Gibran Sambangi Kediaman Ketua Umum Bela Budaya di Lampung Timur

JurnalKota.net – Lampung Timur : Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke kediaman Ketua Umum Bela Budaya Nusantara, Mulyono, di Taman Randu Mas, Desa Pugung Raharjo, Kabupaten Lampung Timur, Rabu (15/7/2026).

Kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut turut didampingi oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, serta Bupati Lampung Timur Ella Siti Nuryamah.

Dalam kesempatan itu, Mulyono berkomunikasi melalui sambungan telepon dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Ia menyampaikan salam hangat dari masyarakat Lampung Timur kepada Joko Widodo serta mendoakan agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalani aktivitasnya.

Mulyono juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tetap meluangkan waktu berkunjung ke Taman Randu Mas untuk bertemu dengan pengurus Bela Budaya Nusantara dan masyarakat Pugung Raharjo di tengah padatnya agenda kenegaraan.

Menurut Mulyono, kehadiran Gibran menjadi perhatian yang sangat berarti bagi masyarakat. Ia berharap Gibran dapat terus mendampingi dan membantu Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan pembangunan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 dengan menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, serta berbudaya.

“Semoga Mas Gibran terus diberikan kesehatan dan kekuatan untuk membantu Bapak Presiden Prabowo membangun Indonesia. Kami berharap cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat terwujud dengan lahirnya generasi yang cerdas dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa,” ujar Mulyono.

Mulyono menambahkan, kehadiran Gibran di Taman Randu Mas juga menjadi penghibur bagi masyarakat Pugung Raharjo yang sebelumnya merasa sedih dan kecewa atas batalnya kunjungan Joko Widodo beberapa waktu lalu. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian yang mampu mengobati kerinduan masyarakat terhadap sosok Presiden ke-7 RI itu.

” Hadirnya mas Gibran tentu saja menjadi obat bagi masyarakat yang sempat sedih dan kecewa karena bapak Jokowi batal ke pugung Raharjo, namun hari ini masyarakat jadi sangat senang, saya juga mendoakan bapak Jokowi dan mas Gibran senantiasa diberikan kesehatan, semoga silaturahmi ini bisa terus terjalin “Pungkasnya.*

GPL Awards 2026 Jadi Ajang Apresiasi Penggerak Pendidikan Muda Lampung

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Semangat kolaborasi dan pengabdian generasi muda kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan GPL Awards 2026 yang digelar Gebyar Pelajar Lampung di Aula A Dekanat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung, Sabtu (4/7/2026).

Ajang tahunan ini menjadi bentuk apresiasi kepada pengurus Gebyar Pelajar Lampung, Lampung Education Volunteers, dan Forum Pelajar Lampung (FPL) periode 2025–2026 yang selama ini aktif menghadirkan berbagai program pendidikan, kepemudaan, dan pengabdian kepada masyarakat di Provinsi Lampung.

Kegiatan dihadiri oleh Dekan FKIP Universitas Lampung Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Pejabat Fungsional Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Lampung Ir. ZF Arif BS, S.T., M.T., IPM., Dewan Pembina Gebyar Pelajar Lampung Dr. Ryzal Perdana, M.Pd, Founder Gebyar Pelajar Lampung Ricky Rachman Nursa, M.T., serta Nana Maulana, S.T.

Dalam sambutannya, Dr. Albet Maydiantoro menilai Gebyar Pelajar Lampung telah menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk berkembang sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Optimalkan wadah ini sebagai jalan untuk mewujudkan cita-cita. FKIP Universitas Lampung siap berkolaborasi, baik dalam kegiatan akademik maupun nonakademik. Kami yakin banyak potensi generasi muda yang dapat dikembangkan melalui berbagai bentuk kerja sama,” ungkapnya.

Founder Gebyar Pelajar Lampung, Ricky Rachman Nursa, M.T., mengajak seluruh pengurus dan relawan untuk terus menjaga semangat pengabdian meskipun masa kepengurusan telah berakhir.

“Terima kasih atas setiap pengabdian, dedikasi, dan kontribusi yang telah diberikan. Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi rantai kebaikan yang manfaatnya terus dirasakan banyak orang. Teruslah belajar, berkolaborasi, dan menjadi pribadi yang mampu menginspirasi lingkungan sekitar,” katanya.

Tidak hanya memberikan penghargaan, GPL Awards 2026 juga menghadirkan seminar informasi beasiswa yang disampaikan oleh Dr. Ryzal Perdana, M.Pd serta sesi Coaching Career bersama Ricky Rachman Nursa, M.T., dan Ir. ZF Arif BS, S.T., M.T., IPM., yang membahas pengembangan kompetensi, kepemimpinan, dan kesiapan memasuki dunia profesional.

Momentum tersebut juga menjadi ajang pelepasan simbolis Koordinator dan Wakil Koordinator Forum Pelajar Lampung sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian mereka selama satu periode.

Sebagai puncak acara, Gebyar Pelajar Lampung menyerahkan penghargaan kepada individu dan Forum Pelajar Lampung yang menunjukkan performa terbaik sepanjang tahun. Beragam kategori diberikan, mulai dari Pengurus GPL Berdampak, Volunteers of The Year 2025, hingga penghargaan bagi Forum Pelajar Lampung seperti FPL Terfavorit, FPL Terproduktif, FPL Terinspiratif, FPL Terinovatif, Best Collaboration Project, FPL People’s Choice Award, dan penghargaan tertinggi FPL of The Year.

Melalui GPL Awards 2026, Gebyar Pelajar Lampung menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem kepemudaan yang kolaboratif, inovatif, serta berorientasi pada kemajuan pendidikan di Provinsi Lampung.*

Khalisa Azzura Cahya Raih Dua Medali Piala Kemenpora RI 2026

JurnalKota.net – Bandarlampung – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet renang cilik Lampung. Khalisa Azzura Cahya, siswi kelas II SD Pelita Khoirul Ummah yang berlatih di Orca Swimming Club, sukses membawa pulang dua penghargaan pada Kejuaraan Renang Piala Kemenpora RI 2026 Antar Perkumpulan dan Sekolah Seluruh Indonesia yang berlangsung di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, 10–12 Juli 2026.

Pada ajang bergengsi tersebut, Khalisa meraih Juara 1 nomor 25 meter Gaya Bebas Fins Putri serta Juara 3 nomor 25 meter Gaya Bebas Putri. Capaian itu menjadi bukti bahwa pembinaan atlet usia dini di Lampung mulai menunjukkan hasil yang membanggakan.

Ketua Umum Akuatik Indonesia Lampung periode 2023–2027, Ade Utami Ibnu, mengapresiasi pencapaian Khalisa yang dinilai menjadi inspirasi bagi lahirnya atlet-atlet muda berprestasi di Provinsi Lampung.

“Prestasi Khalisa menunjukkan bahwa Lampung memiliki potensi besar dalam melahirkan perenang-perenang berbakat sejak usia dini. Kami mengapresiasi kerja keras atlet, pelatih, orang tua, dan klub yang konsisten melakukan pembinaan. Akuatik Indonesia Lampung akan terus mendorong sistem pembinaan berjenjang agar atlet-atlet seperti Khalisa mampu berkembang hingga level nasional bahkan internasional,” ujar Ade Utami Ibnu.

Pelatih sekaligus CEO Orca Swimming Club, Coach Ahmad Abas, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan buah dari latihan yang disiplin, semangat belajar yang tinggi, serta dukungan penuh dari keluarga.

“Khalisa memiliki semangat berlatih yang luar biasa untuk usianya. Ia cepat memahami instruksi, disiplin, dan selalu ingin memperbaiki catatan waktunya. Dua medali ini bukan akhir, tetapi awal perjalanan menuju prestasi yang lebih tinggi. Kami akan terus membina teknik, mental bertanding, dan karakter agar ia siap menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya,” kata Ahmad Abas.

Rasa bangga juga disampaikan ibunda Khalisa, Ramona Pasaur Dini, yang mengaku terharu melihat kerja keras putrinya berbuah prestasi.

“Kami sebagai orang tua sangat bersyukur dan bangga. Terima kasih kepada Coach Ahmad Abas dan seluruh keluarga besar Orca Swimming Club yang telah membimbing Khalisa dengan penuh kesabaran. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi Khalisa untuk terus berlatih, tetap rendah hati, dan mengharumkan nama Lampung serta Indonesia di masa depan,” tutur Pasaur Dini.

Kejuaraan Renang Piala Kemenpora RI 2026 diikuti peserta dari berbagai perkumpulan renang dan sekolah di Indonesia. Ajang tersebut menjadi wadah pencarian bibit atlet potensial sekaligus mengukur hasil pembinaan olahraga renang usia dini di berbagai daerah.

Bagi Lampung, keberhasilan Khalisa menambah daftar atlet muda yang mampu bersaing di tingkat nasional dan memperkuat optimisme bahwa pembinaan yang dilakukan klub-klub renang daerah akan terus melahirkan generasi perenang berprestasi. (*)

Reporter Tribun Lampung Diintimidasi Pria Berkacamata Hitam Saat Meliput Sidang Eks Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Wartawan Tribun Lampung Bayu Saputra mendapat perlakuan tak mengenakkan saat meliput sidang dugaan korupsi proyek SPAM Kabupaten Pesawaran, Jumat (3/7/2026).

Seorang pria berkacamata hitam tiba-tiba memukul smartphone milik Bayu Saputra yang saat itu tengah menjalankan tugas jurnalistik mengambil video terdakwa Dendi Ramadhona.

Aksi yang mengarah ke intimidasi dari pria yang berpakaian serba hitam itu terjadi saat terdakwa Dendi Ramadhona keluar dari ruang sidang.

“Saya lagi ngambil video, tiba-tiba bapak berkacamata hitam itu memukul kamera ponsel saya pakai kertas karton. Saya kaget dan takut karena gesturnya seperti mengancam saya,” kata Bayu kepada wartawan usai peristiwa itu.

Bayu mengaku, upaya intimidasi dari pria berkacamata hitam saat meliput sidang dugaan korupsi proyek SPAM Pesawaran dengan terdakwa Dendi Ramadhona tak hanya terjadi kali ini saja.

“Setiap kali sidang orang itu selalu mendekati saya, dia sering kali bilang kalau buat berita (sidang Dendi Ramadhona) yang bener yah,” terang Bayu.

Tak hanya itu, pria berkacamata hitam itu juga kerap menghalangi wartawan yang hendak mengambil foto Dendi Ramadhona di ruang sidang.

“Bahkan dia pernah tanya saya, kamu wartawan apa. Tinggal dimana. Saya sebenarnya ada rawa khawatir ada terjadi apa-apa,” ungkap Bayu.

Usai peristiwa yang mengarah ke intimidasi itu, Bayu mengaku trauma dan ada kekhawatiran kalau ‘algojo’ yang mengawal Dendi Ramadhona saat sidang akan melakukan tindakan kekerasan terhadap Jurnalis.

Karena itu, Bayu berharap hakim maupun petugas pengamanan dalam pengadilan negeri Tanjung Karang dapat menertibkan para ‘algojo’ Dendi Ramadhona itu.

“Kalau bisa aparat kepolisian bisa berjaga dan mengambil tindakan tegas terhadap pria berkacamata hitam itu dan kelompoknya,” tandas Bayu.*

Kenaikan BI Rate ke 5,75 Persen

‎
BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Bank Indonesia Perkuat Stabilitas Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global
‎
‎Oleh : Sugiarto
‎
‎JurnalKota.net – Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026. Bersamaan dengan itu, suku bunga Deposit Facility naik menjadi 4,75 persen dan Lending Facility menjadi 6,50 persen. Keputusan tersebut diumumkan secara resmi oleh Bank Indonesia pada 18 Juni 2026.
‎
‎Gubernur Bank Indonesia menjelaskan bahwa kenaikan BI Rate merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global. Kebijakan ini juga bersifat pre-emptive guna menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5 persen ±1 persen.
‎
‎Selain kebijakan moneter, Bank Indonesia menegaskan bahwa kebijakan makroprudensial tetap diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan penyaluran kredit ke sektor riil, dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. Di sisi lain, kebijakan sistem pembayaran terus diperkuat agar mendukung transaksi ekonomi dan keuangan digital yang aman, andal, serta efisien.
‎
‎Berdasarkan data resmi Bank Indonesia, kenaikan menjadi 5,75 persen merupakan lanjutan dari penyesuaian bertahap BI Rate sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, BI Rate berada pada level 4,75 persen pada Januari hingga April 2026, naik menjadi 5,25 persen pada Mei, kemudian 5,50 persen pada awal Juni, sebelum kembali meningkat menjadi 5,75 persen pada pertengahan Juni.
‎
‎Secara umum, kenaikan suku bunga acuan berpotensi meningkatkan biaya pinjaman bagi dunia usaha maupun masyarakat. Namun, kebijakan tersebut juga dapat memperkuat daya tarik aset keuangan domestik, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta membantu mengendalikan tekanan inflasi.
‎
‎Bank Indonesia menegaskan akan terus mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik serta mengoptimalkan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran guna menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.(Ugie)
‎
‎

Kenaikan BI Rate ke 5,75 Persen

‎
‎*BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Bank Indonesia Perkuat Stabilitas Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global*
‎
‎Oleh : Sugiarto
‎
‎Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 17–18 Juni 2026. Bersamaan dengan itu, suku bunga Deposit Facility naik menjadi 4,75 persen dan Lending Facility menjadi 6,50 persen. Keputusan tersebut diumumkan secara resmi oleh Bank Indonesia pada 18 Juni 2026.
‎
‎Gubernur Bank Indonesia menjelaskan bahwa kenaikan BI Rate merupakan langkah lanjutan untuk memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian ekonomi global. Kebijakan ini juga bersifat pre-emptive guna menjaga inflasi tahun 2026 dan 2027 tetap berada dalam sasaran pemerintah sebesar 2,5 persen ±1 persen.
‎
‎Selain kebijakan moneter, Bank Indonesia menegaskan bahwa kebijakan makroprudensial tetap diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan penyaluran kredit ke sektor riil, dengan tetap menjaga stabilitas sistem keuangan. Di sisi lain, kebijakan sistem pembayaran terus diperkuat agar mendukung transaksi ekonomi dan keuangan digital yang aman, andal, serta efisien.
‎
‎Berdasarkan data resmi Bank Indonesia, kenaikan menjadi 5,75 persen merupakan lanjutan dari penyesuaian bertahap BI Rate sepanjang tahun 2026. Sebelumnya, BI Rate berada pada level 4,75 persen pada Januari hingga April 2026, naik menjadi 5,25 persen pada Mei, kemudian 5,50 persen pada awal Juni, sebelum kembali meningkat menjadi 5,75 persen pada pertengahan Juni.
‎
‎Secara umum, kenaikan suku bunga acuan berpotensi meningkatkan biaya pinjaman bagi dunia usaha maupun masyarakat. Namun, kebijakan tersebut juga dapat memperkuat daya tarik aset keuangan domestik, menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta membantu mengendalikan tekanan inflasi.
‎
‎Bank Indonesia menegaskan akan terus mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik serta mengoptimalkan bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran guna menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.(Ugie)
‎
‎

Inflasi Tahunan Lampung Juni 2026 Tetap Terjaga Dalam Sasaran 

JurnalKota.net – Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Lampung pada Juni 2026 mengalami inflasi 0,55% (mtm), lebih rendah dari bulan sebelumnya (0,82%; mtm).

Realisasi tersebut lebih tinggi jika dibandingkan rata-rata inflasi bulan Juni dalam tiga tahun terakhir yang sebesar 0,03% (mtm). Secara tahunan, inflasi Provinsi Lampung tercatat sebesar 2,46% (yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang sebesar 3,34% (yoy).

Dilihat dari sumbernya, inflasi Juni 2026 terutama didorong oleh kenaikan harga pada kelompok transportasi. Komoditas utama penyumbang inflasi adalah bensin, dengan andil sebesar 0,21% (mtm).

Kenaikan tersebut sejalan dengan penyesuaian harga BBM non-subsidi oleh Pemerintah yang berlaku sejak 10 Juni 2026. Selain itu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga turut memberikan andil terhadap inflasi Juni 2026.

Komoditas yang menjadi penyumbang utama antara lain bawang merah, tomat, bawang putih, dan minyak goreng, dengan andil masing-masing sebesar 0,07%; 0,05%; 0,04%; dan 0,02% (mtm). Kenaikan harga bawang merah dipengaruhi oleh penurunan produksi pascapanen di sentra produksi.

Sementara itu, harga tomat meningkat seiring tingginya permintaan dari program MBG di tengah keterbatasan pasokan akibat kondisi cuaca yang tidak menentu. Harga bawang putih juga meningkat akibat berkurangnya pasokan dari distributor, yang turut dipengaruhi oleh kenaikan harga BBM dan fluktuasi nilai tukar Rupiah.

Adapun kenaikan harga minyak goreng didorong oleh meningkatnya harga plastik sebagai salah satu komponen input produksi.

Di sisi lain, tekanan inflasi lebih lanjut tertahan oleh penurunan harga sejumlah komoditas dalam kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Komoditas cabai merah, telur ayam ras, cabai rawit, daging ayam ras, dan nugget masing-masing memberikan andil deflasi sebesar -0,03%; -0,02%; -0,02%; -0,02%; dan -0,02% (mtm).

Penurunan harga aneka cabai sejalan dengan meningkatnya pasokan dari panen di sentra produksi serta tambahan pasokan dari luar daerah.

Sementara itu, harga daging ayam ras menurun seiring normalisasi permintaan pasca-HBKN Iduladha.

Ke depan, KPw BI Provinsi Lampung memprakirakan inflasi di Provinsi Lampung akan tetap terjaga dalam rentang sasaran inflasi 2,5±1% (yoy) pada akhir tahun 2026.

Namun demikian, sejumlah risiko perlu tetap diwaspadai dan dimitigasi. Dari sisi Inflasi Inti (Core Inflation), risiko bersumber dari

(i) peningkatan permintaan agregat sejalan dengan implementasi kenaikan UMP 2025 sebesar 5,35% yang direalisasikan secara bertahap sepanjang tahun 2026;

(ii) potensi terus berlanjutnya kenaikan harga emas dunia di tengah ketidakpastian geopolitik global yang masih tinggi;

(iii) meningkatnya tekanan harga plastik akibat gangguan pasokan petrokimia berisiko meningkatkan harga pangan kemasan, termasuk minyak goreng; serta

(iv) risiko gangguan pasokan gula pada musim giling 2026 akibat tertundanya proses tebang-giling berpotensi meningkatkan harga gula pasir.

Dari sisi Inflasi Bahan Makanan Bergejolak (Volatile Food), risiko yang perlu dicermati meliputi (i) rendahnya realisasi tanam di Lampung pada Maret 2026 akibat curah hujan yang tinggi, sehingga berpotensi menekan capaian panen dan meningkatkan tekanan inflasi pada triwulan II; serta (ii) potensi curah hujan rendah dan peralihan menuju El Nino lemah pada semester II yang berisiko menekan produksi hortikultura dan tanaman pangan.

Sementara itu, dari sisi Inflasi Harga yang Diatur Pemerintah (Administered Prices), risiko yang perlu diwaspadai meliputi

(i) potensi kenaikan harga BBM seiring risiko peningkatan harga minyak dunia akibat berlanjutnya tensi geopolitik dan ketidakpastian global; serta

(ii) dampak lanjutan kenaikan tarif Tol Lampung ruas Bakauheni–Terbanggi Besar yang berlaku sejak 27 November 2025 terhadap penyesuaian tarif transportasi antarkota serta harga rokok.

Meninjau perkembangan inflasi Mei dan mempertimbangkan peningkatan risiko global dan domestik, Bank Indonesia dan TPID Provinsi Lampung terus memperkuat pengendalian inflasi melalui strategi 4K sebagai berikut:

1. Keterjangkauan Harga

a. Melaksanakan operasi pasar beras/SPHP secara terarah dan targeted.

b. Memperkuat monitoring harga dan pasokan komoditas strategis (beras, cabai, bawang, daging sapi, serta daging dan telur ayam ras), termasuk antisipasi dampak kenaikan biaya distribusi akibat volatilitas energi global.

2. Ketersediaan Pasokan a. Mengoptimalkan realisasi KAD eksisting sebagai respons dini terhadap indikasi kenaikan harga atau permintaan komoditas pangan defisit, khususnya di kab/kota sample IHK.

b. Mendorong perluasan KAD bawang merah dengan Provinsi Sumatera Barat. Saat ini, kerja sama telah memasuki tahap pembahasan dokumen MoU dan PKS antara Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Solok.

c. Memperkuat koordinasi antar-OPD untuk mengoptimalkan intensifikasi pertanian, memastikan kesiapan alsintan dan distribusi pupuk bersubsidi, serta mengantisipasi potensi gangguan pasokan akibat faktor cuaca dan distribusi, terutama pada komoditas beras, bawang merah dan aneka cabai.

d. Memperkuat koordinasi intensif dengan distributor, pedagang besar, BUMD Pangan, dan BULOG guna menjamin kecukupan pasokan serta kelancaran suplai ke pasar utama pembentuk harga, termasuk toko-toko inflasi.

3. Kelancaran Distribusi

a. Memperkuat efektivitas Fasilitas Distribusi Pangan (FDP) melalui optimalisasi peran BUMD pangan sebagai operator distribusi, termasuk penyaluran komoditas pangan strategis dari sentra produksi ke kab/kota sample IHK.

b. Mendorong percepatan perbaikan jalan usaha tani melalui koordinasi dengan Pemprov Lampung guna menekan hambatan distribusi dan biaya logistik komoditas pangan strategis.

c. Memastikan dan memperkuat kesiapan sarana dan prasarana distribusi melalui pemanfaatan Mobil Transportasi Operasi Pasar (TOP), serta memastikan berlanjutnya upaya perbaikan jalan kab/kota dan pedesaan yang dilalui angkutan pangan.

4. Komunikasi efektif

a. Melakukan rapat koordinasi rutin TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam rangka menjaga awareness terkait dinamika harga dan pasokan terkini.

b. Memperkuat sistem informasi neraca pangan melalui integrasi data pangan yang terkini dan berkualitas (Pengembangan Simpel Aja dan e-Horti), guna mendukung pengambilan kebijakan pengendalian harga yang tepat.

c. Memanfaatkan media digital untuk menyampaikan informasi terkini mengenai inflasi di Provinsi Lampung.*

Jamal KNPI Lampung: Jadilah Pendukung yang Kritis, Bukan Fanatik Buta

JurnalKota.net – BANDARLAMPUNG – Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Lampung, Jamal, mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak dalam menyikapi dinamika politik. Menurutnya, perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi, namun jangan sampai membuat masyarakat saling bermusuhan dan melupakan persoalan utama yang dihadapi rakyat.

“Saya sering melihat masyarakat kecil saling berdebat, saling menghujat, bahkan bertengkar demi membela tokoh atau pejabat tertentu. Padahal, kita jarang melihat para pejabat saling berselisih hanya karena memperjuangkan nasib rakyat miskin. Ini menjadi bahan renungan bagi kita semua,” ujar Jamal, Selasa (30/6/2026).

Jamal menegaskan bahwa masyarakat harus mampu membedakan antara loyalitas kepada tokoh dengan kepentingan bangsa. Menurutnya, dukungan kepada pemerintah atau pemimpin harus diberikan secara objektif berdasarkan manfaat kebijakan yang dirasakan masyarakat.

“Kalau kebijakannya baik, mari kita dukung sepenuhnya. Tetapi jika ada kebijakan yang kurang tepat, sudah menjadi kewajiban kita sebagai warga negara untuk memberikan kritik yang santun, objektif, dan disertai solusi. Demokrasi yang sehat membutuhkan dukungan sekaligus pengawasan dari rakyat,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang memecah belah persatuan, baik di media sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari. Energi bangsa, menurutnya, seharusnya difokuskan untuk mencari solusi atas berbagai persoalan seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja.

“Jangan sampai rakyat terus diadu oleh perbedaan pilihan politik, sementara persoalan kesejahteraan belum terselesaikan. Kita boleh berbeda pilihan, tetapi jangan sampai kehilangan rasa persaudaraan sebagai sesama anak bangsa,” tegasnya.

Sebagai Pengurus KNPI Lampung, Jamal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, mengedepankan akal sehat, serta membangun budaya diskusi yang santun dan produktif.

“Politik seharusnya menjadi sarana untuk menghadirkan kesejahteraan rakyat, bukan menjadi alasan untuk saling membenci. Mari kita bersama-sama mengawal setiap kebijakan demi Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.*

Pangdam XXI/RI: KDKMP Langkah Strategis Bangun Kemandirian Wilayah

JurnalKota.net – Bengkulu Selatan – Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) menyampaikan bahwa pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) merupakan langkah strategis dalam membangun kemandirian wilayah, khususnya di sektor pangan.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung pembangunan KDKMP yang berlokasi di Desa Jeranglah Rendah, Kecamatan Manna, Kab. Bengkulu Selatan, Senin (22-06-2026).

Lebih lanjut Pangdam XXI/RI mengatakan bahwa keberhasilan program ini memerlukan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan agar kawasan yang dibangun mampu berkembang secara produktif dan berkelanjutan.

Dalam peninjauan tersebut, Pangdam XXI/RI melihat langsung perkembangan pembangunan sekaligus memastikan program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi daerah.

Peninjauan orang nomor satu di Kodam XXI/Radin Inten ini menjadi wujud komitmen Kodam XXI/Radin Inten dalam mengawal program-program pembangunan strategis pemerintah yang berdampak langsung bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.*

Pangdam XXI/RI Pastikan Progres KDKMP DI Lampung Barat Sesuai Target 

JurnalKota.net – Lampung Barat – Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), meninjau pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pekon Kembahang, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat, Rabu (24/6/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target sekaligus mendorong percepatan penyelesaian dengan tetap mengutamakan kualitas hasil pekerjaan.

Pangdam XXI/RI menegaskan bahwa TNI AD melalui Kodam XXI/Radin Inten mendapat tugas membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan infrastruktur fisik KDKMP. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diminta fokus menyelesaikan pembangunan agar fasilitas tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Dalam arahannya, Pangdam menyampaikan bahwa Provinsi Lampung saat ini menjadi daerah dengan capaian pembangunan KDKMP terbaik di luar Pulau Jawa. Meski demikian, ia menilai masih diperlukan percepatan di beberapa wilayah, termasuk Lampung Barat, melalui evaluasi terhadap berbagai kendala yang dihadapi, mulai dari faktor geografis, ketersediaan material, hingga proses administrasi.

Selain mengejar target waktu, Pangdam juga menekankan pentingnya kualitas bangunan. Ia meminta setiap detail pekerjaan diselesaikan dengan rapi dan profesional agar KDKMP tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang mampu mendukung operasional dalam jangka panjang. Mitra yang menunjukkan kinerja baik dan cepat pun akan menjadi prioritas pada pekerjaan berikutnya.

Ke depan, KDKMP diharapkan menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang terintegrasi dengan berbagai layanan, mulai dari dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG), layanan perbankan melalui Bank Himbara, hingga pelayanan kesehatan. Dengan demikian, keberadaan KDKMP diharapkan mampu menjadi penggerak kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.*