Pengurus PMI Lampung Selatan Resmi Dilantik, Wakil Bupati Syaiful Anwar Titip Tiga Misi Besar Pelayanan Kemanusiaan

Lamsel – Kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Selatan masa bakti 2026-2031 resmi dilantik oleh…

BPBPK Lampung Perkuat Komitmen Penerapan LLTT di Lampung Selatan, Langkah Nyata Wujudkan Sanitasi Aman dan Berkelanjutan

Lamsel – Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Provinsi Lampung bersama Kementerian Pekerjaan Umum terus…

Pengukuhan Bunda Literasi Keuangan Tingkat Provinsi, Kabupaten  Dan Kota DI Propinsi Lampung, Perkuat Gerakan Edukasi Keuangan Bagi Masyarakat 

JurnalKota.net – Bandar Lampung, 28 Juli 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung menyelenggarakan Pengukuhan Bunda Literasi keuangan Provinsi Lampung serta Bunda Literasi Keuangan Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung sebagai langkah strategis memperkuat gerakan literasi dan inklusi keuangan di seluruh wilayah Lampung.

Kegiatan ini di lakukan dalam Puncak Kegiatan Festival Literasi, yang digelar di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung.

Pengukuhan ini merupakan bagian dari
komitmen bersama dalam meningkatkan
pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sehat, pemanfaatan produk dan layanan jasa keuangan yang legal, serta penguatan perlindungan konsumen dan masyarakat dari berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal.

Bunda Literasi Keuangan ini diharapkan
menjadi figur inspiratif sekaligus motor
penggerak edukasi keuangan di tengah keluarga dan masyarakat.

Melalui peran tersebut, Bunda Literasi Keuangan dapat mendorong peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan, membangun budaya menabung dan berinvestasi secara bijak, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap
investasi ilegal,pinjaman online ilegal, dan
berbagai bentuk penipuan keuangan digital
yang saat ini masih marak terjadi.

Dalam sambutan Kepala OJK Provinsi Lampung, yang dibacakan oleh Kepala Divisi Pengawasan Market Conduct, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Kemitraan dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Lampung, Ety Elyati, menyampaikan bahwa pengukuhan Bunda Literasi Keuangan ini amanah mulia dalam wadah GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) .

Ibu-ibu adalah agent of change, sosok penggerak yang akan merangkul para perempuan, ibu rumah tangga, dan pelaku UMKM kita agar semakin cerdas dan cermat berurusan dengan keuangan.

Selain itu, peningkatan literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang sejah
tera dan tangguh secara ekonomi.

“Literasi keuangan bukan hanya tentang
memahami produk dan layanan keuangan,
tetapi juga membentuk perilaku keuangan
yang bijak.

Kehadiran Bunda Literasi Keuangan di setiap kabupaten dan kota diharapkan menjadi penggerak edukasi yang mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat keluarga dan komunitas,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Ibu Jihan Nurlela, yang hadir dalam kegiatan, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun antara OJK, Pemerintah Daerah,

Tim Penggerak PKK, lembaga jasa keuangan, dunia pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dan program peningkatan literasi keuangan di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, ibu Jihan Nurlela
mendorong seluruh Bunda Literasi agar
terus menjadi penggerak di tengah masyarakat dengan hadir lebih dekat di lingkungan keluarga, sekolah, desa,taman bacaan, dan komunitas. “Sebab sesungguhnya budaya membaca tidak lahir dari ruang-ruang besar, tetapi tumbuh dari rumah, dari pelukan seorang ibu yang membacakan cerita kepada anaknya,dari guru yang menghidupkan rasa ingin tahu muridnya, dan dari masyarakat yang saling mengajak untuk terus belajar,” ucapnya.

Adapun Bunda Literasi Keuangan yang dikukuhkan dalam kegiatan ini yaitu Ibu Purnama Wulan Sari Mirza sebagai Bunda Literasi Keuangan Provinsi Lampung, Hj Eva Dwiana sebagai Bunda Literasi Keuangan Kota Bandar Lampung, Ibu Hj, Elfianah, S. E sebagai Bunda Literasi Keuangan Kabupaten Mesuji, Ibu Herlinawati Qudrotul, SH sebagai Bunda Literasi Keuangan Kabupaten Tulang Bawang, Ibu Partinia, S.Pd, MM sebagai Bunda Literasi Keuangan Kabupaten Lampung Barat, Ibu Zita Anjani, S.Sos,Msc sebagai Bunda Literasi Keuangan Kabupaten Lampung Selatan, Ibu Ayu Asalasiyah, S. Ked sebagai Bunda Literasi Keuangan Kabupaten Way Kanan, Ibu Drg. Meri Farida Hamartoni sebagai Bunda Literasi Keuangan Kabupaten Lampung Utara, Ibu Dian Hardiyanti, S.ST, MM sebagai Bunda Literasi keuangan Kabupaten Pesisir Barat, Ibu Rahayu Sri Astutik sebagai Bunda Literasi
Keuangan Kabupaten Pringsewu, Ibu Ni Ketut Dewi Nadi, S.T sebagai Bunda Literasi Keuangan Kabupaten Lampung Tengah,Ibu Eni Sumiati Bambang, S.I.P sebagai Bunda
Literasi Keuangan Kota Metro, Ibu Dra. Hj. Siti Mahmudah, M.Pd sebagai Bunda Literasi Keuangan Kabupaten Tanggamus, Ibu Aria
Sandi, S.E, MM sebagai Bunda Literasi Keuangan Kabupaten Pesawaran, Ibu Hj Huzaimah Azwar Hadi, S.E Sebagai bunda Literasi keuangan Kabupaten Lampung Timur, serta Ibu Novianti Novriawan sebagai Bunda Literasi Keuangan Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Bersamaan dengan kegiatan ini, OJK Provinsi
Lampung juga menyampaikan pembekalan
Mengenai literasi Keuangan kepada Bunda
Literasi Keuangan, mengisi Talkshow Edukasi
Keuangan kepada pelajar dan mahasiswa,
membuka layanan untuk konsumen dan
masyarakat, layanan permintaan SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan) serta pembukaan Pojok Literasi Keuangan, yang
akan membantu masyarakat untuk memperoleh informasi yang diperlukan seputar literasi Keuangan.

Melalui pengukuhan ini, Bunda Literasi
Keuangan Provinsi dan Kabupaten/Kota di
harapkan dapat menginisiasi berbagai prog
ram edukasi yang menyasar perempuan,
pelaku UMKM, pelajar,mahasiswa, pekerja,
petani, nelayan, penyandang disabilitas,
lansia, serta kelompok masyarakat prioritas
lainnya sehingga manfaat literasi keuangan
dapat dirasakan secara lebih luas dan merata.

OJK bersama seluruh pemangku kepentingan
akan terus memperkuat kolaborasi dalam
meningkatkan literasi dan inklusi keuangan
sebagai upaya mendukung pertumbuhan
ekonomi daerah yang inklusif,meningkatkan
kesejahteraan masyarakat, serta mewujud
kan masyarakat Lampung yang semakin
cerdas, tangguh, dan terlindungi dalam
menggunakan produk dan layanan jasa keuangan.*

Pemkab Lampung Selatan Hadirkan Kembali DAMRI di Kalianda, Rute Langsung ke Jakarta-Bandung-BSD

Lamsel – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat sinergi dengan Perusahaan Umum (Perum) DAMRI guna…

Dua Jenazah Tanpa Identitas di RSUD dr. H. Bob Bazar, Masyarakat Diminta Bantu Identifikasi

Kalinada – RSUD dr. H. Bob Bazar, SKM, Kabupaten Lampung Selatan mengumumkan informasi mengenai keberadaan dua…

Meriahkan Usia ke-45, SMA YP Unila Gelar Jalan Sehat dan Potong Tumpeng

JurnalKota.net – BANDAR LAMPUNG –SMA YP Unila sukses menggelar rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 dengan penuh kemeriahan dan rasa syukur. Mengusung tema “45 Tahun Melangkah Bersama Mengukir Prestasi Untuk Masa Depan”, sekolah yang dikenal dengan jargon “Sekolahnya Juara, Juaranya Sekolah” ini kembali menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi berprestasi.
Tahun 2026 ini menjadi masa keemasan bagi YP Unila di bawah nahkoda Dr. Ryzal Perdana, M.Pd. selaku Ketua Dewan Pengurus YP Unila.

Lembaga pendidikan ini terbukti mampu mencetak berbagai raihan prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, melalui berbagai program inovatif dan sinergi yang berdampak lintas sektor.
Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi jalan sehat bersama yang diikuti oleh seluruh keluarga besar sekolah, mulai dari jajaran pimpinan, guru, staf, hingga para siswa.

Pengibaran bendera start bermotif kotak-kotak menandai dimulainya jalan sehat, di mana para peserta berbaris rapi dan bersemangat menyusuri rute jalan raya. Kemeriahan berlanjut pada puncak acara yang ditandai dengan prosesi pemotongan tumpeng dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas dedikasi SMA YP Unila dalam mendidik generasi bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ryzal Perdana, M.Pd., menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk membawa lembaga pendidikan ini ke tingkat yang lebih tinggi.
“Untuk membawa YP Unila semakin maju dan berdaya saing, dibutuhkan sinergi pentahelix yang kuat antara akademisi, pemerintah, dunia usaha, media, dan masyarakat. Melalui kolaborasi dan komitmen bersama seluruh elemen ini, SMA YP Unila akan mampu terus mencetak generasi unggul yang siap menjawab tantangan masa depan,” tegasnya.

Acara perayaan HUT ke-45 ini turut dihadiri dan didukung penuh oleh Ketua Dewan Pembina YP Unila, Prof. Dr. Lusmeilia Afriani, D.E.A., I.P.M., ASEAN Eng., Kepala SMA YP Unila, Dra. Hj. Mey Sriyani, M.M., jajaran Dewan Pengawas, serta segenap alumni dan mitra civitas akademika.

Melalui momentum usia ke-45 tahun ini, SMA YP Unila optimis untuk terus bertransformasi menjadi sekolah pilihan yang unggul, berprestasi, dan berkarakter.*

Opini Jamal, Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Demokrasi yang sehat tidak hanya diukur dari kebebasan menyampaikan pendapat, tetapi juga dari bagaimana kita menghargai perbedaan pandangan. Belakangan ini, ruang publik kerap diwarnai dengan narasi yang mengkhawatirkan. Ada pihak yang ketika tidak sependapat dengan kritik justru menyuruh orang lain untuk pindah ke negara lain. Bahkan, tidak sedikit yang melontarkan sebutan-sebutan yang bernada menghina, seperti “londo ireng”, kepada jurnalis, wartawan, reporter, aktivis LSM, pengamat, akademisi, maupun masyarakat yang menyampaikan kritik.

Menurut saya, kondisi seperti ini tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa. Demokrasi membutuhkan ruang dialog yang sehat, bukan ruang yang dipenuhi caci maki, pelabelan, dan penghinaan. Kritik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Kehadiran pers, organisasi masyarakat sipil, akademisi, serta berbagai elemen masyarakat justru menjadi salah satu pilar yang membantu mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan agar tetap berada pada koridor kepentingan rakyat.

Sebagai Pengurus KNPI Lampung, saya memandang bahwa perbedaan pendapat harus dijawab dengan argumentasi, data, dan diskusi yang bermartabat. Apabila ada kritik yang dianggap keliru, bantahlah dengan fakta dan penjelasan yang objektif. Jangan sampai perbedaan pandangan berubah menjadi serangan terhadap identitas pribadi atau penghinaan yang dapat memperkeruh suasana.

Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga etika dalam ruang publik. Kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara, tetapi hak tersebut juga harus dijalankan dengan rasa tanggung jawab dan saling menghormati. Begitu pula dalam menanggapi kritik, setiap pihak hendaknya mengedepankan kedewasaan, bukan emosi yang berujung pada ujaran yang merendahkan.

Indonesia adalah negara yang dibangun di atas semangat persatuan dalam keberagaman. Oleh karena itu, mari kita jadikan kritik sebagai bahan evaluasi, bukan sebagai alasan untuk saling memusuhi. Demokrasi akan semakin kuat apabila setiap perbedaan disikapi dengan kepala dingin, menghormati martabat sesama, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan.

Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang publik yang sehat, menjunjung tinggi etika, serta membangun budaya diskusi yang santun. Dengan demikian, perbedaan pendapat akan menjadi kekuatan untuk melahirkan solusi, bukan sumber perpecahan.*

Founder Read Aloud Lampung Berbagi Teknik Membaca Nyaring dalam Webinar RELIMA

JurnalKota.net – LAMPUNG – Upaya menghidupkan kembali koleksi buku di perpustakaan terus dilakukan Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) di Provinsi Lampung. Salah satunya melalui penyelenggaraan webinar Membaca Nyaring (Read Aloud) yang akan dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 10.45–12.00 WIB secara daring melalui Zoom.

Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran bagi para relawan literasi, pengelola perpustakaan, guru, orang tua, hingga pegiat literasi agar mampu memanfaatkan buku-buku yang tersedia di perpustakaan melalui metode membaca nyaring. Selain meningkatkan minat baca, teknik tersebut dinilai efektif membangun kedekatan anak dengan buku sejak usia dini.

Founder Read Aloud Lampung sekaligus Founder Read Aloud Kota Metro, Anggun Novitia Sari, dipercaya menjadi narasumber dalam webinar tersebut. Ia akan mengulas konsep dasar membaca nyaring, manfaatnya terhadap perkembangan bahasa anak, serta praktik sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun perpustakaan.

Menurut Anggun, membaca nyaring bukan hanya aktivitas membacakan isi buku, tetapi juga proses membangun kemampuan berbahasa secara bertahap. Anak yang terbiasa mendengarkan cerita akan memiliki kesempatan lebih besar untuk memperkaya kosakata, meningkatkan kemampuan menyimak, mengembangkan keterampilan berbicara, hingga mendukung kemampuan membaca dan menulis.

Sementara itu, Koordinator RELIMA Perpusnas RI Wilayah Provinsi Lampung sekaligus RELIMA Perpusnas RI Lokus Kota Bandar Lampung, Yoga Pratama, menjelaskan bahwa webinar tersebut merupakan bagian dari strategi agar koleksi buku yang dimiliki perpustakaan semakin bermanfaat bagi masyarakat.

“Perpustakaan memiliki banyak koleksi bacaan yang berasal dari bantuan Perpustakaan Nasional RI maupun berbagai pihak lainnya. Melalui pelatihan membaca nyaring ini, kami ingin mendorong agar koleksi tersebut lebih sering dimanfaatkan dalam kegiatan literasi, sehingga buku benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan hanya tersimpan di rak,” kata Yoga.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penguatan kapasitas para relawan literasi agar mampu menghadirkan aktivitas membaca yang lebih menarik dan interaktif di wilayah masing-masing.

Webinar ini terselenggara berkat kolaborasi lintas RELIMA di Provinsi Lampung yang melibatkan relawan dari Bandar Lampung, Way Kanan, Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Tengah, Lampung Barat, Lampung Timur, Pringsewu, Lampung Selatan, Pesawaran, Tanggamus.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas gerakan membaca nyaring di berbagai daerah serta mengoptimalkan pemanfaatan koleksi buku yang telah tersedia di perpustakaan desa, sekolah, taman bacaan masyarakat, maupun perpustakaan umum. Dengan semakin banyak masyarakat yang mempraktikkan membaca nyaring, budaya membaca di Lampung diharapkan tumbuh semakin kuat dan berkelanjutan.*

Gibran Sambangi Kediaman Ketua Umum Bela Budaya di Lampung Timur

JurnalKota.net – Lampung Timur : Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke kediaman Ketua Umum Bela Budaya Nusantara, Mulyono, di Taman Randu Mas, Desa Pugung Raharjo, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (15/7/2026).

Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut turut didampingi oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, serta Bupati Lampung Timur Ella Siti Nuryamah.

Dalam kesempatan itu, Mulyono berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Ia menyampaikan salam hangat dari masyarakat Lampung Timur kepada Joko Widodo serta mendoakan agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalani aktivitasnya.

Mulyono juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tetap meluangkan waktu berkunjung ke Taman Randu Mas untuk bertemu dengan pengurus Bela Budaya Nusantara dan masyarakat Pugung Raharjo di tengah padatnya agenda kenegaraan.

Menurut Mulyono, kehadiran Gibran menjadi perhatian yang sangat berarti bagi masyarakat. Ia berharap Gibran dapat terus mendampingi dan membantu Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 dengan menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta berbudaya.

“Semoga Mas Gibran terus diberikan kesehatan dan kekuatan untuk membantu Bapak Presiden Prabowo membangun Indonesia. Kami berharap cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat terwujud dengan lahirnya generasi yang cerdas dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa,” ujar Mulyono.

Mulyono menambahkan, kehadiran Gibran di Taman Randu Mas juga menjadi penghibur bagi masyarakat Pugung Raharjo yang sebelumnya merasa sedih dan kecewa atas batalnya kunjungan Joko Widodo beberapa waktu lalu. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian yang mampu mengobati kerinduan masyarakat terhadap sosok Presiden ke-7 RI itu.

” Hadirnya mas Gibran tentu saja menjadi obat bagi masyarakat yang sempat sedih dan kecewa karena bapak Jokowi batal ke pugung Raharjo, namun hari ini masyarakat jadi sangat senang, saya juga mendoakan bapak Jokowi dan mas Gibran senantiasa diberikan kesehatan, semoga silaturahmi ini bisa terus terjalin “Pungkasnya.*

GPL Awards 2026 Jadi Ajang Apresiasi Penggerak Pendidikan Muda Lampung

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Semangat kolaborasi dan pengabdian generasi muda kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan GPL Awards 2026 yang digelar Gebyar Pelajar Lampung di Aula A Dekanat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung, Sabtu (4/7/2026).

Ajang tahunan ini menjadi bentuk apresiasi kepada pengurus Gebyar Pelajar Lampung, Lampung Education Volunteers, dan Forum Pelajar Lampung (FPL) periode 2025–2026 yang selama ini aktif menghadirkan berbagai program pendidikan, kepemudaan, dan pengabdian kepada masyarakat di Provinsi Lampung.

Kegiatan dihadiri oleh Dekan FKIP Universitas Lampung Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Pejabat Fungsional Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Lampung Ir. ZF Arif BS, S.T., M.T., IPM., Dewan Pembina Gebyar Pelajar Lampung Dr. Ryzal Perdana, M.Pd, Founder Gebyar Pelajar Lampung Ricky Rachman Nursa, M.T., serta Nana Maulana, S.T.

Dalam sambutannya, Dr. Albet Maydiantoro menilai Gebyar Pelajar Lampung telah menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk berkembang sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Optimalkan wadah ini sebagai jalan untuk mewujudkan cita-cita. FKIP Universitas Lampung siap berkolaborasi, baik dalam kegiatan akademik maupun nonakademik. Kami yakin banyak potensi generasi muda yang dapat dikembangkan melalui berbagai bentuk kerja sama,” ungkapnya.

Founder Gebyar Pelajar Lampung, Ricky Rachman Nursa, M.T., mengajak seluruh pengurus dan relawan untuk terus menjaga semangat pengabdian meskipun masa kepengurusan telah berakhir.

“Terima kasih atas setiap pengabdian, dedikasi, dan kontribusi yang telah diberikan. Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi rantai kebaikan yang manfaatnya terus dirasakan banyak orang. Teruslah belajar, berkolaborasi, dan menjadi pribadi yang mampu menginspirasi lingkungan sekitar,” katanya.

Tidak hanya memberikan penghargaan, GPL Awards 2026 juga menghadirkan seminar informasi beasiswa yang disampaikan oleh Dr. Ryzal Perdana, M.Pd serta sesi Coaching Career bersama Ricky Rachman Nursa, M.T., dan Ir. ZF Arif BS, S.T., M.T., IPM., yang membahas pengembangan kompetensi, kepemimpinan, dan kesiapan memasuki dunia profesional.

Momentum tersebut juga menjadi ajang pelepasan simbolis Koordinator dan Wakil Koordinator Forum Pelajar Lampung sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka selama satu periode.

Sebagai puncak acara, Gebyar Pelajar Lampung menyerahkan penghargaan kepada individu dan Forum Pelajar Lampung yang menunjukkan performa terbaik sepanjang tahun. Beragam kategori diberikan, mulai dari Pengurus GPL Berdampak, Volunteers of The Year 2025, hingga penghargaan bagi Forum Pelajar Lampung seperti FPL Terfavorit, FPL Terproduktif, FPL Terinspiratif, FPL Terinovatif, Best Collaboration Project, FPL People’s Choice Award, dan penghargaan tertinggi FPL of The Year.

Melalui GPL Awards 2026, Gebyar Pelajar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem kepemudaan yang kolaboratif, inovatif, serta berorientasi pada kemajuan pendidikan di Provinsi Lampung.*