Komplotan Pembuatan SIM Palsu Antara Provinsi Dibongkar, Empat Pelaku Ditangkap Sat Reskrim Polres Lampung Utara

JurnalKota.net – Lampung Utara – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Utara, berhasil mengungkap kasus pemalsuan surat izin mengemudi (SIM) antar Provinsi.

Dalam operasi tersebut, polisi menangkap empat pelaku di daerah Natar Lampung Selatan dan Teluk Betung Selatan Bandar Lampung.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan melalui Waka Polres Kompol Yohanis menyampaikan, bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat dan penyelidikan oleh tim Tipidter Satreskrim Polres Lampung Utara.

“Dipimpin Kasat Reskrim AKP Apfryyadi Pratama, Tim Tekab 308 bergerak cepat dan berhasil mengamankan empat pelaku di lokasi berbeda,” ujar Kompol Yohanis saat menggelar Konferensi Pers, Jumat (29/8/25).

Tidak hanya menangkap para pelaku, petuga juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk 20 SIM palsu yang telah dicetak dan peralatan untuk membuat SIM ilegal.

“Tidak hanya itu personel kita juga berhasil mengamankan 1 pucuk senpi rakitan jenis revolver berikut 3 butir amunisi kaliber 9mm,” jelasnya.

Para tersangka yang ditangkap yakni H di Desa Bumi Sari, Kecamatan Natar; AS di Desa Tanjung Sari, Natar; BS di Gedung Pakuon, Teluk Betung Selatan; serta MAP di Hajimena, Natar. Keempatnya langsung digelandang ke Polres Lampung Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Apfryyadi menjelaskan peran masing-masing pelaku. H bertugas mencari pemesan SIM palsu, MAP mencari blangko dengan membeli SIM kadaluarsa lewat media sosial, AS menghapus data pada blangko, sedangkan BS melakukan pencetakan dan finishing.

Kepada polisi, BS yang sehari-hari berdagang ayam potong di Pasar Cimeng, mengaku mendapat upah Rp250 ribu untuk setiap SIM palsu yang dibuatnya. “Uangnya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari,” kata BS.

Sindikat ini diketahui telah beroperasi selama tiga tahun, dengan omzet ratusan juta rupiah dan menghasilkan lebih dari 200 SIM palsu. Selain menyita komputer, printer, cairan kimia, dan sejumlah SIM palsu, polisi juga menemukan sepucuk pistol dari tangan salah satu tersangka.

“Para pelaku dijerat Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat. Khusus AS, karena kedapatan menyimpan senjata api, akan dijerat dengan pasal berlapis sesuai Undang-Undang Darurat,” tegas Apfryyadi.(*)

Gathering Awak Media Bersama DPP KoPI, Ajak Jurnalis Lampung Bangun Kekompakan

JurnalKota.net – Pesawaran – Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-11, Media Lampung7.com bersama Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI) dan para jurnalis Lampung menggelar acara gathering di Pantai Mutun, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (30/8/2025).

Acara ini juga sekaligus menjadi ajang pembubaran panitia HUT Lampung7.com yang sebelumnya sukses digelar pada 09 Agustus 2025 di Asoka Luxury Hotel. Saat itu, DPP KoPI dan rekan-rekan media Lampung turut berperan besar dalam menyukseskan acara.

Pemimpin Redaksi Lampung7.com yang juga Ketua Umum DPP KoPI, Jeffri Noviansyah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh jurnalis yang selalu memberikan dukungan.

“Saya sangat berterima kasih kepada kawan-kawan jurnalis yang telah banyak membantu, baik saat persiapan maupun pelaksanaan acara HUT ke-11 lalu,” ungkapnya.

Suasana gathering berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan berhadiah, seperti estafet air, lempar bola air dengan sarung, hingga memindahkan air menggunakan cangkir. Kegiatan ini kian mempererat kebersamaan antar jurnalis dan insan media.

Adapun media yang turut serta dalam gathering ini di antaranya: Transsewu.com, Banyuwulu.com, Jurnalkota.net, Bensorinfo.com, Mitra TV, Wartaonelampung.com, Gariskomando.com, Lihatwarta.id, DialekNews.com, Lampung7.com, MediaRMD.com, Jurai.id, Pelitaekspres.com, dan Deklarasinews.com.*

Foto: Gathering Lampung7.com Bersama DPP KoPI dan Jurnalis Lampung

Pesawaran – Masih dalam rangkaian peringatan HUT ke-11, Media jurnalkota.net/ bersama Dewan Pengurus Pusat Komite Pewarta Independen (DPP KoPI) dan para jurnalis Lampung menggelar acara gathering di Pantai Mutun, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (30/8/2025).

Acara ini juga sekaligus menjadi ajang pembubaran panitia HUT jurnalkota.net/ yang sebelumnya sukses digelar pada 09 Agustus 2025 di Asoka Luxury Hotel. Saat itu, DPP KoPI dan rekan-rekan media Lampung turut berperan besar dalam menyukseskan acara.

Pemimpin Redaksi jurnalkota.net/ yang juga Ketua Umum DPP KoPI, Jeffri Noviansyah, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh jurnalis yang selalu memberikan dukungan.

“Saya sangat berterima kasih kepada kawan-kawan jurnalis yang telah banyak membantu, baik saat persiapan maupun pelaksanaan acara HUT ke-11 lalu,” ungkapnya.

Foto: Gathering Lampung7.com Bersama DPP KoPI dan Jurnalis Lampung

Suasana gathering berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan berhadiah, seperti estafet air, lempar bola air dengan sarung, pindah sarung hingga memindahkan air menggunakan cangkir. Kegiatan ini kian mempererat kebersamaan antarjurnalis dan insan media.

Adapun media yang turut serta dalam gathering ini di antaranya: Transsewu.com, Banyuwulu.com, Jurnalkota.net, Bensorinfo.com, Mitra TV, Wartaonelampung.com, Gariskomando.com, Lihatwarta.id, DialekNews.com, jurnalkota.net/, MediaRMD.com, Jurai.id, Pelitaekspres.com, dan Deklarasinews.com.

Di Balik Aksi Demonstrasi, PPI Ingatkan Politik Harus Utamakan Kemanusiaan

JurnalKota.net – Jakarta – Satu pekan terakhir, gelombang aksi protes yang meletup di Jakarta hingga sejumlah kota besar di Indonesia meninggalkan jejak luka yang dalam. Jalanan yang dipenuhi asap ban terbakar dan kaca-kaca gedung yang berserakan hanyalah potret luar. Lebih memilukan, nyawa warga biasa melayang sia-sia di tengah pusaran konflik politik.

‎Jumat (29/8/2025) menjadi hari kelam. Empat orang dinyatakan tewas akibat kericuhan di Jakarta dan Makassar. Mereka adalah Affan Kurniawan, pengemudi ojek online; Saiful Akbar, staf kecamatan Ujung Tanah; Akbar, pegawai DPRD Makassar; dan Sarinawati, asisten pribadi anggota DPRD setempat. Tak satu pun dari mereka berasal dari lingkaran elite yang diprotes. Semuanya rakyat biasa, yang justru paling rentan menanggung beban pergolakan sosial.

‎Menyaksikan eskalasi yang kian panas, Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) menyampaikan seruan untuk meredakan ketegangan. Ketua Presidium PPI, Anas Urbaningrum, mengingatkan agar semangat demonstrasi tidak terjebak menjadi alat adu kuasa.

‎“Sudah bukan zamannya lagi rakyat kecil dijadikan tumbal. Politik harus tunduk pada kemanusiaan,” tegas Anas, Sabtu (30/8/2025).

‎PPI menegaskan, demonstrasi adalah hak demokratis, namun bila dibiarkan tanpa kendali, mudah sekali berubah menjadi aksi anarki. “Begitu aspirasi berubah menjadi amuk, pesan rakyat bisa hilang, diganti isu lain yang tak lagi mewakili suara mereka,” bunyi edaran resmi PPI yang ditandatangani Anas bersama Sekretaris Jenderal SJ Arifin.

‎Dalam pandangan PPI, gelombang kemarahan publik tidak lahir dari ruang kosong. Salah satunya dipicu oleh sikap elite politik yang dinilai tak peka terhadap penderitaan rakyat. Di tengah ekonomi yang lesu, DPR justru merayakan penambahan fasilitas dan tunjangan.

‎“Ketidakadilan semacam itu yang membuat rakyat turun ke jalan,” kata seorang pengurus PPI yang meminta identitasnya dirahasiakan.

‎Anas menekankan bahwa perjuangan politik seharusnya membawa demokrasi naik kelas, bukan jatuh ke dalam praktik primitif yang mengorbankan nyawa. Ia mendorong semua pihak untuk melakukan cooling down, membuka ruang dialog, dan mengutamakan persatuan bangsa.

‎“Pendinginan suasana adalah kebutuhan mendesak. Kita harus bisa duduk bersama, merawat kebersamaan sebagai sesama anak bangsa,” ujar Anas.

‎Dengan sikap ini, PPI menegaskan posisinya sebagai penyalur aspirasi rakyat sekaligus pengingat bahaya bila protes dimanfaatkan kepentingan sempit. Sejarah panjang demonstrasi di Indonesia menunjukkan, aksi jalanan kerap memiliki wajah ganda: menyuarakan rakyat, tapi juga sering dimanfaatkan elite untuk kepentingan politik mereka sendiri.

‎PPI berharap, tragedi yang menimpa Affan, Saiful, Akbar, dan Sarinawati menjadi pelajaran penting. Bahwa demokrasi sejati tak hanya diukur dari perebutan kursi, melainkan dari kemampuan bangsa menjaga kemanusiaan tetap berdiri tegak.*

Kapolres Pesisir Barat Ajak Masyarakat Menahan Diri dan Jaga Kondusifitas Keamanan

JurnalKota.net – Pesisir Barat – Pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025, Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M. bersama tokoh masyarakat, komunitas ojek online, dan perwakilan mahasiswa menggelar pertemuan bersama dalam rangka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menekankan pentingnya kebersamaan, persatuan, serta sikap menahan diri dalam menghadapi berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat. “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas keamanan, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan,” ujar Kapolres.

Selain itu, Kapolres Pesisir Barat juga menyampaikan doa dan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Alm. Affan Kurniawan. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Kapolres Pesisir Barat memberikan apresiasi kepada para tokoh masyarakat, komunitas ojek online, dan mahasiswa yang turut hadir serta berkomitmen menjaga keamanan di wilayahnya. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan suasana yang damai, aman, dan nyaman di Kabupaten Pesisir Barat.

Dengan adanya ajakan ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat semakin solid dalam menjaga persatuan serta mendukung tugas kepolisian dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang tetap kondusif.*

 

Pemkot Bandar Lampung Beri Bantuan Makanan, Air, dan Uang Tunai untuk Korban Banjir

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di Kelurahan Way Tataan, Kecamatan Teluk Betung Timur, pada Sabtu (30/8/2025).

Bantuan diserahkan langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Wilson Faisol, atas arahan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.
“Bunda Eva memerintahkan seluruh OPD turun langsung ke lapangan untuk membantu masyarakat. Bantuan yang diberikan berupa makanan, air mineral, serta uang tunai,” jelas Wilson.

Wilson menambahkan, makanan dan minuman telah disalurkan sejak pagi, sementara uang tunai sebesar Rp250 ribu per rumah diberikan kepada 1.271 warga terdampak. Ia juga menyebutkan Pemkot akan menyalurkan bantuan beras pada minggu mendatang.

Salah seorang warga, Warsini, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian Pemkot.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada Bunda Eva dan Pemkot Bandar Lampung,” ujarnya.*

Longsor Tutup Jalan Penghubung Bandar Lampung–Pesawaran, Pemkot Turun Tangan

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Hujan deras pada Jumat (29/8/2025) memicu longsor di wilayah Kabupaten Pesawaran. Material longsor menutup Jalan Laksamana R.E. Martadinata yang menjadi jalur penghubung Kota Bandar Lampung dan Pesawaran.

Camat Teluk Betung Timur, Zulkipli, menjelaskan bahwa longsor berasal dari kawasan perbukitan di Pesawaran. “Air dan lumpur turun ke ruas jalan hingga menyebabkan jalur tertutup,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, Socrat Pringgodanu, menambahkan Pemkot telah berkoordinasi dengan Pemkab Pesawaran untuk membangun embung sebagai langkah pencegahan bencana serupa. “Sudah dilakukan penjajakan dan ditemukan beberapa titik lokasi yang memungkinkan,” jelasnya.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan Pemkot telah menyalurkan makanan dan air mineral kepada warga terdampak. “Saat ini tim masih membersihkan sisa lumpur sekaligus menyalurkan makanan,” katanya.

Eva menambahkan, selain bantuan logistik, Pemkot juga akan memberikan bantuan uang tunai bagi rumah yang terdampak. “Pendataan sedang dilakukan. Setiap rumah yang terdampak akan menerima bantuan uang tunai,” tegasnya.*

Danrem 043/Gatam Hadiri Tradisi Penyambutan dan Penerimaan Pangdam XXI/RI serta Ketua Persit KCK Daerah XXI/RI

JurnalKota.net – Lampung – Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana, S.H., didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 043 PD XXI/RI Ny. Iryani Haryantana, menghadiri tradisi penyambutan Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), bersama Ketua Persit KCK Daerah XXI/RI Ny. Asti Kristomei Sianturi, bertempat di Makodam XXI/RI Jl. Teuku Umar, Penengahan, Bandar Lampung, Sabtu (30/08/2025).

Putra kelahiran Kotabumi, Lampung Utara ini merupakan alumni Akademi Militer (Akmil) 1997 yang dipercaya mengemban amanah sebagai Pangdam XXI/RI (Lampung–Bengkulu) pertama, pasca diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada 10 Agustus 2025 di Batujajar, Bandung, Jawa Barat.

Rangkaian acara diawali dengan penyambutan oleh Danrem 043/Gatam beserta Ibu serta Danrem 041/Gamas beserta Ibu. Dalam kesempatan tersebut dilakukan pengalungan kain tapis oleh Danrem 043/Gatam kepada Pangdam XXI/RI dan pemberian bunga tangan oleh Ibu Danrem 043/Gatam kepada Ibu Pangdam XXI/RI. Selanjutnya dilaksanakan prosesi penghormatan jajar oleh Regu Jaga Satri serta Pedang Pora yang didampingi Danrem 043/Gatam dan Danrem 041/Gamas beserta Ibu.

Usai transit sejenak di Lobi Makodam XXI/RI, acara berlanjut dengan ramah tamah bersama prajurit, PNS, dan anggota Persit di Aula Sudirman Makodam XXI/RI.

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/RI Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), mengajak seluruh prajurit dan PNS Kodam XXI/RI untuk senantiasa menjaga kebersamaan, saling mendukung, serta bekerja sama demi kemajuan Kodam XXI/Raden Inten yang menjadi kebanggaan bersama.

> “Mari kita buka lembaran baru dengan penuh semangat, tekad, dan harapan, sehingga kita mampu menunjukkan bahwa satuan kita dapat lebih responsif, cekatan, dan profesional dibandingkan satuan lainnya. Tugas yang kita emban tentu tidak ringan, namun dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan tanggung jawab, saya yakin kita dapat melaksanakan amanah ini dengan baik,” tegas Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam menekankan pentingnya komitmen dan keikhlasan dalam menjalankan tugas.

> “Dengan bekerja secara ikhlas, apa pun yang dikerjakan akan terasa lebih ringan, bermanfaat, serta memberikan hasil terbaik bagi satuan. Mari kita jadikan momentum awal penugasan ini sebagai titik tolak untuk membangun prestasi, menjaga kehormatan, dan meningkatkan kualitas kerja kita bersama. Semoga dengan semangat pengabdian, kebersamaan, dan kerja keras, Kodam XXI/RI dapat terus berkembang, semakin solid, serta menjadi satuan yang membanggakan TNI AD dan bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto, S.I.P., M.Han., M.I.Pol., beserta istri, Irdam XXI/RI Brigjen TNI Enjang, S.I.P., M.Han., beserta istri, Danrem 041/Gamas beserta istri, para Asisten Kasdam XXI/RI beserta istri, Kasiren 043/Gatam beserta istri, Kasiren 041/Gamas beserta istri, para Kasi Korem 043/Gatam dan Korem 041/Gamas beserta istri, para Dandim dan Dansat jajaran Korem 043/Gatam serta Korem 041/Gamas beserta istri, Danbrigif TP 88/KBK, Danyonif TP 848/SPC, Danyonif TP 847/VS, Dandenzipur 14/GB, serta para Dan/Kabalak Korem 043/Gatam.*

Mahfud Ajak Semua Pihak Sabar & Jernih Sikapi Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob

JurnalKota.net – Jakarta – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD bersuara terkait sopir ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang meninggal dunia usai dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob kemarin malam. Mahfud meminta semua sabar dan jernih melihat peristiwa.
Pernyataan Mahfud disampaikan lewat instagram resminya @mohmahfudmd, dilihat detikcom, Jumat (29/8/2025). Mahfud menegaskan masyarakat yang menyampaikan aspirasi tak bisa disalahkan dan ditindak secara represif.

“Mereka yang demo dan marah-marah tak bisa disalahkan dan ditindak secara represif karena mereka menyampaikan aspirasi dalam penegakan keadilan,” kata Mahfud.

Namun, Mahfud juga berpandangan aparat yang mengawal demo juga patut dikasihani. Menurutnya, dalam insiden ojol dilindas rantis, para aparat tersebut panik dan menghadapi dilema.

“Personel aparat berbarakuda di lapangan yang kemudian menabrak pendemo juga harus dikasihani. Mereka itu mungkin panik karena terjepit. Jika tidak tegas disalahkan oleh atasan, tetapi jika terlalu tegas berhadapan dengan massa,” ucapnya.

Karena itu, Mahfud berpendapat semua harus bersabar menghadapi musibah tersebut. Selain itu, harus jernih pula melihat yang sudah terjadi.

“Sabar dan jernih dalam melihat peristiwa,” ujar Mahfud.

Kemudian, Mahfud justru menyalahkan para pejabat korup. Dia memandang mereka lah biang utama kekacauan yang terjadi belakangan ini.

“Yang salah adalah pejabat-pejabat korup yang memainkan politik dan ekonomi yang serakahnomics. Itu biang utamanya. Jangan benturkan aparat lapangan dengan rakyat yang menuntut dan menggunakan hak konstitusionalnya,” tutur dia.

Ia kembali mengingatkan agar semua pihak tetap tenang menghadapi situasi saat ini. Dia juga mengingatkan agar semuanya tetap berolahraga agar tetap sehat.

“Kendorkan saraf, kencangkan urat, sehatkan badan. Setegang dan secemas apa pun membaca situasi jangan lupa berolahraga. Akal yang sehat ada di tubuh yang sehat. Tadi pagi berolahraga di Lapangan Banteng, bertemu banyak kawan lama dari TNI dan POLRI. Berdiskusi ringan dengan banyak profesional. Bisa berfoto dengan emak-emak. Bisa saling sapa dengan penjual kerak telor dan penjual bunga-bunga,” sebutnya.

Seperti diketahui, Affan tewas dilindas rantis Brimob yang tengah melintas dalam pengamanan demo di Jakarta pada Kamis (28/8) malam. Kapolda Metro telah menemui pihak keluarga korban dan menyampaikan permohonan maaf.

“Saya atas nama pimpinan Polda Metro dan atas nama kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam dan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum,” kata Asep di RSCM Jakarta, Kamis (28/8).

Asep mengatakan pihaknya akan mengusut kasus ini secara transparan. Pelaku yang terlibat akan diberikan hukuman tegas.

“Saya tegaskan di sini akan menindak tegas anggota yang melakukan kesalahan pelanggaran terhadap kejadian tadi sore,” katanya.*

Polisi Apresiasi Aksi Doa Bersama Puluhan Driver Ojol Untuk Affan Kurniawan di Bandar Lampung Berlangsung Aman dan Damai

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Puluhan driver ojek online (ojol) di Kota Bandar Lampung menggelar aksi doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan, seorang rekan sesama pengemudi ojol yang menjadi korban insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob saat aksi ricuh di depan Gedung DPR RI, Jakarta.

Kegiatan berlangsung di Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, pada Jumat (29/8/2025) malam.

Meski diguyur hujan deras, para driver ojol tetap khidmat melaksanakan doa bersama dan melantunkan shalawat untuk almarhum Affan Kurniawan.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, yang juga hadir memimpin langsung pengamanan kegiatan tersebut, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan dihadapan para driver ojol. Ia juga memberikan apresiasi kepada para pengemudi ojol yang telah melaksanakan aksi dengan damai dan tertib.

“Tentunya kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Affan Kurniawan. Kami juga mengapresiasi kawan-kawan driver ojol yang menyampaikan rasa solidaritas ini dengan cara damai dan penuh kekhidmatan,” ujar Kombes Pol Alfret, Jumat (29/8/2025).

Kapolresta juga mengajak semua pihak untuk sama-sama bisa menjaga kamtibmas yang aman dan kondusif khususnya di Kota Bandar Lampung.

“Tentunya pekerjaan menjaga kamtibmas ini menjadi tanggung jawab kita bersama, mari kita jaga Bandar Lampung supaya bisa tetap aman dan damai,” Jelas Kombes Pol Alfret.

Kombes Pol Alfret juga menambahkan bahwa pihaknya akan terbuka dan menerima semua kritik.

“Harapan kita, bahwa penyampaian itu bisa berjalan dengan damai dan aman sehingga kondusifitas bisa tetap terjadi khususnya di Kota Bandar Lampung,” Jelas Kombes Pol Alfret.

Polresta Bandar Lampung sendiri menerjunkan 50 personel pengamanan dalam aksi tersebut, guna memastikan aksi solidaritas dapat berjalan dengan aman dan kondusif.(*)

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Pimpin Panen di Agropark, Perkuat Peran PKK dalam Ekonomi Keluarga

JurnalKota.net – Lampung Selatan – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, memimpin kegiatan panen buah melon, anggur dan sayur di PKK Agropark Kecamatan Sabah Balau, Lampung Selatan, Jumat (29/8/2025).

Acara ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian terpadu yang dikembangkan oleh TP. PKK Provinsi Lampung.

PKK Agropark Sabah Balau berdiri pada tahun 2018 sebagai kawasan edukasi dan pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Dengan luas total mencapai 15 hektare, kawasan ini terbagi dalam beberapa zona, antara lain kebun buah dan sayur, area peternakan sapi dan kambing, serta kolam perikanan air tawar.

Selain menjadi lokasi pengembangan komoditas hortikultura, PKK Agropark juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, pelajar, dan anggota PKK dalam menerapkan praktik pertanian berkelanjutan serta diversifikasi produk hasil panen.

Kegiatan panen ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan hasil bumi Agropark, tetapi juga memperkuat peran PKK sebagai motor penggerak pemberdayaan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Agropark ini bukan sekadar taman edukasi, tetapi juga lahan produktif yang dapat menginspirasi masyarakat dalam mengelola potensi pertanian secara modern, efisien, dan berkelanjutan. Kegiatan seperti ini mampu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.

Kegiatan panen buah di Agropark juga menjadi wadah bagi PKK untuk memperkenalkan teknologi pertanian terbaru, sistem irigasi hemat air, serta pola tanam organik yang dapat diterapkan di lahan rumah tangga maupun kelompok tani.

Ke depan, TP. PKK Provinsi Lampung berencana memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah dan kelompok tani untuk meningkatkan produktivitas Agropark. Program ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat ketahanan pangan, serta menjadikan Agropark sebagai pusat pelatihan pertanian dan wirausaha bagi masyarakat Lampung.*

Masjid Raya Al-Bakrie Masuki Tahap Akhir Pembangunan, Siap Diresmikan 12 September 2025

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG —– Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan meninjau progres pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie sekaligus melaksanakan Shalat Jumat di masjid tersebut, Jumat (29/8/2025).

Masjid yang diagendakan diresmikan pada 12 September 2025 tersebut telah memasuki tahap akhir pembangunan.

“Syukur alhamdulillah, siang hari ini kita bisa melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Raya Al-Bakrie. Tentunya ini sebuah kebanggaan bagi kami masyarakat Lampung,” ujar Marindo.

Ia mengapresiasi kontribusi keluarga besar Aburizal Bakrie yang telah membangun masjid tersebut di kampung halamannya.

“Keluarga besar Pak Aburizal Bakrie telah berinvestasi, bukan hanya untuk dunia, tapi juga untuk akhirat, dengan membangun rumah ibadah ini di tanah kelahirannya,” tambahnya.

Menurut Marindo, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal sangat menyambut positif kehadiran Masjid Raya Al-Bakrie.

Dalam pertemuannya bersama Yayasan Bakrie Amanah, Gubernur menyampaikan rasa bangganya terhadap pembangunan masjid yang dinilai akan menjadi landmark baru di Lampung.

“Masjid ini bukan hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga akan menjadi landmark kebanggaan bagi masyarakat Lampung. Harapannya, masjid ini dapat dimakmurkan dan diisi berbagai aktivitas di lingkungan Masjid,” kata Marindo.*

Pemprov Lampung Siap Berkolaborasi Tangani Jembatan Viral di Pematang Sawa

JurnalKota.net – TANGGAMUS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyampaikan kesiapannya untuk turut serta menangani persoalan jembatan rusak di Pekon Tampang Muda, Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, yang baru-baru ini viral di media sosial.

‎Video yang menampilkan sejumlah pelajar harus melintasi jembatan dengan kondisi rapuh dan membahayakan keselamatan menuai perhatian luas, termasuk dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.

‎Merespons hal itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, menyampaikan bahwa Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan koordinasi cepat dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus.

‎“Pak Gubernur menaruh perhatian serius terhadap kondisi ini. Beliau menginginkan ada langkah gotong royong antarpemerintah agar solusi bisa segera dihadirkan,” ujar Taufiq, Jumat (29/8/2025).

‎Pemprov Lampung juga memberikan apresiasi atas langkah cepat Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas PUPR yang telah melakukan peninjauan lapangan serta menyiapkan rencana pembangunan jembatan sementara.

‎“Kami melihat Pemkab Tanggamus sudah bergerak cepat. Pemprov tentu mendukung upaya ini dan siap memperkuat koordinasi, baik dalam perencanaan teknis maupun pencarian alternatif pendanaan,” jelasnya.

‎Menurut Taufiq, perhatian Gubernur Lampung terhadap kasus ini tidak terlepas dari komitmen beliau dalam mendukung akses pendidikan, terutama di daerah pelosok.

‎“Bagi Pak Gubernur, akses pendidikan yang aman adalah prioritas. Beliau tidak ingin anak-anak sekolah di pelosok terhambat hanya karena keterbatasan infrastruktur,” tambahnya.

‎“Harapannya, dengan semangat kolaborasi ini, masalah jembatan dapat segera diatasi sehingga anak-anak Pekon Tampang Muda bisa berangkat ke sekolah tanpa rasa was- was,” pungkasnya.*

Jalan Umbar–Putih Doh Rampung Diperbaiki, Warga Tanggamus Lega

JurnalKota.net – TANGGAMUS: Jalan provinsi yang menghubungkan Umbar–Putih Doh di Kabupaten Tanggamus, Lampung, kini mulus setelah bertahun-tahun dikeluhkan warga. Proyek perbaikan yang ditangani Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung itu resmi selesai di tahun anggaran 2025 ini. Kepastian tersebut ditandai dengan serah terima pertama atau Provisional Hand Over (PHO), Rabu (21/8/2025).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas BMBK Lampung, Saswito Wibowo, mengatakan ruas sepanjang empat kilometer itu dikerjakan dalam dua segmen.

“Sekitar 3,75 kilometer diaspal, sedangkan 250 meter sisanya menggunakan konstruksi rigit beton,” ujar Saswito, yang akrab disapa Mas Bowo, lewat keterangan pers, Jumat (28/8/2025).

Menurut Bowo, jalan ini bukan sekadar akses transportasi biasa. Jalur Umbar–Putih Doh kerap dilalui petani untuk mengangkut hasil kebun, sekaligus menjadi jalur wisata karena menawarkan pemandangan alam khas Tanggamus.

“Selain memperlancar pertanian, panorama pemandangan di jalur ini sangat indah. Karena itu kami berharap masyarakat ikut menjaga jalan yang sudah dibangun,” katanya.

Sebelum diperbaiki, kondisi ruas tersebut sempat memprihatinkan. Lubang besar dan badan jalan yang bergelombang membuat kendaraan sulit melintas, terutama saat musim hujan. Keluhan warga pun mengalir hampir setiap tahun.

Sulaiman, warga Putih Doh, masih ingat betul bagaimana buruknya akses jalan itu.

“Dulu rusak parah sekali, bahkan kendaraan sering mogok di tengah jalan. Bertahun-tahun tidak pernah tersentuh pembangunan,” katanya mengingat kondisi saat itu.

Kini, setelah proyek selesai, ia merasa lega.
“Alhamdulillah, sejak Gubernur baru, jalan sudah diperbaiki,” jelasnya.

Perubahan itu segera dirasakan masyarakat. Aktivitas ekonomi warga lebih lancar karena distribusi hasil pertanian tak lagi terhambat. Anak-anak juga lebih mudah berangkat ke sekolah.

“Transportasi perdagangan jadi lancar, anak sekolah juga tidak terkendala lagi karena jalannya bagus,” tambahnya.

Ia juga berharap pembangunan di daerah pegunungan itu tak berhenti hanya di satu titik.

“Semoga bisa merata, supaya semua warga bisa merasakan manfaatnya. Pokonya kami sangat berterimakasih betul pada Gubernur Lampung,” tutupnya. (*)

Ketua TP. PKK Provinsi Lampung Ajak Masyarakat Ciptakan Lingkungan Aman dan Ramah Anak

JurnalKota.net – Bandar Lampung – Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, meresmikan Pojok Baca dan Mobil Perpustakaan Keliling milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung untuk anak-anak TK Az-Zahra sekaligus membuka Seminar Perlindungan Anak, Anti Narkoba, dan Kesehatan Mental di Sekolah Islam Terpadu Az-Zahra, Jumat (29/8/2025).

Usai peresmian Pojok Baca dan Mobil Perpustakaan keliling, Purnama Wulan Sari Mirza membuka Seminar Perlindungan Anak, Anti Narkoba, dan Kesehatan Mental bagi siswa-siswi SMP Az-Zahra yang digelar di Aula Lantai 6 sekolah tersebut. Acara ini dihadiri oleh jajaran pendidik, pengurus yayasan, komite sekolah, serta para orang tua siswa.

Dalam sambutannya, Purnama Wulan Sari Mirza menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan penuh kasih sayang bagi anak-anak.

“Anak-anak adalah aset keluarga, bangsa, dan negara. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang mendukung, terlindungi dari bahaya narkoba, kekerasan, dan tekanan mental,” ujar Purnama.

Ia juga mengajak para guru, orang tua, dan masyarakat untuk lebih peka terhadap tanda-tanda perundungan (bullying) maupun gangguan kesehatan mental pada anak.

“Kadang kita tidak sadar, candaan atau ejekan kecil dapat melukai hati mereka. Di era media sosial, tantangan semakin besar. Maka, komunikasi antara anak, orang tua, dan guru harus terus dibangun,” tambahnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi membaca dongeng untuk anak-anak TK serta materi edukasi terkait perlindungan anak, bahaya narkoba, dan pentingnya menjaga kesehatan mental remaja. Para pemateri memberikan penjelasan yang mudah dipahami serta contoh nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Purnama berharap kegiatan ini tidak berhenti pada acara seremonial, melainkan menjadi gerakan bersama dalam membentuk generasi muda Lampung yang cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

“Mari kita jadikan ini sebagai titik awal membangun lingkungan yang sehat, penuh cinta, dan jauh dari bahaya narkoba maupun kekerasan. Dengan dukungan semua pihak, kita bisa menjaga anak-anak kita agar tumbuh menjadi pribadi yang kuat, kreatif, dan berkarakter baik,” tutupnya.

Dengan peresmian Pojok Baca dan Mobil Perpustakaan Keliling, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung berharap minat baca anak-anak dapat terus meningkat. Sementara itu, seminar yang digelar menjadi langkah nyata pencegahan masalah sosial yang dapat mengancam masa depan generasi muda.*