyarakat, dan ojek online (ojol) di Lampung berlangsung aman, damai, dan kondusif.

Menurut Iqbal, situasi kondusif tersebut tidak terlepas dari kehadiran Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, atau yang akrab disapa Yai Mirza, yang membuka ruang dialog serta mendengarkan aspirasi dan tuntutan dari para masa aksi.

“Yai Mirza adalah contoh pemimpin dengan gaya komunikasi dan pendekatan ke masyarakat yang sangat baik perlu kita contoh dan beliau mau mendengar Aspirasi Masyarakat di bumi Lampung. Kepemimpinan beliau berhasil memberi warna baru di tengah dinamika politik nasional maupun daerah,” ujar Iqbal.

Ia menambahkan, ruang dialog dan duduk bersama masyarakat tanpa skat/pembatas yang dibangun pemerintah daerah bersama elemen masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi aman tanpa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sebagai Ketua DPD KNPI Lampung, Iqbal juga mengajak mahasiswa, pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kondusifitas serta mendukung program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah provinsi.

“Pemuda dan mahasiswa adalah motor perubahan. Mari kita bersatu untuk kemajuan Lampung, menjaga persatuan, serta memperkuat kebersamaan di Bumi Ruwa Jurai,” tegasnya.*

Polres Pesisir Barat Gelar Patroli Skala Besar Bersama TNI – Polri

JurnalKota.net – Pesisir Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polres Pesisir Barat bersama Satuan Brimob dan TNI melaksanakan patroli skala besar pada Senin (1/9/2025) di wilayah hukum Polres Pesisir Barat.

Patroli tersebut dilaksanakan dengan menyasar sejumlah lokasi strategis, di antaranya seputar Kantor Bupati, Gedung DPRD, serta objek vital lainnya. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Pesisir Barat, Kompol Slamet Raharjo, S.H., M.H.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., melalui Wakapolres Pesisir Barat Kompol Slamet Raharjo, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan patroli skala besar ini merupakan bentuk sinergitas TNI–Polri dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Patroli skala besar ini kami laksanakan bersama rekan-rekan TNI – Polri untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan bahwa situasi di wilayah Pesisir Barat tetap terkendali dan kondusif,” ujar Kompol Slamet Raharjo.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kehadiran aparat gabungan di tengah masyarakat juga sebagai langkah preventif dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta memberikan pesan moral kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban.

Dengan adanya patroli skala besar ini, diharapkan masyarakat merasa lebih tenang dan nyaman dalam beraktivitas, serta semakin mempererat soliditas antara TNI – Polri, dan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.*

IKBL Gelar Lomba Mewarnai Ibu dan Anak, Meriahkan Hari Anak dan HUT ke-80 RI

JurnalKota.net – Bandar Lampung, 31 Agustus 2026 – Ikatan Keluarga Bank Lampung (IKBL) menyelenggarakan lomba mewarnai ibu dan anak sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional dan HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu (31/8/2026).

Kegiatan berlangsung penuh keceriaan, menghadirkan suasana kebersamaan dan semangat nasionalisme. Cupak Frisyadi turut hadir sebagai narasumber sekaligus juri dalam lomba bertajuk “Warnai Dunia Anak”.

Ketua IKBL, Desiyanti Mahdi Yusuf, menegaskan bahwa lomba mewarnai ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, serta kemampuan motorik halus anak-anak.
“Melalui warna, anak-anak dapat mengekspresikan diri, melatih konsentrasi, sekaligus menciptakan keindahan dari setiap goresan mereka,” ujarnya.

Lebih jauh, Desiyanti menambahkan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan IKBL bagi tumbuh kembang anak melalui kegiatan positif dan menyenangkan. Menurutnya, anak-anak yang bahagia dan kreatif akan tumbuh menjadi generasi penerus yang cerdas, inovatif, serta percaya diri.

Apresiasi juga diberikan kepada para orang tua yang hadir mendampingi serta panitia yang sukses menyelenggarakan acara. “Mari kita jadikan momen ini sebagai ajang untuk bersenang-senang, berbagi pengalaman, dan menciptakan kenangan indah bagi anak-anak kita,” tambahnya.

IKBL berharap lomba ini menjadi langkah kecil untuk melahirkan generasi hebat menuju Indonesia Emas 2045, di mana masa depan bangsa sangat ditentukan oleh anak-anak hari ini.*

Pemprov Lampung Ikuti Arahan Mendagri Terkait Pengendalian Inflasi dan Perkembangan Situasi Nasional Terkini

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan mengikuti Rapat Koordinasi Terkait Perkembangan Situasi Nasional dan Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang dipimpin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, secara virtual dari Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (02/09/2025).

Dalam rapat itu, Sekdaprov Marindo didampingi sejumlah kepala perangkat daerah dan Forkopimda Provinsi Lampung.

Pada sesi rapat pengendalian inflasi, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa inflasi nasional year-on-year (y-on-y) pada Agustus 2025 tercatat sebesar 2,31 persen, turun dibandingkan Juli 2025 sebesar 2,37 persen. Dari 38 provinsi, sebanyak 11 provinsi mengalami inflasi, sementara 27 provinsi mengalami deflasi. Sektor makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang andil terbesar.

Provinsi Lampung sendiri mencatat deflasi sebesar 1,47 persen, dengan Kota Bandar Lampung mengalami deflasi tertinggi di Sumatera yakni 1,81 persen. Indeks Perkembangan Harga (IPH) M4 Agustus 2025 Lampung tercatat -0,43 persen, dengan komoditas penyumbang utama cabai merah, bawang merah, dan beras. Kemudian secara y-on-y, inflasi Lampung tercatat 1,05 persen, terendah di Pulau Sumatera, dan masuk dalam Kuadran III sebaran inflasi provinsi nasional, yakni kategori inflasi rendah dan menurun dibanding bulan sebelumnya.

Selain isu inflasi, rapat juga membahas perkembangan situasi nasional pasca aksi unjuk rasa masyarakat dan mahasiswa. Tercatat ada 107 titik aksi serentak di 32 provinsi sejak 25 Agustus 2025, dimana aksi di Lampung berlangsung kondusif. Mendagri Tito Karnavian memberikan apresiasi kepada Gubernur Lampung yang dinilai aktif sehingga penyampaian aspirasi di daerah dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

“Terima kasih banyak kepada kepala daerah yang sudah melaksanakan langkah-langkah proaktif sesuai poin arahan. Yang belum segera laksanakan,” ujar Mendagri.

Dalam arahannya, Mendagri meminta seluruh kepala daerah bersama Forkopimda mengambil langkah proaktif, di antaranya melaksanakan rapat koordinasi, menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat, menggelar doa lintas agama untuk kedamaian, serta menggencarkan program pro rakyat seperti pasar murah dan bantuan sosial.

Selain itu, Mendagri menekankan agar kepala daerah menunda kegiatan seremonial yang terkesan pemborosan, menghindari flexing kemewahan, serta memastikan pejabat dan keluarga menjalani kehidupan sederhana. Kepala daerah juga diminta tidak melakukan perjalanan ke luar negeri, melainkan tetap berada di daerah untuk mengendalikan kondisi bersama Forkopimda.

Lebih lanjut, Mendagri juga menegaskan pentingnya menjamin kebebasan berpendapat yang dilindungi undang-undang serta pasal 19 Universal Declaration of Human Rights (UDHR), namun menegaskan penyampaian aspirasi tidak boleh dilakukan dengan cara anarkis.

“Untuk daerah yang mengalami kerusakan fasilitas umum akibat aksi agar segera melakukan perbaikan agar pelayanan publik dan aktivitas ekonomi kembali berjalan normal serta tidak mengakibatkan trauma sosial,” pesan Mendagri.

Ia juga mengingatkan agar komunikasi publik kepala daerah dilakukan dengan bahasa yang santun, sederhana, dan tidak menyinggung perasaan masyarakat, sehingga dapat menjaga kondusifitas publik di tengah dinamika sosial yang berkembang.*

Aksi Damai Tolak Kenaikan Tunjangan DPR RI Warnai Empat Wilayah di Lampung

Lampung – Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi serentak menolak kebijakan kenaikan tunjangan anggota DPR…

Bakrie Amanah Raih Kategori Penghargaan LAZ Nasional Mustahik menjadi Muzaki Terbaik di BAZNAS Awards 2025

JurnalKota.net – Jakarta, 28 Agustus 2025 – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Yayasan Bakrie Amanah kembali menorehkan prestasi dalam pengelolaan zakat nasional. Dalam ajang BAZNAS Awards 2025 yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Bakrie Amanah dianugerahi penghargaan untuk kategori “LAZ Nasional dengan Mustahik Menjadi Muzaki Terbaik”.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Wakil Ketua Bakrie Amanah, Teguh Anantawikrama, dalam acara yang menjadi bagian dari Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS 2025, Kamis (28/8). Rakornas tersebut dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.

BAZNAS Awards merupakan agenda tahunan yang digelar oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai bentuk apresiasi kepada BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota, LAZ, dan mitra strategis lainnya yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam penguatan sistem zakat nasional. Tahun ini, Rakornas dan penghargaan mengusung tema “Menguatkan BAZNAS dalam Mendukung Asta Cita.”

Kategori “LAZ Nasional Mustahik Menjadi Muzaki Terbaik” menjadi salah satu indikator penting dalam menilai dampak dari pengelolaan zakat produktif. Penghargaan ini diberikan kepada lembaga yang dinilai berhasil mengantarkan para penerima manfaat (mustahik) menuju kemandirian hingga mampu menjadi pemberi zakat (muzaki).

Teguh Anantawikrama menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari kolaborasi banyak pihak dan wujud nyata keberdayaan.

“Kami percaya bahwa zakat bukan hanya tentang distribusi, tapi tentang transformasi. Mustahik yang kini telah menjadi muzakki adalah bukti bahwa pemberdayaan yang tepat bisa mengubah arah hidup seseorang secara menyeluruh,” ujarnya.

Salah satu contoh nyata dari transformasi ini adalah Ibu Hamisi dari Kampung Dadap, Kabupaten Tangerang, penerima program Amanah Fund. Selama dua tahun, ia menerima empat kali dana bergulir dengan total 8 juta rupiah yang digunakan untuk menambah modal usaha jual beli ikan di Pasar Cengkareng. Berkat peningkatan laba, ia mampu membeli mobil untuk operasional dan membangun rumah, hingga akhirnya mencapai kemandirian ekonomi dan menjadi muzaki.

Selama ini, Bakrie Amanah aktif mendorong berbagai program pemberdayaan ekonomi dan sosial berbasis zakat produktif. Beberapa program unggulan yang dijalankan antara lain Upgrade UMKM, Amanah Fund, program pemberdayaan peternakan, beasiswa Tangguh, serta program pemberdayaan lainnya yang bertujuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen Bakrie Amanah dalam menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi perubahan sosial.*

TNI-Polri dan Mahasiswa di Bandar Lampung Kompak Bersihkan Sampah Pasca Unjuk Rasa di DPRD Lampung

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Usai menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025), pemandangan yang menyejukkan hati terlihat di lokasi. Mahasiswa bersama aparat TNI-Polri bahu-membahu membersihkan sampah yang berserakan di sekitar area aksi.

Kebersamaan itu menjadi simbol persatuan sekaligus bukti bahwa demokrasi dapat berjalan berdampingan dengan kepedulian terhadap lingkungan.

Ribuan mahasiswa yang hadir dalam aksi sebelumnya telah menyampaikan aspirasi mereka dengan tertib dan damai. Setelah tuntutan disampaikan dan diterima oleh Gubernur Lampung didampingi Kapolda Lampung, Pangdam Raden Intan, Forkopimda serta pimpinan DPRD, massa aksi secara perlahan membubarkan diri dengan tertib. Namun, sisa-sisa botol minuman, kertas, dan spanduk masih terlihat menumpuk di badan jalan maupun trotoar depan gedung dewan.

Tak menunggu lama, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay bersama Dandim 0410/KBL Letkol Arm Roni Hermawan turun langsung memimpin personel gabungan membersihkan area.

Momen ini semakin hangat ketika sejumlah mahasiswa tetap tinggal dan bergabung bersama aparat, memungut sampah menggunakan kantong plastik yang telah disiapkan.

“Ini adalah contoh nyata bahwa mahasiswa dan aparat bisa kompak. Aksi sudah selesai dengan aman, dan sekarang kita sama-sama menjaga lingkungan tetap bersih,” ujar Kombes Pol Alfret.

Kombes Pol Alfret menambahkan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya soal kebersihan, melainkan juga mempererat hubungan emosional antara mahasiswa, TNI, dan Polri.

“Kita ingin menunjukkan bahwa kebersamaan selalu ada, baik saat pengamanan maupun setelah kegiatan,” katanya.

Dengan gotong royong tersebut, halaman dan ruas jalan di sekitar gedung DPRD kembali bersih. Situasi pun kembali normal, arus lalu lintas lancar, dan kawasan bisa digunakan kembali oleh masyarakat.

Aksi bersih-bersih pasca unjuk rasa ini menjadi penutup indah dari rangkaian penyampaian aspirasi mahasiswa yang berjalan damai. Selain menyalurkan suara, mahasiswa bersama TNI-Polri juga menunjukkan tanggung jawab sosial dalam menjaga ketertiban dan kebersihan kota.*

DPP KoPI: Terima Kasih Masyarakat Lampung, Aspirasi Disampaikan Tanpa Anarkis

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI) memberikan apresiasi atas jalannya aksi demonstrasi bertajuk Lampung Melawan di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung dan dibeberapa Kabupaten/Kota, Senin (1/9/2025).

Aksi yang diikuti ribuan demonstran dari kalangan mahasiswa berbagai universitas di Lampung, organisasi masyarakat, hingga warga, berlangsung tertib dan kondusif meski massa memenuhi area kantor DPRD.

Ketua Umum DPP KoPI, Jeffri Noviansyah, didampingi Sekretaris Jenderal Bambang SP, Bendahara Umum Ida Rahayuningsih, serta jajaran pengurus, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Lampung yang mampu menyampaikan aspirasi tanpa bertindak anarkis.

“Provinsi Lampung adalah tanah kelahiran kita, tempat kita besar, dan harus kita jaga bersama. Karena itu, kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga aksi tetap damai,” ujar Jeffri.

Selain itu, KoPI juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan TNI yang telah bersikap ramah serta sigap dalam mengawal jalannya aksi hingga selesai.

Menurut KoPI, keberhasilan menjaga ketertiban ini mencerminkan kedewasaan masyarakat Lampung dalam berdemokrasi. Aspirasi dapat disuarakan secara lantang, namun tetap dengan cara yang santun dan damai.*

Demo Ribuan Massa di DPRD Lampung Kondusif, DPP KoPI Beri Apresiasi

Bandar Lampung – Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI) memberikan apresiasi atas jalannya aksi demonstrasi bertajuk Lampung Melawan di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung dan dibeberapa Kabupaten/Kota, Senin (1/9/2025).

Aksi yang diikuti ribuan demonstran dari kalangan mahasiswa berbagai universitas di Lampung, organisasi masyarakat, hingga warga, berlangsung tertib dan kondusif meski massa memenuhi area kantor DPRD.

Demo Ribuan Massa di DPRD Lampung Kondusif, DPP KoPI Beri Apresiasi

Ketua Umum DPP KoPI, Jeffri Noviansyah, didampingi Sekretaris Jenderal Bambang SP, Bendahara Umum Ida Rahayuningsih, serta jajaran pengurus, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Lampung yang mampu menyampaikan aspirasi tanpa bertindak anarkis.

“Provinsi Lampung adalah tanah kelahiran kita, tempat kita besar, dan harus kita jaga bersama. Karena itu, kami berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga aksi tetap damai,” ujar Jeffri.

Demo Ribuan Massa di DPRD Lampung Kondusif, DPP KoPI Beri Apresiasi

Selain itu, KoPI juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan TNI yang telah bersikap ramah serta sigap dalam mengawal jalannya aksi hingga selesai.

Menurut KoPI, keberhasilan menjaga ketertiban ini mencerminkan kedewasaan masyarakat Lampung dalam berdemokrasi. Aspirasi dapat disuarakan secara lantang, namun tetap dengan cara yang santun dan damai.

Aksi Damai Unjuk Rasa Mahasiswa di Lampung Jadi Contoh Kedewasaan Berdemokrasi

JurnalKota.net – Bandar Lampung — Ribuan mahasiswa dari berbagai kampus di Lampung bersama elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (1/9/2025).

Massa memenuhi ruas Jalan Wolter Monginsidi dan Jalan Dr. Warsito untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah daerah dan wakil rakyat. Berlangsung tertib dan damai, aksi ini menjadi bukti kedewasaan berdemokrasi di Provinsi Lampung.

Para pengunjuk rasa menyuarakan tuntutan tanpa menimbulkan kericuhan maupun kerusakan fasilitas publik. Situasi kondusif tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Lampung dan aparat keamanan.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal turun langsung menemui para pengunjuk rasa. Ia menyampaikan rasa bangga atas cara mahasiswa dan masyarakat menyampaikan pendapat dengan penuh tanggung jawab.

“Kami melihat semangat anak-anak muda Lampung luar biasa. Mereka menyuarakan aspirasi secara damai dan penuh kesadaran. Sesuai amanah konstitusi, pemerintah wajib menjaga dan melindungi hak masyarakat untuk bersuara. Semua aspirasi ini kami terima dan akan diteruskan kepada pemerintah pusat,” ujar Gubernur Mirza.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, juga mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib hingga selesai.

“Atas nama aparat keamanan, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, mahasiswa, dan elemen pendukung aksi ini. Berkat kerja sama semua pihak, penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, dan damai. Kami berharap situasi ini dapat terus terjaga,” ungkapnya.

Dalam aksinya, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain peningkatan kesejahteraan dosen dan guru, peninjauan ulang Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP), serta penegakan keadilan bagi almarhum Affan Kurniawan.

Aksi damai ini sekaligus menjadi teladan bagi daerah lain bahwa Lampung mampu menjaga kondusivitas dan semangat demokrasi yang sehat, mengedepankan dialog, serta menghindari tindakan yang merugikan masyarakat.*